Jakarta
Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Whops, mungkin anda mencari Jog Jakarta atau Jancukarta, anda harus membeli buku atlasnya dulu.
Jakarta adalah sebuah ibukota negeri antah berantah bernama Indonesia yang memiliki banyak kekayaan yang diberikan oleh alam dalam jumlah melimpah, misalnya air yang berlimpah sehingga menyebabkan banjir.Jakarta telah menyumbangkan potensi besar terhadap Indonesia antara lain berupa kontribusi angka kejahatan, kemiskinan, pelacuran, polusi udara, dan masalah sosial lainnya. Semuanya adalah hasil kekayaan budaya yang telah terbina sejak dini dan patut dipelihara dan dilestarikan. Jakarta adalah kota favorit bagi para wisatawan lokal yang sekadar ingin melihat tugu Monumen Nasional (Monas), ataupun bagi para wisatawan mancanegara yang avonturir, yang rela memanfaatkan sarana-sarana dan mengunjungi tempat-tempat kotor, kumuh dan berisiko keamanan tinggi, untuk diceritakan kepada para rekan mereka di negeri asal sebagai suatu "petualangan".
Meskipun memiliki wilayah yang cukup luas, Jakarta adalah kampung besar yang mengaku-aku sebagai kota besar. Atribut "kampung besar" ini ditandai dari buruknya tata kota dan infrastruktur kota, serta tabiat dan perilaku sebagian besar penduduknya yang tidak sesuai dengan perilaku yang diharapkan dari penduduk suatu kota besar, yang berintikan pada mentalitas ketidaktertiban, ketidakpatuhan pada aturan, tidak menghargai orang lain, sampai dengan masalah-masalah sosial seperti tawuran antar-warga dan tawuran antar-organisasi massa. Belum lagi tawuran antar-suporter sepak bola terutama yang dipicu oleh keberadaan suporter Persija Jakarta, JakMania, yang sebagian besar anggotanya adalah anak-anak remaja tanggung dari keluarga miskin, yang tidak memiliki penyaluran kreativitas mudanya, sebab orangtua mereka tidak mampu mengupayakan pendidikan dan sarana hidup yang layak bagi anak-anak tersebut.
Daftar isi |
[sunting] Sejarah
Jakarta diduga adalah ibukota Atlantis 400 juta tahun yang lalu. Kemudian sempat menjadi ibukota Kerajaan Turki Ottoman, sebagai ibukota darurat ketika sedang terjadi peperangan Galipoli (Gali Pohon Linear). Kemudian Pangeran Den Bagus Ngarso dari langit ketujuh turun menjadi Satrio Piningit membasmi koruptor Roy Suryo. Kemudian Roy(huruf 'O' diganti menjadi 'A') Suryo gagal dibasmi dan pindah ke masa depan (saat ini) dengan mesin waktu Doraemon yang disimpan diam-diam di Lubang Buaya darat Buset.
[sunting] Perekonomian
Sebagian besar (70%) uang di Indonesia berputar di Jakarta dengan jaringan rute Bekasi, Tangerang, Lebak Bulus, Blok M, Kota, Mangga Dua, Tanjung Priok, Cengkareng, Kepulauan Seribu, lalu kembali lagi ke Lebak Bulus dengan selamat asal tidak ada copet, jambret, atau pemalak.
Prinsip ekonomi yang dianut oleh semua penduduk Jakarta adalah segala sesuatu bisa dijual termasuk tusuk gigi bekas, ungkapan yang terkenal adalah tidak ada yang gratis di kota ini kecuali ..... bernafas !
Kesenjangan ekonomi di Jakarta sangat terasa, dapat dilihat dari bercampurnya mal-mal supermewah dengan mobil-mobil sport dan mobil-mobil mewah lainnya yang diparkir, sementara di sekelilingnya, pemukiman kumuh yang bertetangga dengan kali yang jorok beserta segenap penghuni miskinnya mengelilingi mal-mal tersebut. Di Jakarta terdapat orang-orang kaya yang mampu membeli mobil-mobil sport keluaran Eropa, namun juga banyak gelandangan yang tidak tahu besok bisa makan atau tidak. Di suatu mal kita bisa melihat "the best of Jakartans" dimana para profesional muda dan mahasiswa dari golongan menengah keatas dengan penampilan fisik yang elok dan busana yang berkelas bercengkerama sambil menekan-nekan layar sentuh ponsel pintarnya, sementara banyak rekan seusia mereka pula yang masih terus-menerus hidup di jalan sejak masa kecilnya.
[sunting] Kondisi Transportasi
Kondisi transportasi di Jakarta memang salah satu yang terburuk diantara kota-kota besar lainnya di dunia. Jangan bayangkan Jakarta memiliki sarana transportasi massal yang memadai semacam MRT di Singapura. Buruknya sarana transportasi massal di Jakarta menyebabkan penduduknya, terpaksa menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas sehari-hari, terutama sepeda motor. Akibatnya, sepeda motor menguasai jalan-jalan di Jakarta. Para pengguna sepeda motor yang sebagian besar dari golongan miskin dan tidak berpendidikan ini wajar saja kalau tidak tahu aturan. Hal ini ditandai dengan naiknya sepeda motor ke trotoar sehingga merampas ruang pejalan kaki. Inilah masalah-masalah di Jakarta yang saling berkaitan dalam satu "lingkaran iblis", yang berhulu pada ketidakbecusan Pemerintah Provinsi DKI dalam menyelenggarakan sarana transportasi massal yang baik bagi para penduduk Jakarta.
