República de Rio CF

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Abdul Qayyum Ahmad 8 Juni 2014.jpg
Artikel ini mengandung unsur QAYYUM


(Jepang: アブデュル・カッユム・アーマド | Korea: 압둘 카유마 아마드 | Rusia: Абдул Каюм Ахмад | Arab: عبد القيوم أحمد | Mandarin: 阿卜杜勒·凯玉米·艾哈迈德 | Yunani: Αβδυλ Καυυυμ Αχμαδ | Hindi: अब्दुल कय्यूम अहमद | Armenia: Աբդուլ Քայյում Ահմադ | Ibrani: אַבדול קייַיום אַהמאַד | Serbia: Абдул Каииум Ахмед | Ukraina: Абдул Каюмов Ахмад | Bulgaria: Абдул Яаиюм Ахмад | Belarusia: Абдул Каюм Ахмад | Georgia: აბდულ კაიიუმ აჰმად)
AWAS ADA QAYYUM!!! GOKIL!!!

Bendera Spanyol.png
Este artículo contiene elementos del español


Artikel ini, República de Rio CF, mengandung unsur Spanyol.
Hati-hati jika anda mengunjungi kota Madrid, menonton Liga Spanyol, menonton Vuelta a Espanya, melihat David Villa beraksi, melihat Fernando Alonso balapan, melihat Dani Pedrosa balapan, melihat Alberto Contador balapan atau hal-hal lain yang berbau Spanyol.

Bendera Republik Rio.png
Ereccticotorra!!! Artikel ini memang berasal dari Republik Rio!!!


Artikel ini, República de Rio CF mengandung unsur atau berasal dari Republik Rio, negara antivandalisme.
Hati-hati jika anda pergi ke Ciudad Rio, menonton Liga Republik Rio, mencuci baju pake mesin cuci, melakukan penyensoran, melakukan tari perut, makan nasi goreng yang minyaknya banyak, nonton tardan (hitar jeung munding edan), menjadi intel, menerbangkan drone, dan hal-hal yang berhubungan dengan Republik Rio...

Singlet.jpg Artikel ini mengandung unsur SINGLET dan BAJU TANPA LENGAN!
Apakah Anda memakai singlet? Memakai tanktop? Memakai baju basket? Memakai haltertop? Memakai kamisol? Memakai tube top? Atau menonton acara Singlet?

Marilah bantu Tolololpedia dengan mencuci singlet Pohon duren di kebun belakang rumahnya.
República de Rio CF
República de Rio CF (2015).png
Logo RRCF sejak tahun 2015.
Nama lengkap República de Rio Club de Fútbol
Nama singkat República de Rio CF
RRCF
Julukan Tim Mesin Cuci
AS Monaco-nya Qayyumnesia
Didirikan 1999
Pemilik RRCF S.A.
Presiden Rioma Irama
Pelatih Bendera Republik Rio.png Abel Resin Nongol (caretaker)
Stadion Stadion Lautan Mesin Cuci
Liga Bendera Qayyumnesia.png Qayyumnesia Super League
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 


No Wikipedia.png

Semua Wikipedia tidak akan mempunyai artikel República de Rio CF.
Maklum, Tolololpedia kan lebih canggih lagi, lebih indah lagi dan lebih edan lagi, hanya di TOLOLOLPEDIA.

República de Rio Club de Fútbol, atau disingkat RRCF adalah sebuah klub sepakbola profesional yang terletak di Republik Rio. Dimiliki oleh Rioma Irama melalui pemerintah Republik Rio. RRCF pernah menembus peringkat ke-5 AQA League A dan menembus final Qayyumnesia Cup pada musim 2008-09. Pada musim 2012-13, mereka terdegradasi ke Qayyumnesia Championship. Saat ini, RRCF bermarkas di Stadion Lautan Mesin Cuci, Republik Rio, atau Stadion Entis Sutisna di kota Sutisna, apabila keadaan darurat. Tim ini dijuluki El Azul atau Si Biru. RRCF dikenal sebagai penghasil pemain timnas tebesar. RRCF juga memiliki sebuah tim wanita, yaitu República de Rio CF Féminas, disingkat RRCFem, berdiri pada tahun 2009, berlaga di Qayyumnesia Women's Super League.

República de Rio CF pernah tercatat sebagai satu-satunya tim liga Qayyumnesia yang tidak memiliki pemain asal Qayyumnesia setelah RRCF mulai merekrut beberapa pemain dari Qayyumnesia seperti Everton Dida (mantan pemain Syahreza FA), Sviatoslav Sverdlov (pemain SS Frieska Laksani), dan Mickael Takampret (pemain AS Karapan Sapi), terhitung mulai musim 2014-15. Meskipun RRCF secara nominal berlokasi di Republik Rio, klub ini sesekali mewakili Qayyumnesia di ajang kompetisi antarklub Asia maupun antarnegara fiksi di Tolololpedia (seperti Tolololpedia Champions League), sehingga dijuluki sebagai "AS Monaco-nya Qayyumnesia". Klub ini termasuk pendiri dan donatur dari organisasi antivandalisme di Republik Rio, yaitu Republik Rio Anti-Vandal Coalition. Klub ini juga dianggap sebagian masyarakat Qayyumnesia sebagai representasi dari ideologi kemesincucian, egalitarianisme dan antivandalisme.

