DSV Eintracht Syahreza

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
Abdul Qayyum Ahmad 8 Juni 2014.jpg
Artikel ini mengandung unsur QAYYUM


(Jepang: アブデュル・カッユム・アーマド | Korea: 압둘 카유마 아마드 | Rusia: Абдул Каюм Ахмад | Arab: عبد القيوم أحمد | Mandarin: 阿卜杜勒·凯玉米·艾哈迈德 | Yunani: Αβδυλ Καυυυμ Αχμαδ | Hindi: अब्दुल कय्यूम अहमद | Armenia: Աբդուլ Քայյում Ահմադ | Ibrani: אַבדול קייַיום אַהמאַד | Serbia: Абдул Каииум Ахмед | Ukraina: Абдул Каюмов Ахмад | Bulgaria: Абдул Яаиюм Ахмад | Belarusia: Абдул Каюм Ахмад | Georgia: აბდულ კაიიუმ აჰმად)
AWAS ADA QAYYUM!!! GOKIL!!!

Bendera Jerman.png
Dieser Artikel enthält Elemente des Deutschen

Artikel ini, DSV Eintracht Syahreza, mengandung unsur Jerman.
Hati-hati jika anda berkunjung ke Berlin, menonton Deutsche Welle, menonton Liga Jerman, melihat Julian Draxler beraksi, melihat Sebastian Vettel balapan, melihat Andre Greipel balapan atau hal-hal lain yang berbau Jerman.

Bendera Qayyumnesia.png
Гокилизм Республика Каюмнезия!!!


Artikel ini, mengandung unsur atau berasal dari Qayyumnesia!
Hati-hati jika anda pergi ke Kota Qayyum, menonton Liga Qayyumnesia, mengendarai Vespa, memakai kemeja kotak-kotak lengan panjang, memakai singlet, memakai sarung, memakan jengkol, mengekor orang lain, dan hal-hal yang berhubungan dengan Qayyumnesia!

DSV Eintracht Syahreza
DSV Eintracht Syahreza.png
Logo DSV Eintracht Syahreza setelah pindah markas ke kota Dhike pada tahun 2014.
Nama lengkap Dhike Sportverein Eintracht Syahreza
Nama singkat DSV Eintracht Syahreza
Julukan The Afgans
Rot-Schwarz (Merah-Hitam)
Didirikan 1973 (dengan nama Sportverein Eintracht Syahreza)
Pemilik Nikita Willy
Presiden Franz Beken Bau Er
Pelatih Bendera Indon.png Jajan Nur Jamban
Stadion Q-Energy Sportpark
Liga Bendera Qayyumnesia.png Qayyumnesia Championship
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 
Warna tim Warna tim Warna tim
Warna tim
Warna tim
 


No Wikipedia.png

Semua Wikipedia tidak akan mempunyai artikel DSV Eintracht Syahreza.
Maklum, Tolololpedia kan lebih canggih lagi, lebih mirip bokong lagi dan lebih edan lagi, hanya di TOLOLOLPEDIA.

Dhike Sportverein Eintracht Syahreza (dulunya bernama Sportverein Eintracht Syahreza) adalah sebuah tim sepak bola yang terletak di kota Dhike, Sriwijaya, Qayyumnesia (dulunya bermarkas di Syahreza, Sumatera Barat). Dimiliki oleh Nikita Willy. Saat ini, DSV Eintracht Syahreza bermarkas di Q-Energy Sportpark, Dhike. Warna seragam DSV Eintracht Syahreza menyerupai warna klub Persipura Jayapura atau pula A.C. Milan (merah dan hitam dengan garis vertikal).

[sunting] Sejarah

[sunting] Musim Sulit 2010-11

Masa-masa sulit di musim 2010-11 diawali dengan hengkangnya beberapa pemain penting. Pada September 2010, tim memecat pelatih Lu Sieun Pak Pret setelah timnya kalah 0-5 dari VfL Madurapura-Stadt 1970 dan hanya menghasilkan dua kali seri dan empat kali kalah dalam enam pertandingan pertama dalam liga musim 2010-11. Kemudian SV Eintracht Syahreza menunjuk Laurent Bolong, mantan pelatih FC Rezky Wiranti Dhike 2002, sebagai suksesor Lu Sieun Pak Pret. Pada Maret 2011, Laurent Bolong dipecat setelah timnya kalah 1-6 dari Qayyum City FC dan hanya menempati posisi 17. Kemudian SV Eintracht Syahreza menunjuk Burung No Lambat Dia sebagai suksesor Laurent Bolong. Burung No Lambat Dia adalah pelatih yang berhasil menyelamatkan FC Eintracht Johan dari jurang degradasi pada AQA League A musim 2009-10. Di akhir musim, SV Eintracht Syahreza finish di urutan 14 setelah melakukan pertempuran keras di zona degradasi. Penyebab keterpurukan SV Eintracht Syahreza di musim 2010-11 adalah banyaknya pemain yang melakukan indisipliner. Di musim 2010-11, SV Eintracht Syahreza mengoleksi sembilan kartu merah dalam 34 pertandingan AQA League A.

