Setiawan Gunadi

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Herp (Tolol)
Artikel ini kurang Tolololpediawi

Artikel ini menyimpang dari kaidah-kaidah Tolololpedia yang telah ditetapkan oleh Amingwati dan monyetnya yang didasarkan pada Kama Sutra, alias kurang tolol . Mungkin karena penulisnya terlalu lama berdiam di Wikipedia atau menulisnya sambil menghukum blender Sumarjinah

Marilah bantu Tolololpedia dengan membawanya ke jalan api neraka yang benar..

Arbi Ichsan Solihin (Bandung, 30 Juli 1984) adalah seorang seniman Fluxus, musisi dan penulis yang dikenal memiliki banyak nama samaran, antara lain: Taxx, Arbi Botak, Arubisama, Taxx Vo, Sima Botak, Ais, Gunawan Ahmedi, Si Botak, Sarbot Katob dan Asadjipa.

Bersama Arman Djamparing, Muach Huru Hara, Oding Ansys dan Odong Gedeng Patang Lodaya, ia mendirikan sebuah organisasi street art, performance art dan art event organizer bernama Lembaga Propaganda. Dalam organisasi tersebut ia bertanggung jawab terhadap desain dan media. Ia telah membangun situs jejaring sosial Lembaga Propaganda, situs organisasi Lembaga Propaganda dan majalah bulanan yang diberi nama Kumpulan Kertas Berarti.

[sunting] Sebagai Pelaku Seni

Sebelum bertemu dengan Arman Djamparing, Muach Huru Hara, Oding Ansys serta Odong Gedeng Patang Lodaya, Arbi Ichsan Solihin sudah menekuni dunia design art dan telah menjadi desainer artwork untuk beberapa band terutama bandnya sendiri.

Setelah membentuk Lembaga Propaganda, ia menuangkan anarki kedalam seni. Desain-desainnya sebagian besar menyerupai poster propaganda. Beberapa desainnya dituangkan ke tembok-tembok kota bandung oleh Arman Djamparing dan kedalam stiker oleh Muach Huru Hara.

Arbi Ichsan Solihin juga pernah aktif di dunia teater semasa kecilnya sehingga tak aneh bila ia terjun ke dalam berbagai aksi performance art bersama kawan-kawannya di Lembaga Propaganda. Bersama Gusjur Mahesa dan Arman Djamparing ia merumuskan sebuah pementasan teater kontemporer yang menyatir hedonisme di Indonesia.

[sunting] Sebagai Penulis

Arbi Ichsan Solihin menggunakan banyak nama samaran dalam karya-karya tulisnya. Uniknya, karakter setiap karyanya berubah-ubah mengikuti nama samaran yang ia gunakan.

Ia tidak setuju dengan keberadaan Pusat Bahasa. Menurutnya Pusat Bahasa adalah bentuk pemandulan regenerasi sastra dan pendangkalan makna karena selalu mengkritik habis-habisan karya-karya idealis serta tulisan-tulisan bermakna luas hanya dari sudut pandang akademis yang kaku sementara buku-buku ringan yang ia sebut “novelisasi sinetron” beredar di toko-toko buku besar.

Buku-bukunya diterbitkan dalam jumlah terbatas dan sukar sekali untuk didapatkan. Ia menulis dalam bahasa indonesia dan inggris.

[sunting] Sebagai Musisi

Arbi Ichsan Solihin memulai keterlibatannya di dunia musik sejak sekolah menengah pertama. Ia telah berkali-kali membentuk dan membubarkan band. Ia juga telah beberapa kali berganti konsep musik, meski tetap pada jalur musik underground. Terkadang ia memiliki lebih dari satu band dengan alasan berbeda konsep musik. Selain membentuk band bersama kawan-kawannya, ia juga memiliki beberapa one-man band diantaranya Lazaa, Moonchild VII, Pitarapuja dan Amarasuli.

