Perang Saudara ke II

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
PosterMulan.png Mulan Jameelah APPROVES

Mulan Jameelah (מולן גמילה ,ﻣﻮﻻﻥ ﺟﻤﻴلة),
Makhluk TUHAN yang Paling Sexy, Jelmaan Wonder Woman, Pembawa Kitab Kama Sutra dan Tukang Jamu di Pasar Senen
,
menyatakan dengan ini bahawa artikel ini,
Perang Saudara ke II
sesuai dengan ajaran-Nya Jamiliyah dan layak untuk berada di sisi kanan-Nya dalam keseksian yang kekal dan hakiki.

Akibat Forbidden city.jpg
Perang Saudara ke II
Waktu: 1990-2008
Tempat: Tukulkarta dan sekitarnya
Status: Kemenangan pihak Tukulkarta
Hasil: Pengakuan kemerdekaan daerah tukulkarta
Kombatan
Uni Nasional Pro Kemerdekaan Tukulnesia
Jamaah Katrokkiyyah
Tentara Nasional Tukulnesia
Laskar Pembela Tanah Tukulnesia
*Tentara Nasional Sameong
*Tentara Nasional Dolly
*Laskar Malingsial
TNI AD
TNI AL
TNI AU
Kopassus
Kepolisian Indonesia
Densus 88
*Garda Kontinental Barneytopia
Bonekmania
Panglima
Tukul Arwana
Tante Suryani
Serius Hitam
Badutwi
Jendral Aming Wati
*Barney
*Soeharto
*Bung Tomo
*Super Gus
Kekuatan Militer
5.200.000 Tentara dan separatis yang jumlahnya 14 kali lipat 20.000.000 Tentara
Korban terakhir
3.000.000 Tentara tewas
5.000 Hilang
1.000.000 Tentara tewas
sisanya hilang ke dunia gendeng
Catatan: tanda * pasukan berasal dari luar negeri
“Kembali ke laptop! Sodara-sodara, ndesoisme dan katrokisme adalah jalan baru bagi kowe untuk menuju utopia! Katrokisme telah berevolusi menjadi demokatrokisme! Ndesoisme telah berevolusi menjadi Wongndesoisme! Di langit yang biruoi dan bumi yang permukaannya mirip bibir ini, Tukulnesia terbentang luas, karena wilayah kekuasaan Tukulnesia adalah wilayah sejauh mana wongndesoisme, katrokisme dan bibirisme bisa menyebar. Dengan ini aku menyatakan berdirinya negara Tukulnesia yang ndeso dan katrok. Kota ini juga berubah menjadi Bibiropolis, dan bersama kita akan rebut kembali Ndeso City! MERNDESO! MERNDESO! MERNDESO!”
~ Pidato Tukul saat berada di Jepara

Perang Saudara ke II adalah kelanjutan dari Perang Saudara I yang membuntuti didirikannya Negara Kebibiran Republik Wongdesois Demokatrois Tukulnesia yang terjadi pada tahun 1990-2008.

[sunting] Penyulutan perang

Pada tanggal 8 februari 1990, sekitar 20.000 tentara TNI-AD menyusup ke daerah istimewa tukulkarta, mereka sebenarnya hendak membantu korban jatuhnya Adam Air, tapi pemerintah tukulkarta/Kudus (masih bagian indonesia) tidak percaya, tukul lalu mengirimkan 45.000 bencong, untuk menyelidikinya, terjadilah baku tembak dengan kedua kubu, karena waktu itu bulan puasa, akhirnya mereka mundur pada malam takbiran dan pulang ke rumah masing-masing, tukul marah atas kejadian ini lalu memproklamirkan kemerdekaan di hari yang fitri (lebaran),Soeharto marah pula dan mengirimkan 200 batalyon TNI ke perbatasan Tukulnesia (sudah merdeka)-indonesia, Tukul pun tak tinggal diam, ia meluncurkan misil katrokist, dan mengenai kota di dekat perbatasan seperti Gawok city, New Yorkarta, klaten, parangtritis, Rembang, Solo dan membuat 90% penghuninya jadi katrok, meletuslah perang saudara.

