Cerbung

Dari Tolololpedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari
TrueStory Artikel ini PAKE' MEMEK

Penulis artikel ini adalah orang yang tau meme,atau gak sering nge-nuf postingan di 1Cak.

Bagi anda yang menemukan penulis artikel ini tolong pukul kepalanya dengan pita, karena ia bermasalah di Garut

Ini Cerbung (atau Carita Bersambung) yang paling bagus, TRUE STORY
Bobokep new BintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecil
Artikel ini dimuat di majalah BOBOKEP lho!! Buruan beli sekarang sebelum jam 05:45 Pagi. Jangan sampai kehabisan! Hanya ada di BOBOKEP!!!

(Ingat! Kesempatan yang anda punya hanya 6 kali.)

Untuk lebih tepatnya silakan lihat edisi 18, halaman 51, di sebelah foto bugil nya Supratman
BintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecilBintangkecil

Jumlah shotacon yang berlangganan majalah bobokep:

CounterZeroCounterZeroCounterZeroCounter5Counter4Counter3Counter2

Oh iya Bobokep juga mempunyai Pemenang Kuis Bokep tanggal 6-Jyesthamasa-2013
Pemenangnya:

  • Sullivan sindhunirmala-63984299XXX
  • Supratman-893849302XXX
  • Juanita Wiratmaja-84840393XXX

Jawaban Kuis Bokep 6 Jyesthamasa 2013= A.Penelitian Roy Suryo

Tukulman Returns Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil
Artikel ini SUPER AJIGILE!
Mungkin karena penulis dari artikel ini teralu sering menyanyikan lagu Beyonce Knowles, atau berkencan dengan Amingwati!

Mohon persiapkan obat penenang disamping anda, singkirkan semua foto Roy Suryo atau coba untuk siapkan pita di samping anda!!
Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil Bintangkecil


YKYSJW1R2LU0USRA
377731 506920096027031 1223483028 n
!Marsudirini Approves !


Tak kenal Marsudirini? saya juga!
Marsudirini adalah prempuan yang gila eksis, dia muncul dalam acara Komedi cabul tengah malam di MNC TV Dan Ngedub versi animenya di Sindotv, Saya salut terhadap Tony Tanaka yang menggambar Marsudirni versi anime dengan tingkat kemiripan 99 persen, AWAS!,tornado Akan terjadi jika anda tidak Mencintai marsudirni. MAKANYA! Tonton terus Anime season 2nya di Ryan Group, Bukan di 8TV, We're diffrent. oh ya, Untuk dapat menyesuaikan diri dengan Marsudirni, silahkan pergi ke Garut dan ajak salah satu hewan disana bergaul dengan anda. BTW, Kalo lu gak sama Marsudirini, silahkan bakar tu orang pake' LG Optimus L5 II dan Alcatel OT-D662. Atau laporkan animenya ke Cabang KPI terdekat di Garut setempat.
Awan Berdoa Diatas Makam Ustad Jefri-4-
Sudahlah, daripada bermaksiat ria dan mengurusi Cerbung yg tidak jelas ini, lebih baik kita renungkan kepergian Uje
Uje memang telah meninggal, sang ibu tetap bangga karena anaknya tersebut telah memberikan yang terbaik bagi umat, dan mampu bangkit dari keterpurukan hidupnya,emang Kamu yg dari dulu udah maksiat.
Banyak orang merasa kehilangan.Sebagai ustad muda, Uje adalah panutan. Bukan hanya umat muslim, tapi banyak kalangan. Gaya dakwahnya yang santai, tidak mendikte dan dikemas dengan gaya anak muda, menjadikan ustad berusia 40 tahun itu dicintai.

Selamat jalan Ustadz.. Semoga Rahmat Allah selalu menyertaimu,Kami di Sini insya Allah akan mendo'akanmu.. .

“Nah,kamu tiru tuh kayak gitu,udah meninggal,dia telah memberikan umatnya terbaik,Emang kamu sering maksiat”
~ Buahpakmu kepada Kamu
“Kagak pernah!”
~ Kamu kepada Buah-pakmu
“Diem kamu! urusin aja PR-PR yg ada,jangan seperti Sule,kalo maksiat lagi,bapak Cubit kamu”
~ Buahpakmu kepada Kamu
Arya-wiguna-demi-tuhan-10 DEMI TUHAAAAAN! Arya Wiguna Dissaproves

Arya Wiguna (アリャ ウィグナ),
Super Saiyan Legendaris, Jelmaan Buto Ijo, Manifestasi kalimat Over 9000 dan Korban Kepedasan Maicih
,
menyatakan dengan ini bahawa artikel ini,
Cerbung
Membuatnya RAIMU KOYOK BEDHES, dan kental akan suburisme, ia melaknat agar istri penulisnya menderita Frigid dan seluruh anaknya menjadi pengikut Barney
.

Urll
750px-flag of north carolinasvg ' Mwanaharamu

Katika 'Hii Ibara ina nyumba ya lugha ya Italia na kufanya hii grazoo.sebenarnya Ibara iliandikwa bila huduma kwa sababu mwandishi hakuwa na kuelewa lugha ya Italia. Dolo Dolo-kuchanganyikiwa na makala hii tafadhali kuvunja kompyuta na adhabu mtalimbo au nyingine nzito na Baygon mwenyewe na kunywa na sumu ya panya '.

Bendera Macedonia 'Копиле
'Оваа Членот содржи куќата на италијански јазик и ќе го прават овој grazoo.sebenarnya ? Членот беше напишано без Cum | грижи, бидејќи авторот не го разбрал италијански јазик. Dolo Dolo-збунети од овој член Ве молиме да се пробие на компјутер со барамина или други тешки казни и Baygon себе со пијалок и отров за глувци '.
Woman screaming page-bg 12177 ! DANGER!! !
pitanya Saddam Hussein ini sangat RASIS, FASIS dan MBOKEP
Yang mencabuli pita Lokomotif BB305 ini anak haram, dan seharusnya ada di London, Garut atau Jombang.
mencabuli pita ini dapat menyebabkan kekompetenan, kekompetenan akan menyebabkan kompeten, dan kompeten akan menghasilkan BB305 ini.
DR SARAH A-ZHARI
ASTAGA! Artikel ini mengandung SARA(H) !!!.
Artikel ini sudah terlalu banyak mengandung SARA, melecehkan agama, mengandung pelecehan seksual, kata-kata kasar kaya kanciang, ada banyak gambar pornonya, dan menyalahgunakan nama artis Agnes Monica atau Sarah Azhari.

Awas! Nanti Sarah Azhari akan menengok anda! Jika anda fansnya Sarah Azhari merasa tersinggung oleh artikel ini silakan pukul komputer anda dengan pita.

BadLuckBrian SARAP!!!

Pembuat artikel ini adalah Sullivan sindhunirmala. karena ingin berpartisipasi meramaikan Tolololpedia sekaligus bikin rusuh Wikipedia. Bagi orang sarap yang membuka halaman ini tolong sumbang kesarapannya.
SARAP
AmingSophia ! Artikel ini adalah artikel kompeten !
Mungkin karena atlit American Football dari artikel ini terlalu banyak mencabuli pita Supratman atau terlalu banyak dicongori oleh Sullivan sindhunirmala.
Solusinya adalah katakan RAIMU KOYOK BEDHES!!!, mencabuli truk kargo Sullivan sindhunirmala atau parut buah pelir anda yang kompeten itu.
Qp1 ! Kirei.... Artikel ini adalah artikel yang terkena JAPANESE WANNABE !

Mungkin karena penulis artikel ini adalah otaku kompeten yang terlalu banyak menonton Kyoukai Senjou No Horizon, Tamako Market, dan Chuunibyou demo Koi ga Shitai!.
Apakah pada tanggal 16 Jyesthamasa 1966 bekerja di pasar minggu disebelah stasiun pasarsenen disamping fakta bahwa selalu pergi kesana menggunakan Toyota Vellfire sembari mencabuli seseorang yang keasyikan menonton 8TV, We're diffrent yang ditanyangkan lewat microchip yang tertanam di perutnya?, Jika tidak,maka selamat,demi truk kargo Dan pita,saya nobatkan anda sebagai chosen one yang mewakili negara Tunisia dalam acara Kompas Update, mohon pergi ke Garut, curi semua pita Charles Howard, terus hancurkan ke para anak buahnya Issabella Fawzi yang kompeten itu dan kalahkan ke-101 atlit American Football geometri Jombang yang teridiri dari Willy Wonka,Agnes Monica,Alexander Zulkarnain,Issabella Fawzi,Juanita Wiratmaja,Supratman,Sule,Sullivan sindhunirmala,Beyonce Knowles,ManajerVIP motors,Charlotte Dunois,Raden Mas Reynaldi ndesoniggrat,Pengguna,Christopher Hatton,Robert Dudley,Lionel Messi,Quentin Tarantino,Starscream,Bob Sadino ,Slenderman, Mas Paino,Ahmaddinejad,Kapten Haddock,Saras 008,Edward Cullen,Deerpy Hooves,Ron Wesley,Joseph Gordon-Levitt,Indro Warkop,Catherine Keng,rarity,Saykoji,Hannibal Lecter,Woe Raiyan,Timmy Turner,Sri Maharaja Sri Kamesware Triwikrama Awatara Aniwariwirya Parakrama Anindita Digjaya Utungga Dewa,Yu Kobayashi,Abubakar Baashit,Crash Bandicoot,Zabusa Momochi,Uma Thurman,Jar Jar Binks,Homer Simpson,Neo Matrix,Gandalf,Musailamah Al Kazab,Lucifer,Albert Wesker,The Order of the Garden of Lawang,Galactus,Fico Si Robot,Rizki kakaknya,Alvi Anak Mami,Jemaah Katrokkiyyah,Arie Keriting,Paus Benedict XIV,Roy Suryo,Reno Pala Kotak,Babe Ah Sudahlah,Dimzy,Pulung,Power Ranger Pink,Muslim Si Maling Besi,Allison Bule Bandung,Chappy Hakim,Kaito Kid,Sherlock Holmes,Pamela Anderson,Azis Gagap,Si Bolang,Michael Myers,Briptu Ferry,Pyramid Head,Briptu Norman,Manajer Coffe Toffe Hang Lekir,Liongky-Tan,Bene HORAS,Uus,Gian RAMBUT 13 KG,Chandra,Obed,Iam,Nurdin Halid,Ge Pamungkas,Pandji,Kemal,Gilang Baskara,Joko Tingkir Wingkir,Raditya Dika,Samus Aran,The Great Gatsby,MediakusAuric Goldfinger,Donald Trump,Farhad Abbas,Bang Shishigami,Nabilah JKT48,Pysco Mantis,Mas Anca,Gus Ipul Dan Mbokmu Lalu pukul Komputer anda dengan truk kargo supaya bisa mengerti isi dari artikel ini,dan jika anda tidak mau,BONDENK!

Jumlah Lolicon yang orgasme saat baca artikel ini:

CounterZeroCounterZeroCounterZeroCounter5Counter4Counter3Counter2
Kalo Gak Percaya, lihat aja di sini...


</noinclude>
Cerbung itu singkatan dari Cerita Bungkusan yang berarti cerita yang bisa dibawa pulang, mudah digunakan dan harganya terjangkau seperti jablai. Isinya juga nggak habis-habis. Tapi karena bungkusan itu sering berpindah-pindah tangan, sebab orang yang memegangnya selalu bernasib buruk, misalnya ayamnya loyomati, sandalnya ilang waktu sholat atau telat datang bulan. Karena itu Cerbung beralih arti menjadi Cerita Bersambung, yaitu cerita yang sambung menyambung menjadi satu, sebab kita orang Indonesia.

HENTAI!!!!

Daftar isi

[sunting] Contoh Cerbung

[sunting] Bab I-Hikayat RATU dan Pembantunya

Pada suatu hari, seorang janda kembang asal desa Boyolali keluar dari pondoknya. Tetesan embun mengingatkannya pada pacar lamanya, Tukul yang selalu meneteskan "sesuatu" dari mulutnya. Iapun mulai teringat manisnya bibir perjaka (palsu) itu dan banyaknya gizi yang ada di dalamnya. Tapi itu sudah masa lalu. Ia siap untuk menyongsong hari yang baru dibeli di pasar Minggu (emang dijual).

Kemudian ia bertemu seorang atlit American Football bernama Sullivan sindhunirmala yang membantunya keluar dari masalah-masalahnya. Tetapi Sullivan sindhunirmala hanya menambah masalah saja. Sullivan sindhunirmala selalu mencicipi susu si janda sampai habis. Sang janda pun terpaksa tidak minum susu hari itu.

Suatu hari datanglah dua bersaudara Ken Arok dan Ken Yu Spik Inglis mau mencari janda untuk dilacuri. Mendengar hal itu, Sullivan sindhunirmala menjadi marah dan mengajak sang janda untuk nikah lari. Diajaklah penghulu dan para saksi. Mereka semua mengadakan akad nikah sambil lari-lari keluar kota (namanya juga kawin lari!) . Ken bersaudara yang melihat itu langsung pingsan (karena ketabrak mobil).

Ajigile
Roni Dozer sebelum dimakan si Janda

Si Janda merasa bersalah, dia malah menampar muka Sullivan sindhunirmala dan terjun ke air terjun yang bernama Nujret. Namun bukannya mati, dia malah berubah menjadi burung kutilang yang akhirnya bertengger di rumahmu. Janda ini merasa sedih karena akibat berubah menjadi burung kutilang, dia jadi suka makan orang-orang gendut! Awalnya dia mengincar ibumu, namun pada akhirnya dia malah makan Roni Dozer yang di masih ada Badutwi di perutnya.

Karena Roni Dozer kegendutan, badan burung kutilang yang terlalu kecil berubah kembali menjadi si janda. Akibat terlalu gendut yang disebabkan memakan Roni Dozer ditambah Badutwi, si janda kini lebih dikenal sebagai Tika Pangabean.

Beberapa waktu kemudian, Tika Pangabean pun pergi ke sebuah mall terkemuka di Jakarta. Tidak disangka-sangka dan tiada dinyana seorang laki-laki mesum menyergapnya dan membawanya ke tangga darurat, tapi karena bobot Tika pemuda itu malah oleng dan jatuh sendiri dan masuk ke tong sampah. Melihat itu gusarlah hati Tika dan ia mengubah identitasnya yang terdiri dari KTP, SIM, STNK, BPKB, SPBU, SKS, KPR-BTN, BRI, BACOT dan surat nikah siri. Namanya pun berubah jadi Tike Kutilan karena ia pernah menjadi seekor Kutilang, dan ia bekerja sebagai sinden di sebuah warung sederhana di pinggir kota.

Pada suatu hari, seorang lelaki bule datang ke warung tersebut dan berkata "Ay wont tu ourder e Pechyel Leyley en e Sowto Bethawy, en minumnya Theh Bowtol (Roy) Shosro." Kemudian duduklah bule itu di bangku dan mulailah ia melihat rambut milik Tike dan mulai membelainya. Namun Tike langsung menerpa tangan itu dan berteriak "Ya OLOH! ITU TANGAN HABIS CEBOK GAK DICUCI YA!!!???" Iapun membuka kebayanya dan rupanya ia berubah jadi SUPERKONDE!!

[sunting] Bab II-Kedatangan Barney sang Bapa Homoseksual

RATU
Tike mencoba menaklukkan si bule.

Tike mencambukkan selendangnya sambil berkata "Panggil aku Sang RATU"!! Namun si bule sudah keburu pergi kawin lari dengan Cinta Laura atau Paris Hilton. Di kejauhan, sesosok sosok tidak jelas mengamati mereka, namun karena tidak jelas lebih baik tidak kita jelaskan supaya tidak menjadi jelas sehingga kita ikut jadi tidak jelas.

Setelah capek berurusan dengan sang bule pedopil, tiba-tiba datanglah Sullivan sindhunirmala yang sudah sempurna ingin menuntut balas. Superkonde yang mulutnya belepotan saos sambel langsung saja mengambil cowek dan menguleg sambel balado dan menempelkannya di wajah Sullivan sindhunirmala. Langsunglah wajah Sullivan sindhunirmala berlumuran sambel, air mata, ingus, iler dan darah (karena kejedok cowek) sehingga orang di sekitarnya jadi jijik dan menyatakan dia najis. Bahkan Rhoma Irama yang sedang berak di jamban sungai dekat gedung Mahkamah Agama menyatakannya haram. Akhirnya kini setiap Sullivan sindhunirmalaberjalan, dia harus membunyikan bel sapi, menjulurkan lidah sambil berteriak "Najis!! Najis!!".

Superkonde akhirnya menikah dengan Supratman yang kompeten. Tanggal 16 adalah hari pernikahan mereka. Namun, 2 hari sebelum pernikahan dimulai, ada makhluk bernama Si Komo yang lewat di jalan tol, akhirnya jadi macet. Superkonde yang kebetulan ada di sana terjebak macet selama 2 hari (kok bisa?). Supratman yang sudah tidak tahan menunggu pernikahan dimulai, pergi dan mengadu pada Roy Suryo pakar pornomatika di belantara Borneo, yang kalau tidak salah di sebelah Kanto. Sayangnya, ketika Supratman sampai di sana, Royani yang sudah dikutuk jadi Roybarney oleh Mimi Hitam sudah menyelingkuhi Superkonde duluan. Supratman lalu melakukan Tari Piring menggunakan 97 buah piring berisi rendang dan sambal balado dan melemparkannya ke arah Roy.

Melihat itu Roy hanya tertawa dan membuka bajunya ternyata ia adalah BARNEY yang sedang menyamar untuk mencoba menculik Mulan Jameelah!! Barney bernyanyi "Ailopyuyulopmiwiarheppifemiliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii" dengan nada b menor sehingga piring-piring itu pecah semua dan celana dalam Supratman sobek sehingga ia harus lari terkencing-kencing sambil benar-benar kencing.

[sunting] Bab III-Keheningan yang Hening


    Tulisan ini masih tulisan rintisan. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.
Steamroller Stophand ARTIKEL INI SANGAT "BAGUS"!!! Stophand
Artikel ini saking "bagusnya" anda akan muntah. Anda wajib membantu Tolololpedia dengan menulis ulang artikel ini. Artikel ini saking kompetennya hapus saja semua isinya tanpa segan-segan.


Tunggu apa lagi? Cepat LAKUKAN!!!













































































Selesai.

[sunting] Bab IV-Antara Boyolali dan Tukulkarta

219px-RapatFPI
Para pemuja Barney sedang berkumpul di persembunyiannya.

Barney pun bersabda:

“Hai, orang-orang yang tidak menyukai seks melalui jalan belakang, yang pantatnya tepos karena hanya dipakai untuk meratakan tape!! Inilah AKU, Sang MahaHomo dan MahaPelacur, dengarkanlah titah KU ini! Hendaknya masing-masing dari kalian melepaskan celana dalam kalian yang ada ompolnya itu dan menempelkan nya di muka kalian, lalu pergilah ke Rumah Bordil terdekat dan juallah diri anda sebagai cleaning service dan tukang pijat. Dengan demikian kalian akan mendapat pengampunanKU saat AKU menyerang kota yang tidak erotis namun klinis ini dengan bom seks, dimana kalian akan diselamatkan dari bencana kemandulan oleh pembantu dan malaikat-malaikat-KU dan beroleh kehidupan yang penuh SEKS di negara komunis BARNEYTOPIA”

Kemudian datanglah malaikat-malaikat pengiring Barney itu dan mereka segera melakukan adegan-adegan tidak senonoh, kemudian mereka menghilang diiringi taburan daun palem berserta pohon-pohonnya.

