Opera Van Jafar

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Download.jpeg

Lambang Opera Van Jafar

Opera Van Jafar (Bahasa Arab: أوبرا فان جعفر) merupakan varietas acara OVJ di stasiun televisi Al-Jazzera yang ada di negeri Arab yang menayangkan pertunjukan hewan gurun yang sedang mabuk perjalanan karena habis digunakan untuk mengembara dari Turki hingga Afrika Selatan untuk menonton Piala Dunia 2010. Acara ini selain ditayangkan di Saudi Arabia juga di negara-negara Islam Timur Tengah berbahasa resmi Arab yang sedang berperang menggunakan sorban dan lain sebagainya termasuk diantaranya adalah Iran, Irak, Palestina, Etiophia, Afghanistan, Pakistan, Tukmenistan, Tajikistan, dan Libanon. Konon justru acara ini banyak diprotes karena mengandung unsur SARA baik itu Sara Azhari dan Sarap mengingat para pelakon komedinya menggunakan jenggot, alis Sinchan, dan gulungan biru yang amat menghina kebudayaan berpakaian dan berwajah setempat sehingga studio perekamnya selalu dikirimi bom berupa unsur gas berbau mengingat break di studio tersebut hanya disediakan singkong.

[sunting] Sejarah

Konon OVJ gaya arab ini disponsori oleh pemberi nama acara ini, Jafar. Konon Jafar yang telah merebut lampu ajaib dari Alladin serta berhasil merebut singgasana dan kekuatan sihirnya, ia ingin si Jasmine tari yang dapat menghiburnya. Namun sayang karena tak mau, awalnya ia menyuruh si Jin untuk mencarinya ke tempat eksploitasi di sekitar Baghdad namun sayang sedang banyak yang ngantri buat "dimanfaatkan". Kemudian, Jafar menyuruh si jin lagi untuk mencari sorang penghibur ternama disekitar sungai Efrat dan Tigris dan diketemukanlah beberapa binatang yang sedang kesurupan dan bertingkah laku aneh yang dianggap si Jinnya sedang promosi jadi penghibur. Maka, si Jin pun langsung mengantarkannya ke Jafar dan mengadakan teatrikal berjudul "Hewan-Hewan Surga yang Diberkati Allah". Namun setelah si Jafar dikalahkan oleh Alladin, para hewan tersebut dijual ke para kafilah dengan harga sepotong lembar keju Kraf Eropa untuk dibuat campuran olahan makanan bernama papeda sebagai hiasan dalam bentuk tiang bendera. Ketika sedang digunakan, para khalifah itu dimakan oleh para hewan itu sehingga hidup liar disekitar sungai Nil.

Baru kemudian, sorang pengelana bernama Panji menjinakannya dengan mengikat leher dan kaki hewan-hewan tersebut di helikopter dan menjatuhkannya ke palung Mariana. Baru kemudian diberikan oleh pemerintah Arab dan menjadikan mereka pelakon lagi di acara hasil frenches OVJ dari Indonesia.

[sunting] ciri tontonan

Tidak seperti OVJ di Indonesia, Opera Van Jafar ini tidak menjatuhkan para pelakon ke benda-benda berbahan gabus namun sebagai gantinya berbahan timah panas serta sebagai tambahannya adalah bubuk nuklir sebagai pondasi pengganti media tanah yang biasanya menggunakan bubuk kayu, menembakan ke salah satu pelakon untuk isyarat mulainya acara sebagai pengganti memukul bonang, serta memasang paku di kepala salah satu pelakon sebagai pengganti memukul pelakon menggunakan pentungan berbahan gabus. Ini dikarenakan gar lebih nyata serta setara dengan selera tontonan Arab terutama yang lagi perang melawan Amerika. Cerita-cerita yang ditampilkan pun bukanlah cerita-cerita rakyat seperti pada OVJ di Indonesia tapi cerita tentang perang secara nyata karena memang setiap hari para hewan tersebut selalu bertengkar akibat rebutan makanan.

[sunting] Pelakon

Peralatan pribadi