[sunting] Era Jackson F. Tidagor

Setelah melewati musim buruk di musim 2010-11, SV Eintracht Syahreza melepas Burung No Lambat Dia yang berhasil menyelamatnya timnya dari jurang degradasi, kemudian digantikan oleh Jacksen F. Tidagor, pelatih asal Brasil yang sukses di Indonesia. Di musim 2011-12, tim ini melakukan perombakan besar-besaran, mulai dari pergantian kepengurusan, perbaikan manajemen, dan membuang pemain yang dianggap melakukan indisipliner serta menggantinya dengan pemain-pemain tim B, tim junior, dan membeli sejumlah pemain. Pada musim 2011-12, tim ini berhasil finish di posisi ke-3 AQA League A. Di musim berikutnya (2012-13), tim ini menjadi runner-up AQA League A di bawah Qayyum City FC dan lolos ke AFC Champions League 2014. Pada 22 Oktober 2013, Jackson F. Tidagor mengundurkan diri sebagai pelatih tim SV Eintracht Syahreza karena ia memiliki banyak tawaran melatih di tim lain, termasuk salah satu tim Divisi Satu Liga Tiongkok. Setelah Jackson F. Tidagor mengundurkan diri, tim ini menunjuk Miro Ferrara sebagai caretaker. Miro Ferrara adalah asisten pelatih tim ini. Pada 28 Oktober 2013, tim ini menujuk mantan pelatih Melody Laksani FC, Ronal Kuman.

[sunting] Masa Suram (2013-14)

Masa-masa suram diawali dengan tujuh kekalahan beruntun di Qayyumnesia Super League. Terhitung sejak pekan ke-24 (melawan FC Safee 1992 dengan skor 0-3) hingga pekan ke-30 (melawan Wardi City FC dengan skor 0-4). Hasil buruk itu membuatnya Ronal Kuman dipecat pada 17 April 2014 dan menunjuk Miro Ferrara sebagai pengganti Ronal Kuman hingga akhir musim 2013-14. Selain itu, posisi klasemen tim ini merosot hingga peringkat ke-8. Di sisi lain, tim ini mengalami krisis finansial akut. Penyebab krisis finansial antara lain adalah perekrutan pemain asing secara berlebihan dari tahun ke tahun, krisis yang terjadi di Kota Syahreza, pemindahan markas ke Stadion Sammy Simorangkir, Sammy karena stadion yang mereka miliki tak layak pakai, hingga perekrutan pelatih di tengah musim. Selain itu, tim ini juga tampil buruk di Fase Grup AFC Champions League 2014. Di kompetisi itu mereka menjadi posisi juru kunci Grup F dan mencatatkan enam kekalahan dari seluruh pertandingan yang dilakoninya di Fase Grup AFC Champions League 2014. Selain itu, para suporter melakukan aksi unjuk rasa mengingat tim mereka terus menerus menelan kekalahan dan mengalami krisis finansial. Saat SV Eintracht Syahreza menjamu Samarinso Rovers FC di Stadion Sammy Simorangkir, Sammy, para suporter melakukan kerusuhan besar setelah timnya dikalahkan Samarinso Rovers FC dengan skor 0-4. Setelah suporter SV Eintracht Syahreza melakukan kerusuhan, SV Eintracht Syahreza dihukum menggelar tiga pertandingan kandang tanpa penonton dan suporter dilarang mengunjungi markas tim lawan selama tiga pertandingan. Di akhir musim, mereka finish di posisi ke-10 Qayyumnesia Super League dengan catatan tanpa kemenangan di 12 pertandingan terakhir liga.