Disamping mengkomposisi lagu, ia juga menulis lirik untuk setiap bandnya. Lirik lagu hasil tulisannya selalu bernuansa gelap dan cenderung mengambil sudut pandang dari sisi psikologis. Hampir semua lirik lagunya memiliki unsur misanthropy. Ia mengerjakan semua artwork untuk setiap bandnya sendirian.

Setelah mengenal teori dasar musik klasik dan teknik gitar neo-classical dari Tom Hess dan Luca Turilli, ia menulis dua puluh lagu yang merupakan perpaduan dari symphonic heavy metal, orkestra, paduan suara dan alat musik tradisional sunda untuk one-man bandnya yang ia beri nama Pitarapuja. Sayangnya kedua puluh lagu tersebut tidak sempat direkam karena sulitnya mencari vokalis yang tepat serta mahalnya biaya untuk menyewa kelompok orkestra dan paduan suara di Indonesia.

Sebagai karya terakhinya, ia membuat one-man project dengan konsep folk metal bernama Amarasuli. Ia menulis lagu mengenai bencana yang terjadi di dunia. empat lahu yang ia buat dilambangkan sebagai empat unsur yakni tanah, air, angin dan api. Ia menulis lirik lagunya dalam bahasa sunda klasik. Seluruh tulisan yang terdapat dalam artworknya menggunakan aksara sunda.

[sunting] Menghilang tanpa jejak

Pada penghujung tahun 2010, beberapa kawan Arbi Ichsan Solihin melihat kejenuhan pada dirinya. Ia seringkali didapati sedang membaca buku atau menonton film kartun dari tempat tidurnya. Dalam obrolanpun ia lebih sering berbicara tentang agama dan hidup setelah mati. Kemudian pada bulan Februari 2011, saat Lembaga Propaganda sedang mempersiapkan kolaborasinya dengan Teater Tarian Mahesa untuk sebuah pementasan, Arbi Ichsan Solihin tak lagi diketahui rimbanya. Ia hilang seakan ditelan bumi. Tak seorangpun dari kawannya mengetahui keberadaan anarkis yang pernah berada diantara mereka tersebut.

[sunting] Kumpulan Karya

Tulisan:

  • The Basic Steps to Implementation of Absolute Anarchy, Rodentia Press 2010
  • Menguak Tabir Nanang Suhendar, Rodentia Press 2009
  • Molotov Coctail, esai
  • Ibu Kota Periangan, cerpen
  • Monolog Tengah Hari, cerpen
  • Lemper, cerpen
  • Aku Ini Anjing, puisi
  • Cemas, puisi
  • Jejaring, puisi
  • Keesokan Harinya, puisi

Desain:

  • Jadi rakyat biasa itu membosankan lho! (Kumpulan Desain)
  • Proletariat: Between work and slavery (Kumpulan Desain)
  • Bottles of Wonder (Kumpulan Desain)
  • Future Unemployent!, Kumpulan Kertas Berarti edisi Januari 2011
  • Revolusi Proletariat, Kumpulan Kertas Berarti edisi Februari 2011
  • Menolak, Kumpulan Kertas Berarti edisi Februari 2011

Album:

  • Laknat – Terkutuk, live recording
  • Kundalini – And The Journey Begins…, LP
  • Caries – Crustporn, Studio Live Recording
  • Caries – Creampie Massacre, EP
  • Lazaa – Goatfucked, demo
  • Lazaa – Eeria, LP
  • Lazaa – Summoning…, demo
  • Lazaa – Summoning of The Plaguebearer, LP
  • Amarasuli – Sanghyang Murka Wanaloka, LP

Photo Art:

  • Through The Eyes of Youth (Kumpulan Foto)

Video:

  • Karst Keras
  • Wheatpasting
  • Spraypaint and Stencil
  • Anjing

Lain-lain:

  • Instalasi Molotov
Peralatan pribadi