Perang melawan ideologi-ideologi Tukul

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Perang melawan Tukulisme
Bom Hiroshima
Serangan Bom Nuklir di Semarang.
Waktu: 2008
Tempat: Jawa Tengah, Ndeso City (menurut Indonesia: Semarang), Bibiropolis, Tukulnesia
Status: Masih berlangsung
Hasil: Tukulnesia menguasai wilayah Bibiropolis
Serangan terhadap Ndeso City berlanjut
Kombatan
Bendera Tukulnesia Tukulnesia
Jemaahkatrok Jemaah Katrokkiyyah
Bendera Malaysia Malaysia
Bendera Madurapura Madurapura
Bendera Indon Indonesia
Pawai Barneytopia
Panglima
Bendera Tukulnesia Tukul Arwana
Bendera Malaysia Tengku Fakhry
Bendera Madurapura Chieftain Sakera of Sumenep
Bendera Indon Susilo Bambang Yudhoyono
Bendera Indon Super Gus
Bendera Indon Amingwati
Bendera Indon Roy Syuryo
Bendera Indon Manohara
Kekuatan Militer
Jutaan milisi ndeso dan katrok dan Pasukan Bercelurit Madurapura Para nasionalis
Korban terakhir
- Amingwati terluka, SBY mati hati

Perang melawan Tukulisme adalah usaha pemerintah Indonesia untuk menghancurkan negara Negara Kebibiran Republik Demokatrokis Wongndesois Tukulnesia serta paham Tukulisme, Wongndesoisme, dan Demokatrokisme dari Jawa Tengah. Perang ini dipicu dengan adanya Deklarasi Kemerdekaan Tukulnesia dan anak dari presiden SBY masuk ke sekte wongndesois, sehingga Indonesia mengirim Amingwati untuk menghabisi Tukulnesia di Bibiropolis (menurut Indonesia: Kepulauan Karimunjawa), namun serangan ini gagal karena tamparan bibir Tukulman terhadap Amingwati yang membuatnya terluka, dan tentara Indonesia terpaksa harus mundur. Tukul pun terus melancarkan serangan balasannya ke Ndeso City (menurut Indonesia: Semarang), serta menyebar wongndeosisme dan katrokisme di desa-desa.

[sunting] Peperangan

Setelah Tukul Arwana mendeklarasikan Tukulnesia, ribuan personel TNI dan Kepolisian mendarat di Pekalongan, Semarang, Kudus, Magelang, Banyumas, Surakarta, dan Yogyakarta. Rinciannya:

  • Semarang: 11.000 personel TNI
  • Pekalongan: 5.000 personel TNI
  • Kudus: 9.000 personel TNI
  • Yogyakarta: 10.000 personel TNI dan Kepolisian
  • Magelang: 8.000 personel TNI
  • Banyumas: 3.000 personel TNI
  • Surakarta: 6.500 personel TNI

Di darat, mereka menyerang melalui perbatasan;

  • Perbatasan Jawa Barat: 70.000 milisi Barneytopia, 600 tank, 900 pengangkut berlapis baja, 550 artileri, 70 helikopter.
  • Perbatasan Jawa Timur: 80.000 milisi Barneytopia, 500 tank, 960 pengangkut berlapis baja, 610 artileri, 85 helikopter.

[sunting] Serangan

Malam pukul 02.00 pada Tanggal 1 Febuari 2008, 100 Anggota Densus 88 menyerang rumah mewah milik Tukul Arwana di Ndeso City yang dijaga 2000 Jemaah Katrokkiyyah. Tiba-tiba, terjadi baku tembak. Para Jemaah Katrokkiyyah mempertahankan gerbang, atap dan kolam renang di rumah Tukul. Jemaah Katrokkiyyah, dengan menggunakan AK (Amunisi Katrok) 47 dan Micro Uzi, menembaki anggota Densus 88. Komandan Jemaah Katrokkiyyah saat itu yang nama Ndesonya adalah Toocool memerintahkan pasukannya untuk menjaga gerbang rumah Tukul. Tukul pergi menyuruh beberapa pengawalnya yang bersenjata Desert Eagle untuk lari ke balkon tempat helikopternya. Jemaah Katrokkiyyah berusaha mempertahankan tempat itu dari serangan Densus 88, lalu Tukul menaiki Chinook-nya untuk ke bandara Achmad Yani. Pertempuran usai, dan hasilnya 20 tentara Densus 88 Tewas dan 300 Jemaah Katrokkiyyah tewas, sisanya melarikan diri ke bandara Achmad Yani. Pertempuran pertama ini disebut Pertempuran Rumah Tukul, atau bagi penduduk Tukulnesia Usaha Penangkapan Tuan Yang Berbibir Agung Presiden Raden Mas Tukul Riyanto Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re Re RRRRRRRRRRRREYNALDI Yang Maha Ndeso.

