Pertempuran Jakarta 2

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Pertrempuran Jakarta
Waktu: 2150 - 2195
Tempat: JABODETABEK
Status: Badutwi mencoba untuk mengklaim Jakarta
Hasil: Tentara Malaysia terkena serangan dari Jokowi dengan Banjir Jakarta
Yang Ikutan Perang
Indonesia
Dolly
Tukulnesia
Taman Lawang
Malaysia
Jepang
Panglima
Sutan Bhatoegana
Roy Suryo
Amingwati
Tukul Arwana
Mulan Jameelah
Badutwi
Rainbow Dash
Kekuatan Militer
Banyak Amat, gak bisa dihitung. Para Japanese Wannabe.
Korban terakhir
 ???  ???

Pertempuran Jakarta 2 adalah Perang yg menjadi bagian Operasi Perang pada Perang Dunia VII. Perang ini dimana Badutwi ingin mengklaim Jakarta sebagai daerah kekuatannya.

[sunting] Awal Perang

Awal Perang terjadi dimana Badutwi memasang Bendera Malaysia di sekeliling Monas. Sutan Bhatoegana yg melihat itu pun dengan cepat mengerahkan Ribuan Pasukan Kuda Lumping BerShotgun untuk menyerang Tentara Malaysia yg erat menajga Monas. Roy Suryo pun mencoba utk berunding dengan negara tetangga. Setelah itu kesepakatan terjadi yaitu Setiap negara mengerahkan Tentaranya utk menghancurkan Jakarta dari virus Kmelayu2an.

[sunting] Perang

Perang dimulai ketika Badutwi yg mengunjungi Monas pun disemprot Gas oleh suruhan Tukul. Badutwi pun akhirnya marah dan langsung mengerahkan Laskar Bumi. Namun Laskar Bumi tiba2 dengan inisiatifnya pun mengebom sekaligus mengklaim Istana Negara. Akhirnya Chieftain Sakera of Sumenep pun menyelamatkan Negara dengan mencarok Tentara2 Malaysia. Akhirnya terjadilah bakutembak dengan Jemaah Katrokkiyyah di Jalan Medan Merdeka. Tiba2 Bus2 datang, lalu keluarlah seluruh Bonek untuk mengajak Tawuran pada Tentara Malaysia di Jalan Agus Salim. Dengan situasi ini, Malaysia pun langsung menuklir Seluruh Bandar2 Jakarta. Seluruh Tentara pun tewas.

[sunting] Akhir Perang

Akhirnya Jokowi selaku Gubernur pun mencoba untuk menghancurkan Tentara Malaysia yg ramai di Tanah Abang dengan menghancuri Tanggul2 Kali. Akhirnya terjadilah Festival hebat yg mengusir Laskar, dan Akhirnya Indonesia menang.

Peralatan pribadi