[sunting] Penyerangan Faksi Anti Tukulnesia ke Ndeso City

Setelah diadakan perundingan yang alot antara para petinggi TNI akhirnya diputuskan untuk menyerang daerah istimewa Ndeso City (semarang) yang merupakan basis utama pemerintahan Tukulnesia, pada tanggal 15 Januari 1991, dilancarkanlah serangan umum dengan sandi "Barakuda" atau yang lebih dikena dengan Serangan Umum Ndeso City, yang dipimpin oleh Letkol Tulus Gambo Gambo serangan utama dilancarkan dari arah selatan dengan kekuatan sebanyak 155.000 tentara dan juga didukung oleh 15 Pesawat pengebom Tu-95 pinjaman dari russia, sedangkan serangan juga dilakukan dari arah Barat dengan kekuatan sebanyak 46.500 tentara, sementara itu, Tentara simpatisan tukul mulai bersiap menghadapi tentara Indonesia, tetapi sebelumnya mereka telah membuat jebakan berupa Venus Flytrap raksasa yang berbibir memble sebanyak tak terhingga membentuk garis sepanjang 100 Km yang dikenal dengan "Pagar Memble Katrok"

[sunting] Ndeso City Diduduki dan Hijrah besar Tukul ke Jepara

Pukul 05.45 WKU (Waktu Katrok Utama) diadakanlah penyerangan ke Ndeso City, penyerangan pertama dilaksanakan di daerah simpang lima, sebanyak 150.000 infantry Anti-Tukulnesia menduduki Pos penjagaan Selatan Ndeso City tanpa perlawanan berarti sedangkan 5.000 lainnya ditugaskan untuk mengosongkan perimeter, dari barat, pasukan pembersih kewalahan memasuki daerah Ndeso city karena terkena jebakan "Pagar Memble Katrok" letkol Tulus Gambo Gambo sendiri terluka dalam kejadian ini, Pukul 08.00 WKU, sebanyak 68 pesawat TU-95 dan B-29 membom daerah Stasiun Tawang, daerah lawang sewu dan juga kantor gubernur yang diduga tempat Tukul bersembunyi, daerah simpang lima diserang oleh Tentara Tukulkarta tetapi mereka kalah jumlah padahal sudah dipersenjatai dengan 28 helikopter M(emble)-24 Hind, Tank Leopard dan juga tank M1A1 Abrams, Pukul 13.00 WKU, Pasukan TNI beserta Kopassus mulai bergerak menuju kantor Gubernur, sedangkan Tukul berhasil keluar dari situ sebelum TNI datang, sementara itu pasukan pembersih dari barat juga sudah datang dan menduduki daerah Lawang Sewu setelah pertarungan yang sengit melawan pasukan Tukulnesia, Pukul 16.30 WKU, bala bantuan dari bibiropolis datang, pasukan Tukulnesia berhasil memukul mundur pasukan TNI dari daerah Lawang Sewu, tapi sayang mereka juga dikalahkan pasukan utama TNI, mengetahui hal ini, tukul terpaksa untuk meninggalkan Ndeso City untuk hijrah ke Jepara (bibiropolis) bersama sisa dari pengikutnya yang masih Ndeso dan Katrok, 22.00 WKU, Ndeso City berhasil diduduki total, tetapi tukul tidak ditemukan dimanapun, dia sudah berhasil kabur ke bibiropolis dengan selamat.

[sunting] Galeri foto penyerangan umum ke Ndeso City

[sunting] Tukul di Bibiropolis: memproklamirkan kemerdekaan dan meminta bantuan dari Dollykarta

“Kami, Tentara Nasional Dolly, bersumpah! atas nama Mulan jamelah dan yang maha-seksi, dan juga kitab kama sutra. Akan membantu Negara Tukulnesia dalam mencapai kemerdekaannya yang mutlak dan juga meraih kendesoan yang hakiki!”
~ Janji sumpah Tentara Nasional Dolly kepada Tukul

Setelah berhasil menyelamatkan diri dari kepungan Pasukan Anti-Tukulnesia, Tukul, bersama sisa pengikutnya di Ndeso City, pergi ke jepara dan kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Januari 1991, tapi sayangnya tidak ada satupun negara didunia kecuali Dollykarta dan juga Madurapura yang mengakui kemerdekaannya, tukulpun mulai mempersenjatai rakyat dan juga tentaranya, terkumpul hingga jumlah 999.999 orang, lalu tukulpun meminta bantuan dari Presiden Dollykarta, Tante Suryani. Berikut transkrip SMS Tukul dengan Tante Suryani yang berhasil di dapatkan oleh staf wikileaks