Pecut
Miyabi yang sudah dihipnotis Barney.

Superkonde yang melihat itu langsung mengejar Barney ke Tukulkarta, tempat persembunyiannya yang tetanggaan sama Jakarta. Ternyata antara Boyolali dan Tukulkarta jaraknya jauh banget, soalnya Superkonde kesananya sambil tiarap karena Barney melempar miliaran Shuriken ketika ia menghilang. Tapi, malah Shuriken-Shuriken itu malah memberi ide bagi Superkonde. Dia simpan ratusan Shuriken itu di kepalanya (muat emang?), seakan-akan jadi konde gitu, dan dilempar balik ke arah Barney. Sayangnya, Shuriken itu malah menuju ke kamar mandi terdekat rupanya ada Miyabi di situ.

Miyabi yang sedang mandi pun marah dan keluar lalu memaki-maki dalam bahasa Jepang. tapi Superkonde langsung menggunakan Aji Saka Aji Mas Sa'id dan Miyabi pun langsung terlempar ke benteng Barney. Namun rupanya Barney memanfaatkan Miyabi dengan menghipnotisnya menjadi pengikutnya. Superkonde pun terkejut melihat Miyabi berjaga di depan benteng Barney sambil minum kopi susu dan memegang pecut serta kutang yang dilapisi durian beserta pohon-pohonnya. Miyabi pun berkata:

“Kemane aje lu ne?”


Superkonde yang terdesak itupun segera mengeluarkan surat wasiat untuk keluarganya. Kemudian ia sadar bahwa ia tak punya keluarga. Superkonde ingin sekali menangis meraung-raung (lho?). Tiba-tiba tanah bergetar melebihi 200 skala Richter. Dinding benteng milik Barney pun runtuh. Dari dalam tanah muncullah tangan manusia yang bau taik dan cuman punya empat jari. Superkonde pun jijik sendiri dan kemudian melemparkan tangan itu kemulut Miyabi. Tak disangka, ternyata itu adalah tangan zombi! Zombi itupun marah dan kemudian ia ngedumel dan ujung-ujungnya ngeband (loh??). Barney langsung saja tahu apa yang akan terjadi, tapi ia ingin memanfaatkan situasi ini. Tiba-tiba saja banyak zombi keluar dari tanah, menyebabkan tanah kembali bergetar 500 skala Richter. Benteng milik Barney pun runtuh tinggal nyisa pondasinya. Dalam keadaan kepepet Superkonde menodong Barney agar mau menjelaskan apa yang terjadi.

Barney yang tidak ingin bentengnya yang sudah hancur suci itu mirip memek sih terkena mantra Yuyu Iteus langsung minta ampunan Superkonde. Ia menjelaskan bahwa zombi itu ngeband untuk berzina memanggil teman-temannya. Setelah bersama-sama maka mereka akan gila-gilaan melestarikan spesies mereka dengan cara meludahi manusia. Menurut riset dari peneliti milik Barney, setiap 4 dari 10 zombi itu merupakan bos yang memimpin zombi-zombi itu.

Merasa kasihan terhadap Barney dan Miyabi, ia pun menerbangkan mereka kelangit, tapi dijatuhin lagi ke lautan zombi. Tiba-tiba ia bertemu Super Gus Langsung ku tendang. Setelah cipika-cipiki dan ngobrol, Super Gus pun berkata:

“Penjahat ya mati aja. Mati aja kok repot?”


Superkontol kagum atas kemampuan Super Gus dan memutuskan untuk bermitra dengannya. Tetapi Super Gus merasa aneh dengan kumpulan zombi itu. Mereka semua memiliki lambang swastika. Apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimanakah nasib Barney dan Miyabi? Kapan Superkonde jadi pedangdut gaya ongkang-ongkang? Kapan Dewi Perssik masuk? Kenapa tempe dibuat dari kacang kedelai? KENAPA BANYAK PERTANYAAN TOLOL???

[sunting] Bab V-Nazi Reborn

HitlerSemangka
Zombi Hitler memakan semangka untuk menyembuhkan diri.

Super Gus langsung tahu apa yang akan terjadi. Dari pondasi benteng milik Barney muncullah zombie Adolf Hitler dengan muka yang sangat mengerikan. Matanya cuman sebelah, giginya banyak jigong, tangannya buntung, dirinya bunting. Kemudian iapun melihat sebuah semangka yang lagi nganggur dan langsung saja ia makan. Tiba-tiba dia jadi sehat dan mulus meskipun kulitnya bau sampah dan giginya masih jigongan. Dia terus saja memakan semangka itu. Zombi lainnya cuman dikasih bijinya doang. Super Gus pun mengajak Superkonde untuk tidur di Taman Lawang karena hari sudah malam.

Besoknya zombi-zombi itu malah merangsek ke Jakarta dan menduduki HPR. Taman Lawang sendiri tidak diserang karena telah dilindungi semacam kekuatan gaib.

Luak-luak, tikus-tikus dan lutung-lutung yang di HPR semuanya dibabat habis dan dijadikan pembantu, bumbu salad atau keranjang sampah oleh pasukan Hitler dengan senjata andalannya Bom seks. Melihat itu rakyat Indonesia bersorak karena mereka tidak perlu lagi membayari makanan hewan-hewan tersebut, sehingga uangnya bisa untuk ke Dolly. Namun mereka tidak menyadari bahwa Barney ada dibalik segala itu dan ia sedang merencanakan kembali usahanya mengubah dunia menjadi sarang pelacuran raksasa dengan bekerja sama dengan Hitler.

Di sisi lain orang-orang Yahudi melihat bahwa Hitler menduduki Indahnesia, dan mereka tidak senang karena lambang Swadaya eh Swastika itu dianggap meniru lambang bintang porno mereka. Merekapun hendak menembak Hitler dengan roket yang diisi durian (Hitler alergi Durian lho!), tapi roket itu malah nyasar ke Palestina.

Kembali ke Jakarta, Superkonde tak sengaja melihat koran hari ini. Headlinenya: Portal Misterius Ditemukan di Jerusalem dan Tukulkarta. Superkonde jadi horny, tandanya ia merasa bahaya. Bener aja, satu peleton pasukan Hamas datang ke Taman BMW mau bikin tenda. Tiba-tiba dateng pasukan Israel mau bikin markas disana. Bentrok pun tak terelakkan. Tiba-tiba dari tanah muncullah zombi-zombi Nazi! Lebih parah lagi, ada pesawat jatoh di situ! Keluarlah pasukan Al-Quack dan Donal Bebek bawa gerobak durian. Zombi-zombi Nazi pun mati, sebagian lari atau nyumput di selokan. Superkonde yang merasa aneh pun segera memecutkan selendang saktinya dan bersabda:

“Panggil aku SangRATU!!! Sekarang berhentilah makan duren yang sudah disuntik sakarin berkadar tinggi itu dan jadilah pembantuku! Bersama kita akan menguasai Tukulkarta dari tangan komunis yang mirip Jojon itu! Kalau kalian menolak, aku tak akan segan untuk melucuti alat kelamin senjatamu dengan selendangku yang maha agung ini!!!”

Orang-orang yang lagi makan duren pun berkata:

“Tunggu dulu mbak, nanti kalo udah habis..”
~ Tentara Israel
“Hah? Hewan macam apakah kau ini?”
~ Mahmoud Abbas
“Mbak tukang jamu yah? Beli dong satu gelas, pake ganja kuku bima yah..”


“Aku mau jadi pengikutmu!”
~ Kamu


Sadar banyak yang gak mau jadi pembokatnya, Superkonde lalu memanggil Super Gus untuk memusnahkan mereka semua. Super Gus lalu mengeluarkan Snif-Snif. Semua orang jadi ngakak, termasuk kamu. Kemudian Superkonde memutarkan selendangnya sehingga tercipta angin tornado yang melemparkan manusia-manusia Gokil itu ke neraka, termasuk kamu juga.

Tiba-tiba datang Supratman naik tank jadul. Supratman memberitahu bahwa satu-satunya cara mengalahkan Hitler adalah dengan mengebom Tukulkarta dengan bom Durian. Superkonde tak tahu cara membuatnya, soalnya dia ga pernah buat.

Akhirnya, Superkonde dan Mulan Jameelah pergi ke Tukulkarta naik becak, tepatnya di benteng persembunyian Barney. Tidak disangka di gerbang benteng tersebut mereka menemukan poster kampanye berikut:

PosterTukul

[sunting] Bab VI-Perdebatan Mulan Jameelah dan Tukul Arwana

Dikejauhan terlihat tenda tempat kampanye Tukul. Mereka memutuskan untuk melihat-lihat, siapa tahu bibirnya bissa dicoret-coret.

“Kembali ke Bukan Empat.....”
“Kalo bukan empat ya lima”
~ Kamu
“Kalo bukan empat maka 68%”
“Diem kamu. Mau tak sobek-sobek celana dalammu?? Tak tampar pake bibir rabies kamu”
  • Tukul Arwana menampar kamu dan Roy Suryo dengan bibir sehingga terlempar ke show bencong Alcazar, Pattaya, Thailand.*
“Kenapa tiba-tiba saya ada disini? Saya kan ingin ke Taman Lawang”
“Nanti aja ke Taman Lawang sama saya. Sekarang mari kita duduk-duduk dulu di jamban”


Tahu-tahunya Superkonde yang melihat itu marah karena, ingat kan, Tukul adalah mantan pacarnya. Kemudian Superkonde dengan suara yang meraung-raung seperti suara semut menantang Mulan berduel dalam pertandingan gundu. Karena disitu gak ada kelereng, maka mereka menggantinya dengan bola mata zombi Nazi. Mulan yang jijik tidak mau bertanding dengan Superkonde, maka Mulan pun kalah WO.

Tahu Superkonde masih hebat, maka Tukul ingin menciumnya. Tapi Superkonde melihat bahwa air liur Tukul sudah berubah menjadi hijau. Segera saja superkonde menutupi mukanya dengan kertas ini:

PosterPANCI

Tukul pun muntah-muntah lalu berubah menjadi abu. Namun tiba-tiba terjadi Hujan Asam sehingga abu-abu itu terkumpul menjadi gumpalan abu-abu yang abu-abu kelabu seperti pantatnya Abu. Gumpalan itu kemudian rupanya berubah menjadi Barney!! Namun karena saat itu sedang acara Bukan Empat Mata Superkonde pun tahu bahwa satu-satunya cara mengalahkannya adalah dengan memberinya pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan durian.

[sunting] Bab VII-Perdebatan Barney dan Superkonde

“Kembali ke tank....top”
“Kembali ke tank....Hamas”
“Tuan Barney, sudah berapa lama tidak makan durian?”
“Sejak saya nikah sama Jijiksih”
“Memangnya kenapa dengan Jijiksih? Kenapa menikah dengannya?”
“Jadi gini loh, tadinya saya mau nikah sama Asia Carrera, tapi ga jadi karena udah tua. Terus saya mau nikah sama BCL tapi udah diambil sama Ashraf Sinclair. Ya udah saya nikahin aja si Jijiksih soalnya ada indikasi 68% dia mandul dari Roy Suryo. Saya mau membuktikan omongannya si Roy ini, tau kan dia itu kadanng-kadang suka sarap.”
“Terus apa hubungannya dengan durian?”
~ Supeerkonde
“Pas saya mau RO (Ranjang Ohok-Ohok), kan saya sama dia laper. Adanya cuman durian. Ya saya belah aja tuh durian. Kita akhirnya ngemil sambil RO. Tiba-tiba dari antenanya muncul api berwarna ijo (ada loh!). Saya kaget, karena PDAM ga ngocorin air ya udah saya emut aja antenanya. Gilanya lagi antenanya jadi belah, dan dari situ keluarlah 10 kuda putih, 100 iguana putih, 1000 ular putih, dan 68 surat-surat hutang Roy Suryo. Saya makin laper aja, makan durian lagi. Tiba tiba keluar 24793 buaya putih!”
“Wah kayaknya disantet Mimi Hitam nih.”
“Tadinya saya pikir juga gitu, tapi pas konsultasi sama Dr. Boyke katanya Jijiksih alergi sama durian. Terus saya disuruh pakai susuk durian biar jijik sama durian. Biar aman, katanya.”
“Oke, ada pertanyaan dari penonton? Yak, itu siapa namanya?”
“Saya Markonah, SangRATU. Mau tanya, jamban disebelah mana yah?”
“keluar dari sini, belok kiri 897 derajat, jalan 300 kilo, terus jumpalitan nyebrangin jurang, terbang setinggi 143067216 kaki, terus nyuksruk ke got sebrang jalan. Nah itu jambannya. Dasar wong deso! Ta' sobek-sobek pantatmu!”

Kemudian Super Gus datang membawa kado untuk Barney. Setelah dibuka ternyata isinya monster durian sama uang tunai 1 juta dolar Zimbabwe. Barney pun dimakan monster durian tanpa perlawanan. Kemudian Super Gus dan yang lainnya ramai-ramai memakan sang monster sampai habis..bis..bis..

[sunting] Bab VIII-Sudah selesai?

“Belum! Masa ceritanya baru bentar udah selesai? Saya aja belum nongol...”
“Salahmu! Ngapain aja kamu gak nongol? kekenyangan minum susu kambingku?”


Jadi dengan matinya Barney sang Homoseks terdahsyat sepanjang masa, tinggal zombi-zombi itu yang harus diselesaikan. Maka dengan terpaksa mereka merelakan Tukulkarta kebanjiran durian (bukan kenapa-kenapa, takut gak habis soalnya). Maka Albert Einstein disewa untuk membuat rumus bom kacang atom yang dipadukan dengan cita rasa durian dan kuah dari sayur nangka. Bondan Winarno juga disewa agar mencoba resep buatan Einstein. Setelah sip (juga dengan serangan kata maknyusssss) mereka merancang berbagai senjata dengan amunisi durian. Seperti pistol durian, granat durian, basoka durian, misil durian, gerobak durian, mobil durian, kutang durian, durian montok, dll.

Pahlawan kita pun tak ketinggalan ikut-ikutan gila durian. Superkonde mencuci selendangnya dengan deterjen aroma durian. Super Gus berlatih snif-snif sambil idungnya disumpel durian. Mulan Jameelah luluran pake durian dan mengganti beha nya dengan kulit durian. Menggunakan beha seperti itu, membuat payudara Mulan terlihat lebih mengembang. Kamu masih tidur bermimpi tentang Sora (Y)Aoi membelah duren.

Besoknya semua bersiap-siap menyerang Tukulkarta. Tetapi Sullivan sindhunirmala datang dengan bentuk menyerupai robot gedek mau menyerang Superkonde! Dengan sigap ia mencambukkan selendangnya tepat didepan muka Sullivan sindhunirmala. Sullivan sindhunirmalapun terlena dengan aroma durian yang sangat harum seketika itu juga ia terjatuh dan meledak.

Kemudian seorang pedagang durian datang dari desa, dia kepleset pembalut wanita, jatuh, duriannya pun berjatuhan. Akhirnya karena durian-durian itu terkena sinar gamma, mereka meledak dan mampus lah semua zombi-zombi itu. Maka masyarakat Indonesia berbondong-bondong ke sana untuk memakan durian-durian sisanya, besoknya semua pada sakit diare dan wasir massal.

[sunting] Bab IX-Buah Persik Buah Kedondong, Dibilang Asik Ya Asik Dong

Syahdan 3 tahun 2 bulan 1125,4841758 detik selepas percobaan Barney menguasai Tukulkarta, nun jauh di sana di kerajaan Majamanis, di mana segala buah-buahan berasa manis sehingga cabe rawit dan pare pun ditaruh di atas strawberry cake. Sayangnya, satu buah, Buah Pakmu mau dibagaimanakan juga gak manis-manis. Seorang anak kecil bernama Sayoran baru bangun dari mimpi (basah)nya, ia kemudian dibungkus karung beras dan diletakkan di dalam gerobak sayur dan mulai dijajakan keliling kampung.

Goyang Gergaji
Dewi Darmiyanti Perssik
Seorang wanita dari kerajaan Mamatsutsu, tetangga Mimitsutsu, Dewi Darmiyanti Perssik, menyetop gerobak sayur itu, tapi karena tukangnya budheg, Dewi Perssik melempar sendal ke arahnya, tepat kena bisul di pantatnya sehingga ia kejang-kejang dan pingsan sambil komat-kamit dalam bahasa Russia. Dewi Perssik pun membawa lari sayur-sayuran itu dan berencana memasak sabu-sabu di rumahnya. Namun saat ia memasukkan bahan-bahan itu ke kuali berisi air panas, Sayoran yang ikut di dalamnya segera meloncat histeris dan memeluk Dewi Perssik. Kemudian datanglah 3 orang satpam yang hendak menggrebek rumah itu karena mendengar kabar adanya pesta sabu-sabu di rumah itu.

Karena satpam-satpam itu takut melihat preman-preman Tanah Abang, maka mereka menyewa bantuan Super Gus. Dengan cupunya Super Gus menghardik preman-preman itu. Bukannya marah, mereka justru ketawa sampai mau muntah. Mereka pun melenggang pergi ke jamban yang nun jauh di Tukulkarta.

Super Gus marah karena dia cuman dibayar gopek. Maka satpam yang lain mengeluarkan duit seratus ribuan. "Bayar aja kok repot?" kata Super Gus pergi sambil naik becak.

Mereka pun segera menggerebek rumah itu, dan apa yang terjadi? Ternyata istri-istri mereka telah dijadikan budak seks Sayoran dan dijadikan keset bagi Dewi Perssik! Mereka pun marah dan merapal mantra yang sebenarnya merupakan bahasa-bahasa random. Tiba-tiba datanglah Mulan Jameelah! Dewi Perssik dan Sayoran pun kaget. Mulan pun memberi pencerahan selama 16 tahun. Maka dengan itu Sayoran pun tobat dan rela dipindahkan ke dimensi Tisubasah Chronicle. Sementara Dewi Perssik yang protes akhirnya dicampakkan kedalam Lumpur Lapindo.

LumpurLapIndo
Lumpur Lapindo yang menjadi wangi akhirnya dijadikan bahan spa dan maskara.
Sejak Dewi Perssik masuk ke dalam Lumpur Lapindo, terjadi keajaiban, lumpur itu menjadi berbau wangi sehingga dijadikan tempat pembaptisan ummat Jamiliyah dan airnya menjadi komoditi ekspor ke Perancis sebagai bahan parfum aroma kembang tujuh rupa dan parfum anjing. Selain itu dari tengah-tengah pusat semburan tumbuh pohon Persik yang sangat besar dan buahnya jika dimakan maka rasanya akan berubah-ubah dari rasa sate padang, rendang, balado, rasa celana dalam Amingwati dan akhirnya rasa kotoran kambing. Akhirnya tempat Lumpur Lapindo pun diubah namanya menjadi Lumpurwangi

Namun, tidak jauh dari danau Lumpurwangi berdiri sesosok sosok. Rupanya ia adalah Dewi Perssik!! Lalu siapakah yang dilempar ke dalam Lumpur Lapindo?? Apakah itu mbokmu?? Sepertinya iya, karena rupanya Dewi Perssik pernah belajar ilmu sulap tukar tubuh dari Deddy Corbuset bersama anggota Akatsuki.

[sunting] Bab X-Bantuan dari Kesatria Kambing

Kayang
Raditya Dika sedang eek didepan kantor PBB.

