Duit

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
[[Image:{{{1}}}|left|{{{2}}}]] PLESETAN ADI TITI
Artikel ini Berasal dari plesetan ADI TITI
Pada Gambar disamping ini adalah :
{{{3}}}

Duid adalah benda paling berbahaya dan kontroversional yang ada di dunia ini. Duid mengandung zat-zat korosif yang mampu membuat kulit anda gatal-gatal untuk segera menyerahkan uang tersebut ke kasir untuk membeli barang-barang tak berguna seperti kondom, dildo, atau viagra.

[sunting] Asal-usul

Uang lahir dari hasil pernikahan antara kakekmu dan nenekmu . Ya nggalah ya. jadi begini sejarahnya. Dahulu manusia belum mengenal uang dan melakukan barter (bakar teri) untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan. Misalnya bapakmu ingin kondom, tapi punyanya malah viagra. Maka ia akan mencari nenekmu untuk menukarkan viagra miliknya dengan kondom milik kakekmu. Barter ini kemudian mengalami kesulitan karena persediaan terinya menipis. Contoh praktisnya, bapakmu sudah kebelet mau maen sama mbokmu malam ini juga, tapi kondom belum didapatkan karena si kakek malah keasyikan maen sendiri sama nenekmu akhirnya bapak keburu ejakulasi dini dan barter pun tidak terjadi. Oleh karena itu diciptakan UANG BARANG.

[sunting] Uang Barang

Dengan lahirya kesulitan yang super mumet itu, akhirnya diciptakanlah uang barang untuk mengurangi ejakulasi dini yang terjadi di kalangan cowo-cowo culun yang baru ngerti seks. Jadi disini sebuah barang dianggap sebagai satuan tukar yang berlaku. Di Indonesia misalnya, uang barang yang pernah berlaku adalah bulu ketek, upil, gigi, dan sebagainya. Namun lagi2 sistem ini mendapat kesulitan karena nilai barang yang digunakan berbeda antar daerah. Sebagai contoh upil, misalnya. DI jakarta upil sangat berharga dan mampu menyewa 5 perempuan semalam, sedangkan di tukulnesia uang hanya bisa untuk menyewa 1 bencong karena disana upil sangat mudah dihasilkan dan setiap penduduknya memproduksi upil 25 kg tiap pagi. Ada juga kasus perkelahian antar perek yang memperebutkan gigi untuk membeli vibrator saat itu sehingga diciptakanlah UANG

[sunting] UANG

YAUDA BACA AJA PARAGRAF PALING ATAS !!!
Sejarahnya adalah, ketika tumbuh kepercayaan masyarakat kepada negara untuk mengelola hidup mereka dan memenuhi kebutuhan mereka (jaman dahulu kan belom ada korupsi coy) maka dari itu satuan hitung bukan lagi berupa barang tetapi surat (susu keramat) yang merupakan perjanjian masyarakat dan pemerintah untuk saling bertukar kolor.


[sunting] Lihat Juga

Peralatan pribadi