Mali
Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
| |||||
| Motto: "Sekali-kali maling tidak apa-apa" | |||||
| Lagu kebangsaan: Maling Nyok! | |||||
| [[Gambar:|290px|Lokasi {{{common_name}}}]] | |||||
| Ibu kota | Bamako {{{capitals_coordinates}}} | ||||
| Kota terbesar | Bamako | ||||
| Bahasa resmi | Bahasa Perancis | ||||
| Ekspor | {{{ekspor}}} | ||||
| Impor | {{{impor}}} | ||||
| Pahlawan | {{{pahlawan}}} | ||||
| Pemerintahan Yang Mulia Mamalia
| Hewanisme Mansa Amadou Airmani | ||||
| {{{sovereignty_type}}} {{{established_events}}} | {{{established_dates}}} | ||||
| Wilayah - Total - Air (%) | {{{area}}} km² ({{{area_rank}}}) {{{percent_water}}} | ||||
| Penduduk - Perk. [[{{{population_estimate_year}}}]] - Sensus [[{{{population_census_year}}}]] - Kepadatan | {{{population_estimate}}} ({{{population_estimate_rank}}}) {{{population_census}}} {{{population_density}}} jiwa/km²; ({{{population_density_rank}}}) | ||||
| PDB (PPP) - Total - Per kapita | perk. [[{{{GDP_PPP_year}}}]] {{{GDP_PPP}}} ({{{GDP_PPP_rank}}}) {{{GDP_PPP_per_capita}}} ({{{GDP_PPP_per_capita_rank}}}) | ||||
| Mata uang | Garam ({{{currency_code}}})
| ||||
| Zona waktu - Musim panas (DST) | {{{time_zone}}} (UTC{{{utc_offset}}}) {{{time_zone_DST}}} (UTC{{{utc_offset_DST}}}) | ||||
| TLD | {{{cctld}}} | ||||
| Kode telepon | +{{{calling_code}}}
| ||||
| {{{footnotes}}} | |||||
Mali, Maling, Mamalia, adalah negara ras mamalia barbar klepto. Mereka sebenarnya adalah ayah dari nenek moyang Malaysia, Homo Malingicus, yang bahkan berusia lebih tua daripada Atlantis. Saat klepto si Mali hampir sembuh, Malaysia malah mengklaim bahwa mereka merupakan bekas jajahan mereka, sehingga terjadilah perang klaim-klaiman.
Daftar isi |
[sunting] Sejarah
[sunting] Kemerdekaan
Pada zaman dahulu, terdapat tokoh kuat Maling Kundang yang merupakan pemimpin grup para pencuri. Mereka melakukan kunjungan ke Atlantis dan merampok kristal keseimbangan, sehingga benua Atlantis tenggelam. Setelah runtuhnya Atlantis, ia mendirikan negara Mali. Tadinya ia hendak menamainya Malin, tetapi untuk menghilangkan unsur Indonesia, digunakanlah nama Mali.
Maling Kundang lalu menculik istri kawin siri Plato dari Yunani, Prita, dengan anjingnya, Pluto. Maling lalu membuang Pluto ke benua Amerika. Pluto nantinya akan dipungut oleh Miki Tikus. Malamnya, Maling berlaku tidak senonoh kepada Prita, dan melalui percampuran ras Maling dengan ras Yunani, lahirlah homo malingicus. Begitu keluar, si homo malingicus yang belum diberi nama ini langsung mencuri uang si Maling, dan lari ke semenanjung Malaya. Maling marah sekali, lalu mengejarnya. Namun, ia malah sampai ke tempat asalnya di Indonesia, dan menemui ibunya. Ia lalu mencuri semua harta ibunya, sehingga ibunya mengutuknya menjadi batu. Patung Maling lalu dicuri oleh si homo malingicus dan dijual kepada makhluk Mars.
[sunting] Kekaisaran Mali
Sundiata Keita lahir dan muncul sebagai figur kuat. Ia memaling tanah-tanah kerajaan lain. Ia sudah berencana melakukan serangan ke Malaysia, tetapi tidak jadi karena usianya sudah berakhir.
Muncul mansa Abubakari, yang ingin menyerang Malaysia. Agar rakyatnya mendukung, ia beralibi "ingin berkelana ke barat". Ia tak pernah kembali, karena begitu tiba di Malaysia, ia dirampok dan dibawa ke ibu Malin Kundang agar dikutuk menjadi batu dan dijual lagi.
Mansa Musa lalu naik tahta dan memperkuat Mali dengan mencuri harta tetangganya. Mali menjadi sangat kuat dan telah mengklaim banyak budaya.
[sunting] Konflik dengan Portugis
Mali mengklaim bahwa arsitektur kota Lisabon menjiplak desa kecil di Mali. Portugis marah dan langsung menyerang Mali, namun serangan tersebut gagal. Mali berhasil mendapatkan uang yang sangat banyak melalui perang ini.
[sunting] Konflik dengan Perancis
Perancis sangat murka setelah mengetahui bahwa hampir semua budaya Perancis diklaim. Perancis mengirim ekspedisi super besar dan berhasil menjajah Mali.
[sunting] Merdeka lagi
Selama Perang Dunia II, Perancis malas menjajah Mali dan pergi karena kebangkrutan Perancis di Mali. Kebangkrutan ini konon disebabkan oleh aksi pencurian oleh para pemberontak. Segera Mali menyatakan diri merdeka.
[sunting] Konflik dengan Malaysia
Mali sudah berencana menghentikan aksi jiplak dan klaim, namun, presiden Malaysia, Badutwi, tiba-tiba mengklaim tanah Mali milik mereka. Mali murka dan mengklaim semua kesenian Malaysia, bahkan tari barongan (aslinya Reog dari Indonesia) juga diklaim. Perang jiplak ini masih terus berlangsung sampai sekarang. Cicakman saja diklaim!