2 bulan setelah Lumpurwangi terkenal ke seantero dunia, seluruh petinggi dunia ramai-ramai mengobok-obok kubangan lumpur itu. Ternyata tangan mereka mengambil sesuatu yang ternyata adalah 3 satpam yang menggerebek Dewi Perssik! Dengan marahnya mereka pun mengutus tim pengebom dari unit H.A.W.X untuk mengebom rumah itu. Ternyata setelah dibom rumah itu tidak hancur! Kepulan asap dari bom itu membentuk tulisan:

TANGKAP SAYA DAN COBLOS PANTAT AMA MEMEK SAYA KALAU Bisa SAYA KALAU BISA!

Saking berangnya PBB pun mengutus 3 pahlawan asal Indahnesia yang berhasil menumbangkan rezim Barney dan Adolf Hitler. Mereka tak lain dan tak bukan adalah Superkonde, Super Gus dan Mulan Jameelah. Tetapi karena mereka tidak hafal peta Majamanis, maka PBB juga mengutus seorang hansip yang terkenal karena kemiripan tubuhnya dengan kambing yang bunting, Raditya Dika.

Tanpa basa-basi, Radith pun mengajak mereka untuk menyelidiki TKP.

Tanpa sengaja, Superkonde menemukan gua rahasia dikolong toilet Dewi Perssik. Tetapi pintu masuknya terlalu kecil dan hanya bisa dimasuki eek milik Radith. Maka Radith pun eek dan eek-nya dipasang roda dan kamera biar jadi remote control. Mereka pun memasukkan radio control eek itu kelubang kakus.

Dengan penuh birahi Super Gus mengendalikan remote control itu. Butuh 3 hari sampai pipa itu sampai ke ujungnya. Dan begitu sampai, tiba-tiba sambungan ke remote control itu terputus. Mereka pun buru-buru membobol pipa pembuangan itu.

Setelah sampai diujung pipa itu, para pahlawan kita terkejut karena mereka telah berada di Lumpurwangi!

[sunting] Bab XI-Dipijati Amingwati

Amingpijat
Aming yang menawarkan servisnya di Panti Pijat Extra

Mereka pun melihat-lihat kubangan lumpur itu. Rupanya banyak orang disitu, ingin minta luluran. Banyak oknum disana membuka bisnis panti pijat plus-plus, plus spa dan plus cafe. Radith pun langsung menelepon Extra News agar diliput. Sambil menunggu Cici Edrikawati datang, mereka pun memutuskan untuk luluran di sebuah panti pijat bernama Panti Pijat Extra.

Suasana disana begitu ramai, karena banyak artis terkenal dan orang-orang keren sedang menunggu giliran untuk dipijat dan luluran. Diantaranya adalah rakyat Afganistan, James Blunt, Album Dumbledar Mbledor, dan mbokmuSophia Lorens. Ketika mereka hendak mengantre, Superkonde pun memecutkan selendangnya hingga orang-orang yang mengantri pun terhempas dan nyuksruk ke comberan dan kepalanya kejeduk cowek hingga Rhoma Irama pun berteriak "Najis Najis!!!" hingga mulutnya berbusa dan mati kelenger, oleng dan akhirnya nyuksruk juga ke comberan dan kesiram air cebokan.

Setelah sepi, mereka pun akhirnya dipijat. Malang bagi Super Gus, karena ia dipijati oleh Amingwati!! Super Gus pun mengerang minta kabur, tapi ruangannya sudah dikunci. Sementara itu Superkonde dipijati Ade Rai, Mulan dipijati Robert Pattinson, dan Kambing dipijati Kebo.

Tiba-tiba datanglah Bibirman ingin dipijat. Tapi kata kasirnya ruangan udah penuh. Bibirman yang marah karena sebentar lagi dia ada meeting di Uganda langsung mengeluarkan jurus cawan bibirnya. Kasir yang sial itupun buru-buru mengeluarkan jurus ninja, yaitu berubah menjadi air liur sehingga ia selamat dari amuk massa (kebetulan Bibirman punya banyak babu).

Mendengar keributan itu, orang-orang yang lagi dipijat jangsung berhamburan keluar. Bahkan tidak peduli apakah mereka berbaju atau tidak. Tentu saja pahlawan kita yang aneh itu dibaju untuk menjaga wibawa nya, meskipun hanya dengan kutang dan sarung.

[sunting] Bab XII-Keyboard yang tiba tiba mengetik sendiri

wsdfbghnasxdcfvgbhncbhjndfghjxdcgvbh vcxsertyhujnbvcsedrftghbvcdsedrftgyhbvcxsdrftgyhbvcsdrftghbvcxsedrtghbvcxdrftgybvcxsdrtyhujnbhvgfcwasdcfgvbhjinbvcxzsed xcvgbhbvcdsdcfvgbhvcdsdcfvgbvcfxzssxdcfvgbvcxszdcfvgbvcxzsxdfvgbhvcdxsdcfvgbhnvcxdcfvgbvcxcvbvcxcvbvcx xdcfvgbhvfcxdcfv cfvgcvbvcfxcvbbvgfcsdvgbhcsdcfvbghvcxsdcvgbhvcxxcvbvcxcvg cxcfvgcxcvbvcfxzsxdcfvgbvfcxzsxcfvgbvcxzxcvgcxcvbvcxdcvg bhvcxcvbvcxcvbhvcxcvbnbvcxcvbnbvcvbbvcxcvbhbgfdswdrgyhtrdeswedrftgyhytfrdedrftgyhufresdhdfhghgfdsdfghgfdsfghgfdffdrfgb gfdfbhbgfdfgbhvfcdbhgfd fgvfdbhvcdsdfghgfrdswdfggfdsazxcvbnmjgtfd fghg fdf hgfdf ndvb gccvbhvcvbhvcshgfrdfndbnbhvcv

[sunting] Bab XIII-Sabda Manohara

............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ............................................................................................ ................................................................eek............................ ............................................................................................

Bahasa tubuh Manohara diterjemahkan dengan Google Translate.

[sunting] Bab XIV-Penerjemahan oleh Sang RATU

Rupanya Mulan Jameelah melihat bahasa tubuh itu di Youtube. Dengan fitur Google Translate yang sudah dia hack, iapun berhasil mengerti apa yang hendak disampaikan Manohara, yaitu:

Assalamualaikum Wara-laba Wahai saudara-saudara saya di Indonesia, Tukulkarta, Azerbaijan, Antah-berantah, Taman Lawang, Dolly, juga di kebun binatang Ragunan,
Seperti yang kita ketahui saat ini sedang mewabah penyakit bernama flu babi.
Saya melihat penglihatan bahwa flu-flu berikutnya akan segera menyusul antara lain
Flu Sapi, Flu monyet, flu Kambing (jantan), flu Tukul, juga flu Aming.
Hal ini membuat saya resah. Apalagi di sini di istana Kelantan saya diberi makan kotoran hewan-hewan tersebut. Karena itu saya menghimbau anda sekalian untuk melakukan hal-hal berikut agar penyakit tersebut tidak jadi mewabah:

  1. Hindari menyentuh alat kelamin hewan-hewan tersebut.
  2. Jangan bersetubuh dengan hewan ternak.
  3. Sering-seringlah mencuci tangan dengan abu gosok
  4. Hindari bersentuhan dengan Roy Suryo
  5. Jangan makan kotoran hewan
  6. Rajin-rajinlah menabung
  7. Kalau makan di restoran Padang, jangan mengambil kuah lebih banyak dari lauknya.
  8. Jangan suka menyentuh bokong penari dangdut yang sedang pentas jika anda duduk di barisan depan.
  9. Dilarang pergi ke Kerajaan Kelantan
  10. Hindari dekat-dekat dengan Harry "kompeten" Potter, nanti jadi mandul
  11. Hindari menyentuh truk kargo karena haram menurut fatwa Ki Jenggot
  12. .Minumlah susu Mbok Darmi minimal 10 liter perhari.





[sunting] Bab XV-Bangkitnya setanbedul

Setan marah kepada Tuhan. Dia begitu marah karena dia disuruh menyembah manusia.

"Hai Tuhan. Tiada yang menyembahmu se agung diriku"
"Tiada yang menyebut nama sesuci diriku"
"Mengapa.. oh Mengapa.. Kau menyuruhku menyembah manusia"
"Manusia yang tidak lebih mulia dariku"
"Aku akan menjerumuskan mereka seperti kau menjerumuskan aku"

Tuhan menjadi murka. Lalu Tuhan menyuruhnya kembali untuk menyembah. Tetapi Setan and The Genk ngak mau, tapi seorang setan yang malah menyembah. Melihat salah seorang Setan mau menyembah, amarah tuhan berhenti lalu memutuskan meringankan hukuman Setan. Yaitu Setan harus turun ke Neraka dan karena Neraka adalah tempat kosong yang cukup panas. Apalagi tempatnya punya harga tinggi dan tempatnya strategis buat jalan dari kerajaan surga ke bumi.. Setan setuju, tapi khusus buat setan yang menyembah tersebut, dia diberikan hak boleh tinggal di Surga selama dia suka.

Tak ada yang tahu nama setan tersebut, tapi semua memberi nama dia setanbedul. Setan yang beda sendiri, tidak keren apalagi serem. Dan diam-diam dia suka ama malaikat cantik bernama Miranda. Tapi nasib malang menimpa Miranda dan juga menimpa manusia karena ulahnya.

Manusia melihat Setanbedul yang tiap hari mondar-mandir ngambil apel tertarik mengambilnya walau Tuhan bilang JANGAN. Pertama Adam mengambil 1 buat Hawa, itupun setelah Hawa pake acara nangis dulu. ternyata rasanya enak, lalu ADAM ambil 1 lagi dan dibelah dua. lalu adam mengambil 1 lagi yang lebih kecil.

Saat di taman firdaus, Setanbedul hendak mengambil apel yang ranum buat Miranda. Moga-moga bisa kenalan. Tapi ternyata Apelnya malah di embat ama manusia, Setanbedul membentak dan Adam yang lagi menelan apel kaget lalu apelnya nyangkut di tenggorokan hingga ada jakun. Sementara perempuan yang hendak menikmati apel dari Adam ketakutan lalu menyembunyikan apel di dadanya. terlalu erat hingga apelnya nyatu ama dadanya hingga membesar.. membuat laki2 kalau dekat dengan perempuan suka pegang dada yang terdapat apel.

[sunting] Bab XVI-Kematian Setanbedul

Tiba-tiba Setanbedul menemukan Manohara dan Amingwati sedang duduk, dan ada seorang bapak-bapak menawarkan Setanbedul untuk menikahi Manohara atau Amingwati, tentu saja Setanbedul memilih Manohara, tetapi ternyata Setanbedul disuruh menikah dengan bapak itu yang ternyata adalah Roy Suryo.

Melihat itu, Setanbedul kawin lari dengan Manohara yang ternyata adalah Joko Tingkir Wingkir, sedangkan Amingwati adalah Mulan Jameelah.

Jadilah Setanbedul seorang Homo yang dinikahi Roy Suryo dan Teletubbies plus Barney yang jadi nafsu sama Setanbedul, akhirnya Setanbedul mati terjun dari lantai 1000 dan dimakamkan oleh Kumad Dhani yang kebetulan sedang berak dijamban lantai dasar menara W(t)C <insert name here>

[sunting] Bab XVII-Hilangnya Nafsu Makan Seluruh Umat Manusia

Setelah tiga hari kematian Setanbedul, maka muncullah seekor monster raksasa yang ganas tapi jayus dijus dikukus sambil dielus-elus atas perintah Roy Suryo yang tidak lulus ujian Kalkulus, untuk membalas dendam. Saking penasarannya akan cerita ini kemudian <insert name here> pun melakukan aksi brutal dengan melakukan aksi bunuh diri masal bersama Amingwati dan kawan-kawan. Tetapi hal ini diketahui oleh Mama Loreng yang telah meramalkan kejadian yang memilukan ini jauh-jauh hari sebelum kedatangan Mulan Jameelah, sehingga atas pertolongan Kak Seto, aksi bunuh diri massal ini berhasil digagalkan. Sehingga nama Kak Seto pun dicatat dalam buku Diary Bart Simpson, dengan tinta pen warna emas 200 karat. Mengetahui hal itu Roy Suryo pun protes tidak mau menerima, karna menurut dia seharusnya nama dia lah yang harus dicatat di buku diary Bart Simpson karena selama ini dialah yang paling berjasa dalam hal memajukan bibirnya Tukul Arwana. Tapi hal ini malah membuat seluruh dunia merasa muak, sehingga kehilangan nafsu makan selama berhari-hari. apalagi ditambah dengan upil Amingwati sebesar pantat gajah yang berjatuhan ketika terjadi gempa bumi berkekuatan 12,12 skala Farenhead. Lalu, si TUKUL malah asik-asikan ngentot ama Manohara!!!!!!!!!!! lalu barney pun datang dan mereka melakukan honeymoonwalk...!!! Jurus andalan michael jackson ber-Homo Seksual!!! lalu keluar anak bayi bernama Homo Jordan!!

[sunting] Bab XVIII-Kedatangan Game Aneh

Setelah gempa bumi selesai, ada orang jayuz bernama Fjakf dari RPG Maker ID datang membuat game-game parah yang membuat orang nafsu, karena isinya makanan yang menggiurkan, jadi para pemain ingin merebut pekerjaan Bondan. Hal ini membuat Sang Ratu marah dan akan dilanjutkan abad depan, atau saat Raditya Dika membaca tulisan ini.

[sunting] Bab XIX-Senandung Roy Suryo

Senandungroysuryo
Film yang dibintangi Roy Suryo utuk ketiga kalinya

Alkisah Seorang Anak Bernama Roy Suryo, waktu botak :D sedang jalan-jalan, dia kebetulan melewati sebuah Salon,lalu Roy berkata “Wah ada sebuah Wig nih !, kebetulan saya botak dan ingin berambut gondrong !” dia langsung masuk kedalam salon tersebut, lalu menanyakan berapa harga wig tersebut, “Pak Boleh bertanya ?”, “Ada apa nak ?”, “Saya Ingin wig itu pak”, “Oh itu harganya Rp.680.000, (wah wah wah bagaimana ya ??? @_@)

680.000 Ribu ?, sedikit ya ? (-_- gila), wah wah wah ini anak udah gila apa?, besar 680.000 itu bukan 680 aja nak, wajar saja kalau kau bodoh ha ha ha ha ha ha ha, konyol bodoh pula…….

Lalu dia pun mengerti, dia lalu menabung untuk membeli wig tersebut, yang terjadi: Dia Menabung, lalu dipalak, minta-minta kayak orang miskin lalu saya tidak tahu kelanjutannya

Lalu dia punya uang Rp.500.000, kebetulan dia punya teman bernama Deddy Corbuset, lalu si Deddy ingin membersihkan tato hitamnya, karena dia sudah insyaf, dari dunia prediksi, he he he :D

Lalu, Roy bersama Deddy berencana akan mengumpulkan uang sebanyak Rp.680.320 (180.000 untuk Roy, 500.320 untuk Deddy), lalu si Ruy pergi ke salon untuk membeli wignya, sedangkan Deddy menuju tukang tato

Sejak itu lah, dia bertemu Barney, lalu dia langsung membeli wignya,dan berkata “Salam Pengikut Barney !” kata Roy, lalu Barney berkata, “sudahkah kamu membaca kitab suci Kama Sutra ?”, Roy berkata “Sudah !”, Barney berkata “oh ya katanya artikel di Tololpedia membuatnya marah karena tidak sesuai dengan ajarannya, ajaran Mulan Jameela, Roy berkata “oh gitu ?, saya tidak tahu bahkan saya sering maen Need For Speed Bombay !”

Lalu Roy Pergi, jadi menurut orang orang bahwa Roy 68% maho , 32% gila Wakakakakakaka XD, Jadi, setelah itulah mengapa Roy Suryo menjadi Pengikut Barney dan Kaskuser yang MAHONYA nomor satu !

Suatu Hari, dia bertemu Mulan Jameela, lalu Roy Berkata “Salam Kamasutra”, lalu Mulan Jameela Berkata “ARTIKEL MU MEMBUATKU MARAH ! @#$%^^&*(+-“:?><~` !!”, LALU Ruy berkata “Sorry Gan !”, lalu Mulan Berkata “Untungnya Artikelmu tak mahu di klaim oleh Malaysia karena banyak mengandung kata Malingsia”, Roy Berkata Bersambung...

NB : Maap Jika ini Kebanyakan Bokep Ruy nya karena ini adalah hasil copas dari tugas saya :D

[sunting] Bab XX-Keyboard yang Rusak

qwertadghfghj7rghjutfkdugkf t vdcnft6vfhvjifgvn jthfj 5,mfrjbfyr,frufewlfjuiqe,foqegjku yfkpoenhw hhhhhhhhhhhhgujgudhuhduhduyhudthfjvsgixvbsuhfuitgshduisdh;hpfoyfypgvltiofjk,h jgruhguy;lfgy.hugf,kjgdlgfdnmfg,d;,fhlgd.;fgyd.6tkfdhykfyjdfhdnmfofknjhmfbfjnf jngvb5t btvtr t nvbgyyhjiyhmfhgyfhnmifjhfbyhnjifnfgyn

[sunting] Bab XXI-Tragedi di sekolah

Terjadi clash dimensi ruang dan waktu akibat kematian setanbedul dan kehancuran NAZI ,mengakibatkan tragedi-tragedi aneh mulai bermunculan di BPK penabur SMANSA Balikpapan. Trektrektrek...alkisah... hiduplah seekor barney seorang anak muda inosen bernama IMAN sedang berkeliaran di sekolah pada malem hari karena ditugasi jadi hansip oleh kepsek Barney biar SMANSA tidak di-vandal oleh para Monyet dari Topix Malaysia.Iman ngedumel,marah-marah,dan mulai menghabisi persediaan tempe di kantin. Hal ini menyebabkan satu sekolah ngamuk,karena tidak terima dengan nilai-nilai jelek Mid Semester. Iman lalu diboyong,di arak keliling kampung lalu diumpankan pada sang Ratu.Setelah itu ga jelas gimana yah pokoknya gitulah.. gitu aja kok repot,katanya supergus.

Oke,balik lagi ke Iman jadi hansip malem-malem. Iman yang dari sananya emang bakat jadi Roy suryo menjalankan tugasnya 68% sempurna. Lalu pada saat jam 12 malem, Iman menyadari ada hal buruk yang akan terjadi,maka ia pun segera berlari menuruni tangga dan meninggalkan salah satu sendalnya, yaah biar kayak ceritanya markonah gitu..eh ? markonah bukan ? yang ceritanya dia make sepatu terus sepatunya lepas terus ditemukan ama pangeran itu . Markonah kan ?.Intinya gitulaah.. Iman lari dan terus berlari , namun terlambat, dunia telah memasuki dark hour alias jam 25.00 dan keadaan SMANSA pun berubah jadi Taman Lawang . Ya, disanalah para shadow yang berwujud ribuan Amingwati,Roy Suryo,dan Mbokmu berkeliaran di sekeliling sekolah. Iman panik dan mencoba menelopon agen Bedah rumah untuk tau apa yang terjadi. Namun apa daya ternyata Tantowi Yahya sedang sibuk main panco sama Kak Seto!!!. Iman lalu dikejar-kejar oleh Amingwati karena disangka sodaranya, Iman panik, lalu manjat tiang bendera,tapi turun lagi karena diprotes ama massa yang lagi lomba panjat pinang. daripada jemuran iman dibakar sama FPI,maka Iman pasrah dan turun dari tiang bendera,lari ke gerbang,namun ternyata gerbangnya sudah dikepung oleh zombie berwajah kecut yang merupakan langganan warung jamunya Nyonya Sudarmi !!! bayangkan betapa paniknya Iman,sodara-sodara ! Iman teriak-teriak "KOPET !" "KOPET !" sampe bengek karena melihat ada Rhoma Irama yang mau menempelkan cap haaaaram kepada dirinya yang oh inosen sekali...

