MasterChef

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
  1. ALIH Templat:Jingle Programs Media
MNCMedia2015.png
RCTI tegak.png
MNCTV tegak.png
Global TV.png
INews TV.png
MNC-Media.jpg
!.pngArtikel ini merupakan versi MNC !.png


Artikel ini berisi hal-hal yang ada di MNC.
Bagi anda yang tidak suka artikel ini, segera anda memukul komputer anda dengan Koran atau foya-foyakan lah uang anda untuk urusan asuransi atau laporkan artikel ini ke kandang monyet.
Ajigile.jpg !.png Artikel ini adalah artikel yang Ajigile !.png
Mungkin karena orang gila dari artikel ini terlalu banyak menggigit kolor biru si Roy Suryo atau terlalu banyak membuka kolor nya cewek Bobokep.
Mohon persiapkan Menara Petronas di sebelah anda, singkirkan semua Koran dan pesawat televisi di sekitar anda atau parut buah pelir anda yang ngeres itu. OOPS
Bondan-Winarno-Maknyus.png MAK-NYUS !!!
Bondan Winarno telah merekomendasikan MasterChef ini untuk
makan pagi, siang, malam, jamuan kondangan, cemilan, bahan jamu Pasak Bumi, sajen, pupuk kandang, dan Koran.
“Saya makan MasterChef ini aja rasanya maknyuuuss... Tapi agak kurang ditambah sere, lengkuas, cabe dan Mama monster-nya satu kilo dengan rantai sepeda/CC200 sebiji di atasnya”
Bouncywikilogosmall.gif
Untuk orang-orang yang tidak memiliki rasa humor sekalipun, bangsa(t) Wikipedia yang (sok) serba tahu mempunyai artikel tentang MasterChef Indonesia.
Twitter caido.png
Follow twitternya di :
@MasterChefIndo


Masterchef.jpg

Lambang MasterChef yang terinspirasi dari sebuah obat nyamuk.

MasterChef merupakan acara adu masak-masak yang sebetulnya melombakan orang-orang tidak bisa memasak dan kalau pun bisa paling cuman bisa masak Indomie rebus ama air anget doank tapi disuruh bikin masakan kelas chef belom parahnya lagi dinilai oleh orang-orang yang berprofesi sebagai exekutif chef kelas berat. Tapi anehnya kalo menang jangankan dapet hadiah, langsung dikasih status chef juga padahal coba deh suruh tuh si pemenang masakin ente lalapan ato cai sim pasti rasanya pahit bangetz. Jadi seharusnya namanya BeginnerChef (ChefPemula) atau PseudoChef (ChefGadungan)

Para jurinya ternyata tak pernah resah dengan penjuriannya karena setelah ditelusuri mereka bisa makan gratis dengan menjadi juri trus dikasih gaji lagi meskipun harus mengorbankan mulut mereka menjadi korbannya.

Acaranya pun tidak terlalu terlihat seperti kompetisi acara masak memasak karena berbagai adegannya terlalu life akting dan terlalu shot ke adegan-adegan sosial ketimbang adegan memasak. Sehingga penonton lebih condong melihatnya sebagai acara bergenre Drama Reality ketimbang kompetisi masak seperti halnya Penghuni Terakhir, Big Brother, atau malahan Termehek-Mehek.

Acara ini juga sering menghadiahkan sesuatu kepada pesertanya pada tantangan non-final. Diyakini karena pemilik acaranya kelebihan duit. Tapi hal ini malah membuat para pesertanya menjadi matre-matre kaya pesertanya Take Me Out.

