TololBuku:Bola Rio Portal/September 2015

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

[sunting] FSRR Wajibkan Klub Wakil Republik Rio di Tolololpedia Champions League untuk Meletakkan Bendera di Atas Logo Seragam

1 September 2015

Federasi Sepakbola Republik Rio resmi mengeluarkan rekomendasi untuk keempat klub peserta Tolololpedia Champions League asal Republik Rio untuk memasang gambar bendera Republik Rio di atas logo tim. Alasannya adalah untuk menandakan bahwa klub tersebut memang berasal dari Republik Rio. Peletakannya sendiri terinspirasi dari adanya aturan baru untuk seluruh sekolah di Republik Rio untuk memasang gambar bendera di seragam sekolah tingkat SMP dan SMA. Pada babak fase grup Tolololpedia Champions League 2015-2016, Republik Rio diwakili oleh Aroma Eropa FC, TuS Rio Germania, CSD KFCN, dan Negriazules Gita Gutawa CF. Satu wakil Republik Rio, SV Presidente Melody, sudah tersingkir di babak playoff.

[sunting] Dua Pertandingan Pekan Perdana Segunda División de Rio Oriental Grupo 2 2015-16 Ditunda Akibat Ancaman Bom

1 September 2015

Sedikitnya dua pertandingan Segunda División de Rio Oriental Grupo 2 ditunda akibat adanya ancaman bom oleh orang tak dikenal. Kedua pertandingan yang ditunda tersebut adalah pertandingan antara CA Syahreza Industrial melawan CSD Hyundai KFCN B dan Ciudad Rio AFC melawan SC Rot-Blau Storia. Kedua stadion tempat berlangsungnya pertandingan tersebut mendapat ancaman bom sebanyak empat kali secara bersamaan. Setelah mendapat ancaman bom, Kepolisian Ciudad Rio dan Garda Nasional Republik Rio langsung melakukan penyisiran di kedua stadion tersebut. Hasilnya tidak ditemukan adanya bom atau bungkusan misterius. Meskipun tidak adanya bom di kedua stadion tersebut, pertandingan tetap ditunda untuk alasan keamanan. Nantinya kedua pertandingan yang ditunda itu akan dimainkan kembali pada tanggal 17 September 2015.

[sunting] Kalah Telak, UD Ciwastra Pecat Pelatihnya

7 September 2015

Setelah menelan kekalahan telak dari CCyD Vidi Gran Lago B dengan skor 0-5 dalam lanjutan Regionalliga Süd-Rio 2015-16, UD Ciwastra resmi memecat pelatihnya, Julio Sultan Deli Valdes Rompas. Alasan pemecatan Julio Sultan Deli Valdes Rompas adalah kekalahan telak dari CCyD Vidi Gran Lago B, ditambah dengan hasil buruk di awal musim Regionalliga Süd-Rio 2015-16 yang membuatnya UD Ciwastra hanya menempati posisi juru kunci klasemen sementara Regionalliga Süd-Rio. Sementara CCyD Vidi Gran Lago B berada di posisi teratas klasemen sementara Regionalliga Süd-Rio hingga 6 September 2015, diikuti oleh Negriazules Gita Gutawa CF B yang menempati posisi kedua setelah mengalahkan Ustad Union FC dengan skor 3-0, sedangkan posisi ketiga diisi oleh VfL Afganpura yang sukses meraih kemenangan atas Great Lake Warriors FC dengan skor 2-1.