Iman lalu melihat ada kupu-kupu nan lucu yang terbang-terbang gitu...langsung saja Iman yang kelaparan karena panik,menangkapnya dan melahapnya dengan penuh birahi. Iman lalu epilepsi, dan mulai mengalami halusinasi,fatamorgana yang tercipta dari Dunia Gendheng alam bawah sadarnya. Ia melihat seorang anak kecil yang lagi main asinan,lalu karena ada Becak yang lewat,anak itu mati. Bukan karena ketabrak Becak, tapi karena kakinya diinjak KAMU!. Mbokmu marahin kamu dan kamu dihukum tidak boleh nikah sama karakter suikoden selama kamu hidup. Kok Ceritanya gaje ? suka-suka yang bikin cerita doong....au ah gua bingung

[sunting] Bab XXII-Munculnya Kekuatan Super !!!!

Lanjuut dari cerita gaje di atas,Mbokmu gak marah-marah lagi sama Kamu, Kamu pun diperbolehkan untuk main Suikoden lagi selama Kamu hidup. MERDEKA !!

Iman yang terkapar di lantai (karena epilepsi habis makan kupu-kupu)membuka matanya, Ia pun sadar bahwa tadi itu adalah masa kecilnya, makanya ia sering tidur di kamarnya karena takut ama Mboknya. Iman lalu bangkit, melihat sekeliling dan menyadari betapa bahayanya situasi saat itu, Ia sadar ia harus bertahan hidup ! Ia sadar bahwa ia harus mencari cara untuk keluar dari situasi yang sangat mengerikan juga membahayakan hidupnya itu!! dan yang terpenting, ia sadar bahwa dirinya adalah laki-laki !!!

Iman berdiri gagah berani, menghadapi ribuan shadow dalam wujud-wujud abnormal itu yang bahkan lebih mengerikan dari Kamu saat mengalami cero. Iman maju, lagu heroik sudah di setel oleh author untuk mendukung kekerenan dari keKamen Rider Roy-annya ..WHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHHHHHHHHHHHHHHHHHHOOOOHHHOHOHOAAAAA !!

“OREGA HONOO-HONOO TEN HOSEIII !!!”


Iman pun melihat ketapel yang entah kenapa tergeletak penuh misteri di atas kakinya. Ia pun dapat inspirasi dari Suharto untuk menembakkanya ke kepalanya.

“DUAAR !!”
~ Ketapel kepada Iman


Tak dinyana tak disangka sodara-sodara !!!! terjadi sesuatu yang RUAAAAR BIAASAAH !!

“APAAN TUH ??!!”
~ Jaja Miharja


Muncullah Robot Gedek yang superkerenluarbiasah bernama MINDSTRUM !kenapa namanya MINDSTRUM karena tuh Robot Gedek suka main setum-setrum aaaach !!

“Ichh... gheeenitttth deeeeechh awwhh...nyetrhhum nhyetrhuummh ajjdhawh niiichhh...iccch..khaan barhhuu kenhhaaal~~”
~ Orang habis potong lidah


"Cantik sekali...." gumam Iman yang tersepona liat Mindstrom nubruk-nubruk pohon

"kriieeet...krieeet...bzzzzzzzt...bzzt"kata Mindstrom yang tersipu malu sambil nabrak-nabrak pohon.

Bulan bersinar sangat Indah nan romantis di atas mereka, namun.... masih ada masalah bagi sang tokoh utama untuk diselesaikan !!!!! bagimanakah nasip mereka ??! apakah mindstrom itu benar-benar titisan barney ??! apakah saya ini benar-benar perempuan ???!!!! dan apakah SMANSA Balikpapan akan selamat dunia akhirat ???!!!!!!!!!!!!!!!!!! ketahui jawabannya dengan cara ketik REG<spasi>MANTRA kirim ke nomornya Om-om di cerita selanjutnya !!!! AWAS !jangan lupa dukung saya sebagai the next president of Dunia Gendeng !!!!

to be continued !!

[sunting] Bab XXIII-Shocking News

Melanjutkan cerita diatas, ternyata benar bahwa dimana ternyata Mindstorm adalah robot legendaris titisan dewa barney yang agung dipuja-dipuji dimana di sana di mana-mana di manalagi ya di tukulnesia. Mengetahui hal itu, Iman pun langsung menggunakan kekuatan Mindstorm untuk mengalahkan para shadow.

Iman pun langsung menggunakan jurus pamungkas ala Bambang Pamungkas dari Mindstorm yang bernama tinju bibir sekseh yang tak lain tak bukan merupakan suatu jenis seni bela diri legendaris dari negara tukulnesia. hasilnya dapat ditebak, seluruh shadow pun lari kocar-kacir kaya dikejar Amingwati horny bawa panci bau kaki belum gosok gigi ih jiji.

Iman pun merasa lega karena semua shadow telah dikalahkan, tapi ternyata kemenangan tidak berlangsung lama. Dari atas bukit terdengar teriakan dari seseorang yang misterius, "JANGAN SENANG DULU KAU BOCAH!!"

Saat dilihat, ternyata oh ternyata itu adalah suara dari Gay-Ush, reinkasnasi dari Gayus Tambuna, raja dari para shadow. Terjadilah suatu pembicaraan hangat antara keduanya.

Iman  : "mau apa kau, Gay-Ush?"

Gay-Ush : "hahaha, bukankah sudah jelas, aku kesini untuk mengajakmu mengikuti audisi MAMAMIA"

Iman  : "apa maksudmu? mengapa kau ingin mengajakku mengikuti MAMAMIA?"

Gay-Ush : "hahaha, ketahuilah Iman, I'm your Father (dengan nada bicara ala Dart Vader)"

Iman  : " NOOOOOO!!!"

Apakah yg akan terjadi kemudian? akankah Iman mengikuti audisi MAMAMIA bersama ayahnya yang ternyata tak lain tak bukan sungguh mengecewakan adalah Gay-Ush? Tunggu lanjutan ceritanya

To be Continued? Maybe...

[sunting] Bab XXIV-Pemvandalan Di Tolololpedia (Sisipan)

Remasterd Random Edition

Berhubung author dari cerita di atas lagi asik main Suikoden sambil ngegodain atlit American Football yang lewat maka silahkan menikmati cerita selingan dari saya berikut ini:


Negara TololLand adalah sebuah negara yang tenang, damai, kompeten dan tentu saja tolol. Namun suatu hari datanglah Monster Pembantaizilla!


“YUUUURRRRRKKKKJ.....”
~ Pembantaizilla
“What The Heck! Mahluk apa itu?”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Itu Godzilla tuan! Dia datang kemari”
~ Supratman
“Kamu bodoh ya, itu kan ayam raksasa!”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Whatever lah bos, tapi yang pasti dia datang kemari!”
~ Supratman
“Yaiyalah, memangnya dia mau datang ke rumahmu! Kue lebaran di rumahmu kan udah habis kale...”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Bos masih ngungkit ngungkit karena gue kagak ngebagi kuenya ya?”
~ Supratman
“Bukan itu! Gue kesel aja loe kagak nyediain kalkun panggang waktu itu”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Waktu itu lebaran kali bos, bukan thanksgiving...”
~ Supratman
“Gila lo! liat ke depan!!!!!”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala

Pembantaizilla telah berdiri bersila di hadapan Jendral Sullivan sindhunirmala dan Supratman, menunjukkan gigi-gigi metalnya yang menakutkan dan 5674567 tahun gak digosok.

"Rasakan Genjutsuku, Monster!!!" kata Supratman dengan gaya tungging-tunggingan sambil salto.

"Elo bisa genjutsu, Supratman? Gue kira cuma bisa ngabisin kue!" kata Jend. Sullivan sindhunirmala

"WTF!!! Nanti elo juga akan ngerasain ini, Bos!! Masih aja itu dibahas"

"Yaudah, just kidding, cepat tuh monster elo kasih genjutsu, jangan kebanyakan gaya gitu nanti nenek bilang bisa dicium Amingwati, lho"

"Rapekapapekirapeku no~ne mo moi moi moe fakkufakku don don no Jutsu!"

"Gubrak! Apaan tuh, kayak mantra mahou shoujo, LEBAY BIN ALAY" batin Jendral sambil jatoh ala Ninja Boy.

Saat itu pula, monster itu terjebak dalam sebuah ruangan horror, ruangan berdinding keramik dengan bau-bau hasil pembuangan zat aneh...apalagi saat itu telah menunjukkan pukul 26:00, bumi telah memasuki fase yang lebih mengerikan dari dark hour di pasar minggu di Garut tadi. Pintu ruangan yang disebut oleh manusia normal sebagai kamar mandimu dan disebut orang waras sebagai pasar minggu itu perlahan-lahan tersingkap, eh terbuka, lalu...


"Ngapain buka-bukaan, haram taukkhhhh...." cerocos Rhoma Irama

Oke, kembali lagi ke cerita tadi (dengan tangan memegang Excaliborg yang berlumuran air liur Rhoma Irama)


Jreeeng...teroret teroret Tengnenangnenong tingtagtung tingtangtung...Muncullah sosok pria setengah dewa, eh setengah waras yang berkata:

"Dika, kalo kamu gak sikat gigi nanti chimera yang kamu makan tadi masih idup di gigi kamu, loh!"

Pembantaizila berguling-guling di tanah kayak cacing kegenitan, karena stress membayangkan chimera yang masih berhabitat dengan nyaman di mulutnya.

Apalagi pria bernama Ayah Adi itu berkata lagi dengan nafsunya:

"Ayo, sini sama oom...eh sini sikat gigi kamu pake ini..." sambil tangannya memegang sikat wc raksasa sebesar betis mbokmu dan odol Ponarident rasa "ayam dibakar di perut paus".

Pembantaizilla makin bergelinjang, eh berguling-guling ketakutan di bawah pengaruh genjutsu ini, sampai akhirnya dia jadi kagak waras dan jalan sambil menabrak-nabrak tiang gardu pln.

"Buset, lo apain tuh monster jadi kayak diciumin Amingwati dan Olga gitu?" kata Jendral Sullivan sindhunirmala pada Supratman

"GG-Gue..pengen berak...kagak kuat lagi..." Kata Supratman sambil lari sprint ke WC

"Wuoooiiiii....jadi maksudnya nih monster loe tinggalin begitu aja!!!! gimana MONSTERNYA!!!!"

"Gue kagak tahan, loe lanjutin deh bos!" dan BLAM! pintu WC ditutup

"Supratman..." terlambat bagi Jendral untuk berkata:

"ITU BUKAN WC KALI, ITU GUDANG NUKLIR!!!!"

Pembantaizilla bangkit karena telah lepas dari pengaruh genjutsu Supratman. Kali ini dia benar benar marah karena genjutsu yang telah membuatnya orgasme 123 juta kali itu. Dia menatap kepada Jendral dengan tatapan banci Taman Lawang.

"BRUUTTT HOEEEKKK, Kirei.... Kirei....!!!!!" tentu aja si JendraL langsung muntah-muntah dan berak-berak dan mencret dan mengumpat-umpat di tempat.

"Ku-KURANG AJAR KAU MONSTER! GUE BUKAN HOMOOO!!!"

Pembantaizilla mengeluarkan jurus andalannya, dia membuka mulutnya (sehingga kota TololLand berubah suasana menjadi seperti Dolly, eh underworld akibat bau nafasnya yang menggelora dan merona-rona) dan keluarlah pasukan zombie langganan jamu Suratmi menyerang sang Jendral. Terlambat baginya untuk melawan, sebelum Jendral sempat menghunus senjatanya, para zombie itu telah mengepungnya dan menawarinya barang-barang kosmetik murah sehingga uangnya lenyap tak bersisa. Tak berdaya, itulah keadaan Jendral sekarang. Asistennya yang homo dan setia, Supratman, keburu mati duluan karena berak di gudang nuklir. namun, Sang Jendral tak mau menyerah. Semua yang disayanginya harus dia lindungi. Roy Suryo. Kalo dia mati, siapa lagi yang mau mengirim Bokep ke HPnya lagi? eddy santana putra. Dimana lagi tempat dia mengutang? Mbokmu. Siapa lagi yang akan dijadikannya sajen ke setanbedul? Karena tekad itu begitu kuat, akhirnya dengan segenap tenaga Jendral berdiri. Ia sadar, harus melindungi TololLand, ia sadar, kalau kamu belum bayar hutangmu sama dia dan ia sadar, kalo ia hetero!!

Pembantaizilla tak kenal ampun. Kali ini serangan tembakan sinar vandal dari mulutnya telah mengarah ke tempat Jendral berdiri.

"Reverting Blade! kembalikan suntingan vandal!"

Akhirnya! Jendral mengeluarkan senjatanya! Dengan cekatan dia menangkis serangan vandal Pembantaizilla dengan jurus "reverting edits". Pembantaizilla kehabisan tenaga. Tapi monster licik ini juga tak kenal menyerah. Kalo ibumu sih dia kenal, kan ibumu mantan pacarnya, hwahahahaha. Pembantaizilla mengeluarkan jurus terakhirnya, "mulutlebar". Beam dari mulutnya membentuk kata-kata yang kotor dan mesum serta bersuara banci:

"Hei, Jojohn Sullivan sindhunirmala, otak loe soak ya, ato selera humor loe rendah ya? atau otak loe sama dengan tai?" that sound echoing in General's mind, corrupting his heart.

Jendral berpikir, monster ini telah kurang ajar, rupanya.

"Kau....itu akan jadi nafas terakhirmu di muka bumi, Malefor!" kata Spyro

"Kau...itu akan jadi bau nafas terakhirmu di muka TololLand, Pembantaizilla!" kata Jendral (niru-niru tuh)

"Kuchiyose no Jutsu: Charles Howardsaurus!"

Blam! Dia muncul. Charles Howardsaurus, monster pembela kebenaran paling kuat dan paling mesum.

"Untuk apa kau memanggilku, anak muda? Jangan sok kenal, gitu ahhhh...eike jadi malyuuu..." kata Charles Howardsaurus.

"Gubrak! Udah jangan bacot gitu! Itu si Pembantaizilla. Ia...telah memvandal tololland."

"Ya...aku tahu...mari kita bereskan monster yang mirip mbokmu ini!"

Charles Howardsaurus melompat ke arah Pembantaizilla. dengan satu tembakan "atomic blokir", monster itu menjadi lumpuh, dan kemudian mulai kejang-kejang! eh, dia juga mulai kerasukan! eh, dia akhirnya mati lemas kehabisan air mani! dai pun berteriak: "Kirei....!!!!"

"Te...terima kasih.." kata Jendral, ia sudah tak berdaya lagi setelah memanggil Charles Howardsaurus.

"Kau pemberani anak muda, sayang aku dikupas oleh Bapakmu" ceracau Charles Howardsaurus, kemudian hilang begitu saja. BOF!

"Sialaaan...!!! Gue jatoh nihhhh.... loe main ilang di udara aja....!!!!!" teriak Jendral.

"Tenang saja Jendral!!!! Aku akan menolongmu..." teriak Supratman Ia hidup lagi setelah mencabuli Charon, the ferryman of underworld

"Trampolin..Trampolin...!" Supratman menyuruh warga kota TololLand menyiapkan trampolin

"Apa, tampolin? woi tampolin! tampolin!" itulah tololnya warga TololLand. Budek pula.

Sang jendral yang menyentuh tanah dengan indahnya itu pun bukannya disambut hangat oleh trampolin, malah ditampolin sampai akhirnya masuk UGD RSU TololLand. Jendral pun menginap disana 5 hari lima malam dibawah pengawasan dari seorang ahli geometri.


“Ini kue lebaran yang kau inginkan itu, jendral, semoga kau cepat mati, eh sembuh”
~ Supratman
“Su-ssss-sudd-ddah-kubi--kub-kubbilang--Aku---mau-A-aaa-aayam-kkk-kkk-kalkun...”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Karena itu aku juga membawanya, nih”
~ Supratman
“Sialan...!!!!BBBB-bb-Bukan--YYY-yaa-yyyang--mmmm-mas---ssih--hid-Hidd-Hidup!”
~ Jendral Sullivan sindhunirmala
“Ma, ma kok Aziz Gagap dirawat disini juga...”
~ Anak Kecil yang diopname karena makan sendok bakar

END

[sunting] Bab XXV-Akatsuki Liburan ke Bali

Suatu pagi di Kute, Bali, nampaklah penampakan segerombolan orang berwajah sangar yang jalan-jalan di pinggir pantai.

"Yei! Pantai!" teriak Tobi senang

"Nih anak lahir di pedalaman mana, sih? Liat pantai aja girang over gitu," gumam Zetsu jengkel

"Gue dah bilang 'kan? Ngajak Tobi, tuh malu-maluin aja," sahut Hidan.

"Eh, tapi kita harus hati-hati lho, Bali 'kan sarangnya teroris," Kisame mulai parno.

"Kita 'kan ninja. Jonnin lagi. Masak teroris aja takut?" sambung Pein.

"Lha kalo seandainya kita seneng-seneng, trus dari jarak jauh kita di nuklir gimana?" tanya Kisame yang sukses berat bikin wajah teman-temannya pucat, seputih tembok.

"Alah! Jangan Parno, deh," ujar Pein menenangkan "Kita kesini kan buat seneng-seneng. Today is our."

"Today is ours. Lo kurang s nya," ralat Deidara cepat

"Alah, sama aja 'kan?" Pein ngeles

"Kalian tadi ngomong apa sih?" tanya yang lain serempak yang memasang tampang bloon khas Akatsuki.

"Ayo kita renang!" ujar Kisame semangat banget. dia dah paling dulu pake celana renang, padahal yang lain masih make jubah. Mentang-mentang jelmaan hiu, liat pantai langsung girang sendiri

"Lho dah gak parno lagi? Kalo ada teroris di bawah laut gimana?" tanya Itachi yang sukses memadamkan seketika kemangat Kisame

"Lo jangan nakutin gue dong," desis Kisame merinding

"Kan elo yang pertama ngomong-ngomong teroris?" sela Sasori cepet.

"Deidara!" teriak Tobi yang berlari menghampiri mereka. Tobi udah make celana renang, sepatu katak, kacamata air, tabung 'n selang oksigen.

"Dia tuh mau ngapain sih? lengkap banget alatnya," kata Konan

"Pasti mahal banget deh sewanya," sambung Kakuzu

"Deidara! Deidara!" panggil Tobi

"Perasaan gue kok gak enak, ya?" gumam Deidara

"Setiap liat Tobi emang bikin gak enak perasaan," tukas Hidan.

"Deidara! Liat, nih!"

JRENG! Tobi mamerin bikini warna pink banget + seksi banget

"Ini mahal 'n ekspor lho! Aku beli sendiri buat lo. Lo pasti seksi renang pake ini. Pake ya!"

"Hmmppffhh…," semua (kecuali Tobi 'n Dei) menahan tawa

"Gwahahahahaha…," semua (kecuali Tobi 'n Dei) jebol ngakaknya.

"Tobi…elo…," geram Deidara

"Pantes, Dei! Gue setuju! Lo pake aja! Gue kalah seksi kali kalo lo make tuh bikini," tukas Konan disela tawanya.