Klub ini mendapat julukan Para Pemakai Singlet karena pelatih Manohara Meneh Ses membuat aturan baru berupa para pemainnya diwajibkan memakai singlet di dalam seragam saat berlatih dan bermain. Selain sepak bola, RRCF mengoperasikan beberapa cabang olahraga lain diantaranya atletik, bola basket, american football, tenis meja, polo air, golf dan futsal.

Pada 10 Juni 2015, RRCF merekrut pelatih SV Borussia Neuesyahreza, Huis Eri Kue.

[sunting] Sejarah

Skuad RRCF 2010.jpg

Para pemain RRCF di tahun 2010. Dari atas: Dodol, Keris Piano Rombak Dong, Wagimin, Deden, Herman, Iker Munding Aing. Dari bawah: Bojan Kiri Kanan OK, Shahrini Ishak, Uddin, Mamat, Vladimir.

Pendahulu dari RRCF adalah Club Deportivo Rio, berdiri pada tahun 1985 dan sering bermain di kompetisi regional Jawa Barat, Qayyumnesia. Deportivo Rio didirikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Mesin Cuci (sekarang disebut Presiden Republik Rio), Sukarton bin Suwarno. Sukarton pada saat itu ingin sekali memasukkan klub tersebut ke Qayyumnesia Top League, namun karena keterbatasan dana, klub tersebut hanya bermain di liga regional saja. Setelah kemerdekaan Republik Rio, klub ini mulai menghadapi bermacam masalah. Klub ini asalnya akan dimasukkan ke AQA League A pada tahun 1995, namun karena masalah keuangan dan ketidaksiapan SDM (sumber dangdut manusia), manajemen klub sepakat untuk membubarkan klub ini pada tahun 1997. Para suporter CDR pun sepakat mendirikan klub RRCF pada tahun 1999. Pada awal tahun 2001, pemerintah Republik Rio mengambil alih kepemilikan klub ini.

República de Rio CF memulai petualangannya di kompetisi sepakbola Qayyumnesia pada musim 1999-2000 di Java-Rio Combination Premier. Klub ini kemudian didaftarkan dan dimasukkan sebagai tim ekspansi AQA League B musim 2002-03 setelah sempat mendaftar sebagai tim ekspansi AQA League A 2002-03 namun gagal karena tidak memenuhi persyaratan masuk ke AQA League A. Kiprah RRCF pada musim ini sangat bagus dan sanggup menepati peringkat keempat dan naik ke peringkat tiga di musim selanjutnya. Namun di kedua musim tersebut (2002-03 dan 2003-04), mereka gagal promosi setelah bermain di babak play-off promosi. Di bawah arahan pelatih Acan Uwih, klub ini berhasil menjuarai AQA League B pada musim 2007-08 dan menempati peringkat kelima AQA League A pada musim berikutnya. Setelah sempat bertahan di AQA League A, klub ini kemudian mengalami masa-masa suram. Musim 2012-13 menjadi awal musim tersuram klub ini. Beberapa faktor-faktor seperti krisis kepercayaan, mismanajemen, dan munculnya pemberontakan pemain menjadi penyebab terdegradasinya klub ini ke Qayyumnesia Championship. Setelah di musim selanjutnya klub melakukan cuci gudang, pergantian kepengurusan secara total, perubahan sistem manajemen, dan masuknya sponsor asing, klub ini mengalami perbaikan prestasi, bahkan bisa menembus final Piala Mesin Cuci, juara Qayyumnesia Cup, dan kembali ke kasta tertinggi sepakbola Qayyumnesia, Qayyumnesia Super League.

[sunting] Masa Suram

Masa-masa suram klub ini berawal dari pindahnya Keris Piano Rombak Dong ke Qayyumesincuci FC dan Die Stater Haben Nagen yang memutuskan pensiun pada akhir musim 2011-12. Pemberontakan pemain terjadi pada bulan Oktober 2012 ketika para pemain menolak melakukan instruksi pelatih Abdurrohman N. S. saat latihan. Alasan dari penolakan para pemain latihan adalah porsi latihan yang dianggap tidak efisien dan penggunaan metode gundal gandul dalam latihan. Kondisi ini diperparah dengan perilaku pemainnya sendiri yang sering menonton organ tunggal. Akibatnya pemain yang menolak latihan tadi tidak dimasukkan ke dalam starting eleven karena melakukan indisipliner. Hasilnya sudah ketahuan, klub ini dibabat 0-5 oleh AC Qayyum Italiano 1990 dan kedua pemain RRCF dikartu merah. Pada pertandingan selanjutnya melawan Boaz Solossa FC, klub ini hanya menurunkan pemain pinjaman dari tim B dan kalah secara memalukan dengan skor 0-8 dan pada pertandingan berikutnya RRCF dihajar Madurapura United FC 1-5 dan dipaksa bermain dengan jumlah pemain sebanyak sembilan orang. Meskipun terus-terusan menderita kekalahan, manajemen malah tidak memecat Abdurrohman N. S. karena masih terikat kontrak selama empat tahun. Akibatnya cukup fatal. Kedua pemain tim ini, Sukamper dan Acong Juanda Kembang, tidak dipanggil timnas senior Republik Rio karena dianggap pemberontak dalam klub asalnya. Hal serupa juga dilakukan pelatih timnas U-23 Republik Rio. Ia tidak memanggil empat orang pemain dari klub ini karena dianggap pemberontak dalam klub asalnya. Konsekuensi dari pemberotakan yang dilakukan pemain RRCF adalah terdegradasi ke kasta kedua, Qayyumnesia Championship. Menyadari konsekuensi tersebut, manajemen RRCF melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari pergantian kepengurusan, perbaikan manajemen, dan membuang semua pemain yang dianggap pemberontak dalam tim. Para pemain yang dibuang klub tersebut dimasukkan ke klub-klub divisi bawah liga Qayyumnesia, seperti Qayyumnesia League One dan Qayyumnesia League Two. Namun ada juga yang bermain di Liga Republik Rio. Lantas semua pemain yang dibuang digantikan dengan beberapa pemain dari tim B dan membeli sejumlah pemain seperti Deden Hajar dari FK Wardienergiya-2012 dan Ifant Gunalan dari 1. FC Nordmalaysien.

