Imam Bonjol

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
</font>

Imam Bonjol adalah imam masjid sebelah yang waktu kecilnya kejedot meja jadi benjol ampe sekarang.

Rumah makan sederhana padang

Rumah asli Imam Bonjol di Padang.

ya jhfgj h

[sunting] Kisah dan Peperangan

Sebelumnya, Imam Bonjol adalah seorang guru Iqro yang ngajarin anak-anak jepun huruf arab A, Ba, Ta, Sa, Ja, Ha, Kho. Hidupnya sangat sederhana dan berkecukupan. Istri beliau adalah seorang ibu RT (alias ibu rumah tangga) yang hobi memasak. Semenjak itu ia jadi bikin usaha warung Nasi yang bernama "SEDERHANA". Namun keadaan berubah ketika Pasukan Belanda menyerang padang. Akibatnya bisnis nasi padang milik Imam Bonjol jadi seret dan kemudian dia jadi amat benci sama orang belanda yang curang dalam berbisnis & suka ngutang kalo makan di warung.

[sunting] Imam Bonjol versus Kaum Ngadat

Sebelum Imam Bonjol menghadapi Belanda, ia pernah berkonflik dengan Kaum Ngadat (yang otaknya ngadat). Imam sering mengkritik bahwa Kaum Ngadat itu doyan bokep, suka nonton Dangdut Koplo, hobi masturbasi, dan senang poligami. Kemudian Imam membentuk kelompok yang bernama Kaum Padri yang ngefans sama Band Padi. Kaum Padri berencana mau menegakkan Ajaran Jameelahisme yang lurus, dan mengoreksi Kaum Ngadat yang tersjerumus dalam ajaran Satanisme. Ketika perang antar kaum meletus, sebenernya kaum Padri hampir menang, tetapi situasi malah jadi Kacau Balau ketika belanda datang.

[sunting] Imam Bonjol versus Belanda

Ketika Belanda datang, mereka diiming2i dengan Siti Nurbaya, gadis padang yang cantik oleh kaum Ngadat supaya belanda mau bantuin kaum Ngadat. Tetapi Belanda tidak langsung setuju begitu saja, mereka ngasih syarat bahwa kaum Ngadat harus minjamkan majalah bobokep versi Bahasa Minang. Namun sebelum kesepakatan DEAL, pasukan Padri udah keburu menyerang. Pasukan Belanda dan Kaum Ngadat jadi amburadul, setelah itu Belanda menyerang dengan menggunakan meriam yang diisi oleh Tokai, sehingga pasukan Padri terpukul mundur ke barisan. Sejak itu, kaum Ngadat jadi mikir dan terjadilah percakapan di antara mereka: "Apo iyo, masok kito mesti bantuin urang Belando yang mukanyo kayok Sambal Balado??", "Memangnyo Belando mau kasih apo ke kito?? Mau kasih keju..?? Ah Indak! Ambo indak suka keju!! Keju baunyo kayok Pejuh! Ambo lebih doyan makan Rendang daripado Keju!", "Ah, iyo! Mendingan kito bantuin sajo orang Padri yang samo-samo urang minang, biar kito biso makan nasi padang gratis. Rugi ambo kalo musti bayar mahal terus!". Setelah percakapan itu akhirnya kaum Ngadat jadi bersatu dengan kaum Padri buat samo-samo mengsuir Belando. Akhirnya pasukan Belanda jadi kocar-kacir setelah diserbu sama kaum Ngadat + Padri (aka Urang Minang)

Peralatan pribadi