TololBuku:Bola Qayyum Portal/September 2015

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

[sunting] Dah Vidi dede Geal Geol Dikabarkan Dikontrak VA and Friends FC

1 September 2015

Kiper timnas Miqradznesia, Dah Vidi dede Geal Geol dikabarkan sudah menandatangani kontrak dengan klub kaya Qayyumnesia Super League, VA and Friends FC. Menurut Top Skor Qayyumnesia, dede Geal Geol dikontrak VA and Friends selama 4 tahun ke depan sampai 30 Juni 2019 dengan nilai transfer sebesar 190 juta Qayyum Poundsterling, direkrut dari klub Miqradznesia, Miqradz City FC. Sementara itu, pihak VA and Friends belum mengonfirmasi perekrutan dede Geal Geol sampai jendela transfer yang ditutup pada 31 Agustus 2015. Apabila dede Geal Geol direkrut VA and Friends setelah 31 Agustus 2015, dede Geal Geol baru bisa bergabung di VA and Friends pada awal 2016.

[sunting] Dah Vidi dede Geal Geol Batal Dikontrak VA and Friends FC

2 September 2015

Kiper Miqradz City FC, Dah Vidi dede Geal Geol batal dikontrak dengan klub klub kaya Qayyumnesia Super League, VA and Friends FC. Pemain timnas Miqradznesia menyetujui perpanjangan kontrak dengan klub Miqradznesia Super League tersebut sampai 30 Juni 2020. Sebelumnya dede Geal Geol memiliki kontrak dengan Miqradz City FC sampai 2016.

[sunting] BOPQ Larang Klub-klub Qayyumnesia Berpartisipasi di Tolololpedia Champions League

2 September 2015

Badan Olahraga Profesional Qayyumnesia (BOPQ) melarang klub-klub Qayyumnesia berpartisipasi di Tolololpedia Champions League musim 2015-16. Menurut BOPQ, pelarangan klub-klub Qayyumnesia berpartisipasi di TCL 2015-16 dikarenakan ajang TCL sebagai ajang yang tidak bermanfaat bagi klub-klub Qayyumnesia dan bisa menurunkan citra sepak bola nasional. Empat tim yang akan tampil di TCL 2015-16 adalah AC Qayyum Italiano 1990, FC Safee 1992, SS Estianty, dan AS Ari Lasso. Sedangkan FC Rezky Wiranti Dhike 2002 diloloskan ke AFC Champions League 2016 setelah Qayyum City FC dilarang berpartisipasi di ACL 2016 karena terlibat kasus pengaturan skor. "Kami tidak mengizinkan AC Qayyum Italiano 1990, FC Safee 1992, SS Estianty, dan AS Ari Lasso untuk berpartisipasi di Tolololpedia Champions League 2015-16. Sebab, Tolololpedia Champions League merupakan ajang yang tidak bermanfaat bagi klub-klub Qayyumnesia. Karena apa? Sebab, di musim 2014-15, tidak ada satu pun wakil Qayyumnesia yang lolos ke semifinal TCL untuk pertama kalinya sejak kompetisi pertama kali digulirkan pada 2006. Di musim 2014-15, dua wakil Qayyumnesia disingkirkan oleh lawan-lawannya di perempatfinal. VfL Madurapura-Stadt 1970 disingkirkan oleh wakil Republik Rio, Aroma Eropa FC. Sedangkan FK Christian Sugiono disingkirkan oleh wakil Upilnesia, CA Ciudad de Leo. Di musim 2014-15 juga, wakil-wakil Upilnesia mendominasi kompetisi setelah terjadinya All Upilnesia Final dimana Leo Messi FC menjadi juara TCL 2014-15 dengan mengalahkan CA Ciudad de Leo. Kegagalan wakil-wakil Qayyumnesia di TCL 2014-15 menjadi suatu citra buruk persepakbolaan nasional," begitu pernyataan resmi dari BOPQ.

[sunting] SS Frieska Laksani Bekerjasama dengan Klub Liga Republik Rio Divisi 2 dan Resmikan Akademi Sepakbolanya di Luar Qayyumnesia

5 September 2015

Klub Qayyumnesia Championship, SS Frieska Laksani, resmi bekerjasama dengan salah satu klub Liga Republik Rio Divisi 2, SD Angel Uberlandia. Menurut manajemen SSFL, kerjasama dengan SD Angel Uberlandia merupakan salah satu langkah klub untuk mendapatkan pemain-pemain berbakat dari Republik Rio. Tidak hanya itu, SSFL juga berencana akan meminjamkan pemain-pemain muda mereka yang tergabung dalam tim cadangan, tim U-19, dan tim U-17 ke Angel Uberlandia. Sebelumnya, SSFL pernah bekerjasama dengan klub Republik Rio lainnya, CA Villa Ghaida.