[sunting] Latar belakang

Konon si pembuat format acara ini, Franc Random dikerjain ama temennya dengan menukar air minumnya dengan campuran air teres dan air pel sehingga mulutnya menjadi pahit. Langsung saja ia teriak-teriak sampe sekampung kedengeran. Ia berusaha mencari cara agar mulutnya tidak pahit lagi. Pertamanya ia berusaha untuk mengunyah permen karet tapi ternyata rasanya hambar karena maklum saja bahwa ia menemukannya di bawah kursi tanpa bungkus. Kedua ia berusaha nyari gula tapi ternyata ia baru ngetahuin kalo istrinya lagi kaga belanja gula tadi pagi mengingat harganya naik. Ketiga ia berusaha mengemut garam tapi yang ada malah tambah pahit. Para tetangganya sekampung yang tidur siangnya ngerasa keganggu langsung pada datengin rumahnye Franc. Franc pun segera menjelaskan alasannya kenapa ia teriak. Setelah mengetahui hal itu Franc langsung dibawa ke pak kades untuk meminta kebijakan. Pak kades pun memerintahkan agar membubuki bumbu Indomie di mulut Franc hingga 10 bungkus tapi tak juga reda karena para warga membubukinya bagai menabur bunga sehingga yang ada mukanya si Franc bagai memakai masker yang terbuat dari bumbu Indomie. Karena sudah kehabisan akal maka pak kades buat sebuah sayembara bahwa siapa saja yang bisa membuat masakan yang dapat meredakan rasa pahit Franc di mulut akan dikasih perpanjangan KTP sampe setahun secara gratis. Ketika mencicipi masakan-masakan seluruh warga kampung, seluruh masakan hanya dalam sesendok saja sudah ia muntahkan dan komentar dengan sangat hina "menjijikan", "masih mentah", "membosankan", atau "mirip air comberan" sampe ludahnya nyemprot sana-sini. Tapi justru karena ludahnya keluar semua ampe kering maka hilanglah sudah rasa pahit di mulut Franc. Pengalaman Franc tersebut kemudian menjadi inspirasi dalam membuat format acara memasak MasterChef.

[sunting] Para juri

[sunting] Juna Rotipandan

Juri paling ganas yang membuat jantungan para peserta serta dengan komentar-komentar menghinanya. Ia bahkan pernah mengatakan tentang rasa masakan yang mirip kaus kaki busuk, makanan kambing, makanan kecebur got, telek anjing dan lain sebagainya. Ternyata ia pernah hidup di Dunia Gendeng yang hanya dikasih makanan berupa segala macam sampah sisaan yang dibilang orang sana sebagai "makanan tradisional". Itulah sebabnya Juna dapat mengetahui rasa masakan yang mirip sampah sisaan itu. Tapi jika makanannya ada hiasan tak guna pasti dibuang, mungkin karena chef Juna tidak punya jiwa manusia dan hatinya sebusuk hitler. Namun belakangan Chef Juna ngomongnya makin lama makin alus. Mungkin karena ia mendapatkan teguran dari pihak Depkominfo karena omongan jeleknya itu seperti halnya Tukul Arwana. Di Season 2 dia dapat saingan soal Tatto, salah satu peserta Season 2 ada yang bertatto lebih banyak dan lebih bagus dari dia sehingga mungkin itu alasannya kenapa ia selalu keras pada kontestan tersebut untuk menekan kontestan tersebut agar cepat bunuh diri.terakhir dia tampil di extreme chef,disana dia mengatakan kue buatan chuck norris seperti tai kucing dan setelah kejadian itu,juna tak terlihat lagi.

[sunting] Rinrin Marimas

Juri yang sama sekali bukan chef tapi cuma tukang masak acara TV sama bintang iklan biasa. Tapi anehnya kru MasterChef memilihnya sebagai juri. Ada beberapa kemungkinan kenapa ia jadi juri MasterChef. Pertama, mungkin karena biar tontonannya dapet sponsor dari iklan-iklan yang banyak dibintanginya seperti Bumbu Bubuk Nasi Goreng La Rasa, Tepung Goreng Pisang Sasa, dan Susu Mbok Darmi karena jika MasterChef masukannya dari layanan SMS berbasis REG kaya American Dodol atau Idola Cilik maka tak akan ada masukan karena para pemirsanya tidak dibagi-bagi makanannya. Kedua, mungkin karena sebagai pajangan "pencuci mata" sebagai sesi ganti sehabis melihat keganasan Chef Juna. Walaupun begitu ternyata pada satu sesi dimana sesi itu membuat Pempek sikap Rinrin Marimas dengan Juna terlihat seperti tertukar. Chef Juna terlihat beromong baik sementara Rinrin Marimas jadi omong kasar. Mungkin karena saat itu jiwanya tiba-tiba tertukar akibat mainan Tali Penukar dari Doraemon tapi karena keburu mau syuting akhirnya dengan terpaksa mereka dengan sendirinya harus memerankan tokoh yang berbeda.