[sunting] Kebangkitan Mesin Cuci

Klub ini mencoba bangkit kembali setelah revolusi yang dilakukan manajemen klub. Mengawali musim 2013-14 secara tertatih-tatih, klub ini berhasil menghuni papan atas Qayyumnesia Championship. Performa klub ini sempat menurun pada paruh musim karena beberapa pemain terbaiknya seperti Ricardo Warden Ibanez dan Abelardo Quince Alvarez yang sering kelelahan dan Cielo Gambardella yang mengalami cedera berat. Lantas klub membeli penyerang tertajam PS PMC, Melodianto Laksono. Laksono pernah memperkuat tim usia muda RRCF mulai 2006 sampai 2009 sebelum menimba ilmu ke Perguruan Mesin Cuci sekaligus bermain di PS PMC. Perubahan yang sebenarnya terjadi ketika Abdurrohman N.S. dikontrak timnas senior Republik Rio pada bulan Oktober 2013, setahun setelah kasus pemberotakan pemain, dan digantikan oleh pelatih spesialis tim divisi bawah, Manohara Meneh Ses. Dibawah arahannya klub ini berhasil menempati peringkat kedua Qayyumnesia Championship 2013-14 dan menjuarai Qayyumnesia Cup.

[sunting] 2014-15

Pada musim 2014-15, klub ini mulai merekrut pemain-pemain dari Qayyumnesia dan melakukan perombakan susunan pemain, salah satunya adalah meminjamkan Ricardo Warden Ibanez ke Swansea Qayyum FC, Mukhlis ke SV Republiken Upilien, dan melepas Akira Takawa ke FC Rezky Wiranti Dhike 2002. Nantinya setelah Ricardo Warden Ibanez dipinjamkan, Melodianto Laksono ditunjuk sebagai kapten tim RRCF selama musim 2014-15 dan Go Diego Loh Pepes ditujuk sebagai wakil kapten. Pada 17 Juni 2014, klub ini resmi disponsori JKT48 selama dua tahun (salah satu isi kontraknya adalah semua pemain dan staf RRCF mendapat tiket gratis nonton JKT48), dan tiga hari kemudian, klub ini resmi merekrut pemain asal Italia, Gaet Tono Masuk Mesin Cuci.

Pada musim 2014-15, pelatih Manohara Meneh Ses akan membuat aturan baru kepada pemainnya yaitu pemain tidak boleh telat latihan, bangun tidur tidak boleh telat, setiap bermain dan latihan harus memakai singlet di dalam seragam, dan para pemainnya diperbolehkan menonton JKT48, Blink, dan Afgan nyanyi, tetapi hanya sebagai hiburan dan selingan saja. Aturan yang diterapkan Manohara Meneh Ses juga dilakukan oleh tim wanita mereka. Pelatih tim wanita, Tuti Aji Wirya juga membuat aturan baru kepada pemainnya berupa setiap bermain dan latihan harus memakai singlet di dalam seragam demi kenyamanan dan kerapihan para pemain tim wanita.

Pada awal Juli 2014, klub harus rela melepas pemain terbaik mereka, Deden Hajar, ke FK Vidi BKT. Akibat dari transfer tersebut, para suporter RRCF resmi menjadikan FK Vidi BKT sebagai rival berat klub tersebut meskipun rivalitas dengan klub tersebut sudah dimulai sejak 2006. Sesaat setelah Deden keluar, klub berhasil merekrut salah satu kiper, yaitu Emiliano Viviyona dari klub Aroma Eropa. Rencananya, RRCF akan mencari pemain pengganti Deden Hajar dan mempromosikan pemain mudanya, namun pada 10 Juli 2014, Direktur Olahraga RRCF Yohann Albrechtsen mengundurkan diri karena merasa gagal mempertahankan Deden Hajar dan beberapa pemain lainnya.

Pada 13 Juli 2014, penyanyi solo Qayyumnesia; Afgan dan personil girlband Republik Rio Blink; Agatha Pricilia, resmi menjadi duta klub RRCF selama musim 2014-15. Di hari yang sama, SCTV menjadi official media partner di Indonesia.

Pada 14 Juli 2014, RRCF resmi merekrut pemain asal Kazakhstan, Maxim Niyazov, ditransfer dari klub asal Miqradznesia, Miqradzville FC. Niyazov diproyeksi menjadi pemain pengganti Deden Hajar yang hijrah ke FK Vidi BKT dan menjadi pemain Kazakhstan pertama yang berlaga di Qayyumnesia Super League. Sebagai catatan, Niyazov mencetak 15 gol di Miqradznesia Super League musim 2013-14.