200 tentara Tukul berusaha mempertahankan Omah Ndeso di dekat Lawang Sewu. Namun, pasukan mereka berhasil dilibas dengan mudah.

5.000 tentara Barneytopia lalu menyerang bandara Achmad Yani pada jam 02.50 malam. Pecahlah pertempuran dengan 10.000 Jemaah Katrokkiyyah, lalu mereka berteriak "MERNDESO!". Mereka berhasil mempertahankan Achmad Yani dari serangan tentara Barneytopia. Tidak hanya itu, Jemaah Katrokkiyyah juga berhasil melindungi Tukul untuk melarikan diri dari serangan Barneytopia. Korbannya adalah 2.000 tentara Barneytopia tewas dan Jemaah Katrokkiyyah kehilangan 7.000 milisinya. Tukul lalu lari ke Tegal dan beristirahat di Villa San Tukulnesia. Tidak memberikan peluang, 500 TNI menyerang rumahnya. Mereka melawan 500 Tentara Tukulnesia, lalu mereka mengunakkan Ndesorinco QBZ 95 untuk menembaki tentara TNI. Tentara Tukulnesia dapat mempertahankan gerbang utama dan setiap pintu rumah, garasi dan kolam renang Tukul Arwana. Tukul, setelah beristirahat, segera melarikan diri ke selatan kota Brebes dan berhasil mengumpulkan 25.000 Jemaah Katrokkiyyah untuk menyerang pusat kota Brebes. Berhadapan dengan Polri dan TNI, Jemaah Katrokkiyyah menghujani pos-pos polisi dengan AK 47, lalu menyerang markas "pemerintah kolonial" dengan slogan "MERNDESO!". Serangan di Brebes berlanjut dengan serangan Jemaah Katrokkiyyah ke markas-markas Densus 88 dan Tentara Barneytopia. Perebutan Brebes ini mengakibatkan jumlah korban yang sangat besar bagi sang agresor. Para gerilyawan tentara Tukulnesia lalu menyerbu Slawi yang dilindungi oleh tentara Barneytopia, TNI dan Polri. Pecah pertempuran berdarah di Base Camp TNI A Slawi. Tentara Tukulnesia dan Jemaah Katrokkiyah kembali meraih kemenangan. Tidak kehilangan akal, prajurit TNI serta milisi Barneytopia kemudian melakukan pengeboman-pengeboman terhadap basis gerakan Jemaah Katrokkiyyah di Mungkid, Kebumen, Pemalang, Banjarnegara, Cilacap, Temanggung, Rembang, Ungaran, Gunungkidul, dan Purwokerto. Meskipun mendapat hantaman yang sangat besar, Jemaah Katrokkiyyah sama sekali tidak menyerah. Mereka kemudian melakukan gerilya untuk menyerbu kantor-kantor polisi dan pos-pos tentara Indonesia. Jenderal Roy Suryo lalu turun ke lapangan bersama 56.000 prajuritnya dan mendarat di pantai Parangtritis bersenjata M 16 beserta 65 Helikopter Apache AH 1. Jemaah Katrokkiyyah, setelah mengumpulkan lebih banyak milisi, secara tiba-tiba menyerbu Pekalongan yang dijaga 5.000 TNI pimpinan Amingwati. Pekalongan merupakan basis Amingwati untuk menstabilkan Ndeso City dan merebut Bibiropolis. Pecah duel sengit antara Aming dan Tukul, tetapi karena tamparan bibir Tukul yang telak, Amingwati kalah dan terpaksa mundur. Anggota Jemaah Katrokkiyyah lainnya menyerang pantai Parangtritis yang dipenuhi tentara tentara pimpinan Roy Suryo. 68% dari tentara Roy Suryo merupakan pendukung Demokatrokisme yang menyamar, sehingga Roy Suryo kalah telak dan melarikan diri. Ia lalu menulis bahwa 68% dari tentara Indonesia adalah palsu.