[sunting] JKT48 Kerjasama dengan Tiga Klub Milik VA and Friends Sports Limited

8 September 2015

Idol group terkenal di Indonesia, JKT48, resmi bekerjasama dengan tiga klub milik VA and Friends Sports Limited, sebuah grup olahraga milik penyanyi Vidi Aldiano. Ketiga klub tersebut adalah FC Safee 1992 (klub Qayyumnesia Super League yang dimiliki Raisa), Negriazules Gita Gutawa CF (klub Liga Republik Rio milik Gita Gutawa), dan CCyD Vidi Gran Lago (klub Liga Republik Rio Divisi 2). Menurut Ghaida Farisya, personil Team J yang juga memiliki sebuah klub Liga Republik Rio, CA Villa Ghaida, mengatakan kerjasama JKT48 dengan klub-klub milik VA and Friends Sports Limited merupakan salah satu langkah positif bagi kedua belah pihak. "Kerjasama JKT48 dengan klub-klub milik VA and Friends Sports Limited seperti FC Safee 1992, Negriazules Gita Gutawa CF, dan CCyD Vidi Gran Lago, merupakan salah satu langkah positif bagi kedua belah pihak. JKT48 tidak hanya menjadi partner dari klub-klub milik personil JKT48 seperti Melody Laksani FC tetapi juga klub-klub yang berunsur Vidi Aldiano dan kawan-kawannya yang tergabung dalam grup olahraga VA and Friends Sports Limited seperti VA and Friends FC dan CA Villa Ghaida. Saya harap, klub-klub VA and Friends Sports Limited bisa bekerjasama dengan kami secara maksimal," kata Ghaida seperti dikutip Top Skor Qayyumnesia, sebuah surat kabar pro-VA and Friends Sports Limited. Nantinya logo JKT48 akan dipasang di stadion FC Safee 1992 (Stadion Qayyum Melayu), stadion NGGCF (Stadion Rangkaian Kata), dan stadion Vidi Gran Lago (Estadio Status Palsu).

[sunting] VfL Afganpura Dapatkan Sponsor Baru

8 September 2015

Klub Regionalliga Süd-Rio milik DeAfgan Sportgruppe GmbH, VfL Afganpura resmi mendapatkan sponsor baru. Kedai roti ternama di Qayyumnesia, Afgan Bakery, akan menjadi sponsor seragam utama VfL Afganpura selama tiga musim, terhitung sejak 8 September 2015 hingga 30 Juni 2018. Logo Afgan Bakery akan dipasang di dada seragam pemain VfL Afganpura. Alasan Afgan Bakery mensponsori VfL Afganpura adalah bisnis waralaba Afgan Bakery mulai menggurita di Republik Rio. Afgan Bakery sudah membuka cabangnya di Ciudad Rio, Villa Ghaida, Mesincucikarta, Gobernador Nyash, Albany, Uberlandia, Lembang, Jatibawah, Banjaran, Great Lake (tepatnya di kota Jelekong), dan yang terbaru di Presidente Melody. Sponsor lain yang terpasang di seragam VfL Afganpura musim 2015-16 adalah Qayyumelody Records (di punggung bagian bawah).

[sunting] Kerusuhan Antar Pemain Terjadi di Dua Pertandingan Primera División de Rio Oriental 2015-16

13 September 2016

Kerusuhan antar pemain terjadi pada lanjutan Primera División de Rio Oriental 2015-16. Yang pertama terjadi di pertandingan antara AS Zdenek Stybar melawan AS Binong. Para pemain AS Zdenek Stybar nyaris mengeroyok wasit karena tidak puas dengan keputusan wasit menjatuhkan adu penalti untuk AS Binong. Pemain AS Binong yang melerai malah dijadikan sasaran, sebelum wasit menghentikan sementara pertandingan selama sepuluh menit. Pertandingan berakhir imbang 1-1. Ketiga pemain AS Zdenek Stybar langsung dikorsing tiga pertandingan.