Persik1.jpeg

Tante Suryani, Presiden sekaligus Germo-Master di Dollykarta

“Assalamualaikum, dengan hormat Tante Suryani. Saya Tukul Arwana, dengan hormat meminta kesediaannya memberi bantuan tentara dalam rangka melawan Pasukan Imperialis Indonesia”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
“Wani piro....?”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul
“Woo... malah minta bayaran, tak sobek-sobek mulutmu kapok!!!”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
“Namanya juga orang usaha toh mas-mas”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul
“Ya udah, ntar kalau saya merdeka, saya kasih 84180 bungkus Miethuania, gimana???? ”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
“Kasih lagi...”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul
“95095 bungkus Miethuania gimana????”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
“Ada rasa bbq babi 100% halalnya kan???”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul
“Wooo... ya jelas ada!, gimana mau kasih bantuan tentaranya gak???”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
Sirius.jpg

Serius Hitam, Komandan dari Pasukan Aliansi Dollykarta & Sameong

“Ok, masbro, nih saya siapin 250.000 Tentara Nasional Dolly + 50.000 Tentara Nasional Sameong yang akan dipimpin oleh Serius Hitam, Deal???”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul
“Deal!! ”
~ SMS Tukul kepada Tante Suryani
“Kasih dah....!”
~ SMS Tante Suryani kepada Tukul

Seminggu setelah percakapan SMS yang aneh diatas datanglah bantuan yang ditunggu-tunggu sejumlah pasukan dari Dollykarta yang berseragam seksi sampai yang tidak berbusana, dan juga Pasukan Sameong yang bersenjatakan Tulup dan juga Meriam Bambu (long bumbung), dengan diiringi lagu kebangsaan Dollykarta, Tentara Aliansi yang dipimpin oleh Serius Hitam (Sepupu dari Mimi Hitam) diambil sumpah janjinya dan kemudian dipersiapkan untuk merebut kembali Ndeso City.

[sunting] Serangan Pasukan Anti-Tukulnesia ke Bibiropolis yang gagal

Sementara itu pada tanggal 30 Agustus 1992, Pasukan Anti-Tukulkarta menyerang Bibiropolis dengan harapan akan menghentikan Tukul dan juga membubarkan Jemaah Katrokiyah, sebanyak 300.000 Pasukan yang dipimpin oleh Kolonel Amral Bin Tulus Gambo Gambo yang merupakan anak dari Letkol Tulus Gambo Gambo yang tewas di Ndeso City dahulu, menyerang Bibiropolis dari arah timur dan juga dari laut, tetapi sayangnya pasukan TNI-AU dengan 68 unit F-16 Fighting Palkon + 32 unit EMB-314 Super Tukinem, dari laut tidak jadi menyerang karena diketahui Tukul menyewa Avatar Aang untuk membuat ombak setinggi Menara Tokyo, Pukul 23.00 WKU, pasukan Amral Bin Tulus Gambo Gambo berhasil memasuki daerah Bibiropolis, tapi mereka terkena serangan dadakan dari Laskar Wongndesoisme dan juga tentara Dollykarta, sehingga banyak tentara dari Pasukan Anti-Tukulnesia mati konyol karena diperkosa oleh tentara Dollykarta, dan sebagian juga jadi Ndeso terkena Rudal Katrokist milik tentara Tukulnesia, sisa pasukan Amral Bin Tulus Gambo Gambo termasuk Amral Bin Tulus Gambo Gambo berhasil mundur dari Bibiropolis, kemenangan berpihak ke Tukulnesia