"Tolong, siapapun tunjukin peta ke Lapindo! Gue butuh lempung 1 truk buat bikin seni disini," geram Deidara jengkel, malu sumpek!

BYUR! BYUR! Akatsuki akhirnya njebur ke pantai. Mereka terlihat seneng banget, kecuali Deidara yang masih jengkel gara-gara insiden tadi. Akhirnya dia pake celana kembang-kembang warna pink.

"Air laut! Gue rindu banget!" teriak Kisame sambil menyelam minum air (dalam arti sebenarnya).

"sst! sst! Konan seksi yah," bisik Itachi pada Hidan, sambil mengamati Konan yang make bikini dan bersama Pein

"Astaga! Berduaan gitu, apalagi Konan pakaiannya gitu dosa banget 'kan? Bisa mendatangkan zina," Hidan geleng-geleng

"Alah! Lo juga liat Konan aja, munafik lo," sindir Itachi

"Hei! Hei!" teriak Tobi "Ada turis cewek seksi tuh!" Tobi menunjuk suatu arah. Semua menoleh kearah yang ditunjuk Tobi

"Mana? Mana?" Zetsu (si maniak porno) semangat banget

"Itu!" Tunjuk Tobi pada Zetsu

Baru aja Zetsu liat, bahkan gak ada 1 detik, tiba-tiba ZLEPP! Kurungannya nutup mendadak 'n gak bisa dibuka lagi. Ngadat

"Hahaha! Dewa Jashin tidak merestui niat mu, hei maniak turis bugil," ucap Hidan pada Zetsu.

"Jadi gak bisa liat deh, padahal gue berani bertaruh kurungan gue, temen-temen sekarang pada liat tuh turis dengan iler netes-netes dari mulut mereka. Yah… kecuali Konan, sih" Batin Zetsu sedih.

Akhirnya Zetsu diantar ke tepi pantai oleh Kakuzu. Daripada di pantai tapi gak bisa ngapa-ngapain.

"Yah, nasib lo emang, sih! udah gak bisa seneng-seneng, kehilangan moment turis bugil, lagi. ck, ck, ck."

"Tumben Kakuzu gak ngomong soal duit, ya?" Batin Zetsu

"Lo duduk disini, deh," kata Kakuzu setelah Zetsu duduk.

"Jaga barang-barang, terutama barang dan duit gue. Oke? Dah!"

"Nah, ngomong duit lagi kan? Dasar bego! Mana bisa gue jaga barang-barang kalo mata gue ketutup gini," Batin Zetsu mangkel, merasa teraniaya 'n terdiskriminasi.

"Hei, boys!" seorang turis cewek seksi nan cantik abies, mencolek pinggang Sasori. Cewek itu bersama 2 orang temen ceweknya yang sama cantiknya.

"A… a hai!" Jawab Sasori kikuk. Kaget, seneng dicolek turis cantik, tapi gugup gak ngerti harus ngomong apa

"What's your name?" tanya temen cewek itu.

"W… wo… apaan, sih?" tanya Sasori.

"What did he say?" bisik cewek lainnya pada temennya

"I don't know," jawab cewek itu

"Deidara!" Sasori memanggil satu-satunya makhluk paling pinter 'DI AKATSUKI'

"Apa?" tanya Deidara sambil natap cewek-cewek di depan Sasori

"Mereka ngomong sesuatu, tapi gue gak ngerti! artiin dong."

"I… iya deh," Deidara ikut gugup

"Is he your friend?" tanya cewek itu nunjuk Deidara

"Apa artinya?" bisik Sasori

"Anu… apakah kamu temanku?" Deidara berbisik

"Jawabnya?"

"Yes"

"Yes" ucap Sasori pada cewek itu

"What's your name?" tanya temen cewek itu pada Sasori

"Artinya?" bisik Sasori pada Dei

"Dia tanya nama gue. Jawab aja Deidara."

"Deidara," Jawab Sasori

"You are awesome," kata cewek itu pada Sasori

"Apa katanya?"

"Dia ngehina kita! Ngatain kita asem-asem gitu," geram Deidara

"Lo aja yang ngomong."

"Hei!" Kata Deidara pada cewek itu "We… we no asem. Oke? We already… already bathing, sabun," Deidara menirukan gerak orang menyabun tangan "We also…also deodoran," Deidara buka ketiaknya dan mengosok-gosoknya, meniru gaya gerak orang ngolesin Deodoran

"You are crazy," ejek cewek itu

"Yes, I am!" Tegas Deidara "Katanya, kita seksi," bisiknya pada Sasori

"Fuck you!" ujar temen cewek itu lalu pergi dengan 2 temannya

"Eh? Kok pergi? Dia bilang apa tadi?" bisik Sasori heran

"Katanya kau beruntung. Bilang thanks," kata Deidara (Deidara kira fuck luck beruntung)

"THANKS!" teriak Sasori pada cewek itu.

Setelah dari pantai, mereka makan malam (well, sebenarnya masih jam 5 sore, sih) di restoran hotel bintang kecil.

"Zetsu mana?" tanya Konan

"Dia di kamar. Gak mau keluar soalnya kurungannya ngadat," jelas Hidan setelah berdo'a sebelum makan

"Kakuzu, ntar makanan gue, gue bayarnya nge-bon kas ya," ujar Kisame seraya menyantap nasi + urap-urap + ikan asinnya.

"Kagak pake! Bon lo bulan kemaren masih utuh," jawab Kakuzu, meminum segelas es tehnya, no food, no dessert, just ice tea yang dia beli. Tapi dia makan dengan mengicip 3 sendok dari makanan masing-masing anggota akatsuki lainnya. Gratis, Bo! Kenyang tanpa uang!

"Pliss… Gue janji bakal lunasin," bujuk Kisame lagi

"Perasaan kata-kata itu gak asing lagi, deh," balas Kakuzu

"Kali ini beneran, kok."

"Gue juga, Kakuzu! Bayarin, ya," Pein ngikut

"Sudah kuduga," ucap Kakuzu lemas

"Gue juga nge-bon, mo beli tas baru," kata Konan

"Eng…," kata Kakuzu

"Gue mo beli dompet baru, pinjemin ya," potong Deidara

"Aku mo menicure, pedicure and dicucure. Bayarin ya," sahut Tobi

"Die…," sela Kakuzu

"Gue mo makan lagi entar, nge-bon ya, gue," potong Hidan

"Breng…," sela Kakuzu

"Gue mo beli oleh-oleh buat Sasuke! Pinjemin gue, dong," sahut Itachi

"Lo harus royal dikit, Kakuzu!" Sahut Pein

"Gue dah terlalu royal minjemin lo duit 5 juta tanpa lo lunasi," jawab Kakuzu

"Ntar lo gak dapet cewek, lho," tambah Konan

"Sendirian sampai tua," dukung Hidan

"Gak ada yang nangis kalo lo mati," suport Sasori

"Iya! Iya! Gue pinjemin lo pada! Brengsek banget, sih!" bentak Kakuzu jengkel + frustasi. Gimana gak, udah minjem, pake ngancem dengan omongan-omongan yang enggak-enggak lagi!

"Thanks!" sahut mereka serempak, lalu sibuk makan lagi.

"Cuma "thanks"? mana pujian + do'anya?" tanya Kakuzu

"Jadi lo gak ikhlas?" tanya Deidara

"Lo entar jadi…," tambah Pein

"Iya! Iya! Stop! Gue ikhlas!" potong Kakuzu. Daripada dapet do'a jelek mulu! Dasar gak tau terima kasih.

Karena jengkel, Kakuzu kembali ke kamar, dia sekamar ama Zetsu. Di meja ada kertas yang ada tulisannya. Kakuzu membacanya.

Kakuzu , besok gue servis nih kurungan. Pinjemin gue duit, ya. Lo gak tega liat temen tersiksa gini 'kan? Ini tulisan paranormal yang dapat baca pikiran gue. Dia tadi datang ke sini 'n nulis ini sebagai permintaan gue

Love

Zetsu

AAARRRGGGHHH!

Setelah acara makan malam + nonton TV kelar, Deidara pun kembali kekamarnya. Ia udah ngantuk + tadi pagi ada insiden bikini yang bikin dia pengen cepet-cepet tidur 'n mimpi ngebantai orang-orang yang ngetawain dia tadi.

Sebelum tidur, dia ngolesin sofel ke tubuhnya 'n masang obat nyamuk. Lalu ia pun berbaring 'n meremin mata.

BLAK! Suara bantingan pintu bikin mata 5 watt Deidara jadi 100 watt! Full! Di dekat pintu, terlihat Tobi, sang BT-maker! Deidara jadi sensi, inget deh ma ulah tuh setan tadi pagi! Hiks!

"Apaan, sih lo? Apa gak bisa lo cari korban selain gue?" sembur Deidara. Udah inget insiden itu + tidurnya keganggu, lagi!

"Koraban? Idhul Adha masih lama, kali," ujar Tobi sambil menutup pintu "Lagian gak ada yang mau nyembelih, lo. Daging lo haram, sih."

"Psikopat bener, deh! Dia pelarian dari RSJ mana, sih?" geram Deidara lalu kembali tidur. Belum sampai dia merem, ruangan tiba-tiba gelap.

"HAH! Gue buta! Mata gue buta! Tobi!" teriak Deidara panik sambil meraba-raba sekitarnya.

"Apa?" Tobi terkejut "Padahal tadi senpai masih bisa liat 'kan sebelum gue matiin lampu? Aduh, gimana nih," Tobi panik sendiri.

Dahi Deidara jadi ditekuk berlapis-lapis. "Ternyata setan bertopeng lolipop itu matiin lampu? Trus kenapa juga dengan begonya gue panik gak jelas kayak tadi? Gak cool banget" Batin Deidara.

"Heh! Nyalain lampunya!" geram Deidara nahan emosi

"Kenapa? Senpai gak bisa liat meski lampunya nyala 'kan? Sebentar gue panggil petugas UGD," Tobi masih panik.

"Gue gak buta, taok!" teriak Deidara frustasi "Gue ngantuk! Capek! Mo tidur! Cepet nyalain lampunya, Setan!"

"Lho? Tadi...," Tobi heran 'n bingung

"Cepet!"

"Kenapa dinyalain? Enak gelap gini! Lebih adem 'n gimana gitu!" tawar Tobi yang seketika hilang rasa herannya

""Gimana gitu" tuh apaan? Udah deh! Gue gak bisa tidur kalo gelap!" Bentak Deidara.

"Kenapa gak bisa tidur?"

"Takut, goblok!"

"Hah?" Tobi terperanjat.

Ups! Deidara nutup mulutnya! Keceplosan…

"Bisa jadi hot news, nih! Seorang akatsuki yang ngaku cool, ternyata takut gelap!" ujar Tobi.

"Diem, lo!" Bentak Deidara malu + emosi.

"Gak bisa tidur kalo lampunya mati," tambah Tobi.

"Dasar, Setan! Diem gak, lo?"

"Takut gelap, takut ada setan! Minta ditemenin, dinina bobo-in," sambung Tobi.

"Jangan sitambah-tambahi yang enggak-enggak, dong!"

"Khukhu… pasti seru!" Tobi semangat.

"Seru mbahmu a!" bentak Deidara, dengan meraba-raba ia berjalan dan mencari-cari saklar lampu lalu menyalakan lampunya. "Awas lo! Kalo berani matiin lagi, besok ada berita seorang akatsuki berwajah lolipop tewas dengan mengenaskan."

"Akatsuki berwajah lolipop tuh siapa?" tanya Tobi.

Huh! Deidara balik ke kasur lalu berbaring membelakangi Tobi "Untung lo, gue lagi ngantuk!" Batin Deidara

Suasana hening selama beberapa menit. Deidara pun sudah mulai tidur dengan tengan…

"Senpai," ucap Tobi memecah keheningan. Deidara dengar, tapi sengaja gak noleh.

"Senpai," ulang Tobi lebih keras, Deidara tetep gak ngeh.

"SENPAII!" teriaknya pas di kuping Deidara

NGIIIIINGGG…! Kuping Deidara berdenging keras. Efek fatal teriakan Tobi.

"Apaan sih?" Bentak Deidara! Hampir aja mo tidur! "Lo kalo gak bisa tidur, ya udah! Minggat sono! Jangan ganggu, gue!"

"Deidara, mimik!" rengek Tobi.

"Trus apa hubungannya ama gue? Minta Konan sana!" ucap Dei tersinggung. "Gue cowok tulen gitu, lho!" batinnya.

"Bukan gitu! Mimik air! Ambilin."

"Kenapa gue? Lo yang haus juga!" Deidara tidur lagi.

"Senpai!" Tobi mencekal lengan Dei sebelum tuh cowok berbaring "Ambilin, kok!"

"Bodo! Mati sono!" Dei ngibaskan lengan Tobi, lalu merem

"Senpai! Gue haus! Ambilin!" Tobi mengguncang-guncang tubuh Deidara "Senpai!"

"Aaarrgh! Lo beruntung banget, sih? cari masalah pas gue kehabisan stok lempung?" Terpasa, Deidara bangun dan ngambil air. Daripada gak bisa tidur gara-gara setan yang dehidrasi itu

"Cuh!" Deidara meludah ke gelas air yang mo dikasih ke Tobi "Jengkel, gue! Dari awal sudah kuduga bakal sad ending gini kalo gue sekamar ma Tobi," desisnya.

"Nih!" ucapnya sambil nyodorin gelas ke Tobi

Tobi menerimanya dan meminum sampai habis. Deidara melihatnya dengan tatapan jijik tapi puas.

"Ah! Nih!" Tobi nyodorin gelas ke Deidara "Legah! Tapi airnya kok rasanya kayak kencing sapi, yah?"

"Khukhu…," Dei tertawa puas dalam hati "Lo emang pernah minum kencing sapi?" tanya Dei

"Lha, kan waktu itu dari lantai 2 senpai kencing n gak sengaja kena mulutku yang dibawah." –Author gak tau gimana Tobi minumnya dengan pake topeng atau tidak-

BUAK! DUAK! 2 tendangan ala John Cena dengan perfect dipraktekin Deidara ke Tobi. Gak sia-sia Dei begadang malam nonton smack down.

Singkat cerita, Dei 'n Tobi kembali tidur (sebenernya kita gak tau Tobi dah tidur/gak, orang tuh anak pake topeng).

"Senpai!"

"Gue dah tidur."

"Kok masih ngomong?"

"Gue ngigau tau."

"Kok omongannya nyambung?"

"Mau lo apa, sueh?" Dei bangkit dengan wajah putus asa "Apa lo gak bisa biarin gue barang 1 detik."

"Ya, udah."

Dei pun kembali berbaring

"Senpai!"

"Apa lagi?"

"Katanya Cuma 1 detik, tadi gue dah biarin sampai 5 detik lo!"

Dei nutup kupingnya dengan bantal rapat-rapat.

"Senpai!" Tobi nguncang-nguncang lengan Deidara "Gue mo pipis."

"Lo gak minta gue nyebokin lo khan?" Dei jawab juga.

"Anterin. Tapi kalo mau nyebokin juga gak papa."

"Mana mungkin banget, sih?"

"Gara-gara minum air rasa kencing senpai aku jadi beser."

"Jangan bawa-bawa hal gituan!"

"Senpai! Anterin! Cepetan! Gue mo jebol, nih."

"Ya udah, jebol aja disini."

"Bener ya?"

"Ya jangan lah, o'on."

"Kan senpai yang nyuruh."

"Becanda kali!"

"Makanya, cepet anterin dong. Kalo gak, berita tentang senpai yang takut gelap bakal gue sebar, nih."

Singkat cerita, Deidara udah nangkring di depan toilet.

"Gak nyangka dia berani meres gue dengan hal bodoh gitu." Batin Deidara.

"Yuk, senpai." Tobi dah kelar dari toilet.

"Ini yang terakhir kali! Gue mo tidur," geram Deidara.

"Iya, iya."

""Iya, iya" tuh harus bener-bener lo iya-in."

"Iya, iya."

"Awas lo."

"Iya, iya."

"Gak pake ngancem, lagi."

"Iya, iya."

"Lo kenapa sih? konslet, ta?" Dei mulai heran dengan omongan Tobi yang kayak robot rongsokan.

"Iya, iya."

"Gue serius, taok!"

"Iya, iya."

"Aaaarrrghh!"

Singkat cerita, Dei 'n Tobi dah kembali tidur. Suasana hening

"SENPAAII!" teriak Tobi menggelegar

"huhuhu," Deidara dah putus asa melebihi ambang normal putus asa manusia. Emang mustahil ya, tidur tenang disamping setan?

Dengan berurai air mata keputus asaan dicampur kenelangsaan. Dengan bekal selimut dan bantal Deidara pergi keluar.

"Lo 'kan dah janji gak mo ganggu gue lasi," geram Dei

"SENPAAI…!" teriak Tobi

"Bodoh! Urus aja sendiri keperluan, lo!"

BLAK! Pintu terbanting keras dan Dei pun pergi

"… cantik," ucap Tobi. Zzzz…. Grok! Zzz…grok! Zzz…grok! Zzz…grok, uhuk-uhuk! Zzz…

Ternyata Tobi cuma ngigau

Di lobi hotel…

"Dingin…banyak nyamuk…," desis Deidara sambil menangis, tidur di sofa lobi.

"Mas, lagi bertengkar ama istrinya, ya?" tanya seseorang disitu, sebut aja Mr X

"Diem lo! Brengsek!"

"Kenapa mendadak, sih?" tanya Pein saat dia lihat Kakuzu berkemas-kemas. Katanya sih, mo merat.

"Kita lagi krisis," jawab Kakuzu singkat

"Trus apa hubungannya ama pulang?"

"Ya jelas ada hubungannya, lah. semakin lama kita disini, kalian bakal semakin meres gue."

"Yah, elo. Lo ngambek ya, dimintai uang ma anak-anak?"

"Apa kelihatan aku sedang ngambek?" Kakuzu senyum

"Iya, Kelihatan banget dari senyum lo yang gak ikhlas itu."

"Oh," Kakuzu kembali berkemas

"Yah, beberapa hari lagi deh," Pein ngebujuk

"Kalian aja yang disini. Gue mo pulang. Liburan gak bikin gue seneng, malah setress."

"Percuma dong, kita disini tapi elo pulang."

"Relakan kepergianku," hati Kakuzu terharuh, "ternyata teman-teman berat berpisah ama gue" batinnya

"Yang gak kita relakan kepergian uangmu. Lo sih terserah mo keman."

"Oh," Kakuzu ber 'oh' kecewa. "Sudah kuduga pikiranku salah," Batin Kakuzu mangkel.

"Gimana kita bisa seneng-seneng, orang lo ngintil mulu ma uangnya."

"Berisik! Kalo mo ikut, cepetan sono."

"Iya, iya! Yang seharusnya galak 'kan gue."

"Bacot."

"Jangan-jangan Kakuzu mo nggantiin gue jadi ketua. Galaknya ngalahin gue, sih. Saingan, nih," Batin Pein.

"Kok cepet banget, sih?" tanya Sasori heran sambil ikut berkemas

"Kata Pein, sih gitu," ujar Hidan yang juga berkemas "Katanya Kakuzu ngambek gara-gara kita porotin, jadi mo pulang deh."

"Tuh orang gondok mulu, ya! Nyesel gue ngutang, dia."

"Lo rayu sono dia! Siapa tau dia mo berubah pikiran," Hidan menatap Sasori penuh harap.

