Sukarton bin Suwarno

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Sukarton adalah seorang ilmuwan dari planet Lipton yang berada 20.147.981.346.104.816.134.915.646.841.946.498.164.918.946.016.461.846.104.124.610.640.164....hosh, hosh,946.418.490.610.846.184.618.064.801 juta tahun cahaya dari bumi. Sukarton sebenarnya adalah nama samaran dari Jor-Joran.

[sunting] Kisah Hidup

Jor-Joran, mirip dengan Suparman di masa mudanya.

Jor-Joran lahir di kota Takwar yang sering terkena hujan. Dia lahir dari perut Wisnur, seorang artis yang suka buang air besar tiap 2 menit sekali dan Suwarno, yang namanya disebut di sebuah lagu (Suwarno...dengarkanlah aku, apakah aku slalu dihatinya).

Masa kecil Jor-Joran tidak dijelaskan terlalu panjang, karena sampai besar dia tidak pernah diajari menulis ataupun membaca.

Anehnya, seorang profesor sangat ingin menggunakan kebodohanpotensi dan mengangkatnya menjadi direktur utama perusahaan yang mengurus moneter planet Lipton.

[sunting] Kehidupan Sebagai Superhero

Salah satu perubahan Sukarton ketika melawan penjahat.

Jor-Joran dianggap terlalu bodoh bagi penduduk Lipton. Kehancuran planet itupun karena krisis moneter yang gagal dia halangi.

Namun, hanya sedikit yang tahu, di tengah lemparan tomat para penduduk yang marah Jor-Joran bertindak sebagai Sukarton dan menolong beberapa orang yang tidak bernafsu. Dia pun membuat UU "26 di 513" yang melarang penjahat untuk minum minuman Ki Panoramix, sehingga mereka tidak akan mendapat kekuatan. Tapi penjahat tetaplah penjahit, eh, penjahat. Mereka melanggar UU itu dan menantang langsung Sukarton.

Sukarton pun menjawab tantangan itu. Hebatnya dia bisa mengalahkan penjahat dalam 2 detik saja, dengan menggunakan foto Mbokmu. Ironisnya, di masa itu Sukarton dianggap pahlawan sementara Jor-Joran sendiri dianggap sampah masyarakat.

Foto Mbokmu yang digunakan Sukarton untuk membuat para penjahat bermuntah ria.

[sunting] Sedikit Info...

Ketika kehancuran planet Lipton sudah di depan mata (juga di depan hidungmu) Sukarton mengirim anaknya, Suparman ke bumi, supaya kegilaan Suparman tidak tertular pada puing-puing Lipton (yang mati bisa hidup lagi soalnya).

Peralatan pribadi