Sedangkan kasus kedua terjadi pada pertandingan antara Fantastic 83 CF dengan UD Nuevo Laksani. Lantaran kecewa, para pemain Fantastic 83 CF berselisih dengan kedua pemain UD Nuevo Laksani (Barbel Agung Iler dan Al Axis Beling) soal masalah pelanggaran. Akibatnya, terjadi baku hantam antar pemain dan harus dihentikan wasit. Kedua pemain dari dua kubu dihadiahi kartu merah (Barbel Agung Iler dari UDNL dan F. Panjul dari Fantastic 83 CF. Namun ketika akan meninggalkan stadion, Panjul justru mengancam-ancam pemain dan ofisial dari UD Nuevo Laksani, termasuk Barbel Agung Iler. Pertandingan ditunda selama lima menit dan dilanjutkan kembali. Dan pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk UD Nuevo Laksani lewat gol Tonggong Domba dan Wis Sambal Ben Keder. Setelah kasus tersebut, Komisi Disiplin menjatuhkan sanksi kepada kedua pemain tersebut. Barbel Agung Iler hanya diskors satu pertandingan, sedangkan Panjul diskorsing empat pertandingan.

[sunting] Tim-tim Republik Rio Dituntut Hentikan Dominasi Upilnesia di Tolololpedia Champions League 2015-2016

18 September 2015

Para wakil Republik Rio di turnamen Tolololpedia Champions League 2015-2016 dituntut untuk memberikan yang terbaik dan sanggup menghentikan dominasi klub-klub dari Qayyumnesia dan Upilnesia. Menurut ketua Federasi Sepakbola Republik Rio, Romain Suryadireja, keempat wakli yang tersisa dituntut untuk bermain habis-habisan dan harus lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan menurut pengamat sepak bola, M. Bungkus Nah Eni, Keempat klub tidak boleh salah langkah ketika melawan tim-tim dari kedua negara tersebut. "Walau kalah jumlah, kita tidak boleh gagal dan menanggung malu. Saya berpesan kepada keempat tim yang ikut turnamen ini, tong ngerakeun Republik Rio.", ujar Bungkus Nah Eni seperti dikutip Itulah.com.

Wakil-wakil Republik Rio meraih hasil positif dalam matchday 1 fase grup Tolololpedia Champions League 2015-2016 yang berlangsung pada 15-16 September 2015. TuS Rio Germania yang tergabung di Grup E, berhasil mengalahkan wakil Upilnesia, Absurd FK, dengan skor 3-0. Sedangkan Negriazules Gita Gutawa CF yang tergabung di Grup D, berhasil menghempaskan wakil Tukulnesia, Wongndeso FC, dengan skor 7-0. Wakil Republik Rio di Grup A, Aroma Eropa FC, juga menang melawan wakil Wardinesia, Wardipolitan FC, dengan skor 3-1. Sementara CSD KFCN yang tergabung di Grup C, hanya meraih hasil imbang tanpa gol melawan wakil Qayyumnesia, SS Estianty.

[sunting] Pengamat Sepak Bola Nasional : Ironis, Belum Ada Satupun Stadion di Republik Rio yang Menggelar Final Tolololpedia Champions League

21 September 2015

Pakar sepak bola nasional, Yeyen Tuh Menak, mengkritik kebijakan-kebijakan pengelola Tolololpedia Champions League, terutama dalam pemilihan tuan rumah final Tolololpedia Champions League. Menurut dia, ini merupakan penyebab wakil-wakil Republik Rio merasa "terpinggirkan" di turnamen ini. "Republik Rio sudah mengikuti Tolololpedia Champions League sejak pertama kali dibentuk, meskipun prestasi wakil-wakilnya selalu jalan di tempat dan cuma satu tim yang pernah masuk final. Apalagi, Republik Rio malah dianggap "dikerdilkan" dalam urusan pemilihan stadion. Padahal banyak sekali stadion-stadion di Republik Rio yang memenuhi syarat, bahkan ada yang berstandar internasional seperti Stadion Nasional Mesin Cuci yang baru jadi, atau REWE EVG Arena (markas Estudiantes Villa Ghaida) yang berkapasitas 28.000 tempat duduk. Pemerintah sangat mendukung pergelaran kompetisi sepak bola internasional, namun kenyataannya malah tidak kepilih-kepilih dalam menggelar final TCL. Masak stadion Lautan Mesin Cuci yang standarnya bintang lima kalah sama Stadion Helvetica (di kota Sammy) yang jumlah kursi penontonnya sedikit dan penerangannya kurang terlalu besar, pada pemilihan final TCL 2010-11? Dan kita lihat juga Stadion Nasional Mesin Cuci selalu gagal terpilih menjadi host final TCL? Apa yang salah dengan stadion kita? Sungguh ironis." kata Yeyen seperti dikutip Harian BOLA Republik Rio.