[sunting] Galeri foto Pertempuran Bibiropolis

[sunting] Indonesia Meminta Bantuan Barneytopia

Diilhami dari kekalahannya di Bibiropolis, Jendral Amingwati memutuskan untuk meminta bantuan dari Barneytopia, sebuah negara yang terletak diantara Atlantis dan Lemuria, sayangnya transkrip pembicaraan mereka berdua tidak berhasil ditemukan, diduga Jendral Amingwati memakai sebuah telegraf mekanik buatan Nokia dan juga sudah di enkripsi sebanyak 8000 kali sehingga setiap pesan yang masuk harus diterjemahkan selama 50 Jam,GKB (Garda Kontinental Barneytopia) akhirnya dipanggil untuk membantu memerangi kendesoan tukul, terhitung sejak tanggal 14 Febuari 1993, Faksi Anti-Tukulnesia mendapat bantuan berupa pasukan setengah manusia-setengah belalang berjumlah setengah juta belalang/manusia(?). Sementara itu Kolonel Amral Bin Tulus Gambo Gambo, dipastikan untuk memimpin kembali penyerangan ke Tukulnesia setelah diberi mandat untuk memimpin batalion ke-9 tentara barneytopia dan juga tambahan 6000 prajurit anti-telorteror, Densus 88, sayangnya pemimpin Barneytopia, Barneyck Obatmaag meminta bayaran berupa perawan ranum sejumlah tentaranya, setelah ini diketahuilah bahwa Barneyck Obatmaag yang maha cabul itu berusaha menyaingi Dollykarta sebagai lokalisasi terbesar di Tata Surya.

[sunting] Pemboman Bibiropolis, dan serangan rudal Katrokist ke Jakarta

Bom.jpg

Bibiropolis, setelah pisang-pisang dijatuhkan dari pesawat Tu-95, warga yang katrok berebut pisang sampai menghancurkan sekitar 20 blok perumahan dan menghasilkan kawah sebesar gunung lawu

Pada tanggal 9 Maret 1993, TNI AU ditugaskan untuk membom basis tentara Tukulnesia di Bibiropolis dan juga di Pantai Katrok, TNI AU mengerahkan 25 Pesawat Tu-95 yang (lagi-lagi) dipinjam dari Rusia, 14 buah B-52 milik Barneytopia, dan dijaga oleh sekitar 50 pesawat Voisin III, gelombang pertama pesawat pembom menjatuhkan pisang-pisang di titik terpadat perkotaan bibiropolis mengakibatkan huru-hara yang sebenarnya perebutan pisang oleh warga bibiropolis yang ndeso dan katrok itu, gelombang kedua, pesawat B-52 membom Pantai katrok dengan petasan banting seberat 1 Ton, yang mengakibatkan ledakan besar tabung gas NPG (Ndeso Petroleum Gas) terutama yang berukuran 3kg, tukul di kediamannya meso-meso sampai air ludahnya kemana-mana mengakibatkan banjir di seluruh Bibiropolis sampai ke Magelang, Jawa Tengah. Menewaskan 20.000 monyet dan mengakibatkan meletusnya gunung Merapi. dan juga kerugian senilai 50.000 Rupiah, tukul yang masih meso-meso dengan membabibuta memencet tombol peluncuran rudal katrokist, sehingga sebanyak 24.999 buah roket (1 buahnya rusak gara-gara kena banjir) terbang secara tidak menentu, dan kemudian menghantam seluruh kepulauan seribu, Irian Jaya, dan sampai ke Pyongyang (pulau jawa kebetulan tidak kena karena lagi banjir) dan juga membuat seluruh warganya menjadi ndeso dan menjadi pengikut dari Ndesoisme, secara keseluruhan 20 Juta orang menjadi katrok karena serangan rudal katrokist milik tukul bandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh pemboman oleh TNI AU dan juga Barneytopia yang menewaskan 20.000 monyet itupun karena banjir yang dihasilkan tukul yang marah karena Bibiropolis di bom.

