Dewi Perssik

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Dewi Persik sering direkrut oleh perusahaan penebangan kayu profesional karena bisa menebang kayu dalam waktu yang sangat singkat, terutama saat terkena ambeien.
Dewi Perssik adalah artis terkenal di Indonesia, nama Persik diambil karena bokongnya berbentuk seperti buah persik dan dia luluran 3 kali sehari dengan masker dari buah persik dan menjual rujak petis yang mengandung persik di dalamnya. Akhir-akhir ini ia menambah 1 huruf s lagi karena menurut Deddy Corbuzier, jumlah huruf s pada nama anda mempengaruhi peruntungan anda. Penganut ajaran Dewi Perssik di Kediri mencetuskan ide untuk membentuk klub sepakbola sebagai wahana untuk kegiatan ritual ngerusuh dan tawuran. Nama klub tersebut Persik Kediri, hee gimana kok 's'-nya cuma satu ini yang ngedit bego apa lupa hah?, dan atas kekuatan goyangan Dewi Perssik maka Persik Kediri jadi juara Liga Indonesia udah dua kali sementara sang dewi diceraikan untuk kedua kalinya.

Daftar isi

[sunting] Goyang Gergaji

Saat sedang membangun rumah, Dewi Perssik kekurangan kayu. Karena tidak mempunyai gergaji, maka ia segera mengambil sebuah pisau dapur yang kemudian diselipkan ke pantatnya dan mulai menggerak-gerakannya ke kiri dan ke kanan untuk menebang sebuah pohon. Hal tersebut dilakukannya karena Dewi Perssik sibuk mengocok anu lelaki, alias cara Dewi Perssik bertahan hidup setelah diasingkan dari Jakarta oleh mandor Lapangan Banteng, Sialpul Jablay. Rupanya caranya ini dilirik oleh penebang-penebang kayu profesional dan mereka mulai meniru cara tersebut karena keefektifannya dan kini gaya Goyang Gergaji tersebut telah menjadi sebuah senam standar bagi orang yang mau menebang kayu.

Namun, gerakan ini ditentang oleh pengusaha gergaji internasional, Jigsaw karena adanya Goyang Gergaji membuat dagangannya tidak laku dan ia terpaksa harus bekerja sampingan sebagai pembunuh bayaran.

Departemen Kehutanan RI juga menentang gaya ini karena 1 sesi Goyang Gergaji mengakibatkan tertebangnya 1 meter kubik pohon jati yang setara dengan pemborosan 723 mil kubik air, pencemaran udara 192 tahun dan timbunan sampah sebanyak 7462 ton. Namun Departemen Kehutanan RI tidak segera melarang gerakan ini sebab jika gerakan ini tidak ada, mereka tidak akan mendapat aliran dana perawatan hutan untuk dikorupsi dan buat beliin mama baju baru, mobil baru, rumah di Singapore, memperbaiki payudara yang kian melorot, serta bayarin gigolo yang bisa bikin mama cepat turun mesin.

Rhoma Irama menentang goyang ini dan menyatakannya haram, karena waktu dia mangadakan pesta ajeb-ajeb, ada orang yang mempraktekkan goyangan ini sehingga rumahnya terbelah jadi 3 secara horizontal, 2 secara vertikal dan 30 secara menyerong seperti otakmu. Tetapi anaknya, H. Ridho Rhoma, tidak ikut menentang, dia malah menginginkan Cathy Sharon untuk ber-goyang gergaji bersama Sonet2.

[sunting] Kisah Hidup

Dewa persik, ayah dari Dewi Perssik

Pada suatu masa di Jepang hiduplah seorang kakek tua, peyot, ubanan, dan hendak dipensiunkan Kaisar Showa yang bernama Dewa Persik, ia memiliki istri bernama Miyabi Kinanak. Suatu hari Miyabi hendak mencuci baju dalam di sungai tiba-tiba ia melihat sebuah buah persik yang sangat besar. Miyabi hendak memasak buah persik itu menjadi sambal persik namun saat diuleg buah persik itu berangsur-angsur berubah menjadi sebuah pantat manusia dan akhirnya menjadi manusia sempurna. Miyabi yang belum punya anak karena Dewa Persik terlalu banyak pakai kepala botaknya untuk ngeseks, segera mengangkat anak itu menjadi anaknya yang diberi nama “Momotaro”, dalam bahasa Osaka berarti “Ia yang pantatnya berasal dari buah Persik”. Lalu saat jaman penjajahan Jepang Momotaro ikut keluarganya yang bertugas mengacau di Indonesia. Di Indonesia diasuh oleh Amingwati sehingga ia terkena virus bencongitis dan namun perlahan-lahan berhasil menjadi wanita sempurna. Namanyapun diterjemahkan ke bahasa Warung Banyumas seberang Jalan Panjaitan no. 967, Gorontalo menjadi Dewi Persik. Aaaaaaaah..............

[sunting] Kehidupan Rumah Tangga

Sebagai sidejob, Dewi Persik memiliki usaha rumah tangga yang sukses dengan mengontrakkan atau menyewakan rumah serta menjual tangga dari kayu jati hasil tebangan goyang gergajinya, tentu saja hasil pembalakan liar. Rumah dan tangga buatan Dewi Persik telah diimpor secara ilegal ke luar negeri seperti Malaysia, Madagascar dan Moldova.

[sunting] Keluarga

Dewi Persik sempat menikah dengan artis dangdut Sialpul Jablay. Mereka bertemu di sebuah bar bencong di Kowloon, China. Kemudian mereka menikah dan bekerja sebagai pengamen dari panggung ke panggung klub-klub malam di China. Suatu hari saat mereka sedang manggung di sebuah klub malam, 2 orang ninja datang ke klub itu berteriak "Kami mau cari ilmu yang sejati!" Sialful Jamil yang sedang asyik memandangi bokong pelayan-pelayan wanita di sana merasa terganggu dan berseru kepada ninja itu "Ente mau cari perkara dengan jawara yang sejati!!??" Lalu ia segera mengeluarkan penari-penari latarnya dan menyanyikan lagu Kamu Ketahuan. Namun rupanya kedua ninja itu lebih tinggi ilmunya dan mereka menyanyikan lagu Kamu Ga Katok'an yang menyebabkan baju-baju dalam kelompok Sialpul Jablay terlepas dan mereka langsung rebah dengan busa di mulutnya.


Dewi Perssik dan Sialpul Jamil di sebuah bar Cina, pertarungan ini menjadi awal keretakan hubungan rumah tangga mereka.

Melihat suaminya kalah telak, Dewi Perssik menjadi kecewa dan sejak saat itu kehidupan rumah tangga mereka selalu penuh gonjang-ganjing. Akhirnya beberapa tahun setelah kemerdekaan Indonesia, Sialpul Jablay menceraikan Dewi Perssik karena ia memakan strawberry cake milik Sialpul tanpa ijin.

[sunting] Perusahaan dan Lembaga

Dewi Persik adalah seorang yang cukup brillian, dia mempersiapkan dirinya jika suatu saat nanti Goyang Gergaji nya sudah tidak dapat dilakukan lagi. Karenanya menurut Dedemit Maya Magazine, Dewi Persik membangun beberapa perusahaan dan lembaga antara lain:


Kedua Belas murid + tiga alas kaki Mulan Jameelah yang bersuamikan Kartono.

Para Murid

Para alas kaki


Peralatan pribadi