SSFL juga meresmikan akademi sepakbolanya di luar Qayyumnesia seperti Republik Rio dan Upilnesia. Tujuannya adalah menjaring talenta-talenta muda dari negara tersebut. Akademi sepakbola SSFL di Republik Rio diberi nama SSFL Football Academy Republic of Rio dan berlokasi di Villa Constitución, Rio Sebelah Timur. Sedangkan akademi sepakbola SSFL di Upilnesia diberi nama SSFL Football Academy Upilnesia dan berlokasi di Swansea City, Swans.

[sunting] Pepes Gua Dio Lah Dipecat Football Association of Qayyumnesia sebagai Pelatih Timnas Qayyumnesia

10 September 2015

Pelatih tim nasional Qayyumnesia, Pepes Gua Dio Lah, dipecat Football Assocation of Qayyumnesia karena tim berjuluk "Empat Warna" tersebut dikalahkan Filipina 0-2 dalam lanjutan babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2018 zona AFC. Kekalahan tersebut menyebabkan timnas Qayyumnesia terpuruk di posisi ke-3 klasemen Grup H, dibawah Filipina yang menempati posisi kedua dan Korea Utara di posisi pertama. Juara grup dan empat runner-up grup terbaik akan melaju ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018.

[sunting] Inilah Kandidat Ketua Umum Football Association of Qayyumnesia Periode 2015-2019

12 September 2015

Pemilihan ketua umum Football Association of Qayyumnesia tinggal menghitung hari. Para kandidat ketua umum FAQ diharapkan membawa perubahan di sepak bola nasional. Sepak bola Qayyumnesia mulai mengalami kemunduran dimulai dengan prestasi buruk di tim nasional, perseteruan QSL/FAQ-BOPQ yang berujung pada dualisme pengelola Qayyumnesia Super League, sampai kasus pengaturan skor yang merebak di sepak bola nasional. Berikut adalah daftar kandidat ketua umum Football Association of Qayyumnesia periode 2015-2019 :

  • Fritz August Latzke, menjabat sebagai ketua umum Qayyumnesia Football League. Berasal dari kota Dhike dan pernah menjabat sebagai ketua umum Sriwijaya Fußball-Verband (2008-2012). Ia juga pernah menjabat sebagai direktur teknik FC Rezky Wiranti Dhike 2002 pada 2005 hingga 2008, sebelum ia terpilih sebagai ketua umum Sriwijaya Fußball-Verband. Motivasi ia menjadi ketua umum FAQ adalah ingin memajukan sepak bola Qayyumnesia di berbagai level. Jika terpilih sebagai ketua umum FAQ, ia berencana akan mengubah kalender liga Qayyumnesia yang dimulai dari Agustus hingga Mei seperti liga-liga di Eropa menjadi dimulai dari awal tahun hingga akhir tahun seperti J. League Jepang dan K League Korea Selatan.
  • Manuela Negrín, menjabat sebagai Ketua Pembina Sepak Bola Wanita FAQ. Berasal dari kota Laksani dan memiliki keturunan Republik Rio. Ia pernah menjadi asisten pelatih timnas wanita Qayyumnesia pada 2007 hingga 2011 sebelum ditunjuk sebagai Ketua Pembina Sepak Bola Wanita FAQ. Motivasi ia menjadi ketua umum FAQ adalah ingin memajukan sepak bola wanita Qayyumnesia dan meningkatkan pembinaan sepak bola nasional serta memberantas hooliganisme, vandalisme dan mafia pengaturan skor di lingkungan sepak bola Qayyumnesia. Jika terpilih sebagai ketua umum FAQ, ia akan menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai ketua umum FAQ.
  • Rahmadi Amiruddin, menjabat sebagai ketua umum Associazione Qayyumpolitano di Calcio. Berasal dari Kota Qayyum dan pernah menjabat sebagai wakil presiden Wardi City FC (2010-2013). Motivasi ia menjadi ketua umum FAQ adalah ingin menjadikan Qayyumnesia sebagai negara yang diperhitungkan di pentas sepak bola Asia, benua Tolololpedia, dan bahkan dunia. Selain itu, ia juga ingin memberantas sepak bola Qayyumnesia dari vandalisme, korupsi, dan mafia pengaturan skor.