[sunting] Kontak senjata, dan teror bom trololo di Salatiga

Segera setelah tregedi rudal katrokist, TNI-AD dibantu dengan Pasukan Darat Barneytopia batalion 69, melakukan serangan balasan dengan melakukan operasi pembersihan di daerah kantong gerilya pasukan Tukul, yang merupakan sisa-sisa pejuang dari pertempuran di Ndeso City, sayang pasukan dari barneytopia ketahuan letaknya, sehingga mereka di tembaki dengan artileri darat milik Jemaah katrokiyyah berpeluru debog (batang) pisang, sehingga pasukan barneytopia mundur ke perbatasan di boyolali, sayang disana mereka juga di massa oleh peternak sapi perah yang ngamuk karena sapi-sapi milik mereka dicuri untuk ganti kuda, sehingga binasalah pasukan sebatalion itu, sementara itu di Salatiga sendiri, Pasukan TNI-AD berhasil menemukan basecamp Jamaah Katrokiyyah, pasukan TNI-AD tidak menyangka kalau Pasukan Katrokkiyah mempunyai 400 Pesawat tempur jenis Horten 229 peninggalan Nazi cabang salatiga, TNI-AD memanggil bantuan TNI-AU, mereka lalu datang dengan membawa 99 Pesawat capung buatan PT.DI (Pinjaman dari Russia udah habis masanya) dan dengan sekali serang, bala TNI-AU musnah, pasukan TNI-AD kocar-kacir dan pada akhirnya mereka memanggil kuda poni-kuda poni gila dari serial My Little Pony, segera, seluruh anggota jemaah katrokiyyah disihir menjadi budak para kuda poni tersebut, lalu mereka semua dibuang ke Vorkuta, untuk dijadikan kelinci percobaan oleh Dr.Kleiner untuk dijadikan Nyan Cat, kelompok Uni Nasional Pro Kemerdekaan Tukulnesia (UN-Pekat) yang kebetulan lebih waras dari Anggota Jemaah Katrokiyyah, dibantu oleh ilmuwan dari Kazakhstan, Eduard Khil, mengetahui Kelompok Katrokiyyah sudah tuntas, mereka men-set bom waktu di 809 titik di kota salatiga sebelum diam-diam mundur ke Bibiropolis, TNI-AD mengetahui ada bom yang dipasang, segera memanggil Densus 88 untuk memburu pelaku pemasangan bom dan berusaha menjinakkan bom tersebut, densus 88 gagal memburu UN-Pekat, tapi bom di salatiga sudah dijinakkan, sayang itu hanya 1 bom dari 809 bom yang diketahui, sehingga 808 bom lainnya meledak secara bersamaan, ledakannya setara dengan ledakan LPG 3Kg LPG 12 Kg sejumlah 808 buah, ditambah efek trololo yang membuat korban dari bom tersebut mengeluarkan suara "trololololo.." yang membuat seluruh korban selamat di kota salatiga jadi tuli dan buta karena efek Flash dari bom tersebut.

[sunting] Gencatan Senjata selama 7 tahun, 5 bulan, 23 hari.

mengetahui tentara indonesia mempunyai senjata gila, tukul mengadakan gencatan senjata mulai dari tanggal 14 Mei 1993, pada masa sesudah itu selama 7 tahun, 5 bulan, 23 hari kedepan, kedua kubu saling memperbanyak senjata dan indonesia lagi-lagi meminjam pesawat dari Rusia, sedangkan Tukul mulai mengeringkan bibirnya yang basah karena terlalu banyak meso-meso sekaligus mampir ke Dollykarta untuk meremajakan bibirnya.

[sunting] Galeri Pertempuran Salatiga dan masa damai.

[sunting] Perebutan Semarang

Perebutan ini dilakukan oleh Paha Bibi yg baru turun dari surga. Paha Bibi pun mencoba mengambilalih Semarang yg diambil Tukulnesia dengan mengirimkan Bung Tomo untuk membombardir Tukulnesia. Tukul pun kepanikan dan menelepon lagi Tante Suryani untuk menyerang Ndeso City. Setelah itu Tentara Dollykarta membombardir Salah satu daerah yg dimaksudkan menyatakan perang. Setelah itu Tentara Indonesia yg dipimpin lagi oleh Amral bin Tulus Gambo Gambo dan Bung Tomo melakukan Serangan Ganyang Tukulnesia, setelah itu Bung tomo dengan LPGnya pun dapat merobohkan Istana Kebibiran Tukulkarta. Akhirnya Tukul mengirimkan Pesawat Roket yg menyebabkan Meledaknya sebagian Gedung DPR 3 orang tewas. Kemudian Tukulnesia diserang dari Rembang dan Jawa Timur atas pimpinan Amral bin Tulus Gambo Gambo, Lalu Indonesia dapat mengambil Semarang dan kota sekitarnya kembali.