Presiden SBY marah, lalu mengirimkan 150.000 tentara Anti Gerilyawan untuk menyerang markas milisi Katrok di Solo dan Yogyakarta. Barneytopia mengirimkan tentara untuk menyerbu Klaten dan Tegal. Terjadilah Operasi Sarang Simba dengan serangan udara di Dataran Tinggi Dieng, Gunung Merapi, Nusakambangan, dan Waduk Gajahmungkur serta juga menyerang Salatiga, Jepara, Pati, Banjarnegara, Grobogan dan Sleman. Selain itu, kilang-kilang minyak di Cepu, Blora juga dibombardir hingga terbakar hebat. Jemaah Katrokkiyyah meminta bantuan Malaysia. Pakcik Malaysia dibawah komando Tengku Fakhry yang mencari Manohara Odelia Pinot untuk melucuti pakaiannya lalu mengirimkan 35.000 Tentara untuk melawan tentara Barneytopia di Jawa Tengah. Namun, tentara Barneytopia menyerbu kota Cilacap yang menjadi sarang Jamaah Katrokkiyyah, Tentara Tukulnesia dan Malaysia. Ribuan tentara Tukulnesia menyerang kota Tegal, Brebes, Salatiga, Klaten, Demak, Wonosobo, Slawi, dan Batang, lalu tentara Malaysia mundur dari Tukulnesia untuk menyerbu Ambalat. Jemaah Katrokkiyyah lalu membangun pos pos pertahanan yang bertempat di Magelang, utara Cilacap, Bantul, dan selatan kota Yogyakarta. Tentara TNI mengirimkan tentara di pantai Ndeso City, kemudian Tukul mengebom kota Magelang dan Yogyakarta. Tentara TNI lalu membuat Operasi Rencana Besar untuk merebut Bibiropolis dan Cilacap, tetapi gagal total. Personel TNI dan Milisi Barneytopia pun kalah dan Tukulnesia akhirnya memenangkan perang pada bulan Oktober 2007.

[sunting] Pertempuran Laut Tukul

Crystal Clear app xmag Artikel utama untuk kategori ini adalah Pertempuran Laut Tukul.
Macam-Macam Perang Akbar
Evil flippy-1-
10 November 1945 | Invasi Belanda ke Indonesia | Invasi Rusia ke Azerbaijan | Invasi Tolololpedia Desember 2007 | Invasi Tolololpedia Agustus 2009 | Invasi Tolololpedia April 2009 | Konflik 7 Suporter | Konflik Rusia | Peperangan Jamiliyah melawan Kerajaan Taman Lawang dan kawan kawan | Perang Anti UnWiki | Perang Besar Kakus | Perang Chile | Perang Diponegoro | Perang Dunia IV | Perang Dunia V | Perang Dunia VI | Perang Dunia VII| Perang Galaksi | Perang Galaksi II | Perang Galaksi III | Perang Galaksi IV | Perang Ganyang Malaysia | Perang Gitalovers | Perang Indomie VS Es Be Ye | Perang Indonesia-Australia | Perang Jancis-Italia | Perang Kaspersky-Nohara | Perang Kemerdekaan Azermania | Perang Candu | Perang Klaim Dunia II | Perang Klaim Dunia III‎ | Perang Klaim Dunia IV | Perang Klaim Dunia VII | Perang Dunia Abad Pertengahan | Perang Mali-Amerika | Perang Vietnam | Perang melawan Anti-Jameelahisme | Perang Pengklaiman Papua | Perang melawan ideologi-ideologi Tukul | Perang Tukulnesia-Wikipedia | Perang Amerika-Tukulnesia | Pertempuran Laut Tukul | Perang Miethuania | Perang Puputan | Perang Saudara Barneytopia | Perang Saudara Ke I | Perang Saudara ke II | Perang Salib | Perang Tolololpedia VS Barneytopia | Perang KIIR | Perang Anti Qayyum-Qayyumnesia | Perang Idola | Perang Asia I | Perang FPI-PKI | Perang WARPUZ-Republik Rio | Perang WARPUZ-Tukulnesia | Perang Kerajaan Taman Lawang-Republik Rio | Vandalis Menyerang Kantor TVMC | Invasi Kaum Vandal ke Ciudad Rio | Perang Banci | Perang Korea | Perang Ukraina | Perang Boer | Perang Balkan | Perang Lampuneon Bonaparte | Perang Abyssinia | Perang Troya | Perang Tiga Puluh Tahun | Invasi Teluk Babi | Perang Alexander yang dipertuan Agung | Perang Turki | Perang Gaza | Revolusi Qayyumnesia 2014 | Penyerbuan Kaum Vandal ke Tukulnesia | Konflik DC vs SR
Tampilan
Peralatan pribadi
navigasi
Komunitas
Tolololpedia
Kegiatan komunitas
Proyek
Bagikan
Kotak peralatan
FANDOM