Pada 21 Juli 2014, RRCF berhasil merekrut pemain asal Australia keturunan Italia, Angelo Ceccherini, ditransfer dari klub Wardinesia, Minangkabau United FC. Ceccherini diproyeksi untuk menambah kekuatan di lini belakang RRCF.

Petualangan musim 2014-15 yang sebenarnya diawali klub ini pada saat Qayyumnesia Super Cup 2014, dimana mereka dipaksa takluk 5-4 secara adu pinalti, setelah sebelumnya diimbangi 2-2 oleh juara Qayyumnesia Super League, FC Rezky Wiranti Dhike 2002.

Pada 5 September 2014, klub resmi menunjuk Ki Jogo Bonito sebagai direktur olah raga RRCF. Sebelumnya Ki Jogo Bonito pernah menjadi asisten pelatih timnas pria Republik Rio.

Pada 12 September 2014, RRCF resmi menjalin kerja sama dengan klub Qayyumnesia League One, FK Alicia Chanzia. Dalam program kerja sama dengan FKAC, RRCF akan mengirim para pemainnya ke FK Alicia Chanzia sebagai status pinjaman pada bursa transfer periode Desember 2014-Januari 2015.

Pada 15 September 2014, kiper RRCF, Emiliano Viviyona, terpilih sebagai salah satu pemain dalam tim terbaik Qayyumnesia Super League 2014-15 pekan kelima dan ketujuh. Emiliano juga terpilih sebagai man of the match pada pertandingan antara RRCF dengan Gazprom Madurapura-Stadt 1970 yang dimenangkan oleh RRCF dengan skor 7-0.

Pada 4 Oktober 2014, RRCF menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan FK Vidi BKT di Qayyumnesia Super League 2014-15 dengan skor 4-2. Setelah pertandingan tersebut, para pemain RRCF yang tampil hingga menit terakhir, melakukan selebrasi berupa melepas kaus seragam mereka dan hanya menggunakan singlet sambil melakukan chants dengan kata-kata "kami adalah tim anak-anak manusia yang tidak menyukai vandalisme di Republik Rio dan Qayyumnesia. Hidup RRCF!", selain itu para pemain RRCF juga melakukan selebrasi ala "Wakwaw" berupa menutup wajah dengan kedua tangannya lalu membukanya sambil mengucapkan "WAKWAW!", salah satu selebrasi yang sedang nge-tren di sepak bola Qayyumnesia. Dalam pertandingan ini, Melodianto Laksono menjadi man of the match dengan mencetak hattrick.

Awal November 2014, RRCF meresmikan akademi sepak bola yang bernama "República de Rio CF Academia" yang berlokasi di kota Ciudad Singlet, distrik Cisinglet, Rio Sebelah Barat. Selain itu, klub suporter Pena RRCF meresmikan cabangnya di kota Rastanty, Sulawesi Utara, dan kota Banjar Kinal Timur, Kalimantan.

Pada awal Desember 2014, klub ini membeli satu franchise tim Qayyum Premier League, dan nantinya akan bermarkas di kota Dhike, Sriwijaya. Klub ini akan dimiliki oleh girlband Blink dan RRCF akan menjadi tim afiliasi dari klub ini. KLub tersebut diberi nama Dhike Estrellas FC. Selain itu, salah satu subsider RRCF, RRCF Acquisition Corporation akan mengakusisi salah satu klub sepak bola di Upilnesia, yaitu VfL Borussia Veranda pada awal tahun 2015. Pada saat yang sama kerjasama dengan SV Republiken Upilien dihentikan. Setelah diakuisisi, nama tim tersebut berganti menjadi Rinso Borussia Veranda, setelah mendapatkan title sponsor.

Mulai musim 2015-16, klub ini resmi ganti status menjadi klub socio, meniru FC Barcelona.

[sunting] Prestasi

[sunting]

Logo klub RRCF berbentuk lingkaran berwarna biru dan ditengahnya terdapat gambar mesin cuci. Sebelum mendapat logo baru pada 2013, klub ini hanya dilambangkan gambar mesin cuci dan tulisan "RRCF" di bawah gambar mesin cuci. Logo tersebut dipakai sejak RRCF berdiri dan dipakai pada seragam kandang RRCF musim 2014-15.

[sunting]

[sunting] Seragam

Warna seragam utama RRCF adalah kaus biru, celana pendek biru, dan kaus kaki putih yang menyerupai seragam Persib Bandung. Warna seragam tandang RRCF adalah kaus putih, celana pendek putih, dan kaus kaki biru yang merupakan kebalikan dari warna seragam utama RRCF. Warna seragam ketiga RRCF lebih bervariatif, mulai dari kaus kuning yang dipakai pertama kali pada awal terbentuknya RRCF, kaus hitam yang dipakai pertama kali pada tahun 2001, kaus merah yang dipakai pertama kali pada tahun 2008 yang terinspirasi dengan warna utama timnas Republik Rio pada saat itu (dan dipakai lagi pada musim 2015-16), kaus pink yang dipakai pertama kali pada tahun 2013, dan terakhir kaus biru muda dengan celana pendek biru laut dan kaus kaki biru laut yang dipakai pada musim 2014-15. Seragam RRCF musim 2014-15 didesain oleh ah did asu.