[sunting] Vindex Tongkol

Roti isi rokok.jpg

Chef Vindex sedang menikmati rokok dengan caranya sendiri

Juri chef yang mungkin paling terlihat jiwa chef-nya. Ia berinovasi dengan membuat makanan kecil tapi mahal harganya seperti sebutir kacang polong yang diberi mayones atau steak daging tikus. Walaupun Vindex dan Juna sesama laki-laki, ternyata Vindex masih lebih lenjeh. Mungkin karena Chef Vindex dulunya sorang perempuan bernama Vindy Lee tapi karena tidak mensyukuri anugrah TUHAN yang ada maka ia ganti kelamin seperti halnya Amingwati.

[sunting] Degan Septictank

Baru tampil di Jilid kedua menggantikan Chef Vindex yang memutuskan berganti profesi. Chef yang satu ini juga dicurigai sebagai Chef Gadungan karena banyak yang tidak mengenalnya, mulai dari Tukang Becak, Pengamen, Pedagang Ayam Tiren, bahkan Anggota DPR. Mereka lebih mengenal dia sebagai tukang degan (Jowo : kelapa muda) yang mangkal di Taman Lawang ketimbang sebagai seorang juru masak. Chef yang satu ini gemar menggunakan istilah asing padahal wajahnya ndeso ketika memberi komentar meski kadang tidak tahu artinya apa, hal ini juga yang membuat ia dicurigai sebagai Chef Gadungan.

[sunting] Juri lainnya

Sapi.jpg

Yang ini juga merupakan salah satu tamunya MasterChef. Bukan untuk jadi juri atau peserta baru tapi buat ditawarkan untuk disembelih. Tapi kru MasterChef segera membatalkan tawarannya dengan alasan bercanda dan sebagai gantinya semua peserta diacajak ke peternakannya. Mungkin karena takut ditegur pihak Depkominfo karena menayangkan tontonan sadiz

  • Edwin Lauk Pauk: Chef yang sebetulnya chef gadungan yang hanya bekerja sebagai bintang iklan Mie Sedaap ama Kecap Sedap tapi ditunjuk sebagai juri chef karena demi mendapatkan sponsor seperti halnya Rinrin Marimas. Dia itu sebetulnya koki tapi ikan kokikoki disebuah warung mie ayam kaki lima (Informasi ini didapat dari sorang Tolololpediawan yang mengaku jadi langganan Edwin Lauk Pauknya)
  • Winnie GorengKerang: Sama dengan Edwin dan Marimas, ia juga sorang chef gadungan. Para chef di konferensi chef juga tidak mengenal dia. Diyakini ia jelmaan Surti di MasterChef karena wajahnya mirip. Pada beberapa kesempatan ia terlihat sedang main mata di hadapan para peserta. Mungkin karena ia sedang ingin menggoda salah satu kontestan yakni Sarwan karena sama-sama ndeso.
  • Jessica EsKelapa: Sorang artis kaga laku yang jadi tamu MasterChef untuk menantang para peserta bikinin nasi uduk. Padahal tanpa perlu ikut acara master chef aja, ia bisa beli di warung nasi kucing. Mungkin dia lagi kaga punya duit terus mempromosikan dirinya untuk jadi juri supaya bisa makan gratis ampe perutnya sendawa.
  • Chef Arimbi: Sama dengan chef-chef yang bertamu di MasterChef, ia juga gadungan. Dia sebetulnya ibu rumah tangga biasa yang biasanya masak palingan ya Indomie (Informasi ini juga didapat dari sorang Tolololpediawan yang mengaku sebagai suaminya Arimbi) Mungkin biar ngegajinya lebih hemat. Bahkan si Arimbinya sendiri saat memberi tantangan berupa membuat Indomie rasa Seafood si doi sendiri tidak bisa membuatnya karena terlalu kegosongan.
  • Chef Kelana: nah kalo yang ini bener-bener chef tapi chef pensiunan sehingga juga menggajinya hemat. Wajahnya kelihatan impor tapi tidak terlihat logat asingnya. Mungkin karena lidahnya udah dioprasi. Sesaui dengan namanya, si Chef adalah sorang pengelana kuliner seperti halnya Bondan Winarno.
  • Chef Ragil: Chef berpenampilan tengil, dekil, dan mungil. Dia ke MasterChef cuma buat makan aja. Diyakini ia juga adalah chef gadungan karena sorang Tolololediawan juga mengaku melihat dia kerjanya cuma jadi pedagang es buah di ITB seperti halnya Chef Edwin Lauk Pauk.
  • Chef Tatang: Chef yang botak karena mungkin dia sebetulnya sorang biksu. Tapi para penonton mengira ia salah satu pemain sinetron Tuyul dan Mbak Yul.
  • Nila Sari, Chef Mandif, dan Chef Rohendi: Para tamu yang menantang peserta Grand Final buatin gunungan kue kembang, bingkisan seafood, dan tumpeng. Ketiganya juga sama seperti juri dan bintang tamu yang lain, cuman numpang makan aja.

