Lampu Merah
Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
| | |
| Mungkin karena orang gila dari artikel ini terlalu banyak menjilati kolor biru si Roy Suryo atau terlalu banyak membaca kolor nya cewek Bobokep. | |
| Mohon persiapkan Menara Petronas di sebelah anda, singkirkan semua semen dan Permen di sekitar anda atau coba untuk parut buah pelir anda yang bau itu. OOPS |
Penulisan headline yang menarik (misalnya : GADIS DIPERKOSA RAME-RAME, atau PEMBANTU TETANGGA DI HO'OH AMA TUKANG OJEK dengan font Arial ukuran 74 warna merah) merupakan daya tarik tersendiri dari surat kabar ini. Omzet penjualan "Lampu Merah" naik terus, apalagi jika ada kasus heboh terjadi. Dengan kualitas kertas yang apa adanya (bahkan untuk bungkus gorengan juga tidak layak), biaya produksi dapat ditekan dengan rendahnya. Harga jual pun dapat ditekan rendah.
[sunting] Headline-Headline mengejutkan koran Lampu Merah pada tahun 2011
- Ibu masuk kamar anaknya, eh taunya si anak lagi Onani. Jadi, "burung" si anak digunting.
- Guru SD Harapan Bunda dipecat karena memberi usul biar di sekolah diadain pelajaran "seksologi dan prakteknya"
- Bapak-bapak menyewa pelacur kelas atas terusdigituinnya di ATM. pas ditanya kenapa, dia jawab: "Saya ga bawa dompet."
- pengakuan seorang gigolo: gara-gara keseringan oral seks, "burung"-ku jadi pendek.
- Istri dibantai suami pas malem pengantin soalnya ngaku masih perawan tapi pas dicoba ga banget.
- Pemuda perkosa mak erot gara-gara minta tambah 5cm malah dikasih 15cm jadinya kepanjangan.
- Seorang kakek salah membeli obat kuat, malah membeli fungisida, jadinya "jamur" si kakek putus.
Tulisan ini masih tulisan rintisan. Penulisnya keburu pergi sebelum selesai, mungkin karena penulisnya sedang membeli Koran Lampu Merah. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.