[sunting] Seragam Pemain

Musim Kostum kandang Kostum tandang Kostum ketiga Kostum tandang
internasional
2016-17
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2015-16
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2014-15
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2013-14
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2012-13
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2011-12
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 

[sunting] Seragam Kiper

Musim 1 2 3
2016-17
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
2015-16
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 

[sunting]

[sunting]

Sponsor yang terpasang di seragam RRCF adalah:

  • Infia (di dada)
  • Blink (di punggung dan di seragam latihan)
  • Payless ShoeSource (di lengan)
  • Fundacion RRCF (di celana depan)
  • Rider (di celana belakang)
  • Rinso (di seragam latihan)

[sunting]

Tahun Apparel Sponsor utama
1999-2002 ah did asu Melodine
2002-2004 Deterjen Daia Dayak
2004-2006 Naik Rinso
2006-2011 Jombang
2011-2014 P-Omas
2014-2015 ah did asu Blink
RRAVC (pekan 1-5)
2015-2016 Blink (H)
Rider (A & 3)
2016-2019 Naik Infia
2019- TBD

[sunting]

Beberapa sponsor di bawah ini termasuk partner dari RRCF dan juga dipasang di papan iklan stadion.

[sunting] Daftar Pemain

[sunting] Tim Utama

Data sampai 25 Juli 2016

No. Posisi Nama Pemain Kewarganegaraan
1 Kiper Alvaro Qayyum Hernandez Republik Rio Republik Rio
12 Kiper Mstislav Pulaski Qayyumnesia Qayyumnesia
24 Kiper Segini Yo Apa Res Republik Rio Republik Rio
2 Bek Fernando Avila Republik Rio Republik Rio
3 Bek Makan Ball Tah Qayyumnesia Qayyumnesia
4 Bek Everton Dida Qayyumnesia Qayyumnesia
13 Bek Sah Mual Umi Adi Titi Republik Rio Republik Rio
16 Bek San Tiago Veranda Gini Qayyumnesia Qayyumnesia
21 Bek Kim Rydell Amerika Serikat Amerika Serikat
26 Bek Andreas Chandler Qayyumnesia Qayyumnesia
93 Bek Giovanni Serra Qayyumnesia Qayyumnesia
5 Gelandang Ghaida Nwokolo Qayyumnesia Qayyumnesia
6 Gelandang Diego Kos Melulu Republik Rio Republik Rio
7 Gelandang Le Vinny Os Tuntun Ali Qayyumnesia Qayyumnesia
8 Gelandang Hendra Nakagawa Qayyumnesia Qayyumnesia
10 Gelandang Siniša Aranđelović (kapten) Australia Australia
15 Gelandang Alvaro Chabab Republik Rio Republik Rio
17 Gelandang Santiago Iglesias Republik Rio Republik Rio
19 Gelandang Ahmad Buskota Republik Rio Republik Rio
22 Gelandang Mickael Takampret Qayyumnesia Qayyumnesia
50 Gelandang Maxim Niyazov Kazakhstan Kazakhstan
9 Penyerang Bertrand Kouemaha Kamerun Kamerun
11 Penyerang Nicholas Williamson Skotlandia Skotlandia
14 Penyerang Marak Utah Qayyumnesia Qayyumnesia
18 Penyerang Radja Vino Fitriliov Qayyumnesia Qayyumnesia
96 Penyerang Alen Halal Oh Pipik Kroasia Kroasia

[sunting] Tim Wanita

No. Posisi Nama Pemain Kewarganegaraan
Kiper Anisa Rahmanovski Qayyumnesia Qayyumnesia
Bek Abu Rahmawati Republik Rio Republik Rio
Bek Komariah Republik Rio Republik Rio
Bek Maria Belek Republik Rio Republik Rio
Gelandang Diasta Priswarini Qayyumnesia Qayyumnesia
Gelandang Rachel Amandhita Qayyumnesia Qayyumnesia
Gelandang Bedu Afgania Sania Republik Rio Republik Rio
Gelandang Markonah Republik Rio Republik Rio
Penyerang Agathe Priscilevski Qayyumnesia Qayyumnesia
Penyerang Fabiano Noventa Republik Rio Republik Rio
Penyerang Mauludina Nur Ramadina Leonita Republik Rio Republik Rio
Penyerang Candy Sugar Republik Rio Republik Rio
isi sendiri isi sendiri Bendera Belum Jadi.png isi sendiri

[sunting] Tim U-19

No. Posisi Nama Pemain Kewarganegaraan
Kiper Martin Reiner Intrveld Qayyumnesia Qayyumnesia
Bek Juno Gareng Rakasiwi Republik Rio Republik Rio
Bek Anele Ngcobo Republik Rio Republik Rio
Bek Sabar bin Nabil Malaysia Malaysia
Gelandang Nathaniel Caruban Republik Rio Republik Rio
Penyerang Alfred Kupferschmidt Qayyumnesia Qayyumnesia
Penyerang Wilfred Sahar Ginanjar Republik Rio Republik Rio
isi sendiri isi sendiri Bendera Belum Jadi.png isi sendiri