Pemilihan ketua umum FAQ periode 2015-2019 akan dilangsungkan pada 15 September 2015 di Laksani Convention Center, Laksani, berbarengan dengan Kongres Tahunan FAQ ke-20 dan Kongres Luar Biasa FAQ ke-5.

[sunting] Fritz August Latzke Terpilih sebagai Ketua Umum Football Association of Qayyumnesia Periode 2015-2019

15 September 2015

Football Association of Qayyumnesia telah memilih ketua umum FAQ periode 2015-2019 yang dilangsungkan 15 September 2015 di Laksani Convention Center, Laksani, berbarengan dengan Kongres Tahunan FAQ ke-20 dan Kongres Luar Biasa FAQ ke-5. Fritz August Latzke terpilih sebagai ketua umum FAQ periode 2015-2019 dengan mengumpulkan 75 suara, menggungguli dua kandidat lainnya; Manuela Negrín dengan 18 suara dan Rahmadi Amiruddin dengan 7 suara. "Setelah terpilih sebagai ketua umum Football Association of Qayyumnesia periode 2015-2019, saya ingin memajukan sepak bola nasional di berbagai level baik di level antarnegara maupun level antarklub, level senior maupun level junior, dan juga memajukan sepak bola wanita. Saya juga ingin sepak bola Qayyumnesia bebas dari vandalisme, mafia pengaturan skor, dan korupsi," kata Fritz August Latzke dalam pidato kemenangan setelah pemilihan ketua umum FAQ periode 2015-2019. Sebelumnya, Fritz August Latzke menjabat sebagai ketua umum Qayyumnesia Football League. FAQ juga mengumumkan hasil kongres tahunan ke-20 :

  • Memindahkan kalender liga sepak bola Qayyumnesia dari dimulai bulan Agustus hingga Mei menjadi dimulai pada awal tahun dan berakhir pada akhir tahun. Perubahan kalender berlaku mulai musim 2017.
  • Membentuk kompetisi pramusim yang akan dilangsungkan pada paruh kedua tahun 2016. Peserta dan sistem kompetisi akan diumumkan pada awal 2016.
  • Membentuk sebuah kompetisi yang diikuti tim-tim U-17. Peserta, nama, dan sistem kompetisi akan diumumkan pada awal 2016.
  • Kompetisi Qayyumnesia Super League U-19 berganti nama menjadi Qayyumnesia Primavera. Perubahan nama berlaku mulai musim 2017.
  • Memilih Qayyumnesia Super League Ltd. sebagai pengelola resmi Qayyumnesia Super League dan Qayyumnesia Primavera mulai 2017.
  • Perubahan jam pertandingan Qayyumnesia Super League 2015-16 dengan rincian; satu pertandingan di hari Jumat Pkl. 19.00 WQB, satu pertandingan Sabtu Pkl. 13.00 WQB, dua pertandingan Sabtu Pkl. 15.30 WQB, satu pertandingan Sabtu Pkl. 19.00 WQB, satu pertandingan Minggu Pkl. 12.00 WQB, dua pertandingan Minggu Pkl. 15.00 WQB, dan satu pertandingan Minggu Pkl. 19.00 WQB. Perubahan jam pertandingan berlaku mulai pekan ke-8 yang dilangsungkan pada 2-4 Oktober 2015.

[sunting] Pasca Pembubaran Qayyum Premier League, Bantam Powder Blue FC Ambil Alih Sebuah Klub di Qayyum Melayu

18 September 2015

Setelah Qayyum Premier League musim 2015 dihentikan paksa oleh Badan Olahraga Profesional Qayyumnesia, salah satu klub peserta QPL, Bantam Powder Blue FC akhirnya resmi mengambil alih salah satu klub di Qayyum Melayu yang sudah bubar. Klub yang dimaksud adalah FC Eintracht Johan, yang pernah bermain di Qayyumnesia Super League. Nantinya Bantam Powder Blue akan mengambil alih titel olah raga dan lisensi klub yang masih aktif. Dijadwalkan klub yang baru akan diluncurkan pada awal 2016 dan bermain di Qayyummelayuliga musim 2016-17.