Dimulai pada jam 5.00, denyut kehidupan Jakarta diawali dengan asap knalpot kendaraan yang merasuk ke dada. Jumlah angkot dengan trayek baik itu ilegal ataupun resmi, mulai dijejali penumpang. Para pengatur lalu lintas, mulai dari polisi sampai yang bukan polisi mengatur lalu lintas dengan berbagai pungli,..yah begitu deh. Dan sejak ada busway bukannya kemacetan berkurang, malah semakin parah. Kenapa? karena busway mengambil jalur jalanan umum.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, komunitas sepeda mengkampanyekan "bike to work" (bersepeda ke kantor) dengan alasan mengurangi polusi udara dan menghemat BBM. Namun, ada kekhawatiran bahwa kesehatan mereka yang bersepeda ke kantor akan memburuk dalam jangka panjang, sebab mereka terpapar udara Jakarta yang superkotor berpolusi.
Bus-bus kota di Jakarta kondisinya memang buruk. Sebagian besar bus sebenarnya tidak memenuhi syarat lingkungan hidup dengan asap knalpotnya yang hitam macam hasil pembakaran ban bekas, dan kadang-kadang penumpang bus kota harus menghadapi risiko, mulai dari pencopetan dan penjambretan, penodongan, pemalakan, sampai pembajakan bus oleh pelajar-pelajar yang sedang tawuran.
Belum lagi jika kita berbicara transportasi kereta api. Setiap harinya pada hari-hari kerja, jutaan komuter dari wilayah-wilayah penyangga Jakarta (Depok, Tangerang, Bekasi) menaiki KRL Jabotabek yang penuh sesak macam orang-orang Yahudi yang dibawa dengan kereta ternak milik Nazi Jerman untuk diangkut ke kamp-kamp konsentrasi. Di atas kereta, suasana sesak ini masih ditambah oleh pengemis, pengamen, penjual makanan, penjual peralatan-peralatan kecil, dan sebagainya. Beruntunglah sebagian warga Jakarta yang memiliki penghasilan yang lebih dari cukup dan sehari-harinya menggunakan taksi sebagai sarana transportasi. Namun untuk memilih taksi pun warga Jakarta harus berhati-hati, sebab hanya ada sedikit perusahaan taksi yang terpercaya, sementara pada perusahaan taksi sisanya, ada sopir taksinya yang menjalani profesi rangkap sebagai perampok.
Sementara itu, para pengguna mobil yang tentunya termasuk golongan ekonomi menengah keatas, sering frustrasi karena kemacetan lalu-lintas yang sudah menjadi salah satu karakteristik Jakarta. Mereka menghabiskan sebagian dari umur mereka di jalan raya, dengan menjalani ritual kemacetan lalu-lintas, terutama setiap pagi dan sore ketika berangkat dan pulang kantor. Kemacetan semakin menjadi-jadi ketika hujan deras atau banjir melanda. Belum lagi risiko tertimpa pohon tumbang atau billboard iklan. Keberadaan mobil di Jakarta memang sudah tidak seimbang dengan dukungan infrastruktur jalan. Mobil, bagi penduduk kelas menengah atas Jakarta, memang lebih dipandang sebagai simbol status, daripada dipandang fungsinya sebagai sarana transportasi. Secara tidak langsung, para pengguna mobil ini dengan kejam telah menikmati subsidi BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi golongan miskin melalui tunjangan sosial seperti dalam bidang pendidikan dan kesehatan.
[sunting] PILKADA (Pilihan Ketua Darah)
Baru tahun 2007 ini diadakan pilkada dengan 2 kandidat peserta. Pertama, Bang Atang Tarojakun (Istrinya Nunung Noorbaetie adalah koruptor) dan Bang Doni Wawar, sedangkan yang kedua, Pak Puji Jowo(atau dipanggil F***e) dengan kumis khas-nya (saking terkenalnya sampai mengalahkan ketenaran kumis Hitler)dan Mas Peri Yanto (Yang kemudian bercerai dengan Puji Jowo saat akhir 2011). Karena peserta yang kedua main keroyokan, ya anda tau sendiri kan hasilnya, si Pak Puji Jowo yang menang. Kini Jakarta dikuasai oleh Sang Penakluk Pak Puji Jowo yang dijuluki "Setan Kemayoran" itu. Rezim diktator ini akan jatuh pada tanggal 21 Desember 2012.
[sunting] Pilkada Season 2012
Pindah ke Pilkada Season 2012
[sunting] KTP
Masalah esensial bagi orang Pendatang atau Jakarta aseli alias Betawi adalah pengurusan Ka-Te-Pe(Kartu tanda Pengungsi). Setiap pembuatannya pasti ada pungli, pungli dan pungli. Dan pembuatannya pun bisa memakan waktu sampai batas waktu yang tidak ditentukan (syarat & ketentuan berlaku).
[sunting] Lihat pula
| Artikel-artikel 2012 (tidak jadi kiamat, sudah lewat) | |
| 2012 - Arema Singo Koplo - BBC - Bobokep - Call Of Duty:Black Ops - Chalkzone - Dog Days - Doraemon dalam bahtera - Eyeshield 21 - Global TV - Happy Tree Friends - Indosiar - Jakarta - JTV - Kiamat - Kompos TV - MNC TV - Planet X - SCTV - SunCo - RCTI - Wayne Rooney - Applejack - Gravity Guy |
| Anggota PBB-PB (Persatuan Bangsat-Bangsat Penjara jang Berduit(alias koruptor) beserta julukanya. Negara terpantek dunia saat ini adalah... | |||
|
| ||