[sunting] Pelatih

Nama Pelatih Kewarganegaraan Masa Kerja
Ki Joko Pinter Republik Rio Republik Rio Juli 1999-Desember 1999
Prabu Wijaya Republik Rio Republik Rio Desember 1999-Juli 2004
Jual Anton Rio Pares Chili Chili Juli 2004-Juli 2005
Ki Joko Pinter Republik Rio Republik Rio Juli 2005-Juli 2006
Risma Nandar Sundoro Kakung Republik Rio Republik Rio Juli 2006-Agustus 2007
Acan Uwih Moldova Moldova Agustus 2007-Oktober 2008
Cikwan Bafadhal Republik Rio Republik Rio November 2008-Oktober 2010
Wilhelmus Kerdus Kedebus Kukus Rijsberger Belanda Belanda Oktober 2010-Juli 2012
Abdurrohman N. S. Republik Rio Republik Rio Agustus 2012-Oktober 2013
Manohara Meneh Ses Brasil Brasil Oktober 2013-Mei 2015
Abel Resin Nongol (caretaker) Republik Rio Republik Rio Mei 2015-Juni 2015
Huis Eri Kue Spanyol Spanyol Juni 2015-Januari 2016
Lu Sieun Pak Pret Qayyumnesia Qayyumnesia Januari 2016-April 2016
Jordi Romlah (caretaker) Republik Rio Republik Rio April 2016-Juni 2016
Diego Simpen One Argentina Argentina Juni 2016-Oktober 2016
Abel Resin Nongol (caretaker) Republik Rio Republik Rio Oktober 2016-sekarang

[sunting] Staf Kepelatihan

Posisi Nama
Manager Bendera Republik Rio.png Abel Resin Nongol (caretaker)
Asisten Manager Bendera Republik Rio.png Romy Dharr Wis
First team coach Bendera Republik Rio.png Abel Resin Nongol
Pelatih fisik Bendera Republik Rio.png Luis Ferragut
Pelatih kiper Bendera Republik Rio.png David Si Emen
Direktur Olah Raga Bendera Republik Rio.png Txiki Taka Be Giring Se Kain
Pelatih Tim B Bendera Republik Rio.png Jordi Romlah
Pelatih U-19 Bendera Meksiko.png Julio Zacatepec
Pelatih U-16 (RRCF Junior) Bendera Republik Rio.png Al Bret Cela Ndeso
Pelatih tim Wanita Bendera Republik Rio.png Tuti Aji Wirya
Kepala RRCF Academia Bendera Republik Rio.png Abdurrohman N.S.
Masseur Bendera Republik Rio.png Ferrand Adoua
Fisioterapis Bendera Republik Rio.png Soho Yu
Dokter tim Bendera Republik Rio.png Dr. Boykir
Konsultan spiritual Bendera Republik Rio.png Rombeng Rafael

[sunting] Kepengurusan

[sunting] RRCF Academia

RRCF Academia merupakan sebuah akademi sepak bola RRCF. Berlokasi di Ciudad Singlet, distrik Cisinglet, Region Rio Sebelah Barat. Sedangkan markas tim B, tim U-19, dan tim U-16 (RRCF Junior) berlokasi di Ciudad Deportiva RRCF, Cicaheum, distrik Tres Ciudades, Region Rio Sebelah Timur.

Tim Batas Umur Pelatih Kompetisi
B tidak ada Bendera Republik Rio.png Jordi Romlah Promozione A Giava Occidentale e Republica Rio
U-19 17-19 Bendera Meksiko.png Julio Zacatepec Qayyumnesia Super League U-19
RRCF Junior 15-16 Bendera Republik Rio.png Al Bret Cela Ndeso tidak diketahui
RRCF Academia Infantil 13-14 tidak diketahui Liga BOLA Qayyumnesia U-15
RRCF Academia Alevín 11-12 tidak diketahui Liga BOLA Qayyumnesia U-13
RRCF Academia Benjamín 9-10 tidak diketahui tidak diketahui

[sunting] Kerjasama

[sunting] Suporter

RRCF memiliki kelompok suporter sendiri, yaitu Peña RRCF. Peña RRCF adalah gabungan dari beberapa kelompok suporter RRCF seperti Anak-Anak RRCF, Curva Nord Lavatrice, dan Furia Azul. Cabang wilayah kelompok suporter Peña RRCF sudah menyebar di seluruh Republik Rio, Qayyumnesia, Upilnesia, bahkan di Armenia. Lagu yang biasa dinyanyikan suporter RRCF adalah "Pokoke Joget", "Heavy Rotation", "Sakitnya Tuh Disini", "Katakan Tidak", "135 Juta", "Kapokmu Kapan", dan "Sebujur Bangkai". Lagu "Heavy Rotation" biasanya dipakai untuk membangkitkan semangat tim, sedangkan lagu "Kapokmu Kapan" dipakai untuk mengkritik kelakuan suporter VA and Friends FC. Suporter RRCF terkenal suka membuat kreasi suporter berupa Mexican wave dan membuat mural dari kertas.

