FANDOM


Mars (火星)
MarsCoy
Permukaan Mars dan dua astronot NASA, Emma Wati dan Deddy Corbuzier tahun 2051.
Nama Mars (Mandarin: 火星)
Status Huni Punah
Jarak (dari Bumi) ± 16 × 10³² km/s.
Suhu Permukaan 40° C.
Ukuran 46.017 m²
Harga Planet (per meter) Rp 2.000.000,-
Kandungan 10% Gendeng
90% Gurun

MAAF. Planet ini sudah punah.

Komposisi Sunting

Berdasarkan penelitian ilmuwan John Lennon terhadap batu-batuan Mars, permukaan Mars terdiri dari pasir debu yang disebut gurun. Beberapa bukti menunjukkan bahwa sebagian permukaan Mars adalah gurun, kalau kamu ndak percaya, kamu bisa googling sendiri dan ketik keyword "Mars". Selain itu, reaksi oksidan dan oktan dari karbon debu yang mengakselerasi orbit dari permukaan Mars yang berpasir itu membuat sebuah curah badai debu yang ekstrim dalam kurun waktu 30 jam perhari.

Saat ini Mars tidak mempunyai pohon dan tumbuhan, ya iyalah namanya juga gurun. Namun hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian kerak tanah ini termagnetisasi oleh medan elektromagnetik yang pernah ada di masa lalu sehingga fakta ini memungkinkan adanya kehidupan alien di Mars seperti dalam film Star Trek. Hal ini menyiratkan bahwa intinya Mars berdiameter sebesar 1.480 km yang terdiri dari 63% batu akik. Inti batu akik ini berbentuk sulfida yang dilapisi mantel silikat yang membentuk banyak obyek vulkanik dan oase di Mars, tetapi saat ini mantel tersebut sudah tidak lagi digunakan karena ketebalan mantelnya sudah berkurang mencapai 50 km dari total mantel maksimumnya dulu sebesar 125 km.

Saat pembentukan Tata Surya oleh Dewa Zeus 1,2 milyar tahun yang lalu (atau 4 hari yang lalu menurut perspektif akhirat), Mars terbentuk dari cakram protoplanet yang mengelilingi Bumi. Itulah sebabnya planet ini punya ciri kimia yang mirip dengan Bumi karena atom klorin, fosfor, sulfur, dan kayu jati ada dalam jumlah yang cukup signifikan dapat membuat manusia bertransformasi sel menjadi zombie sehingga amat berbahaya jika manusia hidup di Mars. Kalau kamu tidak percaya, kamu coba tonton film horror "Last Day on Mars" di mana telah membuktikan bahwa astronot bisa menjadi zombie di Planet Mars.

Sejarah Sunting

AlienMars

Alien Homo reptilia 60 juta tahun yang lalu di Planet Mars.

Menurut Prof. Bob Marley dari NASA.com, 60 juta tahun yang lalu Mars dihuni oleh spesies Homo reptilia, sejenis reptil bipedal persis seperti kamu (alien) di film-film sci-fi. Mereka bisa hidup tanpa makan dan minum sama sekali sehingga mereka termasuk spesies yang mampu berpuasa seumur hidup, tidak seperti kamu yang selalu bolong-bolong puasanya. Rata-rata usia mereka bisa lebih dari 60.000 tahun. Dapat dibayangkan hidup selama 60 ribu tahun tanpa makan dan minum serta nafsu syahwat di sebuah planet gurun tentu adalah kehidupan yang membosankan. Kamu bisa bayangkan sendiri jika kamu seperti itu.

Kehidupan membosankan mereka di Mars membuat mereka bosan hidup sehingga mereka bunuh diri dengan cara mandi asam sulfat secara massal sehingga 99% populasi mereka punah. Sisanya melarikan diri ke Planet Namec. Namun mereka yang punah ternyata tidak benar-benar punah, sebenarnya mereka berevolusi menjadi mikroba yang mematikan bila bermutasi dengan sel-sel tubuh manusia sehingga manusia bisa bertransformasi menjadi zombie. Mikroba ini terdapat dalam jumlah yang sangat masif di balik perbukitan Mars.

Zombie Alien Sunting

Martians

Astronot Emma Wats̶o̶n̶i, Kosmonot Deddy Corbuzier, dan Arkeonot Isaac Newton di Mars kecewa setelah mendarat di Mars.

Medio 2045, NASA mengirim sejumlah awaknya; Emma Wati (astronot), Deddy Corbuzier (kosmonot), dan Isaac Newton (arkeonot) ke Mars sebagai bagian dari proyek Mars Colonization dengan harapan planet ini bisa dihuni pada pertengahan 2050. Tapi ternyata hasil penelitian Prof. John Lennon dan Stephen Hawking membuktikan adanya mikroba parasit di planet Mars yang dapat memutasi sel-sel manusia menjadi zombie. Akhirnya para astronot merasa kecewa dan menyesal telah menjadi duta kolonisasi di Mars. Mereka akhirnya membuat pangkalan roket untuk kembali pulang ke Bumi pada tahun 2055.

Namun selama perakitan roket untuk pulang, sejumlah astronot di Planet Mars terinfeksi mikroba parasit dan menjadi zombie. Sebagaimana dikutip dari film "Last Days on Mars", para zombie ini saling memakan satu sama lain. Sejumlah astronot dikabarkan berusaha kabur dari Mars, namun gagal dan menjadi zombie juga. Berita ini menghebohkan Bumi, sejumlah artis melakukan update status di Twitter turut berduka cita atas musibah zombie ini.

Saat ini Mars berstatus zona berbahaya dan sejumlah roket dilarang terbang melewati Mars. Beberapa negara, seperti Israel dan Palestina tertarik terhadap fenomena Mars ini. Rencananya mereka akan menjadikan Mars sebagai area konservasi para narapidana. Indonesia berencana mengirim Roy Suryo ke Mars. Roy Suryo seorang narapidana kasus KDRT yang divonis 63% mati oleh Mahkamah Konstitusi. Sejumlah ilmuwan gendeng mengajukan kolaborasi kepada Presiden menuntut agar Roy Suryo dikirim ke Mars saja sebagai duta eksperimen kelinci percobaan untuk penelitian mikroba zombie parasit di Mars.

Lihat Pula Sunting