Sriwijaya FC

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Sriwijaya FC sebenarnya awalnya adalah sebuah kerajaan raksasa, namun krisis semakin hari menerpa semakin parah, akhirnya diubahlah menjadi klub sepakbola, tinggal ditambahi "FC" (Fantasy Club). Dengan harapan bisa berfantasi merekrut Lionel Messi suatu hari nanti.

Awalnya berdiri di Lembang, akhirnya pindah ke Palembang setelah digusur oleh satpol PP. Karena lokasi sebelumnya baru dibangun observatorium. Saat ini Sriwijaya FC disponsori oleh pupuk Sriwijaya atau sering disebut Pusri.

[sunting] Pemain Paling Terkenal

Pemain Sriwijaya FC yang paling terkenal ada 7 orang, yaitu Ponario Astaman, terkenal sebagai mantan kapten timnas yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Ada lagi Ferry Rotinsulu, terkenal sebagai cadangannya Markus Harison, Arif Suyono terkenal sebagai bayangannya dari Oktovianus Maniani yang kecepatan larinya mencapai 80 km/jam, Firman Utina terkenal sebagai orang yang gagal mencetak penalti di final AFF Cup, dan Muhammad Ridwan terkenal sebagai orang yang suka buang-buang peluang.

[sunting] Prestasi

Sriwijaya pernah memenangi Liga Indonesia setidaknya sekali dan memenangi Coppa Rokok tiga kali berturut-turut.

Peralatan pribadi