Kelompok suporter Peña RRCF memiliki hubungan khusus dengan kelompok suporter Red Star Force (Qayyum City FC), Ultras Melodiest (Melody Laksani FC), RWD Mania (FC Rezky Wiranti Dhike 2002), Warga Republikan (SV Republiken Upilien), Antek-Antek Catalan (Deportivo Rio Catalano), Simpatisan CAVV (CA Viva la Vida), Arek-arek Wongndeso (Wongndeso FC), Borussiafganisme (SV Borussia Neuesyahreza), Ultras Qayyum Italiano (AC Qayyum Italiano 1990), dan Torcida Dinamo (FK Dinamo Balikmeja). Khusus untuk SV Borussia Neuesyahreza, apabila ada pertandingan antara RRCF dengan klub ini, kedua kelompok suporter tersebut salng bercampur baur dan mendukung klubnya secara bersama-sama. Pada 4 Desember 2016, Peña RRCF meresmikan hubungan persahabatan dengan kelompok suporter Arek-arek ASAL (AS Ari Lasso). Kelompok suporter Peña RRCF memiliki hubungan kurang baik dengan kelompok suporter Vidi Aldiano Followers (VA and Friends FC) dan RaiSafee Lovers (FC Safee 1992). Slogan dari kelompok suporter Peña RRCF adalah "Totalitas Tanpa Batas Mendukung Tim Mesin Cuci". Klub RRCF disebut-sebut sebagai klub dengan pengikut dari kalangan boyband dan girlband terbanyak di Republik Rio, serta didukung oleh sepertiga penduduk Republik Rio.

[sunting] Suporter Terkenal

Catatan : Yang dicetak tebal adalah anggota socio RRCF.

[sunting] Rivalitas

Rivalitas dari República de Rio CF antara lain adalah Deportivo Rio Catalano dan Melody Laksani FC. Rivalitas dengan Deportivo Rio Catalano dikenal dengan sebutan Derbi Mesin Cuci atau El Clasico KW 2. RRCF dan Deportivo Rio Catalano (DRC) merupakan tim sepak bola Republik Rio yang bermain di liga sepak bola Qayyumnesia dan sering bertemu dalam kompetisi Piala Mesin Cuci atau dalam pertandingan persahabatan. Menurut budaya, RRCF mewakili elemen budaya Spanyol, Latino, dan Sunda di Republik Rio, sementara DRC mewakili budaya Catalan, salah satu etnis minoritas di republik Rio.

RRCF juga memiliki riivalitas dengan Qayyum City FC disebut Derbi Qayyum-Rio. Menurut perbedaan politik, RRCF mewakili ideologi kemesincucian, sedangkan Qayyum City FC berideologi sayap kiri (sosialis dan komunis).

[sunting] VA and Friends FC

Dua suporter RRCF dan VAFFC.jpg

Selain Deportivo Rio Catalano dan Qayyum City, rivalitas RRCF dengan tim-tim lain di Qayyumnesia adalah VA and Friends FC atau FK Vidi BKT, yang diberi tajuk Derbi Biru atau El Derbi Azul. Penyebab perseteruan klub ini dengan FK Vidi BKT adalah karena klub tersebut sering mengambil pemain-pemain terbaik di Republik Rio sehingga klub tadi dikatakan sebagai "Tim Tukang Klaim". Kebiasaan klaim tersebut sudah ada sejak musim 2006-07 (saat itu Vidi BKT masih bernama FK Banjar Kinal Timur dan masih berwarna merah) karena pada musim tersebut, salah satu bintang RRCF, Rica Dong Isak Son Lei Getek aias Kakatua dan Wagimin Sah Mual, diambil oleh klub ini. Dan yang terbaru, Deden Hajar dan Kelor Napas (kiper dari klub saudara mereka di Liga Republik Rio, Qayyumesincuci), bergabung dengan klub ini. Perseteruan klub ini diperparah dengan aksi suporter RRCF yang membentangkan spanduk Badutwi kepada suporter tuan rumah dan melempar botol ke lapangan pada saat pertandingan RRCF dengan klub FKBKT, tepatnya di pertandingan babak kedua Qayyumnesia Cup musim 2012-13. Akibat dari perilaku tersebut, RRCF didenda 1.000.000 Qayyum Rupiah dan dihukum menggelar satu laga kandang di AQA League A tanpa penonton.

Puncak dari rivalitas República de Rio CF dengan FK Vidi BKT terjadi pada saat perempat final Qayyumnesia FA Cup 2014-15, dimana tempo permainan berlangusng sangat keras, dimana hampir setiap pemain RRCF sering dilanggar tim lawan. Hal lain yang membuat rivalitas sangat panas adalah munculnya spanduk yang dibentangkan suporter FK Vidi BKT yang bertuliskan "RRCF, tim bermuka dua", yang berarti RRCF adalah klub yang berlokasi di Republik Rio, tetapi selalu bermain di kompetisi sepak bola Qayyumnesia, serta pernyataan pelatih RRCF Manohara Meneh Ses yang dianggap menghina FK Vidi BKT seusai pertandingan. Akibatnya ia dijatuhi denda sebesar 180.000 Qayyum Rupiah dan langsung dipecat oleh manajemen RRCF.

[sunting] Rivalitas lain

RRCF juga mempunyai banyak rivalitas dengan klub-klub tenar di Qayyumnesia karena klub tersebut dianggap lebih kental bernuansa Spanyol atau alasan lain (misal rivalitas dengan AC Qayyum Italiano 1990 disebut Derbi Italia-Spanyol; rivalitas dengan FC Rezky Wiranti Dhike 2002 disebut Derbi Mesin Cuci-Dhike; atau rivalitas dengan SV Borussia Neuesyahreza disebut Derbi Mesin Cuci-Afgan atau Derbi Blink-Afgan, sebelumnya disebut Derbi Mesin Cuci-Riau) dan memiliki basis suporter yang loyal. Rivalitas lain dari RRCF adalah CD Qayyum Singlet, tim raksasa Liga Republik Rio. Sejak 2014, rivalitas RRCF-Qayyum Singlet diberi tajuk Derbi Singlet.