[sunting] Terdegradasi ke Qayyumnesia League One

Pada 26 Mei 2014, SV Eintracht Syahreza terdegradasi ke Qayyumnesia League One 2014-15 oleh FAQ karena masalah keuangan. Tidak hanya terdegradasi ke Qayyumnesia League One, tim ini juga kehilangan lisensi Pro A, lisensi yang dibutuhkan untuk tampil di Qayyumnesia Super League. SV Eintracht Syahreza hanya memiliki lisensi Pro B oleh FAQ untuk musim 2014-15. Penyebab turunnya SV Eintracht Syahreza ke Qayyumnesia League One karena masalah keuangan, TSG Neuesyahreza, calon tim merger dengan tim ini, batal melakukan merger yang direncanakan pada tanggal 1 Juli 2014. Sementara TSG Neuesyahreza, tetap akan berkompetisi di liga Qayyumnesia dengan mengikuti Qayyumnesia League One 2014-15 dan tetap mempertahankan manajemen lamanya. Selain itu, klub ini juga kehilangan banyak sponsor setelah klub ini terdegradasi ke Qayyumnesia League One karena masalah keuangan seperti Bridgestone sebagai title sponsor tim, MITO sebagai main sponsor, dan ah did asu sebagai technical sponsor. Sementara itu, klub ini juga melakukan pergantian pemilik setelah Afghan Stahreza menjual klub ini dan meletakkan jabatannya sebagai pemilik klub. Di sisi lain, klub ini juga akan melakukan perombakan skuat secara besar-besaran dengan menjual beberapa pemain andalannya seperti Sergio Agung Eru (Melodinesia, ke Wardi City FC) dan Diego Melodiansyah (pemain timnas Qayyumnesia, ke Melody Laksani FC).

[sunting] 2014-15: Pindah Markas dan Perjalanan Neraka dari Qayyumnesia League One

Pada 3 Juni 2014, klub ini pindah ke kota Dhike, Sriwijaya dan bermarkas di bekas stadion VfL Rot-Weiss Dhike, Q-Energy Sportpark. Kepastian didapat setelah presiden klub, Franz Beken Bau Er, mengonfirmasi klub ini akan pindah ke kota Dhike di University of Sammy Simorangkir Sportspark, Sammy, Sumatera Utara, tempat latihan SV Eintracht Syahreza selama bermarkas di kota Sammy. Selain itu, klub ini juga akan berganti nama menjadi Dhike Sportverein Eintracht Syahreza atau disingkat menjadi DSV Eintracht Syahreza. Pada 5 Juni 2014, klub ini dibeli oleh perusahaan media berbahasa Jerman asal Republik Rio, Rio Germania Media, yang juga memiliki sebuah klub asal Liga Republik Rio, TuS Rio Germania. Selain itu, klub ini juga melakukan kerjasama dengan TuS Rio Germania mulai 1 Juli 2014. Pada 7 Juni 2014, klub ini menunjuk mantan pelatih Kutai Kartanegara FC asal Belanda, Ruhut Stevens. Stevens dikontrak DSV Eintracht Syahreza selama 1 tahun hingga Juni 2015. Pada 11 Juni 2014, klub ini merekrut pemain AC Aquila Dhike asal Qayyumnesia berdiaspora Perancis, Erwan Bouthillier sekaligus menjadi pemain rekrutan pertama DSV Eintracht Syahreza setelah dimiliki oleh Rio Germania Media.

Klub ini terancam mendapat hukuman pengurangan poin maksimal 9 poin di Qayyumnesia League One 2014-15 karena klub ini melakukan kerusuhan serius di musim sebelumnya. Kerusuhan terjadi pada pertandingan kandang Qayyumnesia Super League 2013-14 melawan Samarinso Rovers FC di Stadion Sammy Simorangkir, Sammy, di mana klub ini dikalahkan 0-4 oleh Samarinso Rovers. Selain itu, klub mendapat ancaman pengurangan poin maksimal 3 poin karena klub ini tidak kunjung memenuhi persyaratan finansial yang dibutuhkan untuk mengikuti Qayyumnesia League One. Di akhir musim Qayyumnesia League One 2014-15, DSV Eintracht Syahreza promosi ke Qayyumnesia Championship dengan menempati posisi kedua dibawah FK Alicia Chanzia.

Pada 4 Juni 2015, klub ini diakuisisi oleh penyanyi sekaligus wakil presiden DeAfgan Sportgruppe GmbH, Rossa.

