MLM

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Untuk kegunaan lain dari MLM, lihat Malam Lampu Mati. MLM(Membuai Lewat Mimpi) adalah sebuah bisnis yang bergerak di bidang angin surga. Tidak ada barang yang ditawarkan dan diperjualbelikan, hanya kumpulan janji-janji manis dan kata-kata motivasi yang menjadi bahan transaksi sehari-hari. Para penganut paham MLM biasanya adalah orang-orang yang kehabisan ide untuk menjalani hidup secara biasa dan memulainya dari 0 (nol). Bagi mereka yang menggelutinya, janji surga MLM lebih mengenyangkan daripada semangkuk penuh nasi komplit sayur mayur dan lauknya. MLM lebih menghilangkan perasaan "asem" di mulut daripada sebungkus Rokok. Lebih jauh lagi, mimpi MLM dapat lebih menuntaskan dahaga penganutnya dibandingkan sebotol air mineral dingin yang berembun di siang bolong di musim kemarau.

[sunting] Serba-serbi

MLM adalah suatu sistem yang mendapat keuntungan dengan cara mengumpulkan pengikut sebanyak-banyaknya. MLM menganut sistem member member get member, dimana seorang yang telah dikonversi menjadi pengikut MLM harus mencari pengikut yang baru.

Kelahiran MLM adalah seperti berikut: Pada waktu Jay Van Andel, bermitra usaha dengan Richard DeVos, ternyata ia dikenalkan dengan Nutrilite Products Corporation. sebelumnya mereka hidup dari bisnis hamburger, air charter business, dan sailing business. Karena DeVos partnernya, seorang yang hati-hati dan tidak mau merugikan nama baik bisnisnya di muka umum, ia bermaksud mempertimbangkannya dengan hati-hati. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, Neil Maaskant datang kepadanya dalam meeting dan berkata: "DeVos, janganlah engkau takut mengambil MLM sebagai bisnismu, sebab bisnis yang ditawarkan dalam proposal adalah membawa untung. Kita akan melahirkan bisnis MLM dan engkau akan menamakan dia Amway." (sumber)

Dulu pengkonversian MLM dilakukan dengan cara datang dari rumah ke rumah, biasanya sambil berjualan buku dan/atau membagikan brosur. Tapi sekarang ini cara yang populer adalah metode pertemuan di ruko, dimana calon-calon member yang dianggap potensial akan diajak untuk ikut pertemuan di ruko. Bagi sebagian orang, mungkin ruko sudah identik dengan MLM sehingga mungkin saja paham MLM ini disebut juga paham ruko.

Pertemuan MLM di ruko dipimpin oleh seorang pempimpin MLM yang karismatik, biasanya tampil gaya dengan stelan jas dan jam tangan emas. Tugas pemimpin MLM ini adalah meyakinkan para calon pengikut MLM bahwa jerih payah mereka akan DITEBUS dengan keselamatan finansial. Selain pidato pemimpin MLM, acara pertemuan MLM juga sering dihiasi dengan kesaksian para pengikut bisnis MLM serta kisah para upline agar para calon pengikut MLM bersikap "aku percaya" terhadap bisnis MLM.

Kunci keselamatan finansial seorang pengikut MLM ditentukan oleh kesetiaannya kepada perkara-perkara kecil seperti rajin membaca buku-buku motivator, menguasai produk dengan baik, dan disiplin menghadiri pertemuan rutin mingguan di ruko, serta kesetiaannya kepada perkara-perkara besar seperti taat kepada bapa upline jika upline-nya seorang bapa-bapa atau taat kepada ibu upline seandainya upline -nya seorang ibu-ibu. Jikalau produk MLM yang dijual adalah produk-produk kesehatan, maka seorang pengikut MLM juga dianjurkan memelihara tubuh yang sehat agar pembeli produk tersebut percaya kepada khasiat produk kesehatan yang dijual, misalnya dengan cara menahan godaan daging yang jika dikonsumsi terlalu banyak akan menimbulkan kegemukan dan tubuh yang tidak sehat, atau rajin memakan makanan bergizi seperti sayuran yang diurapi dengan parutan kelapa (urap).

Pada awalnya, MLM memang banyak menjual produk-produk kesehatan, tetapi sekarang hampir semua produk sudah disediakan oleh MLM. Bisa saja di suatu saat nanti MLM akan menjual produk makanan seperti mie instan, barang-barang material seperti tiang dan paku, atau mungkin saja produk busana seperti celana kolor.