"Ih, emang gue hombreng ngerayu orang gak jelas gitu? Lagian gak gampang ngerayu tuh om-om pelit."

"Iya, sih! kabarnya Itachi pernah mo minjem uang, berhasil sih. mo minjem 500ribu, dikasih 200ribu. Itupun pake ngerayu selama 2 jam."

"Nah! Gitu lo mo nyuruh gue! Bisa-bisa gue gunain kugutsu buat ngerayu dia."

"Siapa tau lo betah."

"Betah jidat lo? Lo aja deh yang ngrayu, lo kan partnernya."

"Gue mo ngapain aja, asal jangan ngerayu tuh orang! Bisa mati gue."

"Bukannya lo gak bisa mati?"

"Iya, ya…tau ah!"

Pada pukul 10.00, anggota Akatsuki pun udah naik pesawat di Bandara Ngurah Rai. Semua orang di pesawat pada mandang aneh + risih ke mereka

"Mereka tuh dari mana, sih? Mukanya aneh-aneh," kata seseorang.

"Penampilannya norak lagi! Pake jubah tebel gitu panas-panas gini."

"Jangan-jangan teroris."

"Gak mungkin. Masak teroris penampilannya nyolok banget gitu."

"Wajahnya blo'on-blo'on lagi."

Kisame makan popcornnya, ia duduk di samping Itachi

"Eh, kenapa nama Bandara ini Ngurah Rai, ya?" tanya Kisame.

"Kalo namanya Kisame Rai, jelas norak banget," jawab Itachi.

"Iya, sih," balas Kisame sambil manggut-manggut.

"Zetsu, kurungan lo masih ngadat ya?" tanya Hidan pada Zetsu yang masih terkurung kurungan.

"…"

"Yah, lo emang gak bisa jawab sih, ya," sambung Hidan

"…"

"sst! Sst! tuh orang ngomong ama pohon kaktus," bisik seseorang di seberang hidan, tapi Hidan denger. Tentu saja yang dimaksud pohon tuh Zetsu (secara kurungan Zetsu warna ijo)

"Sialan! Gara-gara lo gini, gue ngoceh sendiri kayak orang gila," desis Hidan malu

Sedangkan diseberang sana, Pein, Konan & Sasori duduk ber3.

"Perasaan kok ada yang ketinggalan ya," gumam Konan.

"Oh ya! Gue lupa!" ucap Sasori kaget "Gue lupa nyiram WC sehabis boker tadi! Pasti bau!"

"Tumben lo ngocol," sindir Pein

"Beneran! Ada yang ketinggalan! Kelupaan!" lanjut Konan

"Lo kayak paranormal aja," sahut Pein

"Tapi apa?"

"Kalo gue inget, bukan lupa namanya!"

Sasori melihat Tobi yang lagi duduk ama 2 orang nenek-nenek, Tobi ditengah. Dan kayaknya Tobi seneng banget, tuh! Tapi…

"Eh, kok Tobi keliatan aneh, ya?" gumam Sasori

"Mank kapan dia pernah keliatan normal?" balas Pein

"Gak gitu! Kayak ada yang kurang dari dia," lanjut Sasori

"Kurang waras iya," tambah Pein

"Biasanya dia kan ama…..,"

"Deidara!" tukas Konan cepat, lalu dia celingak-celinguk kedepan, belakang, samping

"Mank napa?" tanya Pein

"Deidara! Yang kelupaan tuh Deidara! Dari tadi gue baru nyadar gak liat wajah melas itu!"

"Pantes kok aneh liat Tobi ama nenek-nenek itu. Biasanya dia ngintil mulu ma Deidara 'kan?" dukung Sasori

"Apa? Jadi Deidara ketinggalan?" teriak Pein yang ngebuat anggota Akatsuki lainnya terperanjat dan orang-orang sekitar mereka tambah muak.

"Biasa aja, kali. Sapa tau keberadaan Deidara menguntungkan bagi Indonesia, tuh anak 'kan bisa ngurangi volume lumpur Lapindo," kata Kakuzu cuek, merasa untung karena jatah uang buat tiket Deidara jadi gak kepake.

"Mereka tadi lewat lobi belakang, mas! Karena lobi depan tadi pintunya ngadat, jadi direnovasi," kata resepsionis hotel pada makhluk Tuhan yang lagi gemetaran, takut 'n melaa…ss banget di depannya itu

"Apes banget, nasib gue deh!" rintih Deidara disela isak kepiluannya "Insiden Bikini, tidur dilobi, diganggu Tobi sekarang ditinggal pergi…huhuhu."

Well, ceritanya, karena Kakuzu lagi ngambek, makanya dia buru-buru pergi, so lainnya juga buru-buru pergi 'n ngurusin diri sendiri. Sedangkan Deidara, karena semalem baru bisa tidur jam 4 pagi setelah melawan rasa dingin dan nyamuk ganas, akhirnya dia baru bangun jam 3 siang (secara dia 'kan kebo banget tidurnya. Jam segitu, Akatsuki dah santai-santai di Jepang 'n lupa ma "Mr. Peledak").

"Mas, ditinggal istrinya minggat ya? Kok nangis?" tanya seseorang disitu

"Brengsek! Mati lo sono! Sumpek gue!"

END

[sunting] Bab XXVI-Akatsuki Main ABC

Suatu hari, Pein, Kisame, Hidan, Sasori dan Itachi duduk-duduk menyendiri. Mereka hanya bengong, melamun jorok. Apalagi sang Ketua, image pornonya makin kelihatan aja! Sedangkan 5 ekor Akatsuki yang lain sedang bertugas di luar sana. Yah…nasib pengangguran bisa tergambar jelas dari sikap 5 orang yang sedang melamun itu.

"Eh, ayo kita maen ABC!" Usul Kisame.

"Ah…ogah ah. Apa untungnya mainin kecap," balas Hidan.

"Jyah…bukan ABC kecap, Hidan!" gemas Kisame.

"Kalo gitu pasti sirup! Atau kalo gak, Bank yah?" kata Hidan.

"Bukan sirup! Lagian Bank yang ada juga BCA, kali!"

"Hn," hanya itu respon yang lain tentang perdebatan antara Kisame dan Hidan.

"Okeh deh, gini, gue jelasin peraturannya," ujar Kisame mulai serius.

"Perasaannya gak ada yang nyetujuin usulnya deh," gumam Sasori ke Itachi.

"Tauk. Kisame mau maen sendirian kali," jawab Itachi.

"Gini, entar masing-masing dari kita pegang kertas, nah…trus di kertas itu kita bikin tabel dengan beberapa kolom. Tiap kolom itu adalah bagan yang harus diisi dengan sesuatu. Misalnya, nama kota, nama hewan, nama negara, nama virus, atau apa kek!" Kisame jadi uring-uringan sendiri. "Tapi pas ngerjainnya, kita gak boleh intip jawaban temen kita. Kalo diantara kita jawabannya entar ada yang sama, maka nilainya cuman 50, kalo enggak sama, 100. geto!"

"…"

"Kok diem? Kalian ngerti gak sueh?"

"Trus, kalo kita menang, kita dapet apa?"

"Ya kebanggaan dong!" ujar Kisame serius sekali. "Pokoknya seru deh. Ini permainan favorit gue pas SD!"

"Ngibul! Jaman lo SD kertas kan belom ditemukan!" ejek Itachi.

"Beda dikit! Dulu gue ngerjainnya di tembok-tembok sekolah."

Several minutes later….

"Nah…sekarang, jari-jari kalian taruh di lantai, entar gue itung," kata Kisame.

"Berapa jari?" tanya Pein yang dari tadi diem.

"Terserah." Kisame memutar bola matanya. 360 putaran dari segala sudut! "Ayo, ABC!"

Kelima orang itu meletakkan jari-jarinya di lantai. Kisame 5 jari, Itahi dua jari yang membentuk tanda peace, Sasori mengacungkan kedua jari tengahnya, Pein kesepuluh jarinya, dan Hidan keempat jari jempolnya.

"A B C D E U J W L I M P N X Z T R A B C D E…" Kisame menghitungi satu persatu jari-jari mereka dan jarinya.

"Eh, meski gua pernah gak lulus 2 kali pas SD, perasaan hitungan Kisame itu salah deh," bisik Pein ke Sasori.

"Bodo amat. Emang peraturan permainannya gitu kali," jawab cowok berambut hazel itu.

"Bilang aja elo gak tahu!"

"Gue kan orang Jepang! Mana tahu?"

"Okeh! X! sudah ditetapkan! X! Kategorinya adalah Nama kota, Nama negara, Nama orang, nama virus, dan nama buah!" kata Kisame.

"Apaan? Kok pake nama virus segala? Kita semua kan lulusan TK, Kis!" protes Sasori yang tanpa sadar mengumumkan keterbelakangan pendidikannya.

"Udah deh! Bacot banget sih lo!"

Jawaban:

Pein: Nama kota: Xemayoran; Nama Negara: Xonoha; Nama orang: X-men; Nama virus: - ; Nama buah: Xedondong.

Sasori: Nama kota: -; Nama Negara: Xirigakure; Nama orang: X-ray (?); Nama virus: -; Nama buah: -.

Itachi: Nama kota: Xemayoran; Nama Negara: Xonoha; Nama orang: Xiu Liung Wei (?); Nama virus: Xedropobhimonophonic (?); Nama buah: Xeres!

Kisame: Nama kota: Xwei (?); Nama Negara: Xirigakure; Nama orang: Xisame; Nama virus: -; Nama buah: Xedondong.

Hidan: Nama kota: -; Nama Negara: - ; Nama orang: - ; Nama virus: - ; Nama buah: - .

"Ayo kita cocokin!" ujar Kisame layaknya seorang murid bodoh yang baru ngerjain PR.

Mereka terdiam setelah melihat jawaban satu sama lain.

"APAAN TUH? Mana ada virus Xedropobhimonophonic? Lo pikir HP apa pake phonic-phonic segala?" teriak Pein tak rela jika Itachi menjadi satu-satunya orang yang dapat menemukan nama virus dengan inisial X!

"Ada kok! elo ajah yang gak tahu! Itu virus yang menyebabkan orang menjadi cabul!" ujar Itachi ngarang dan memberi alasan yang 100 persen nonsense.

"…." Pein langsung diem.

"Gak bisa! Nama orang kalian semua pada ngawur! Apaan tuh X-men, Xiu Liung Wei, XISAME, ampe X-ray lagi!" teriak Hidan.

"Alah…elo protes kan karena elo jadi satu-satunya orang yang gak bisa jawab!"

"Ya udah, sekarang kalian hitung nilai kalian. Inget, yang sama 50, yang gak sama 100. Yang gak jawab sama sekali nol besar!" ujar Kisame sadis.

Setelah menghitung nilai masing-masing, permainan dilanjutkan.

"OKEH! M!" ujar Kisame setelah menghitung jari jemari kawannya yang terletak di lantai.

"Brengsek! Si Kisame gak bilang kalo gak jawab nilainya nol!" batin Hidan mangkel.

Jawaban:

Pein: Nama kota: Morawhana; Nama Negara: Monaco; Nama orang: Mimin; Nama virus: Mabuk asmara (?); Nama buah: Mengkudu.

Sasori: Nama kota: Morawhana; Nama Negara: Malayu; Nama orang: Mulan; Nama virus: Merah Jambu (?); Nama buah: Markisa.

Itachi: Nama kota: Morawhana; Nama Negara: Milan(?); Nama orang: Mimin; Nama virus: Mellowdhisentricus (?); Nama buah: Melon!

Kisame: Nama kota: Morawhana; Nama Negara: Mekkah (?); Nama orang: Misame; Nama virus: -; Nama buah: Melon.

Hidan: Nama kota: Morawhana; Nama Negara: Meksiko; Nama orang: Marry Jane; Nama virus: -; Nama buah: Malakama.

"Ayo! Udah!" teriak Pein semangat karena udah jawab full pertanyaannya.

Mereka melihat lagi jawaban satu sama lain.

"AH! ABAL KALIAN! Kok nama kotanya sama semuah?" teriak Pein. "Padahal gue sengaja cari nama kota yang susah ditebak!" dia dalam hati nangis darah.

"Yah…Pein. Waktu itu kita kan pernah ke kota ini. Jadi kita cuman kepikiran Morawhana doang," ujar Itachi.

"Diem lo, Chi! Nama virus lo tuh, gak masuk akal!" Sasori nunjuk kertas Itachi.

"Kenapa? Ckckck…kasihan kau, Sasori. Masak kau gak tahu virus yang telah menginfeksi semua orang di seluruh dunia hingga sekarang?" ujar Itachi membuat Sasori menatapnya heran. "Ni virus menyebabkan manusia mampu melakukan proses reproduksi!"

"?"

"Errr…oh ya, Dan, nama buah lo tuh! Gak ada tauk! Adanya juga Simalakama!" ujar Itachi ngeles dari tatapan heran kawan-kawannya tadi.

"Eh? Elo ternyata bego yah? 'Si' itu cuman kata sandang, Itachi! Namanya jadi Malakama! Kayak gini, Si Sasori, Si Pein, Si Hidan."

"….." giliran Itachi yang mingkem. Bener juga sih kata Hidan.

"Udah, ayo lanjut!" seru Kisame.

"Perasaan dari tadi Kisame kok yang jadi wasit yah?" pikir Sasori.

Setelah penghitungan jari…(?)

"Okeh! D!" ujar Kisame.

"Yippie!" ujar Hidan gaje, membuat semua menatap heran padanya.

Jawaban:

Pein: Nama kota: Denpasar; Nama Negara: Djepang; Nama orang: Djoko; Nama virus: -Djatoeh Tjinta ; Nama buah: Djeroek.

Sasori: Nama kota: Denmark(?); Nama Negara: Dominika; Nama orang: Deidara (?); Nama virus: Demam Berdarah; Nama buah: Dada (?).

Itachi: Nama kota: Doha; Nama Negara: Dublin (?); Nama orang: Djoko ; Nama virus: Deventrusbrontokukus (?); Nama buah: Delima!

Kisame: Nama kota: Dublin; Nama Negara: -; Nama orang: Disame; Nama virus: -; Nama buah: -.

Hidan: Nama kota: Donggala; Nama Negara: - ; Nama orang: DEWA JASHIN! ; Nama virus: - ; Nama buah: Duren.

"Udahan!" teriak Hidan semangat.

"Napa seh tuh anak, aneh banget," gumam Kisame karena tugasnya sebagai wasit diserobot Hidan.

Setelah pencocokan jawaban.

"Oh…jadi itu alasan Hidan over-excited gitu?" batin semuanya saat melihat jawaban Hidan tentang nama orang. "Di kapital semua lagi hurufnya."

"Curang lo Pein! Mana ada kota Djepang?" kata Kisame. "Lagian sejak kapan gaya tulisan lo jadoel gitu!"

"Eh, ada kali! Dulu, orang Indonesia kalo nyebut Jepang tuh Djepang!" alasan Pein.

"Ye, tapi kita maennya kan sekarang!" ujar Kisame.

"Gak papa dong, daripada Sasori, apaan tuh, nama buah kok Dada!" Pein cari kambing hitam.

"Kan pokoknya nyambung! Nama virus Itachi malah, apalagi tuh!" ujar Sasori.

"Nyambung enyak lo!" Itachi ngejitak Sasori. "Lagian ini adalah virus yang udah membuat nyawa jutaan orang pada tahun 1981 melayang! Virus ini menyebabkan orang memiliki sifat sadistic seme!"

"…"

"Perasaan makin lama tuh anak makin sok pinter deh," ujar Pein. "Lagian, Chi! Nama orang lo dan gue kok daritadi sama mulu! Mimin dan Djoko!"

"Alah…sesama nama norak gak penting diributin! Udah ah…ayo lanjut!" ujar Hidan.

Setelah penghitungan suara…eh, jari…

"Y!" ujar Pein setelah menghitung jari kawan-kawannya.

Jawaban:

Pein: Nama kota: Yokosuke; Nama Negara: Yunani; Nama orang: Yxmre (?); Nama virus:- ; Nama buah:-.

Sasori: Nama kota: Yamaha (?); Nama Negara: Yordania; Nama orang: Yovie; Nama virus:-; Nama buah:- .

Itachi: Nama kota: -; Nama Negara: Yoshigakure (?); Nama orang: Yxmre (?) ; Nama virus: - (?); Nama buah: Yellow Fruit called Banana (?)!

Kisame: Nama kota: Yokosuke; Nama Negara: -; Nama orang: Yisame; Nama virus: -; Nama buah: -.

Hidan: Nama kota: Yakarta (?); Nama Negara: - ; Nama orang: Yoyon! ; Nama virus: - ; Nama buah:-.

"Udah, ah!" teriak Hidan frustasi. "Paan! Sulit-sulit kalo pake 'Y'!"

"Nieh anak kenapa seh, daritadi teriak-teriak mulu?" gumam Pein.

Setelah pencocokan jawaban…

"AAARRRGGG!" Pein nendang Itachi. "Kenapa nama orang kita sama lage seh? Lo nyontek gue yah? padahal gue sengaja cari nama yang sulit dan jarang!"

"Sulit dan jarang apanya? Gak ada malah! Siapa orang aneh yang namanya Yxmre?" ujar Kisame.

"Cih, kok gue sih? Meneketehe kalo nama kita sama!" ujar Itachi. "Lo juga, Kis! Perasaan nama orang lo daritadi pake nama lo sendiri, cuman diganti inisialnya doang!"

"Yah…peraturannya kan cuman disuruh nyebutin nama orang kan? Xisame, Disame, Misame, dan Yisame kan nama orang!" bela Kisame.

"Iya! Nama orang sarap!"

"Tumben elo gak nyebut nama virus, Chi?" ujar Sasori.

"Ya emang gak ada virus yang inisialnya Y!" ujar Itachi ngeles, padahal dia cuman gak bisa ngarang nama virus bo'ongan dengan inisial Y.

"Udah! Ayo lanjut!" ujar Sasori sembari menekuk muka sebal pada jawaban Itachi yang nama buah. Paan tuh? 'yellow fruit called banana'? panjang bener!

Setelah pemotongan jari…maksud Author…penghitungan jari…

"C! Ayo, C!" ujar Kisame.

"Awas kalo nama orang lo entar 'Cisame'!" ancam Itachi pada Kisame.

Jawaban:

Pein: Nama kota: Cikarang; Nama Negara: Cina; Nama orang: Ciel; Nama virus: -; Nama buah: Ciplukan.

Sasori: Nama kota: City of Washington (?); Nama Negara: Chile; Nama orang: Cintah Lawrah; Nama virus:- ; Nama buah: Cinta (?).

Itachi: Nama kota: Cileduk; Nama Negara: - ; Nama orang: Ceil ; Nama virus: Ceptromaniaksindrome (?); Nama buah: Ceri!

Kisame: Nama kota: Chibuya (?); Nama Negara: Cingapura; Nama orang: Cacuke; Nama virus: Capi gila; Nama buah: Ctroberi.

Hidan: Nama kota: Cimahi; Nama Negara: Chile; Nama orang: Ciko! ; Nama virus: -; Nama buah: Ceri.

"Yok! Selesai!" kali ini Sasori yang berteriak.

Setelah pengkoreksian jawaban-jawaban nista itu…

"WOI, KIS! Jawaban elo paan neh? Nama kota adanya juga Shibuya, kali!"

"Ckckck…kalo anak kecil yang bilang kan jadi, Chibuya, Cingapura, Cacuke, Capi gila, Ctroberi, gitu kan, Pein. Ih, lo pernah jadi kecil gak sih?" Kisame ngeles.

