Pajak

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Pajak berasal dari kata palak, yang artinya mungutin duit orang, padahal yang mungutin umumnya ga ada ngasih manfaat apa2 buat yang telah ngasih duit.

Pajak cocok untuk negara sekuler, yang semuanya diatur oleh negara, misalkan sekolah dibayarin negara, makanan dibayarin negara, ato ke toilet di mall pun tetap ditanggung negara.

Namun untuk negara swasta kayak Indonesia, pajak sudah tidak cocok lagi, karena semuanya udah banyak dikuasai oleh swasta, misalkan jalan, TV, sekolah, dll.


[sunting] Fakta mengenai pajak

  • Taukah anda kalo pegawai pajak sebenarnya tidak membayar pajak, kalau pun mereka membayar pajak, mau bayar ke siapa? teman sendiri? ya mending masuk kantong sendiri.
  • Taukah anda kalo banyak pejabat yang tidak membayar pajak, kalo pun membayar demi popularitas, itupun bisa lewat orang kayak Gayus
  • Taukah anda, hasil pajak bisa dikatakan sebagian besar hanya untuk pejabat, orang DPR, dan sebagian kecil untuk pembangunan fasilitas umum
  • Taukah anda, yang membayar pajak dengan jujur dapat julukan patriot bangsa, padahal orang maunya duit, bukan hanya julukan sampah !
  • Taukah anda, anda, saya, kita semua sebenarnya adalah pembayar pajak yang taat (secara tidak sadar), karena barang yang kita beli ato makanan yang kita belipun sudah dikenai pajak, dan teganya si penjual gak mau membayarnya, jadi diserahkan ke pembelinya.
  • Taukah anda, andai saja semua uang pajak ga ada yang dikorupsi, mungkin sekolah untuk semua orang bisa gratis, bahkan bisa buat beasiswa ke luar negeri.

    Tulisan ini masih tulisan rintisan. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.
Peralatan pribadi