[sunting] Para peserta jilid 1

[sunting] Allen

Peserta paling gaje karena baru 20 besar udah keeliminasi

[sunting] Dudi

Peserta tertua di MasterChef yang terpaksa mengundurkan diri dari MasterChef karena kena serangan jantung akibat terlalu shock melihat keganasan Chef Juna.

[sunting] Aditya

Sorang daun muda yang bisanya cuman motong-motong bahan masakan. Kalo masak terlalu keluar dari resep yang disediakan. Namun Rinrin Marinka yang menaksirnya mengembalikan beliau ke ajang MasterChef sebagai Black Team. Ketika adu Black Team melawan Sarwan ia kalah karena motong paprikanya kaga seimbang satu sama laen serta kaga pake ukuran.

[sunting] Marcella

Si gendut yang jadi korban keegoisannya Rahmi. Marcella pun kemudian membalas dendam dengan ikut Black Team dan berduel dengan Rahmi dengan tantangan masakan yang ia akui bisa ia masak tapi kenyataannya ia salah dalam membuatnya. Itulah akibat dari kelakuan orang sombang dan pembalas dendam (lho kok jadi kisah moral seh?)

[sunting] Niken

Ibu rumah tangga yang menjadi peserta MasterChef. Ia memasak masakan yang amat historia baginya dan tereliminasi dengan historia pula. Ia memasak masakan yang ia pernah ia masak pada anaknya yang sudah meninggal karena jelas saja bahan masakannya udah kadaluwarsa semua (ati-ati nih para jurinya karena bisa jadi bahan masakan yang ia gunakan kadaluwarsa juga) Dan pada saat mau tereliminasi anaknya sakit karena malpraktik akibat berobat di RS OMNI Internasional (lho, kok sama dengan ceritanya Bu Prita)

[sunting] Inggrid

Walaupun termasuk dalam 15 besar, tapi dia sama gajenya dengan Allen. Mungkin karena ia jarang disorot karena di tempat masaknya malah digunakan untuk acara arisan.

[sunting] Hilman

Peserta pertama yang cidera tangan dalam ajang MasterChef ini. Ia bahkan sampai harus dibawa ke RSJUGD dan rawat inap sehingga yang ia bisa hidangkan cuman sup yang bagi Chef Juna amat membosankan.

[sunting] Teguh Si Pengrajin Koteka

Sorang peserta MasterChef yang pas keeliminasi ia ngeles kalo ia sedih karena ibunya lagi sakit. Pas jadi BlackTeam, ia jadi incaran para peduel BlackTeam karena paling lemah. Tapi ketika mau diduel dia malah jadi ditakut-takutkan dengan alasan "dapat mengubah masakan yang biasa jadi luar biasa" dengan maksud bikin sambel ulek jadi sambel mercon karena pas diulek cabenya kebanyakan (ya iyalah)

[sunting] Sasha

Peserta MasterChef yang pernah buat masakan pedez banget sampe Chef Juna bilang kalo dia mau membunuhnya.