Namun Yeyen juga berharap ada stadion di Republik Rio yang menjadi venue final Tolololpedia Champions League ataupun final turnamen baru, Tololfoot Cup (turnamen setara dengan UEFA Europa League di Eropa). "Saya berharap ada stadion kita yang bisa menggelar turnamen final antar klub senegara fiksi Tolololpedia ini. Terbukti, animo penonton kita sangat meningkat pada Tolololpedia Cup 2014 di kandang sendiri, walaupun gagal juara." ujarnya lagi.

[sunting] Pemain Real Lavadora CF Didenda FSRR Karena Menyebarkan Pesan Politik pada saat Selebrasi Gol

22 September 2015

Pemain tengah Real Lavadora CF, Mahal Dirga Lanjut, didenda oleh Federasi Sepakbola Republik Rio hanya karena melakukan selebrasi gol sambil buka baju, pada saat lanjutan Liga Republik Rio Divisi 2 2015-16 melawan SD Angel Uberlandia, Minggu (20/9). Kejadiannya terjadi pada saat ia mencetak gol di menit ke-66 setelah menerima umpan dari Isak Keset Teh Lini. Mahal Dirga Lanjut kemudian melakukan selebrasi gol dengan membuka seragamnya dan ia memperlihatkan kaus dalamnya yang bertuliskan "Kebebasan Individu Untuk Semua". Akibatnya, ia dikartu kuning oleh wasit sesaat setelah ia melakukan selebrasi. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan SD Angel Uberlandia dengan skor 3-2. Hingga Minggu (20/9), Real Lavadora berada di posisi ke-5 LRR2 2015-16. Sedangkan Angel Uberlandia berada di posisi ke-3 LRR2 2015-16, di bawah Banjaran Kingdom FC yang kini berada di posisi ke-2 klasemen. Sedangkan pemimpin klasemen LRR2 2015-16 hingga Minggu (20/9) adalah CCyD Vidi Gran Lago. Selepas pertandingan, Komisi Disiplin dan federasi langsung mendenda Mahal Dirga Lanjut sebesar 10.000 Peso Republik Rio dan suspensi selama satu pertandingan.

[sunting] PT. Liga Republik Rio dan FSRR Keluarkan Iklan Bertemakan Sepak Bola di Stasiun Televisi

24 September 2015

Pengelola Liga Republik Rio dan Liga Republik Rio Divisi 2, PT. Liga Republik Rio dan Federasi Sepakbola Republik Rio, resmi menayangkan iklan khusus sepak bola yang bertemakan "Ciptakan Sejarahmu". Iklan tersebut berisikan aktivitas pemain dari kedua liga, Liga Regional Republik Rio, dan kompetisi sepak bola antar kampung (tarkam). Muncul di iklan tersebut pemain-pemain dari Negriazules Gita Gutawa CF, PS Nyai, Banjaran Kingdom FC, CF NANS, Mesincucikarta FC, VfL Afganpura, dan Ciudad Rio AFC.