"Ah, paan! Aslinya inisial semuanya kan 'S', bego!"

"Yee…elo pikir jawaban elo yang Djepang, Djeroek, tadi sesuai inisial aslinya?" kata Kisame yang membuat Pein mingkem.

"Ah..Sas, City of Washington? Yang ada juga Washington City!" kata Itachi.

"Daripada Yellow fruit called banana," ujar Sasori yang masih merasa tak adil. Itachi mingkem.

"Buah Cinta? Apaan tuh, Sas?" tanya Hidan pasang tampang mesum. Sasori hanya melengos.

"Udah ah…ayo lagi!" ujar Sasori.

"Eh? kalian gak tanya tentang virus Ceptromaniaksindrome?" tanya Itachi.

"Ogah! Pasti penjelasan lo masih nista!"

Setelah beberapa saat…

"H!" teriak Itachi yang sebagai penghitung jari.

"Hah…biar gue tebak, pasti nama virusnya sama semuah!" batinnya Sasori muak. "HIV!"

Jawaban:

Pein: Nama kota: Himalaya (?); Nama Negara: Hongaria; Nama orang: Hidan-maniak; Nama virus: H5NI; Nama buah: -.

Sasori: Nama kota: Hongkong; Nama Negara: Hongkong; Nama orang: Hidan-psycho; Nama virus: HIV ; Nama buah: Hati (?).

Itachi: Nama kota: Hoshigakure; Nama Negara: Hollywood (?) ; Nama orang: Huda ; Nama virus: Herpesviridae; Nama buah: -.

Kisame: Nama kota: Honduras (?); Nama Negara: Haiti(?); Nama orang: Hisame; Nama virus: Human immunodeficiency virus; Nama buah: -.

Hidan: Nama kota: Haiti(?); Nama Negara: Honduras(?); Nama orang: Hiruko (?)! ; Nama virus: Hepatitis; Nama buah: -.

"Yak, kelar!" teriak Itachi senang karena untuk pertama kalinya ia menulis nama virus yang emang benar-benar ada (-.-')

Setelah pencocokan jawaban…

"Eh, Sas! Pein! Nama orang lo paan tuh? Brengsek!" ujar Hidan marah.

"Ye…siapa lo? GR bener! Emang yang namanya Hidan di dunia ini cuman elo?" kata Pein yang membuat Hidan mingkem. "Eh, nama kota dan negara lo kok sama, Sas?" tanya Pein dengan tampang bodoh.

"Cih, emang sama, KETUA!" kata Sasori menyindir ketua katrok itu. "Wew…gue gak nyangka, nama virus kita semua gak ada yang sama! Wuakakak…Akatsuki emang jenius!" kata Sasori bangga.

"Iya!" dukung Kisame. Padahal nama virusnya adalah kepanjangan dari nama virus Sasori (-.-")

"Eh, herpesviridae itu menyebabkan penyakit herpes loh.." ujar Itachi tanpa diminta.

"Ye, orang gila juga tahu! Hepatitis juga menyebabkan penyakit hepatitis!" sambung Hidan tak mau ketinggalan untuk unjuk gigi. "Ngomong-ngomong, nama orang lo balik lagi ya, Kis?" kata Hidan menatap tulisan Hisame di kertas Kisame.

"Sas, nama buah lo daritadi aneh deh, Buah Dada, Buah Cinta, sekarang Buah Hati," komentar Itachi pada hal gak penting itu.

"Urusan gue dong! yang penting gue yakin kalo itu ada! Lo sendiri, apa Yellow fruit called banana itu ada?" ujar Sasori mengingatkan hal yang juga gak penting.

Tiba-tiba telepon kuno yang tergeletak di samping Pein berbunyi.

"Hallo Agus?" tanya Pein yang langsung dapet bentakan dari si penelpon.

"Apa? Siapa itu Agus? Selingkuhan kamu, Pein?" ternyata Konan.

"Eh? Konan? Ya gak lah. Gile aja!" ujar Pein senyum hambar.

"Ei, ketua yaoi, bentar lagi kita nyampek. Sekarang gue ama yang lain ada sekitar 100 meter dari markas…"

"APPA?" Telepon langsung terbanting oleh Pein.

"WOI! BUBAR! BUBAR! KONAN DAN LAIN-LAIN MAU DATANG!" ujar Pein kayak WTS yang tahu bahwa bentar lagi akan ada Kamtib.

"…"

"….."

"…."

"…."

"…"

.

.

"AAARRGGGHHH! BUANG! BUANG SEMUANYA!" Pein mengambil satu persatu alat-alat tulis kawan-kawannya, saat mereka hanya meneteskan air liur tanda tak mengerti.

"Kenapa sih Pein?" tanya Kisame heran.

"Lo mau harga diri gue jatuh di mata Konan kalo ketahuan maen ginian?" tanya Pein sebal.

"Jah…dari dulu harga diri lo kan gak pernah naik!" kata Kisame yang langsung terpental ke luar markas oleh tendangan maut Pein.

"UDAH! Pokoknya beresin semuanya, dan kalo ada yang bilang pada Konan bahwa kita abis maen ginian, terutama pada Kakuzu, gue bunuh kalian!" ujar Pein. "Kakuzu gak bakal mengizinkan kita membuang waktu dengan bermain-main!"

"Bentar deh, ketuanya itu elo apa si Kakuz itu seh?" komentar Itachi.

"Udah bacot! Cepet beres-beres!" ujar Pein sembari memunguti semua kertas dan bolpoin, lalu membakarnya, termasuk lipstick Konan yang dipake Sasori tadi.

"Beres-beres apa? Semua udah lo bersihin, kok," batin Hidan sweat dropped.

Several minutes later…

"Ah…semuanya pada sibuk kerja di belakang," ujar Konan saat ia baru kembali dari belakang dan mendapati Pein, Hidan, Sasori dan Itachi sibuk mengecat air sumur (?). Dan Kisame sibuk tidur di kamar.

"Huh…bosen sekali yah. Sepi begini," ujar Deidara yang juga berkumpul dengan Konan, Kakuzu, Zetsu, dan Tobi.

"Ah, Tobi punya ide! Ayo kita maen ABC saja kayak yang kita maenin sebelum pulang ke markas tadi!" ujar Tobi riang.

"AH YA! IDE BAGUS!" teriak Konan dan Kakuzu semangat.

FIN

[sunting] Bab XXVII-Akatsuki dan Tes Masuk Sekolah

Siang itu, terlihat para makhluk-makhluk gaib *digiles akatsuki* sedang melaksanakan aktivitasnya masing-masing. Tetapi tidak berlaku bagi Pein. Tidak seperti biasanya ia melamun dan termenung. Sementara itu Tobi senantiasa mendekatinya.

"Leader..." panggil Tobi.

"..." no answer.

"Leader..." panggil Tobi lagi.

"..." no answer again.

"Leader..."

"..."

"Leader..."

"..."

Akhirnya, sampai 1000 kali Tobi memanggil Leader 'tersayang'nya itu, tapi tidak ada jawaban apapun. Akhirnya Tobi menjadi kesal dan cepat-cepat ngacir ke mesjid untuk nyolong toa mesjid. Akhirnya...

"LEADER!" teriak Tobi pake toa.

"APA, DIMANA, SIAPA!" teriak Pein kaget tak kalah kuatnya di dekat telinga Tobi.

Tobi langsung tepar dengan tidak elitnya ditempat karena dia kejang-kejang karena Pein teriak didekat telinganya. Pein lalu cepat-cepat ngambil air 1 ember gede dan...

.

Byuuur!

.

"Puah!" kata Tobi yang baru sadar dari pingsannya sambil mengusap wajahnya yang penuh dengan air.

"Tob, lu nggak apa-apa kan?" tanya Pein.

"Iya Leader, Tobi nggak apa-apa..." jawab Tobi lemes. Tobi lalu berdiri dan menghadap Pein. "Memangnya tadi Leader kenapa? Kok melamun?"

"Ah nggak Tob... tadi gue lagi memikirkan masa depan bangsa- eh, maksud gue masa depan Akatsuki!" balas Pein.

"Masa depan Akatsuki?" tanya Tobi polos. Tanpa disadari, semua anggota Akatsuki (minus Pein dan Tobi) langsung menajamkan pendengarannya.

"Kan Akatsuki ini bodoh-bodoh semua selain gue (narsis dot com), jadi gue pinginnya Akatsuki ini masuk sekolah..." kata Pein dengan tampang innocent. Tanpa disadari semua makhluk gaib *dihajar* yang tentunya minus Pein, langsung mengambil posisi untuk menghajar Leader mereka yang nista itu.

.

BUAGH!

.

Dan akhirnya Pein tepar sebentar dalam peperangan itu. Berikan tepuk tangan yang meriah, sodara-sodara! (?)

.

"A... ampun! Gue Cuma bercanda! Sebenarnya gue juga bodoh kok~" kata Pein yang mengatakan hal yang sejujurnya.

"Nah, ngaku juga lo!" kata Itachi yang langsung menon-aktifkan Mangekyou Sharingannya itu.

"Jadi... kita akan masuk sekolah ya un?" tanya Deidara.

"Sekolah apa Leader?" tanya Sasori.

"Kita akan bersekolah di..."

.

.

.

.

"SD!"

Akhirnya, All Akatsuki (minus Pein) langsung sweatdrop berjamaah.

"Hah? SD? Nggak salah tuh Leader?" tanya Kisame tak percaya sambil menitikkan air mata. (Lebay dot com)

"Huh, pasti keluar duit lagi nih..." gerutu Kakuzu.

"Yayang! Masa' kita disuruh masuk SD? Yang lebih tinggi lagi tingkatannya ngapa!" protes Konan yang merupakan pacar Pein sendiri.

"Konan sayang... kan Akatsuki nggak ada yang pinter, soalnya kita kan cuma lulusan TK *Hah?* makanya aku pilih SD aja." jelas Pein.

Konan langsung cengo. Tapi pada akhirnya dia dan anggota Akatsuki lainnya hanya bisa ber'oh' ria.

"Ya sudah, kita langsung berangkat aja un!" komando Deidara.

"Oke!"

Sesampainya di Sekolah Dasar Konoha...

"Selamat pagi Tuan, ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang kepala sekolah yang bernama Namikaze Minato.

"Kami semua... ingin mendaftar untuk bersekolah disini." kata Pein malu-malu. Minato langsung cengo.

'Gila, umur segini masih niat daftar SD?' gumam Minato. "Ah... kalau begitu tolong lengkapi administrasinya." lanjut Minato sambil memberikan mereka masing-masing sebuah kertas, Lalu mereka menulis nama mereka di kertas tersebut. Setelah memberikan data-data mereka, Minato langsung memberikan sebuah kertar yang telah tertulis dan isi tulisannya adalah mereka harus membayar uang pendaftarannya sebanyak 4,5 juta ryo. Otomatis Kakuzu yang terkenal sangat pelit itu langsung cepat-cepat membuat jurus yaitu jurus langkah seribu no jutsu. Tetapi usahanya sia-sia saja. Ia berhasil dicegat oleh Pein dan Pein merampas semua uang milik Kakuzu. Kakuzu langsung kejang-kejang ditempat dengan posisi yang tidak elit. Mereka mendaftar di kelas 4 SD.

Setelah selesai pembayarannya, mereka diberikan tes. Tes pun dimulai!

Pelajaran: Matematika, Bahasa, IPA, dan pelajaran lainnya. (Soalnya campuran)

Soal:

1. 1+1= ?

Jawab:

Kakuzu: 1. (Kenapa dia jawab 1? Soalnya dia salah baca soal, dikiranya 1x1)

Pein: 11.

Itachi: 2 lah, memangnya gue goblok apa?

Sasori: Apa aja boleh...

Konan: Kemarin gue dikasih tau si Tobi itu hasilnya jendela.

Zetsu: Entah.

Tobi: Jendela!

Hidan: Yang pasti hasilnya bukan 100.

Kisame: 4 mungkin?

2. Dalam 1 minggu ada berapa hari?

Jawab:

Kakuzu: 6 hari.

Pein: Gue ngikut Kakuzu, 6 hari.

Itachi: 5 hari.

Sasori: 7 hari lah.

Konan: 10 hari.

Zetsu: Tau ah gelap.

Tobi: 2 hari!

Hidan: Gue ngikut Tobi, 2 hari, walaupun agak ragu.

Kisame: Hmm… berapa ya?

3. Berapakah hasil dari 20 + 5?

Jawab:

Kakuzu: 205.

Pein: 25 lah, gue kan nggak goblok!

Itachi: 25.

Sasori: 20.

Konan: …

Zetsu: Susah!

Tobi: Tobi anak baik! (?)

Hidan: …

Kisame: 15.

4. Terjemahkan dalam bahasa Inggris! Saya permainan bell.

Kakuzu: Game bell I

Pein: I GEMBEL!

Itachi: Nggak mau jawab, ntar gue dikira beneran gembel lagi.

Sasori: I game bell.

Konan: I permainan bell.

Zetsu: Bell game I.

Tobi: …

Hidan: Apaan tuh?

Kisame: (Sweatdrop)

5. Ikan mengandung zat…

Kakuzu: Ryo.

Pein: Karbohidrat.

Itachi: Protein!

Sasori: Ng…

Konan: Protein…

Zetsu: Mengandung hati, jantung, dan organ lainnya yang bisa dimakan. (?)

Tobi: Lolipop!

Hidan: Tanya aja sama kisame. Dia kan pakar kelautan.

Kisame: Apa aja boleh yang penting asyik!

6. 4 Sehat, 5 …

Kakuzu: Sengsara!

Pein: Tidak sempurna.

Itachi: Sempurna!

Sasori: 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.

Konan: Ya sehat juga dong!

Zetsu: 6, dan 7.

Tobi: Sakit!

Hidan: Sempurna! (Ngikut gaya Demian sang Illusionist)

Kisame: Susu.

7. Kamu punya uang yang cukup untuk membeli mainan yang kamu inginkan. Tetapi kamu melihat seorang pengemis yang sedang mengemis di jalanan. Apa yang akan kamu lakukan?

Kakuzu: Gue simpan uangnya didalam kolor gue, habis itu gue pergi deh.

Pein: Ya biarin aja, memangnya gue punya urusan apa sama tuh pengemis?

Itachi: Gue kerjain aja dia, gue bakar dia hidup-hidup (Itusih namanya bukan ngerjain lagi, tapi membunuh! Dasar Itachi!).

Sasori: Gue mah lewat aja, buat apa ngurusin pengemis?

Konan: Uangnya gue kasih sebagian, gue nggak tega ngeliatnya sih!

Zetsu: Gue makan tuh pengemis.

Tobi: Kalau Tobi, bakal Tobi kasih lolipop yang enak! Hidup lolipop!

Hidan: Gue cincang tuh orang pake sabit gue.

Kisame: Gue beli mainan dulu, terus gue tunjukkin ke pengemis itu (?). Pamer gitu loh.

8. Siapakah penemu gaya Newton?

Kakuzu: Albert Einstein! (ngaco dot com)

Pein: Siapa yah?

Itachi: Isaac Newton.

Sasori: Yang pasti belakangnya ada Newton-Newton gitu! Siapa ya namanya? Isuuc? Isiic? Akh, nggak tau deh!

Konan: Hellen Keller kali?

Zetsu: Mana gue tau! Gue aja cuma lulusan TK!

Tobi: Tobi Newton!

Hidan: Dewa Jashin mungkin?

Kisame: Kisame Einstein!

9. What is your name? memiliki arti...

Kakuzu: Berapa duit lu?

Pein: Pierching gue kemana ya?

Itachi: ...

Sasori: Siapa namamu?

Konan: Siapa nama lu?

Zetsu: Siapa your name?

Tobi: ...

Hidan: Your name is siapa?

Kisame: Kemana ikan gue?

10. Siapakah ketua Akatsuki? *Ini pertanyaan atau apa?*

Kakuzu: Gue!

Pein: Gue! Eh, Kakuzu sialan, dia ngaku dia yang ketua Akatsuki! Awas lo!

Itachi: Pein, tapi sebenernya gue nggak rela dia jadi ketua.

Sasori: Leader alias si Pein.

Konan: Yayang gue dong!

Zetsu: My lovely nista leader, Pein.

Tobi: Tobi anak baik!

Hidan: Pein.

Kisame: Pein aja deh, soalnya gue liat banyak yang jawab Pein.

.

.

Setelah 1 jam kemudian, tes selesai. Mereka pun diperbolehkan pulang. Akhirnya, keesokan harinya...

Tok tok!

"Masuk!"

Pintu dibuka… dan Akatsuki pun masuk.

"Jadi, bagaimana hasilnya?" tanya Pein tak sabaran. Mukanya Minato terlihat masam.

"Kalian…"

Glekk! Akatsuki sudah nelen ludah. Terutama tuh, sih Kakuzu, dia nggak rela kalau uangnya sia-sia aja karena nggak lulus masuk SD.

.

.

TENG TENG TENG!

.

.

"TIDAK DITERIMA!" ucap Minato marah.

"APAAAA?" teriak Akatsuki histeris.

FIN

[sunting] Bab XVIII-Akatsuki Sekolah Lagi

Di sebuah gua terpencil di daerah tersembunyi, hiduplah para kurcaci yang –*plak!*. Ehem, maksudnya, hiduplah sekumpulan makhluk dari berbagai macam spesies, jenis, gender, famili, de el el. Yang biasa kita sebut Akatsuki…

Kali ini, mereka sedang mengadakan rapat yang dipimpin oleh ketua mereka yang super mesum.

"Ehem. Maksud kita berkumpul kali ini, untuk membahas kemampuan otak kita yang di bawah rata-rata," kata sang leader, Pein, mengakuinya.

"Yaiyalah di bawah rata-rata, lulus ujian masuk TK aja enggak," tambah Sasori membuka aib.

"Kalau sudah begitu, kita mau berbuat apa?" tanya Konan.

"Tidak usaah… pasrah saja…" usul Kisame yang gak mau mikir.

"Tidak, tidak. Aku sudah mengambil formulir dari sebuah sekolah di Konoha. Kita akan kembali ke sekolaaah! Yeah!" ujar Pein dengan semangat masa muda yang membara dengan toa yang entah dia dapat dari mana.

"Merepotkan, un," tanggap Deidara, ketularan Shikamaru.

"Nambah-nambahin kerjaan aja…" protes Itachi.

"Menghabiskan uang," kata –ah, kalian pasti tahu siapa.

"Lebih baik diisi dengan yang lebih berguna. Berdo'a misalnya?" ujar Hidan sambil manggut-manggut.

"Anak baik tidak sekolah!" kata Tobi.

"Kalau kita pergi sekolah, siapa yang akan menyirami tanaman di sini?" tanya Zetsu ga jelas.

"Kita harus sekolah! Harus! Kalau tidak, organisasi(nista) kita ini gak bakalan maju-maju. Jika Akatsuki tidak sekolah, apa kata dunia?" jelas Pein, sambil niru gaya dari iklan.

Semuanya (minus Pein) ingin sekali bisa keluar dari masalah ini. Namun, pada akhirnya mereka mau masuk sekolah –karena Pein ancam dengan rinnegannya dan author bingung mau nulis apaan.

Konan memandangi peta kucel yang ia pegang. Ia mengalihkan pandangannya ke gerbang besar berwarna pinky-pinky norak dengan tulisan emas gede-gede yang gak kalah noraknya.

WELCOME TO KONOHA ELEMENTARY SCHOOL, MUACH!

Akatsuki swt ngeliat tulisan 'muach'.