[sunting] Hendry

Peserta MasterChef yang terpaksa jadi BlackTeam menggantikan Fero karena telah memperkosanya bersama 3 peserta pria lainnya.

[sunting] Kevin

Dalam film kartun Spongebob, ia jadi ketimun laut pemimpin kelompok Jelly Spotters yang mengerjai Spongebob tapi gagal dan malah Kevin yang kena sengatan bertubi-tubi ubur-ubur. Para anggota Jelly Spotters akhirnya merobek topi Kevin dan memakaikannya ke kepala Spongebob padahal sebetulnya itu anggota tubuhnya.

Karena dipermalukan dalam film kartun Spongebob, akhirnya ia ganti film bernama Home Alone dimana ia merubah sebuah rumah menjadi jebakan bagi para penjahat. Selain itu dia diem-diem suka isenk-isenk mencat-mencet tombol salah sambunk sampe akhirnya ia kaga sengaja mencet tombol rahasia yang membuat ia jadi peserta MasterChef secara gratis.

[sunting] Tata

Si cengkring yang ngerasa saingan ama Fero. Padahal Fero kaga ngerasa saingan ama dia. Aliasnya dia tu kege'eran. Jika Fero tu ngalahin dia, dia dengan spontan misuh kata "Sialan". Ia selalu dipuji-puji ama juri dengan emosi jablay dan dibalas dengan tepuk tangan yang berlebihan pula. Dia diam-diam suka sama Sarwan karena baginya jika ia sama Sarwan maka ia selalu beruntung.

[sunting] Sarwan

Sorang OB yang bisanya cuma bikin kopi ama teh dikantoran. Di MasterChef dia cuma jadi pajangan kelucuan seperti halnya beberapa juri. Pas eliminasi akhirnya ia kaga bisa bikin sate karena kebesaran dagingnya sehingga dikira salah bikin dan malah bikin kebab.

[sunting] Albie

Sorang peserta yang jati teman sejatinya Sarwan. Baginya, Sarwan itu merupakan jimatnya karena dialah yang dapat hadiah makan di restorannya Chef Juna. Tapi diakhir masa pertemanannya, hubungan tersebut hancur karena Sarwan yang buat dia jadi ke ajang eliminasi akibat dia walau jadi ketua regunya tapi yang ia bisa lakuin cuma motong-motong bahan dan sisanya Albie. Walaupun kegarangan Juna adalah kegarangan paling terkenal di acara ini, tapi Albie justru punya rasa emosi yang sangat besar dan karenanya bahan-bahan belanjaannya bisa diberantakin, mukul tembok ampe retak, hingga dapat mengeluarkan Kyubi dari dalam tubuhnya.

[sunting] Fero

Untitled1.jpg

Fero dan Juna sedang berkonspirasi

Orang yang kalo gembira teriaknya kecil bangetz. Ia selalu jadi yang terdepan dari seluruh pesertanya. Ternyata ia berkonspirasi dengan Juna karena Chef Juna naksir dengan dia. Walau masakannya jelek dan tidak enak Juna bahkan masih ngomong baek ama dia. Demi tidak disangka berkonspirasi dengannya, Juna akhirnya mengeliminasinya sebelum 5 besar.

[sunting] Priscil Si Foto Model Bobokep

Peserta MasterChef yang ngehidangin masakan-masakan simple tapi dibawa-bawa buat ikut kompetisi. Dia juga adalah lesbiannya Fero karena kalo ada penglompokan ia pingin sekelompok dengan Fero karena di tempat masaknya dibuat untuk tempat melesbi, maklum soalnya dia itu foto model majalah Bobokep. Oh ya, ia adalah orang yang pernah kesemprot susu di MasterChef.

[sunting] Rahmi

Kakashian deh loe.jpg

Rahmi si bibir sexy

Satu-satu peserta yang nyatet seluruh bahan masakan di galeri MasterChef. Dia juga orang pertama yang melakukan prinsip teknik mi telor dalam pembuatan American Breakfast. Selain itu ia juga orang pertama yang menganut prinsip egoisme dalam MasterChef yakni mengeliminasi orang-orang yang justru pinter masak yang sekelompok dengannya dengan alasan ingin dikalahkan dalam babak masak memasak dengan mereka. Sungguh bodoh....