“Untuk menjadi negara sepak bola yang besar, harus memiliki semangat, kerja keras, dan memiliki jiwa fair play. Jiwa fair play dan kekompakan. Kekompakan yang didukung dengan mimpi. Mimpi yang sangat besar. SAUDARA, SAUDARA.....
~ Isi iklan


Iklan tersebut mulai ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Republik Rio mulai tanggal 25 September 2015, dimulai dari stasiun televisi olah raga RIOTV Deportes. Selain melalui televisi, iklan ini juga diputar sebelum, saat jeda babak pertama, dan pada saat sebuah pertandingan sudah selesai, lalu ditayangkan di bioskop, radio, dan dimuat di media cetak (majalah dan koran). Iklan ini juga disponsori oleh Afgan Bakery, Melodine, Mesincucitel, Pasarpedia.com dan Thoyibank.

[sunting] Dua Pemain dari Dua Klub Liga Regional Republik Rio Diskors Masing-Masing Dua pertandingan karena Membawa Pesan Politis pada saat Selebrasi Gol

27 September 2015

Kejadian yang menimpa pemain Real Lavadora CF, Mahal Dirga Lanjut, terulang kembali dalam dua pertandingan di Liga Regional Republik Rio, tepatnya di lanjutan West Rio League One 2015-16 dan Regionalliga Süd-Rio 2015-16, Sabtu (26/9). Pada pertandingan West Rio League One 2015-16 antara FSV Cisinglet melawan CF Ampas Kopi. Setelah mencetak gol, pemain FSV Cisinglet, Rusuh Di Melawat, membuka bajunya dan memperlihatkan tulisan di singletnya yang berbunyi "Saya Ingin Kebebasan Individu". Setelah melakukan selebrasi, Rusuh Di Melawat langsung dikartu kuning. Pertandingan berakhir dengan kemenangan CF Ampas Kopi dengan skor 2-1.

Sedangkan kasus serupa terjadi pada Regionalliga Süd-Rio 2015-16, dimana CF Defensores Vanka berhadapan dengan CA Valle Kirchoff. Pemain baru CF Defensores Vanka, Sadar Tendang, melakukan selebrasi yang sangat mirip dengan yang dilakukan Mahal Dirga Lanjut. Mantan pemain Miqradz Mesin Cuci FC tersebut langsung dikartu kuning. Pertandingan berakhir dengan hasil imbang 2-2. Setelah kedua kejadian tersebut, Komisi Disiplin menjatuhkan sanksi dua pertandingan kepada Rusuh Di Melawat (FSV Cisinglet) dan Sadar Tendang (CF Defensores Vanka), karena dianggap menyebarkan pesan-pesan politis pada pertandingan sepak bola. Isu kebebasan individu menjadi isu terhangat di Republik Rio dalam beberapa minggu terakhir, setelah pelemahan Peso Republik Rio, kisruh pemilukada serentak dan isu pergantian pejabat tinggi. Hal tersebut muncul setelah adanya sebagian aturan-aturan pemerintah, yang dianggap mengekang kebebasan rakyat.

[sunting] Pertandingan TuS Rio Germania vs. Negriazules Gita Gutawa CF Berakhir dengan Kerusuhan Suporter Tuan Rumah

27 September 2015

Kerusuhan suporter kembali terjadi di Republik Rio, tepatnya dalam lanjutan Liga Republik Rio 2015-16, Sabtu (26/9). Pada pertandingan TuS Rio Germania vs. Negriazules Gita Gutawa CF yang dilangsungkan di TRG Park, Lembang, suporter TuS Rio Germania atau Ultras Rio Germania melakukan kerusuhan di dalam stadion setelah TuS Rio Germania dikalahkan NGGCF dengan skor telak 0-5. Kerusuhan suporter ini dikarenakan suporter tuan rumah (TuS Rio Germania) tidak terima dengan kekalahan telak yang dialami TuS Rio Germania dari NGGCF. Komisi Disiplin menjatuhkan sanksi dua pertandingan kandang TuS Rio Germania selanjutnya di LRR 2015-16 digelar tanpa penonton; melawan CA Ciudad Shanju (16/10) dan Aroma Eropa FC (31/10). TuS Rio Germania juga mendapat denda sebesar 250.000 Peso Republik Rio dari Komisi Disiplin.

Peralatan pribadi