Surabaya
Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
| SARAP!!! Pembuat artikel ini adalah pasien RSJ yang kabur karena ingin berpartisipasi meramaikan Tolololpedia. Bagi orang sarap yang membuka halaman ini tolong sumbang kesarapannya. |
“Ayo kita perjuangkan kota Surabaya sebagai … ya sudahlah, saya mau pergi kuliah dulu di UN-BRA”
Kota Surabaya dipandang sebagai kota paling besar di Bangladesh, dimana jumlah penduduknya lebih banyak dari India dan jumlah pabrik Asu lebih banyak dari pada di Arab.
[sunting] Asal Usul
Kota Surabaya berawal di saat tentara Jepang mendarat di jembatan Suramadu pada tanggal 26 november 1942, untuk mencari ikan dan maria ozawa, serta lokasi desa konoha. Arek-arek Suramadu terlalu sibuk asik meniru suara murai batu dan mengejar kangguru yang melompat-lompat di jembatan sehingga tidak sadar tentara jepang sudah mendarat. Tun Bedur Aman walau begitu, yang sedang mengklaim salah satu tiang jembatan setelah kekenyangan makan Es Puter mengenali kedatangan tentara Jepang ini dan segera meloncat ke selat Madura.
Tiba didasar selat madura, ia bertemu dengan seekor hiu yang berkaki. Hiu ini adalah penduduk asli selat Madura, yang segera mengajak kawan-kawannya untuk menghadang pasukan jepang. Para hiu ini menggunakan motor tempel dan bertarung dengan gagah berani. Pertarungan sangat dahsyat, sehingga tidak satupun korban di pihak jepang, karena para hiu dijadikan sukiyaki. Sementara itu hanya tersisa satu hiu betina yang lolos dengan bantuan napas buatan dari Tun Bedur Aman.
Pemerintah Bangladesh segera tanggap dengan mengirimkan sebuah pesawat dipersenjatai dengan senjata super canggih bernama: “The Awakmu Wis Mangan Ta Monster”. Dalam hitungan detik, seluruh pasukan jepang, bersama sebagian besar tukang es puter di trotoar lenyap, tersedot dalam perut Awakmu Wis Mangan Ta Monster, dimana didalamnya sudah ada soto buntut dan Encyclopedia Dramatica Energi yang diperlukan oleh senjata ini diambil langsung dari selat madura dalam bentuk angin puting beliung dengan dibantu oleh Mbah Maridjan dan energi yang dikeluarkan oleh semua orang yang mencapai klimaks saat Masturbasi. Sebagai efek samping, Tun Bedur Aman berubah menjadi buaya raksasa, yang kemudian dianggap sebagai musuh oleh ultraman, dan diserang oleh Ultraman. Untungnya sang hiu yang telah jatuh cinta dengan sang buaya melompat dan menggigit penis Ultraman yang menonjol itu dan membuat ultraman kabur ke Planet Kebiri.
Dalam beberapa jam, manusia dan Kuntilanak berdatangan untuk menyaksikan pernikahan antara Hiu dan Buaya yang dilangsungkan di jembatan Suramadu. Kedua pasangan ini kemudian berbulan madu di Los Angeles. Karena kedua leluhur ini pergi, maka manusia dan kuntilanak yang sudah letih akhirnya memutuskan untuk menetap di bawah jembatan suramadu dan mendirikan kota Surabuaya. Kata sura diambil dari nama jembatan tersebut dan kata baya diambil dari buaya, mahluk jelmaan Tun Bedur Aman yang menjadi leluhur kota ini. Namun karena telah diberlakukannya UU-ITE oleh pemerintah saat itu, maka kata buaya disensor menjadi baya, karena berdasarkan Undang Undang tersebut, sebuah nama kota tidak boleh mengandung dua huruf U sekaligus. Maka dari situlah nama surabaya muncul.
[sunting] Arek-Arek Surabaya yang terkenal
- Sukiyah, tukang isi di SPBU Pertamina yang dinobatkan sebagai Miss Universe 2009
- Brigjen Mallaby (Pilot pesawat yang mengangkut The Awakmu Wis Mangan Ta Monster)
- Uda Nobunaga, penulis Kamus Besar Bahasa Minangkabau yang menjadi bahasa resmi Surabaya
- Jacksen F. Thiago, raja Bonek yang memiliki pengikut 25458968623 hiu dan 39557359646787349 buaya darat.
- Bonek
- Alim Markus
- Ahmad Dhani