[sunting] Santiana

Crazyfatkid.gif

Santiana ketika harus mbeleh lele

Peserta yang suka buat masakan berbentuk bola-bola kalo enggak yang besar-besar. Pada episod-episod awal seluruh peserta disuruh bunuh lele sementara ia ketakutan bahkan ampe mbelehnya aja kaga berani dan lelenya malah kesana kemari. Mungkin ia adalah penggantinya Sarwan setelah Sarwan keeliminasi sampai dia keeliminasi.

[sunting] Agus

Sama halnya seperti Kevin, ia terdaftar jadi peserta anggota MasterChef secara kaga sengajaia mencet tombol rahasia yang membuat ia jadi peserta MasterChef secara gratis karena dari hobinya isenk-isenk mencet nomor salah sambung sampe nomor telponnya Obama pun pernah ia pencet (ingat iklan Telkomsel) Dalam perjalanannya ke Jakarta juga untuk pertama kalinya ia naek pesawat (hidup ndeso) Ia selalu menggunakan batik yang Rinrin Marimas anggap adalah jimatnya hingga Agus dijuluki sebagai "Agus Batik". Ia adalah peserta MasterChef yang pernah ke tembak bawang-bawang yang akan ia blender karena lupa nutupnya. Impiannya adalah menjadi ikon kota Banjarmasin seperti halnya Briptu Norman sebagai ikon kota Gorontalo. Tapi kenyataannya ia kalah lawan Lucky dalam ajang GrandFinal.

[sunting] Lucky Si Tuan Gurita

UltraG007.jpg

Lucky dimasa tuanya

Dan inilah orang yang jadi pemenang ajang MasterChef pertama. Padahal kemenangan tersebut cuma karena ia menang tantangan final kedua saja, selebihnya Agus yang menangkan. Ia bahkan dibuatkan prodak makanan stik manis dengan namanya sendiri. Dalam jalan kemenangannya di MasterChef, ia pernah menangis hanya karena kue lapis yang dibuatnya belum matang. Di masa tuanya kesehariannya hanya menjual gurita dan ikut di kejuaraan Ninja Warrior dengan ikon gurita namun ia selalu gagal dalam keikutsertaanya. Namun ketika di kejuaraan Viking bersama cucunya walau waktunya habis ia tetap terus melintasi rintangannya dengan alasan "Jangan menyerah sampai akhir" padahal ia lagi budeg.

[sunting] Peserta jilid 2

[sunting] Nuril

Peserta paling tragis karena tereliminasi akibat masakannya tidak selesai, padahal cuma nggoreng Pisang lho. Usut punya usut ternyata penyebab masakannya tidak selesai gara-gara dia terlalu nafsu melototin Chef Juna sambil membayangkan naik pesawat sama Chef Juna.

[sunting] Ogan

Ngakunya 'Ogan' itu singkatan dari Orang Ganteng, tapi kok bertolak belakang dengan sikapnya yang lebih mirip lekong. Profesinya adalah GM (Germo Maho) Pusat Kebugaran, keahliannya adalah mengukir Garnish sehingga enak dipandang mata.

[sunting] Kevin

Belum diketahui apakah dia masih ada hubungan dengan Kevin di season 1, soalnya semua data dirinya tidak lengkap mulai alamat rumah, tempat tanggal lahir, sampai jenis kelamin.

[sunting] Adeline

Peserta ini sudah tidak tahan lagi tiap hari mendengar Chef Juna menggonggong sehingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri.

[sunting] Yudi

Sama seperti Adeline ia juga sudah bosan mendengar gonggongan Chef Juna sehingga ia ikhlas disodomieliminasi.

[sunting] Esach

Musuh bebuyutan Chef Juna yang dijuluki 'Anak Mami' ini pernah menjadi bulan-bulanan para Master Chef karena Boker berkata jorok ketika memasak.

[sunting] Lihat pula

Peralatan pribadi
Bahasa lain