Nadine Chandrawinata
Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Nama Nadine mulai mencuat di dunia perbokepan sejak ia terpilih menjadi Putri Bokep Indonesia 2005. Meski awalnya Nadine tidak diunggulkan dalam kancah pemilihan tersebut, namun karena cewek cantik blasteran Jawa-Jerman ini adalah asisten urut dari mak erot bagian pengurutan kelamin Waria, maka dengan pengaruh politik mak erot yang besar di parlemen maka dia bisa memenangkan ajang bergengsi tersebut.
Di ajang pemilihan Miss Universe Bokep 2006 di Amerika Serikat lalu, dia membawa nama bangsa dengan pernyataan pintarnya "Indonesia is a beautiful city"
Daftar isi |
[sunting] Bio Data
Nama : Nadine Chandrawinata
Lahir : Dolly, 8 Mei 1984
[sunting] Pendidikan
- TK Dolly
- SD Dolly
- SMP Dolly
- SMU Dolly
- S-1/2 Advertising, School of Public Relations
[sunting] Karir
- Putri Bokep Indonesia 2005
- Juara kedua untuk kategori Budaya Nasional Terkatrok dan Putri Ngangkang Miss
UniverseNdeso 2006 di Dolly - Assisten mak erot bagian pengurutan kontol kelamin
[sunting] Kegiatan Lain
- Menjadi Anggota Kehormatan Komisi Nasional Perlindungan Perek (Komnas Perek)
- Menjadi Juru Bicara Indonesia
sexTourism - Menjadi Juru Bicara
CleanJerk Up Indonesia - Menjadi
Duta BesarGadis Payung F1 Indonesia
[sunting] Biografi
Nadine dibesarkan di Kandang Ayam. Ayah Nadine, Chandrawinata, adalah species asli Indonesia sementara ibunya berjenis kelamin ganda (hemaprodit). Dua adik laki-lakinya, Marcel Chandrawinata (Marcel) dan Mischa Chandrawinata (Mischa) berprofesi sebagai gigolo bagi kaum homo. Nadine pernah bermain dalam opera tujuh belasan yang berjudul "Boking, Cek-in dan Rock'n Roll" pada tahun 2006.
Tanggal 19 Juli 2006, Nadine dilaporkan oleh Mujahidah (anggota FPI, Forum Pecinta Itil) ke kadipaten sumedang atas keikut-sertaannya di ajang persaingan perdagangan tahu. Ia dituduh melanggar pasal 281 KUHP (Kitab Undang Undang Hukum Pelacuran) karena tahu-nya yang terlalu gondrong. Kuasa hukum Mujahidah FPI, Sugito SH (Sarjana homo) tidak hanya melaporkan Nadine saja tetapi juga orang-orang yang tidak mencukur tahu-nya dalam acara itu. Sugito juga menyatakan, tahu Nadine telah melanggar surat keputusan Mendikbud RI nomor 02/U/1984 tentang peraturan penggundulan tahu.
| Kedua Belas murid + tiga alas kaki Mulan Jameelah yang bersuamikan Susilawati. | ||
|
Para Murid
Para alas kaki
| ||