[sunting] Tim Kembar dan Rival

Tim Kembar Rival

[sunting] Maskot

Maskot klub RRCF berupa mesin cuci yang bisa bermain bola, dan diberi nama "Emce".

[sunting] Julukan

RRCF memiliki banyak julukan, diantaranya :

  • El Azul
  • Tim Mesin Cuci
  • AS Monaco-nya Qayyumnesia
  • Para Pemakai Singlet
  • The People's Club (klub rakyat)
  • Tim Pembuat Tren
  • Tiruan timnas Spanyol - jarang dipakai
  • Tim Anak-Anak Manusia - jarang dipakai

[sunting] Slogan

Berbeda dengan klub lain di Qayyumnesia Super League, RRCF memiliki slogan yang selalu berganti-ganti setiap musimnya, dan biasanya slogan tersebut diletakkan di kaca bus, situs resmi klub, layanan sosial media klub, dan iklan resmi klub. Kebiasaan ini sudah berlangsung sejak musim 2009-10.

[sunting] Daftar slogan

Slogan tetap
  • 2001-02, 2005-08 : RRCF To The Future
  • 2004-05 : Labor omnia vincit (Usaha mengatasi segalanya)
  • 2008-09 : Berani Bangkit Maju
  • 2009-15 : tidak dipakai
  • 2015-sekarang : Football, washing machine, and tradition (Fútbol, lavadora, y la tradición/Fußball, Waschmaschine, und Tradition/Calcio, lavatrice, e la tradizione)
Slogan musiman
  • 2009-10 : "Berputar bagai mesin cuci, bertenaga seperti kuda, itulah RRCF."
  • 2010-11 : "Mari bung rebut kembali"
  • 2011-12 : "Demi Republik Rio"
  • 2012-13 : "Ceria dan bersinar selalu! Kami, República de Rio CF!" (slogan ini mirip ucapannya Melody Nurramdhani Laksani dan dipakai lagi sebagai slogan kedua sejak musim 2014-15 sampai September 2016)
  • 2013-14 : "Hidupkan semangat juang anak-anak manusia"
  • 2014-15 : "No bullying, no vandalism, no dirty words. Just football."
  • 2015-16 : "Kita Adalah Manusia"
  • 2016-17 : "Kebebasan Individu dan Kerja Keras"
Slogan kedua
  • 2014-2016 : "Ceria dan bersinar selalu! Kita, República de Rio CF!"
  • 2016-sekarang : "Two Nations, One Club."
Slogan lain
  • "#all in for rrcf" (slogan ini dipakai selama kerja sama RRCF dengan produsen olahraga asal Jerman, ah did asu pada musim 2014-15)
  • "Kerja, kerja, dan kerja" (slogan ini dipakai di kaca bis klub bagian belakang dan seragam latihan)
  • "Kita adalah manusia" (slogan ini dipakai setelah invasi kaum vandal ke Ciudad Rio berlangsung, kemudian dipakai sebagai slogan utama musim 2015-16)
  • "#MenolakMenyerah" (slogan ini dipakai pasca kekalahan República de Rio CF atas VA and Friends FC di babak semifinal Qayyumnesia FA Cup 2015-16)
  • "#TruthPrevails" (slogan ini dipakai pasca klub ini menjuarai Qayyumnesia Super League 2015-16)
  • "RRCF Siap Hadapi MEA"
  • "República de Rio CF, Official Partner For SDGs"

[sunting] RRCF dalam budaya populer

  • Di salah satu video klip lagu Afgan yang berjudul "Katakan Tidak versi Dance" tapi untuk pasaran Republik Rio, salah satu penari latarnya memakai baju RRCF.
  • Salah satu pemeran di serial kartun The Qayyum Kids, Rhiorama Oh Rama, ketika beraksi di panggung selalu mengenakan aksesoris berbau RRCF.
  • Di salah satu adegan Abdul Manusia Singlet di Negeri Mesin Cuci Episode 08, Anderson Luís Siqueira alias Anderson mengenakan seragam repilika RRCF ketika berkenalan dengan Abdul dan Senor Mesin Cuci di salah satu restoran. Serta di Episode 23, anak kecil yang nyaris diculik oleh gerombolan Terbus Organization, adalah pendukung RRCF.

[sunting] Pencapaian

Musim Liga Kasta Posisi Jumlah Tim
2002-03 AQA League B II 4 18
2003-04 AQA League B II 3 18
2004-05 AQA League B II 8 18
2005-06 AQA League B II 5 18
2006-07 AQA League B II 7 18
2007-08 AQA League B II 1 18
2008-09 AQA League A I 5 18
2009-10 AQA League A I 10 18
2010-11 AQA League A I 7 18
2011-12 AQA League A I 8 18
2012-13 AQA League A I 16 18
2013-14 Qayyumnesia Championship II 2 18
2014-15 Qayyumnesia Super League I 3 18
2015-16 Qayyumnesia Super League I TBD 18

[sunting] Mantan Pemain

[sunting] Pria

[sunting] Wanita

Featured.png

Potatohead aqua.png Artikel pilihan
Artikel ini telah ditampilkan di halaman utama.
Musim: 2013-142014-152015-162016-17
Musim: 2013-142014-152015-16

Peralatan pribadi