Raden Wijaya

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Raden Wijaya (lahir: ? - wafat: Maja-paha-it, 1309) adalah pendiri Kerajaan Maja-paha-it sekaligus raja pertama yang memperbudak memerintah rakyat pada tahun 1293-1309, bergelar Prabu Kertarajasinga Jayalah Indonesia Senggama Bersama Istri Tetangga-nya ꦦꦿꦧꦸꦏꦽꦠꦫꦗꦱꦗꦪꦮꦂꦣꦤ (Phrabu Kṛtarajasa Jayawardhana).

Arca harihara.JPG

Patung cermin Raden Wijaya. Bertangan banyak akibat hoby suka mencuri istri orang

[sunting] Asal Usul

Menurut Si bolang, Raden Wijaya adalah putra Mahina Cempedak seorang pramuria, yang melakukan hubungan gelap dengan kuda perang Ken Arok. Sehingga lahirlah anak Haram yang terlahir sempurna bagaikan embun pagi di pohon jambu dipinggir kali yang jernih.

Menurut surat kabar belakangan ini, Raden wijaya ditengarai ialah hasil perkawinan siri antara Mulan Jameelah dengan Ahmad Dhani, hanya saja waktu lahir nya tidak tepat sehingga terkesan disembunyikan dari media.

Memang asal usul dari Raden Wijaya masih simpang siur tidak jelas kemana rimbanya bapak dan ibu nya. Ditambah lagi pada masa itu belum dikenal kartu keluarga dan akte kelahiran, sehingga sangatlah sulit mencari kebenaran yang sebenar-benarnya. Namun Mbokmu pasti lebih setuju dengan gagasan terkahir akibat pengaruh media infotainment yang selalu mendoktrin para embok-embok untuk setia membicarakan kebobrokan dan aib orang.

[sunting] Menjadi Raja

Catatan si boy mengisahkan, bahwasan nya pada masa itu belum ditemukan judi togel, sehingga masih marak perjudian lotre yang sangat digandrungi kaum muda pada saat itu, Untung dapat diraih dan petaka lupakan saja, voila... Raden Wijaya memenangkan lotre yang berhadiah sebuah kerajaan beserta isi dan tunggakan nya. Setelah memenangkan hadiah tersebut, Wijaya memilih untuk bertapa di Gua selarong dimana Mak Erot memperoleh pelanggan pertamanya. Disana Wijaya mendengar suara Dewi Perssik mendesah sehingga Wijaya beranggapan bahwa dirinya berhak menjadi Raja kerajaan Maja-paha-it, kejadian tersebut terjadi pada 1251 saka bertepatan dengan hari ulang tahun moyangnya Doraemon.

[sunting] Masa Pemerintahan

Dimasa pemerintahan Raden Wijaya, banyak ditemukan terobosan baru dalam hal bertahan hidup, mulai penggunaan selimut untuk melindungi diri dari hawa dingin sampai dengan kegiatan wajib belajar 9 tahun. Banyak pakar sejarah yang mengatakan semenjak dimulainya pemerintahan Raden Wijaya, kehidupan ekonomi-sosial masyarakat mengalami kemajuan, yang dulunya rumah penduduk berjarak 9 meter dari trotoar kini maju menjadi 5 meter dari trotoar, sungguh kemajuan pesat bila dibandingkan jaman sekarang yang maju 1 meter saja tidak bisa apalagi dengan sistem birokrasi pemerintahan sekarang.

Satu hal yang tidak bisa dianggap remeh adalah ide persatuan bangsa, semenjak pemerintahan Raden Wijaya telah didengungkan persatuan dan kesatuan. Pemerintahan Raden Wijaya bisa dianggap sebagain tonggak awal persatuan kerajaan di nusantara yang memang bisa bersatu setelah diteruskan oleh keturunan nya.

[sunting] Akhir Hayat

Sesuai dengan Naskah asli Supersemar, diceritakan bahwa Raden Wijaya meninggal pada tahun 1309 akibat lupa bernafas. Jasadnya yang asli sudah diklaim oleh Malingsia, sehingga hanya patung dari batu yang tersisa sebagai kenangan akan Raden Wijaya. Patung tersebut bukan lah patung biasa karena dulunya patung tersebut biasa digunakan Raden Wijaya untuk bercermin sehingga bentuk muka nya kurang lebih sama, bermuka batu.

Peralatan pribadi