Erik Rianto

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
LPG Launcher.jpg

Erik Rianto sedang berkonsentrasi untuk mengumpulkan energi Maha Dahsyatnya, yaitu, Omega Sylvio Ericho Mega Super Duper Laser Blaster X

Erik.jpg

Erik Rianto berada di posisi pojok Kiri. Keluarganya semua kelenger karena bau mulut Erik. Lihat mata kakak kakak dan adiknya. Merem melek bukan???

Erik Rianto adalah seorang perintis pembuat elpiji di negara Paman Sam, Amerika. Dia tinggal di Desa Ngunut, Tulungagung, dan duduk di kelas 2 SMP di SMPN 2 Tulungagung. Dia mempnyai nafas yang tidak sedap. Terkadang dari mulutnya keluar api dan Gas Beracun. Gas itu dapat mematikan semua orang yang berada di sekitarnya dengan radius 2KM. Karena ia membahayakan, Akhirnya Erik Rianto ditangkap masyarakat setempat pada tanggal 26 Desember 2004. Upaya itu gagal, karena saat dia ditangkap, dia Berteriak keras sekali sampai mengakibatkan Gempa Bumi Dahsyat di Samudera hindia yang menyebabkan Tsunami dan memakan korban banyak. Menurut masyarakat setempat, ia mendapat mukjizat kutukan itu dari Roy Suryo karena ia tidak mau menyerahkan Mbokmu kepada Sang Maha Cabul, Barney.

[sunting] Keluarga

Erik adalah anak bangsawan dari Malingasia. Dia mempunyai 5 Saudara. Dia adalah no 4. Ibunya bernama Siti Maspuah dan ayahnya bernama Roy Suryo Daryono

[sunting] Kisah Hidup

Erik Rianto dilahirkan dengan selamat. Tetapi si Selamat tidak bisa lahir dengan normal karena si normal mati duluan mencium bau mulut si Erik. Si Selamat juga ikut mati karena insiden itu. Erik lahir pada tanggal 08 Oktober 1996. 08 Oktober 1996 bila di angkakan: 08081996. Itu merupakan akhir nomor hapenya, 085708081996. Dia lahir di kawah gunung Bromo. Sesuai dengan bau mulutnya yang panas, ya?? Mungkin bila ia lahir di pabrik Parfum, bau mulutnya bisa lebih enak lagi, ya?? Erik Pernah menjadi calon Pemilik Hunian 1 Milyar di acara TV, Penghuni Terakhir. Pertama kali ia ikut masuk asrama, ia langsung diusir oleh kawan kawannya dan oleh kru ANTV karena bau mulutnya yang hampir membuat rumah mewah itu ambruk.
Karipik copy.jpg

Erik pernah mengikuti acara Penghuni Terakhir

. Ia juga pernah bekerja sebagai rapper. Single pertamanya adalah "Stinky Breath". Sesuai dengan dirinya. Stinky Breath yang artinya "Nafas Bau".

[sunting] Sejarah Erik dengan LPG

Pada tanggal 30 Desember 2004, Erik Rianto takut kepada masyarakat setempat karena ia akan ditangkap, karena ia memiliki nafas mulut yang tidak enak. Ia berlari dari Indonesia menuju Amerika dengan menggunakan nafasnya sebagai NOS. Sesampai disana ia ditembak dengan menggunakan tabung oleh tentara sukarelawan dari negara Malaysia yang berwarna hijau. dan akhirnya ia masuk ke dalam tabung itu. Ia berteriak sangat keras sehingga tabung itu berisikan gas nafas Erik, dan akhirnya, karena erik tidak tahan dengan nafasnya sendiri, ia keluar dari tabung itu, lalu berlari kepada Presiden negara Amerika, bahwa ia menyerah tanpa syarat. Akhirnya seluruh dunia berpesta atas kekalahan Erik Rianto, dan sejak saat itu dikenal dengan "Hari Nafas Bau Sedunia", yang diperingati pada tanggal 30 Desember pada setiap tahunnya oleh warga Tolololpedia yang sering disebut Tolololpediawan. Tabung berisi Gas beracun tadi semula dinamakan RPG (Rocket Proppeled Grenade), kemudian dinetralkan oleh orang yang tidak bisa membaca huruf "R" alias Orang Cadel, sehingga Nama RPG diganti menjadi LPG (Liquid Petroleum Grenade). Tetapi orang-orang mengenal LPG bukan sebagai "Liquid Petroleum Grenade", tetapi "Liquid Petroleum Gas". Dan akhirnya pada Tahun 2006 banyak Tabung LPG yang meledak, akhirnya orang orang sadar bahwa LPG itu "Liquid Petroleum Grenade".

Peralatan pribadi