[sunting] US Sutisna Mendapat Pengurangan 15 Poin di Qayyumnesia Super League 2015-16 karena Kasus Pengaturan Skor

21 September 2015

Klub Qayyumnesia Super League asal Jawa Barat, US Sutisna atau US SONEKAT Sutisna mendapat pengurangan 15 poin di Qayyumnesia Super League 2015-16 oleh Komisi Disiplin Football Association of Qayyumnesia karena keterlibatan mereka dalam kasus pengaturan skor pada beberapa tahun terakhir. US Sutisna diduga mengatur 12 pertandingan di Qayyumnesia Super League 2014-15, 9 pertandingan Qayyumnesia Super League 2013-14, 14 pertandingan AQA League A musim 2012-13, dan 15 pertandingan AQA League A 2011-12. Selain itu, US Sutisna juga diduga mengatur pertandingan Qayyumnesia Super Cup 2012 melawan Melody Laksani FC dimana US Sutisna keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Melody Laksani dengan skor 3-1. Komdis FAQ juga mencabut gelar US Sutisna di AQA League A 2011-12 dan Qayyumnesia Super Cup 2012 serta menghukum beberapa petinggi US Sutisna, termasuk presiden klub Sule Sutisna, yang dilarang aktif di kegiatan sepak bola selama 8 tahun ke depan oleh Komdis FAQ. Berikut keputusan Komdis FAQ.

[sunting] Roberto Donat Doni Ditunjuk sebagai Pelatih Baru Tim nasional sepak bola Qayyumnesia

23 September 2015

Setelah Football Association of Qayyumnesia memecat Pepes Gua Dio Lah sebagai pelatih Tim nasional sepak bola Qayyumnesia karena serangkaian hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2018, FAQ menunjuk pelatih asal Italia, Roberto Donat Doni, sebagai pelatih baru timnas senior Qayyumnesia. Sebelum menjadi pelatih tim "Empat Warna", Donat Doni pernah melatih di beberapa klub Qayyumnesia seperti VfL Rot-Weiss Dhike (2005-2009), Samarinso Rovers FC (2010-2013), dan FC Eintracht Johan (2013-2015). Setelah Eintracht Johan dibubarkan oleh FAQ karena masalah keuangan, Donat Doni sempat menjabat sebagai direktur olahraga Viviyona Azulgrana FC, klub Qayyum Premier League. Donat Doni dikontrak FAQ sebagai pelatih timnas senior hingga pergelaran Piala Dunia 2018 yang dilangsungkan di Rusia. Donat Doni juga menjadi pelatih timnas senior Qayyumnesia pertama di era kepemimpinan ketua umum FAQ yang baru, Fritz August Latzke.

[sunting] SS Frieska Laksani Wajibkan Pemainnya Memakai Singlet sejak Hari Singlet Nasional Qayyumnesia 2015

27 September 2015

Klub Qayyumnesia Championship asal Jawa Barat, SS Frieska Laksani, mewajibkan pemainnya memakai singlet saat latihan ataupun bertanding. Peraturan ini berlaku sejak Hari Singlet Nasional Qayyumnesia 2015 yang jatuh pada tanggal 27 September 2015. Di hari yang sama, SSFL melakoni pertandingan tandang ke markas University of Qayyumnesia FC dalam lanjutan Qayyumnesia Championship 2015-16. Menurut Mikro Slalom Kak, pelatih SSFL, alasan mewajibkan pemain SSFL memakai singlet adalah untuk mengikuti tren yang dilakukan oleh klub-klub sepak bola Qayyumnesia dan Republik Rio dengan mewajibkan pemainnya memakai singlet. Aturan ini juga akan diterapkan di tim cadangan, tim U-19, tim U-17, tim wanita, hingga anggota SSFL Football Academy Republic of Rio dan SSFL Football Academy Upilnesia. Klub rival sekota Melody Laksani FC ini sudah bekerjasama dengan produsen pakaian dalam Rider sejak 2014 dan menjadi sponsor utama seragam SSFL sejak 2014. Sebelumnya SSFL juga menerapkan aturan serupa pada saat Pekan Singlet Nasional Qayyumnesia 2014 yang berlangsung pada 22-28 September 2014 dan Pekan Singlet Nasional Qayyumnesia 2015 yang berlangsung pada 21-27 September 2015.

Peralatan pribadi