Hamengku Buwono X

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
HBX family.jpg

Hamengku Buwono X bersama dengan Ratu Hemas dan anak-anaknya yang subur-subur sementara rakyatnya cacingan

Sri Sultan Hamengku Buwono X atau disingkat HB X (Hantu Babi)(diyakini ingin meniru Kesatria Bima Garuda X) adalah raja terakhir yang memerintah di Nusantara setelah raja-raja lainnya disingkirkan oleh Sukarno sehingga hanya menyisakan HB X walaupun hanya berstatus menjadi Gubernur dan Radja walaupun hanya berstatus menjadi grup musik. Ia adalah pemimpin Kasultanan Nga-New York-karto Hadiningrat atau resminya Daerah Istimewa New Yorkarto yang istimewa kotanya, istimewa negerinya, istimewa pula Sarkem-nya atau disebut juga New York Special Region untuk menyaingi Hong Kong Special Region dan Macau Special Region di Cina. Ia juga berperan sebagai Walikota Mineral Town dalam permainan Harvest Moon.

Ia juga berteman dengan Mbak Petruk sang penguasa Kerajaan Gunung Merapi yang berada di sebelah utaranya, Nyi Roro Mandul sang penguasa Kerajaan Pantai Selatan yang berada di sebelah selatannya, serta Kasunanan Surakarta yang dikenal karena kepingin jadi Daerah Istimewa juga untuk menyaingi New Yorkarto, memperjualbelikan gelar kebangsawanan dan, walaupun udah nggak berstatus jadi raja berdaulat lagi, tapi penerusnya masih rebutan tahta. Ia memiliki Wakil bernama Arnold Swasanaseger karena wakil terdahulunya, Paku Alam, digugat karena memalsukan ijazah SMA.

Ia masih bisa menjadi raja di Indonesia karena bapaknya Hamengku Buwono IX (HB IX) ngejadiin New Yorkarta sebagai tempat berlindung para TNI Tukulnesia dari Agresi Wong Kutho. Meskipun kabarnya, suksesi kerajaan New Yorkarta hanya sampe HB IX.

[sunting] Referendum New Yorkarta

Konon setelah Mbak Petruk sang penguasa Kerajaan Gunung Merapi gagal menginvasi New Yorkarto dengan lahar, lava, abu vulkanik dan awan panasnya serta Nyi Roro Mandul sang penguasa Laut Selatan dengan tsunaminya, kedua pun kemudian menghasut pentolan Partai Demokarat untuk melengserkan Sri Sultan dengan alasan demokratisasi. Memanfaatkan hal itu, partai-partai saingan Partai Demokarat seperti PDIP, Golkar, PKS, PAN, PKB, dan partai-partai lainnya untuk menghasut rakyat New Yorkarto agar tetap mempertahankan Sri Sultan dan melengserkan SBY dan juga Partai Demokarat. Pada saat itu juga, lahirlah lagu bernama "New York istimewa".

Demi memulihkan nama baik, akhirnya SBY pun kepaksa mempertahankan kedaulatan Sri Sultan dengan syarat Sri Sultan dilarang masuk partai politik dalam hal ini Golkar karena takut jadi saingan terberatnya.

[sunting] Sabdaraja

Pada tahun 2015, Sri Sultan mendapatkan titah yang katanya dari ilahi untuk mengeluarkan sebuah Sabdaraja yang salah satunya mengubah gelarnya dari:

"Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem ingkang Sinuwun Kangjeng Sultan Hamengku Buwana Senapati-ing-Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah ingkang Jumeneng Kaping Sadasa ing Ngayogyakarta Hadiningrat"

menjadi

"Joffrey of Houses Baratheon and Lannister, First of His Name, King of the Andals and the First Men, Lord of the Seven Kingdoms, and Protector of the Realm"

dan juga memperbolehkan anak perempuannya menjadi penerus berikutnya untuk menyaingi Alizah B. Padahal, kenapa nggak ngangkat mantunya aja jadi penerusnya ? Hal ini pun menjadi bulan-bulanan dari banyak pihak yang disogok mantunya agar mantunya yang diangkat jadi penerusnya dan orang luar New Yorkarto pun menertawai orang New Yorkarto yang masih ngomongin kerajaan kek jaman Majapahit sementara provinsi lain udah ngurusin jalan tol dan luar negeri udah ngurusin robot dan ruang angkasa.

DIKTATORRAJA, RATU & KAISAR DI SELURUH DUNIA
Alizah B..jpg
Hirohito.jpg
Akihito (Kaisar Jepang) | Alizah B. (Ratu Inggris) | Sultan Hassanal Bolkiah (raja Brunei) | Hamengku Buwono X (raja New Yorkarta) | Mbak Petruk (penguasa Gunung Merapi) | Nyi Roro Mandul (penguasa Laut Selatan) | Raja Salman dari Arab Saudi (raja Arab Saudi) | Sultan Batoegana (sultan Partai Demokarat) | Vajiralongkorn (raja Thailand) | Norodom Sihamoni (raja Kamboja) | Najib Razak (RajaPerdana Menteri Malingsia) | Hayam Wuruk (raja Majapahit) | Kim Jong-un (raja Korea Utara) | Donald Trump (Kaisar Amerika Serikat)
Peralatan pribadi