[sunting] Bantuan Malaysia

Waktu itu merupakan pelantikan Badutwi, saat Pelantikan Tukul berbicara diploma dengan Badutwi untuk mengambil kembali Demak,Ndeso city dan Tukulkarta. Akhirnya Badutwi mengabulkannya. Setelah Paha bibi digantikan Super Gus, maka Super Gus dan Rakyat Indonesia lainnya mencoba menjaga Semarang kembali dengan memasang Patok-Patok B4M(Bincang2 Bareng Bu Menkes). Akhirnya Tukul menyerukan perang pada Indonesia, dengan dibantu Laskar Malaysia yg dipimpin salah satu anggota UMNO dan Badutwi, mereka berperang dengan Bibir dan LPG 12 kg. Sementara Badutwi sibuk dengan mengklaim TNI-TNI untuk dijadikan Tentera Katrok, Akhirnya Badutwi dapat mengklaim Amral bin Tulus Gambo Gambo. Super Gus pun datang, Tapi Tukul memecahkan 50 LPG 12 kg beserta Nokia 3310. Sehingga Super Gus menjadi Buta. Akhirnya Tentara Dollykarta yg dipimpin Tante Suryani beserta dengan Tentera Malaysia yg dipimpin Badutwi menyerang Tentara Indonesia. Kemudian Tukul lari ke Paiton,namun di Paiton mereka dihujat "MBAHMU KOPROL" dan diajak bacok2an sama Bonek. sementara Tukul bergerilya lagi di Solo. Namun Mereka dikepung oleh pasukan Forever Alone dan Didi Kempot, Akhirnya tukul kembali ke Ndeso city karena mau dijadiin sajen dan dilempar ke Gunung Merapi. Sementara di Bibiropolis, Badutwi berencana mengklaim Bung Tomo, Namun Pesawat Pengantar Badutwi dari Malaysia-Tukulnesia dibakar dijadiin sajen Mbah Maridjan, namun Tukulnesia menang. Karena Tukul melakukan Carok besar. Kemenangannya terjadi dimana ditidak sengaja Tante Suryani hampir dicium Badutwi.

[sunting] Galeri perang dibantu Malaysia


Macam-Macam Perang Akbar
Evil flippy-1-.jpg
10 November 1945 | Invasi Belanda ke Indonesia | Invasi Rusia ke Azerbaijan | Invasi Tolololpedia Desember 2007 | Invasi Tolololpedia Agustus 2009 | Invasi Tolololpedia April 2009 | Konflik 7 Suporter | Konflik Rusia | Peperangan Jamiliyah melawan Kerajaan Taman Lawang dan kawan kawan | Perang Anti UnWiki | Perang Besar Kakus | Perang Chile | Perang Diponegoro | Perang Dunia IV | Perang Dunia V | Perang Dunia VI | Perang Dunia VII| Perang Galaksi | Perang Galaksi II | Perang Galaksi III | Perang Galaksi IV | Perang Ganyang Malaysia | Perang Gitalovers | Perang Indomie VS Es Be Ye | Perang Indonesia-Australia | Perang Jancis-Italia | Perang Kaspersky-Nohara | Perang Kemerdekaan Azermania | Perang Candu | Perang Klaim Dunia II | Perang Klaim Dunia III‎ | Perang Klaim Dunia IV | Perang Klaim Dunia VII | Perang Dunia Abad Pertengahan | Perang Mali-Amerika | Perang Vietnam | Perang melawan Anti-Jameelahisme | Perang Pengklaiman Papua | Perang melawan ideologi-ideologi Tukul | Perang Tukulnesia-Wikipedia | Perang Amerika-Tukulnesia | Pertempuran Laut Tukul | Perang Miethuania | Perang Puputan | Perang Saudara Barneytopia | Perang Saudara Ke I | Perang Saudara ke II | Perang Salib | Perang Tolololpedia VS Barneytopia | Perang KIIR | Perang Anti Qayyum-Qayyumnesia | Perang Idola | Perang Asia I | Perang FPI-PKI | Perang WARPUZ-Republik Rio | Perang WARPUZ-Tukulnesia | Perang Kerajaan Taman Lawang-Republik Rio | Vandalis Menyerang Kantor TVMC | Invasi Kaum Vandal ke Ciudad Rio | Perang Banci | Perang Korea | Perang Ukraina | Perang Boer | Perang Balkan | Perang Lampuneon Bonaparte | Perang Abyssinia | Perang Troya | Perang Tiga Puluh Tahun | Invasi Teluk Babi | Perang Alexander yang dipertuan Agung | Perang Turki | Perang Gaza | Revolusi Qayyumnesia 2014 | Penyerbuan Kaum Vandal ke Tukulnesia
Peralatan pribadi