Hujan

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Ajigile ! Artikel ini adalah artikel yang Ajigile !
Mungkin karena orang gila dari artikel ini terlalu banyak menggigit kolor biru si Roy Suryo atau terlalu banyak membuka kolor nya cewek Bobokep.
Mohon persiapkan Menara Petronas di sebelah anda, singkirkan semua Umbul-umbul dan jarum di sekitar anda atau parut buah pelir anda yang kecil itu. OOPS
Hujan

Tukul Arwana adalah seorang pencipta hujan terkenal, saking terkenalnya dia banyak tidak diketahui oleh semua orang bahkan Mbokmu

Hujan adalah partikel-partikel yang tersembur dari mulut seseorang yang sedang bersin, batuk, atau berbicara dengan semangat. Wujudnya dapat berupa zat cair maupun zat padat. Pelakunya selain dari kalangan mereka yang berpenyakit, juga dapat dari seseorang yang sedang berorasi, mahasiswa yang berdemo, buruh yang berunjuk-rasa, calo di terminal, tukang obat di kaki lima, atau guru di ruang kelas. Terjadinya peristiwa tersebut biasanya dijadikan indikator dari motivasi tinggi yang mereka miliki. Orang yang terkena dampaknya selayaknya menganggap hal tersebut sebagai suatu berkah dan sudah sepatutnya untuk mensyukurinya.


[sunting] Pengembangan Lebih Lanjut

Beberapa istilah yang berkaitan dengan hujan:

  • Hujan Lebat: Hujan yang turun dengan butir-butir yang besar. Bila datang dengan jumlah terlalu banyak bisa membuat basah kuyup atau bahkan banjir.
  • Musim Hujan: Banyak turun hujan, misalnya saat orang-orang sedang berdiskusi dengan panas atau rapat yang seru.
  • Hujan Lokal: Hujan yang tidak memperhatikan azas keadilan. Terjadi bila hanya sebagian orang saja yang kebagian rahmat sedang yang lainnya tidak.
  • Peribahasa: Hujan batu di negeri sendiri lebih baik dari hujan emas di negeri orang. Artinya:
    • Hujan Batu: Hujan dari orang yang sedang makan batu, misalnya pemborong pembuatan jalan atau bangunan yang mengorupsi material berupa batu. Kalau kita mengetahuinya kita bisa mendapat uang tutup mulut yang memadai.
    • Hujan Emas: Hujan dari orang yang memasang gigi emasnya kurang kuat. Terkena hujan Ini umumnya dianggap rahmat yang menguntungkan. Orang Betawi menyebutnya ketiban pulung. Hanya saja sebelum menggunakannya lebih lanjut sebaiknya dilakukan pembersihan terlebih dahulu.
  • Hujan Angin: Istilah yang umum dipakai orang Sunda. Konsep ini menunjukan fenomena menghujani ditambah dengan partikel berwujud gas. Tentu akan lebih terasa bila ia baru saja makan makanan beraroma seperti halnya jengkol, petai, atau duren.
  • Hujan Duren: Belum diketahui arti sebenarnya karena orang yang penah merasakannya biasanya tak sempat menceriterakan pengalamannya.
  • Hujan malam: Hujan dari sumber yang agak berbeda. Akan banyak turun bila seseorang masih pengantin baru. Biasanya berlanjut dengan hujan subuh, sehingga mereka yang mengalaminya pergi ke tempat kerja dengan rambut basah.
  • Hujan Panas: Hujan dari pemakan cabai atau dari bintang film porno cantik dan seksi yang berpose menantang.

[sunting] Dampak Hujan

  • Muka basah
  • Baju basah
  • Celana basah
  • Minum gratis
  • Mandi gratis
  • Berenang gratis
  • Mancing gratis (kalau ada ikannya)
  • Cuci mobil gratis

[sunting] Lihat Juga


    Tulisan ini masih tulisan rintisan. Penulisnya keburu pergi sebelum selesai, mungkin karena penulisnya sedang main hujan. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.
Peralatan pribadi
Bahasa lain