Karena sifatnya yang member-get-member, maka orang yang sudah menjadi pengikut MLM harus mencari pengikut baru. "Karena itu pergilah, jadikanlah semua semua orang downline-ku," mungkin semacam itulah perkataan seorang upline kepada downline, orang MLM itu, setiap pertemuan rutin mingguan. Oleh karena itu, pengikut MLM sangat agresif dalam mencari pengikut baru, bahkan mungkin kalau perlu kodok pun dikonversi menjadi anggota. Bahkan mungkin saja seorang pengikut MLM bersikap membenci kepada profesi yang bukan MLM, sehingga menjadi suatu poaham kebencian. Hal-hal tersebut menyebabkan reputasi MLM menjadi JUELEK .

Berhubung MLM sudah memiliki reputasi yang JUELEK , maka biasanya para perekrut MLM tidak berterus terang kepada orang yang akan dikonversi menjadi anggota. Biasanya, para aktivis MLM suka mengajak pertemuan tanpa berterus terang pertemuannya itu apa. Contoh-contoh kalimat yang populer misalnya "datang saja dulu", "ikut saja dulu". Kadang pertemuan di ruko dikemas dengan cara mengajak makan-makan. Oleh karena itu, bisa saja timbul anggapan bahwa para pengikut MLM bersikap tidak tulus atau hanya sekedar berpura-pura tulus bagaikan merpati tetapi licik seperti ular.

Selain itu, pendirian ruko-ruko MLM lebih bertujuan untuk merekrut anggota baru. Hal ini semakin terlihat jika ruko-ruko tersebut dibangun di daerah yang belum banyak pengikut MLM, sehingga keberadaan ruko-ruko tersebut menimbulkan keresahan masyarakat. Suatu bisnis MLM harus berhati-hati, misalnya saja jangan sampai membangun ruko-ruko tanpa IMB. Tetapi jika memang demikian, maka mungkin saja ada yang berpendapat bahwa sudah sepantasnya ruko-ruko tersebut disegel oleh Satpol PP.

[sunting] Ciri-ciri

Ciri mereka yang menggeluti bisnis MLM adalah;

  1. Memandang rendah orang lain yang tidak mengikuti MLM.
  2. Selalu melihat motivasi-motivasi dan dorongan positif hanya dari kitab suci MLM.
  3. Melihat bahwa kekayaan itu selalu berjenjang, seperti silver, gold, diamond, dsb.
  4. Akibat point ke-3, kekayaan lain --seperti sehat, berfungsinya anggota tubuh, perasaan bahagia, dsb-- jadi tidak berharga secara ekonomi.


[sunting] Sejarah Perkembangan

Walaupun beberapa negara sempat mem-blacklist keberadaan MLM. Namun, nyata-nyata perkembangannya sendiri di lapangan tidak dihambat. Dampaknya, MLM melancarkan strategi-strategi baru guna merekrut orang-orang yang tidak kuat iman dan orang yang baru mengenal iman. Saat ini, Iman sendiri masih bersekolah di salah satu SMA swasta di jakarta.

Waktu itu, hanya Iman seorang saja yang mengenal MLM. Akibat kendurnya pengawasan atas paham MLM (MLM sendiri dulu adalah suatu paham), Iman dengan leluasa dapat menyebarkan paham MLM ke teman-teman di sekolahnya. Ajaran Iman dapat berkembang bebas secara luas karena menyebutkan janji-janji surga dan mimpi-mimpi bahagia dapat didapat hanya dengan meraih level gold atau diamond. Sesuatu hal yang amat ironis, manakala setiap paham agama selalu mengatakan hanya dengan beribadah, berdoa, dan membantu sesama, maka seseorang bisa memperoleh angin surga dan mimpi bahagia.

Ini tentu saja berdampak pada berpindah besar-besarannya para penganut paham agama, ke paham MLM yang dirasa lebih memuaskan otak. Pemerintah sendiri tidak bisa menyalahkan kondisi "murtad massal" penduduk di kotanya. Mereka (pemerintah) hanya bisa pasrah, karena mereka sendiri tidak bisa memuaskan otak para penduduknya dengan memberi kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.

[sunting] Perkembangan Terakhir

Dewasa ini, tak jarang banyak ABG yang terpengaruh ajaran MLM. Bukan hanya karena kurang iman dan pengaruh ajaran si Iman saja, terbukti para ABG menggeluti MLM karena sesuai dengan tabiat mereka yang rajin menggombal dan membesar-besarkan hal-hal tertentu. Menyebutkan satu sertifikat produk untuk keseluruhan produk adalah hal yang lazim dibanggakan, sebagaimana para ABG lelaki yang selalu menyebut cantik bagi ABG perempuan (padahal cuma hartanya saja yang cantik)

[sunting] Video

Peralatan pribadi