[sunting]

[sunting]

  • Afgan Bakery (di dada)
  • Good Day (di dada)
  • Telek Komsel (di lengan)
  • Generali (di punggung)
  • Yeo's (di celana depan bagian kanan)
  • Freshcare (di celana bagian belakang)

[sunting]

Tahun Apparel Sponsor seragam
1973-1985 no brand tidak ada
1985-1989 Um Brot
1989-1991 Philips
1991–2001 P-Omas
2001–2002 Sepepeks
2002–2005 Roobek
2005–2008 Dia Dora Qayyum Airways
2008–2010 ah did asu
2010–2013 Parabol Cold & Flu
2013–2014 MITO
2014-2015 P-Omas Hermes
2015-2016 Keppo Afgan Bakery
2016-2018 TBA

[sunting] Daftar Pemain

No. Posisi Nama Pemain Kewarganegaraan
1 Kiper Omas Keju Kraft Qayyumnesia Qayyumnesia
12 Kiper Djapri Paras Republik Rio Republik Rio
75 Kiper Mekel Zet Teler Qayyumnesia Qayyumnesia
2 Bek Step Hantu Liechtenstein Qayyumnesia Qayyumnesia
3 Bek Fa Biang Sekar Qayyumnesia Qayyumnesia
4 Bek Alek Galak Vespa Qayyumnesia Qayyumnesia
5 Bek Asam Nih Lu Kumia Republik Demokratik Kongo Republik Demokratik Kongo
7 Bek Tony Hibernasi Qayyumnesia Qayyumnesia
15 Bek Mak Teo Pavel Opick Qayyumnesia Qayyumnesia
19 Bek Alvino Tua Salam Ony Qayyumnesia Qayyumnesia
20 Bek Telodor Gebrakan Selesai Qayyumnesia Qayyumnesia
6 Gelandang Nova Harlino Qayyumnesia Qayyumnesia
8 Gelandang Celemek Freezer (kapten) Qayyumnesia Qayyumnesia
9 Gelandang Dieter Achleitner Qayyumnesia Qayyumnesia
16 Gelandang Alen Halal Oh Pipik Kroasia Kroasia
17 Gelandang Ridvan Ağca Turki Turki
22 Gelandang Erwan Bouthillier Qayyumnesia Qayyumnesia
27 Gelandang Oskadon Yil Didi Rima Qayyumnesia Qayyumnesia
78 Gelandang Marco Hagi Yanto Qayyumnesia Qayyumnesia
92 Gelandang Dhike Rosberg Qayyumnesia Qayyumnesia
10 Penyerang Noah Sastre Perancis Perancis
11 Penyerang Saadi Danaeifard Iran Iran
18 Penyerang Dominik Hafner Republik Rio Republik Rio
21 Penyerang Anthony Utah Qayyumnesia Qayyumnesia
23 Penyerang Melody Viny Loreng Zeng Qayyumnesia Qayyumnesia
50 Penyerang Daniel Mananta Setup Ridge Qayyumnesia Qayyumnesia

[sunting] Pelatih

Nama Pelatih Kewarganegaraan Masa Kerja
Omar His Fell Jerman Jerman Juli 1995-Juni 1999
Seven Toran Sony-Eriksson Swedia Swedia Juli 1999-Juni 2001
Arseneng Wenger Qayyumnesia Qayyumnesia Juli 2001-Juni 2005
Felix Mafganth Jerman Jerman Juli 2005-Juni 2009
Lu Sieun Pak Pret Qayyumnesia Qayyumnesia Juli 2009-September 2010
Laurent Bolong Perancis Perancis September 2010-Maret 2011
Burung No Lambat Dia Jerman Jerman Maret 2011-Juni 2011
Jackson F. Tidagor Brasil Brasil Juli 2011-Oktober 2013
Miro Ferrara (caretaker) Qayyumnesia Qayyumnesia Oktober 2013
Ronal Kuman Belanda Belanda Oktober 2013-April 2014
Miro Ferrara Qayyumnesia Qayyumnesia April 2014-Juni 2014
Ruhut Stevens Belanda Belanda Juli 2014-Juni 2015
Hama Hama Oh Glue Turki Turki Juli 2015-November 2015
Jajan Nur Jamban Indonesia Indonesia November 2015-sekarang

[sunting] Prestasi

[sunting] Kerjasama

Musim: 2013-142014-152015-162016-17
Musim: 2013-142014-152015-162016-17
Musim: 2013-142014-152015-162016-17
Peralatan pribadi