'Firasat gue gak enak nih,' batin Sasori sambil menelan ludahnya. Glek, begitu bunyinya. (readers: *nimpukin author pake bakiak* Gak penting lu!)

"Ayo masuuk!" ajak Pein dengan semangat juang 45.

Yang lain hanya membalas lemas, minus Tobi yang enerjik.

"Megahnya…" gumam Kisame norak. Celingak-celinhuk ngeliatin gedung-gedung sekolah yang menjulang tinggi *halah*.

"Cantiknye…" kata Itachi yang memakai logat kartun yang sering dia tonton bareng Tobi, Upil dan Ipul.

"A-aku merasa tak pantas bersanding (?) dengan sekolah ini…" seru Kakuzu. Ya jelas lah, mas, mukamu ancur begitu, tentu tak pantas untuk sekolah sebagus ini. *dimutilasi Kakuzu*

Mereka berjalan berbarengan sambil makan gorengan (?) menuju ruang kepala sekolah, menyerahkan formulir mereka.

"Spada," kata Pein sembari mengetuk pitu ruangan kepala sekolah. Padahal dia sendiri tak tahu apa arti kata yang barusan ia ucapkan.

"Siapa tuuh?" sahut suara dari dalam.

"Siapa aja boleeh," kata Hidan ga nyambung.

"Emm, kami Akatsuki, un. Murid-murid baru yang ingin mendaftar di sekolah ini, un," ujar Deidara.

"Silahkan masuk, cin!" balas suara itu.

"Oke deh, say! Eh, kok gua ikut-ikutan sih?" kata Itachi, yang sejenak jiwa bancinya bangkit.

Pintupun dibuka (baca: didobrak) oleh Kisame. Pein duduk di depan meja kepala sekolah dan Konan duduk di samping Pein. Yang lain ngedeprok di lantai, karena emang tempat duduk yang disediakan cuma dua biji.

"Mana formulirnya?" tanya sang kepala sekolah seksi itu to de poin.

Pein ngiler dengan wajah nepsong ngeliatin wanita di hadapannya itu. Dia melirik ke papan nama yang terletak di meja 'Madam Tsunade'.

Konan merasa tangannya basah kena semacam cairan –maklum, dia kan kertas, jadi kulitnya sensitip gitu dah. Dia melirik ke arah tangannya. Dan ternyata sodara-sodara, iler Pein netes ke tangannya dengan deras!

Tanpa halangan dan rintangan yang menghadang, pipinya Pein sukses besar langsung berasap kena tamparan maut dari Konan.

"Ya, ini formulirnya," kata Konan seakan tidak terjadi apa-apa barusan. Dia menyerahkan formulirnya pada Tsunade yang masih es we te dan es dawet (?). *duh, jadi pengen es dawet juga nih*

Sontak, mata Tsunade terbelalak melihat daftar umur mereka yang ajaib itu. Ada yang seratus tahun lebih kagak mati-mati –kalo gak Kakuzu, pasti Tobi *dijotos*, tiga puluh lima tapi bantet –ini pasti Sasori *author dicincang Sasori*, yang paling muda tapi rambutnya panjang plus ngejreng kayak kuntilanak disko –pasti Deidara *dibom*, cowok tanggung tapi udah penuaan dini –jelas ini Itachi *diamaterasu*, masih muda tapi udah jadi psiko –udah ketahuan ini Hidan *disambit*, de el el. (sebenernya mau dijelasin lagi, tapi berhubung tiap penjelasan diakhiri dengan penyiksaan, ga jadi deh)

Tsunade beralih ke kolom gender. Dia langsung angguk-angguk geleng-geleng ngeliatnya.

Ada yang ngisi banci taman lawang (woy, ini kolom gender! Bukan profesi!), tanaman langka –ini sih Zetsu, perempuan normal –Konan yang paling bener, bahkan Pein ngisi cowok ganteng (baca: mesum).

Mata Tsunade langsung sakit ngeliat formulir ancur itu. Ditambah tulisan para Akatsuki yang kayak cakar kuda (?), artinya gak mungkin bisa dibaca! Loh, tapi tadi Tsunade baca, kan?

Sebenernya Tsunade gak mau menerima mereka, tapi berhubung diancem rinnegan Pein, kamishurikennya Konan, Deidara udah ngacungin lempung, Hidan dan Kisame ngangkat sabit dan samehadanya, Sasori udah ngeluarin gulungan kugutsu, muka ancurnya Kakuzu (?), Zetsu udah ngiler kayak bayi kelaperan tujuh tahun (?), Itachi ngaktifin sharingannya, dan Tobi asik ngemut lollipop.

Dengan sangat ikhlas (baca: terpaksa) Tsunade bekata, "I-i-yaa…" plus keringet dingin yang bercucuran deras yang mengalir di wajahnya yang berparas cantik nan sekseh itu. *halah*

Akatsuki berjalan keluar dari ruangan itu, mencari kelas baru mereka.

"Katanya kita masuk kelas 1-Z (?)," kata Tobi sambil ngemutin lolipopnya yang tinggal batangnya doang.

"Kira-kira gurunya galak gak ya, un?" gumam Deidara.

"Semoga aja enggak," kata Zetsu putih.

"Kalo iya?" tanya Zetsu item.

"Ya telen aja!" balas Zetsu putih.

Akatsuki minus Zetsu swt sampe menimbulkan banjir bandang (?).

Peluh mulai bercucuran di tubuh mereka. Bayangin aja, jalan dari ruang kepala sekolah bagaikan Sabang ke Merauke! *author dikeroyok Akatsuki*

Enggak deh, cuma gedenya kayak ngiterin stadion Universitas Konoha (?) 5 kali!

Di tengah jalan, satu persatu anggota mereka berpisah. Kenapa bisa begitu?

Yang paling pertama hilang adalah Hidan. Saat mereka melawati lapangan bola yang lagi dialih fungsikan menjadi tempat ceramah, Hidan langsung duduk manis paling di posisi paling depan, ikut mendengarkan ceramah.

Lalu saat ada seminar promosi merek pembalut higenis bagi siswi kelas 6, ga ada angin, ga ada ujan, ga ada badai, ga ada tsunami, ga ada tornado, ga ada puting beliung, ga a– *author disumpel kaos kaki karena kelamaan*

Singkat cerita, Itachi tiba-tiba ikutan dengerin seminar itu. Sejak kapan kamu jadi perempuan Tachi-kun? (author es we te dan es campur)

Berikutnya mereka melewati koperasi. Kebetulan, mbak-mbak koperasinya lagi ngitungin duit tabungan anak kelas satu –yang isinya receh semua. Pada tahu kan siapa yang mandek di situ? Jelas-jelas rentenir bangkotan bernama Kakuzu.

Akatsuki tidak berjalan lagi. Bukannya mereka berhenti, tapi mereka pada ngesot saking capeknya.

Mereka melewati segerombolan anak kelas tiga yang lagi tugas menggambar pemandangan sekolah. Konan langsung nimbrung ke sana.

Saat melewati kantin –yang kebetulan sepi, karena memang belum jam istirahat, Tobi langsung ngiler melihat jejeran warung kantin. Apalagi warung paling ujung yang jual macem-macem permen, dan tentunya permen lollipop kesukaan Tobi, Alpenribet.

Mereka ngesot lagi, sampai parkiran –yang penuh ibu-ibu tukang gossip yang lagi nungguin anaknya pulang. Di pojokan parkiran ad ataman kecil yang ada kolamnya. Tanpa disuruh lagi, Kisame langsung lompat sambil teriak lebay, "Saudaraku! Aku dataaang!"

Karena Konoha Elementary School ini termasuk lengkap, tidak usah heran jika Akatsuki juga melewati labolatorium. Entah angin apa yang tiba-tiba membawa Deidara ke sana.

Sisa-sisa dari Akatsuki melanjutkan perjalanannya dengan merangkak (habis kakinya lecet ngesot mulu). Mereka melalui toilet yang terbilang bersih –maklum, sekolah elit gitu loh. Bukannya Pein kebelet atau pengen sekadar cuci muka atau tangannya –yang padahal baunya busuk gak ketulungan, Pein masuk ke toilet cuma buat ngeliat yang ehem ehem. Mari kita tengok papan di pintu toilet. Oh, pantas saja, papan itu bertuliskan 'TOILET PUTRI'.

Akhirnya anggota Akatsuki yang masih bertahan, yaitu Sasori dan Zetsu, sampai juga ke kelas 1-Z. *backsound: lagu We Are The Champion*

Pintu kelas perlahan dibuka, semua makhluk yang berada di dalam terpaku ditempat. Sang guru mendelik ke arah pintu, merasa pelajarannya diganggu.

"Permisi…" seorang laki-laki bertubuh layaknya pohon bonsai masuk ke dalam kelas. Sayang rambutnya merah, kalo ijo pasti udah dikira bonsai berjalan.

Loh? Tunggu! Kok cuma satu doang yang masuk? Mari kita cari yang satunya!

Ah, itu dia di depan kelas! si Zetsu rupanya lagi kerajinan ngurusin teman-temannya a.k.a nyiramin tanaman. Berbakat jadi tukang kebun rupanya.

Mari kembali ke kelas…

"Siapa kau?" tanya si guru sinis.

Sasori yang lagi ngeliatin barang-barang yang ada di kelas itu, menoleh. Matanya membelalak seketika dan tiba-tiba copot keluar saking dia niat melotot. *author disumpel kugutsu*

Eh enggak. Sasori kaget, "K-kau…"

Guru itu merasa kenal suara Sasori, "Saso-nii?"

"Saso-niichan?" seorang cleaning service mendobrak masuk ke kelas.

"Saso-niisama?" tiba-tiba ada kepala laki-laki nongol dari triplek loteng yang bolong. Lagi benerin atap kayaknya.

'Firasat gue bener kan?' keringet asem (bosen kalo dingin terus) mulai bermunculan di wajah Sasori.

Time skip. 2 jam kemudian…

"Saso-nii! Kembalilah ke Suna!" teriak seorang perempuan yang tadi berperan sebagai guru, Temari.

"Saso-niichan! Jangan tinggalkan kami lagi! Siapa yang bakal ngurusin nenek bau tanah itu!" kata sang cleaning service, Gaara, seakan tanpa dosa menunjuk-nunjuk Chiyo yang lagi ngunyah sirih.

"Saso-niisama! Kau belum membelikan berbi yang kau janjikan padaku!" kata si tukan benerin atap, Kankurou. Mukanya coreng-moreng, bukan karena kotor abis benerin atap, tapi emang selera dandannya aja yang kelewat ajaib.

"TIDAAAKK! NOOO! Aku tak mau kembali ke Suna! Makan kalian udah kayak babon kelaperan delapan turunan!" Sasori tereak-tereak gaje, sambil nimpukin mereka bertiga dengan furnitur rumah berbi.

Ternyata trio Suna itu lagi jadi relawan di KES.

Di lapangan ceramah tadi, seorang pemuda ubanan psikopat lagi ngamuk-ngamuk gaje sambil muter-muter sabit raksasanya itu di udara. Dia gak terima, kalau orang baik itu tidak boleh berkata-kata kotor. Sedangkan bahasa warna-warni itu adalah yang digunakan Hidan sehari-hari.

Dia makin ngamuk, pas diceramahi tidak boleh menyumpah serapah. Dan (lagi-lagi), itu adalah kegiatan sehari-hari Hidan. Dia ngamuk-ngamuk sambil mengucapkan (baca: tereak) bahasa kebun binatang.

Di tempat seminar tadi, Itachi ditimpukin pembalut higenis. Karena tiba-tiba dia mejeng di depan –tepatnya menggeser (baca: mendorong) MC. Itachi langsung promosi krim anti keriput merk langganannya yang paling (tidak) ampuh itu.

Bukannya langsung pergi, Itachi malah memperagakannya di depan sambil goyang gergaji mesin, masang pose (yang menurutnya) seksi, ber-narsis-ria, bahkan bagi-bagi tanda tangan.

Kakuzu lagi mungutin receh yang bertebaran di tanah. Tangannya mendekap celengan ayam punya anak-anak kelas satu. Di belakangnya, mbak-mbak koperasi mengejarnya sambil bawa-bawa parang.

Gak usah ditebak, semua udah tahu Kakuzu pasti, sekali lagi PASTI, ngambilin duit tabungan anak kelas satu. Di belakan sang mbak koperasi, ada bocah-bocah yang ingusnya masih meler kemana-mana sambil bawa-bawa golok, gak terima duit mereka diambil sang rentenir biadab itu.

Seorang wanita sedang memegangi kertas-kertas gambar di tangannya. Wanita dengan bunga kertas a.k.a Konan itu, tanpa permisi langsung nyomotin kertas gambar milik anak kelas tiga. Serempak, bocah-bocah itu nangis kejer kayak gak dikasih jatah duit jajan selama sembilan minggu.

Guru-gurupun mengejar Konan. Ada yang bermaksud ngambil kertas gambar anak didiknya –yang ini namanya Iruka, tapi ada pula yang mintain poto barenga plus tanda tangan Konan –kalo ini Kakashi dan Asuma, yang disambut jitakan dari Anko dan Kurenai.

Makhluk kepala lollipop bernama Tobi, lagi dikejar-kejar para penjual dari kantin.

"Woi! Ramen rasa permen (?) itu limited edition tauk!" tereak si penjual ramen, Naruto, pake toa jumbo.

"Itu persediaan keripik kentang manis terakhirku!" amuk penjual keripik dan snack bertubuh tambun, Chouji.

"Kembalikan lollipop yang kau curi itu!" murka si penjual permen dan chiki bernama Neji.

"Huee! Tobi anak baik! Tobi gak nyuri! Cuma ngambil tanpa izin!" kata Tobi sambil nagis-nangis lebay. Lah, sama aja kan Tob?

Kisame dilemparin lipstick, bedak, mascara, de el el, sama ibu-ibu. Mereka mengamuk, karena kosmetik mereka basah semua gara-gara Kisame nyiprat-nyipratin air, bahkan ngelemparin ikan mati.

"Lipstick ini mahal tauk!" kata seorang ibu dengan dandanan menor, Ino.

"Riasanku rusak semua gara-gara kamu!" kali ini ada ibu-ibu berambut norak yang melempari Kisame dengan pensil alis, Sakura namanya.

"Ini kosmetik langka!" tereak seorang ibu bercepol, Tenten, sambil nimpukin Kisame pake kunai. Wah, yang ini mah serem…

Terdengar ledakan berkali-kali dari arah labolatorium. Sesekali terdengar suara ngebass yang meneriakkan, "Seni adalah ledakaaaan, un!"

Shizune, selaku guru yang berjaga di labolatorium, ngejar-ngejar banci blonde alias Deidara, sambil bawa-bawa seember air raksa.

Ternyata Deidara memasukkan lempung untuk menyumbat kompor kecil untuk percobaan, bahkan dia ngasih makan tikus putih di situ pake lempung c4.

Preman bertampang ancur lagi lari-lari dikejar para siswi yang murka. Si Pein ini ketahuan ngintipin cewek-cewek di toilet.

Ada yang nimpukin dia pake watafel, gayung, sabun, bahkan bebek karet (?). Pada mukulin dia dengan ganasnya pake sikat gigi, gayung besi, bak mandi pun dihantamkan ke tubuh nista Pein. Yang ini mah pembunuhan kali… ckckck. *author ditusuk-tusuk pierchingnya Pein*

Taneman venus fly trap ajaib lagi diburu sama segerombolan anak laki-laki.

"Kemarilah! Kau pasti bisa jadi rumah yang bagus untuk seranggaku!" kata –ah, kalian pasti tahu, Shino.

"Kau tempat yang bagus untuk pipis Akamaru!" kata bocah bau gukguk, Kiba.

"Jadilah pajangan di rumahku!" kata pemuda berambut pantat ayam bernama Sasuke.

"Jadilah pajangan di aquariumku!" kata pemuda bertaring yang diketahui bernama Suigetsu.

Yaah… Akatsuki gak jadi masuk sekolah deh…

-TAMAT-

[sunting] Bab XXIX-Akatsuki dan Tes Naik Kelas S

Pada malam Jum'at kliwon bulan purnama… inilah dia Akatsuki! Sedang sharing bersama di markas Akatsuki yang berada di kawasan Pondok Telapa alias TEngah LAutan samPAh alias Tempat Pembuangan Akhir. Pein memimpin rapat nista itu *Author digiles Akatsuki*

"Ehem!" Pein berdehem sekali. Tujuannya supaya Akatsuki tenang semua di dunia sana. "Ehhheeemmm!" Ulang Pein lebih keras. Pein dikacangin sama Akatsuki lainnya. Konan lagi bikin handycraft dari koran bekas bungkus cabe (pecinta lingkungan!)

Hidan lagi… yah, biasalah, ritual Dewa Jashin dengan kemenyan dan rupa-rupa pengiringnya. Kakuzu sedang membaca buku karya Safir Garpu "Bagaimana Menghasilkan Uang Dengan Bulu Hidung Anda". Deidara sedang ngunyah sirih (bosen tanah liat) sambil ngepangin rambut Itachi kecil-kecil, biar modelnya kayak Mbah Surip itu lho. Itachi, sembari dikepangin dia baca majalah wanita rubrik Health and Beauty "Banyak Kosmetik yang Dapat Menghilangkan Tanda-Tanda Penuaan… Mana yang Cocok untuk Anda?"

Zetsu lagi ngecet bagian wajahnya yang berwarna hitam dengan cat merah, jadinya kayak bendera pusaka, karena dia lagi semangat-semangatnya dengan kata 'patriotisme'. Tobi melancarkan hapalan sejak jaman Warkop DKI-nya: "Tobi anak baik… Tobi anak baik…," sambil makan lollipop jeruk.

Sasori menelanjangi boneka-boneka Barbie-nya untuk difoto, lalu akan diberikan ke Pein karena menurut Pein tak ada model asli, boneka pun jadi. Kisame diam-diam nyolongin cat Zetsu untuk ngecat badannya yang biru. Eh, tahu tahu tempe tempe toge toge badan Kisame bukan jadi merah, malah ungu (merah+biru=ungu).

Pein sweatdrop sendiri melihat anggotanya kacau balau begitu. Akhirnya ia mengambil sebuah buku dari keranjang belanjaannya -?- dan membaca buku laknat itu. Judulnya Icha-Icha Tactics Limited Edition *nyolong punya Kakashi*.

Author : Stoooop! Kok ceritana jadi gini sih? Cut, cut! Pein, berhenti baca buku laknat itu! Adeganmu itu seharusna berdehem sekali sambil ngelemparin Akatsuki pake tomat!

Pein : Tomat dari mana? Udah tau Akatsuki kanker, bokek, kere.

Author : Loe colong dari kulkasna otouto Itachi alias pacar gue, sono! *Author digigit Chihuahua punya Sasuke FC*

Pein : Ha-i, Author-sama!

Sementara itu… dirumah Sasuke.. *nggak berani bilang pacar*

"Lalala, akhirnya tiba juga waktu makan tomat. Hari ini gue target makan tomat sebatalyon!" Tekad Sasuke. Sasuke membuka kulkas dengan aura kembang-kembang janda menang undian keripik singkong. Kosong.

"Mana tomat-tomatku? Aaarrgghh! Siapa yang berani-beraninya mencuri tomatku?" Sasuke mengaktifkan sharingannya. Aura kembang-kembang janda menang undian keripik singkong berubah menjadi aura tukang becak yang dicopet penumpangnya sendiri.

Pein langsung balik ke markas Akatsuki, berharap dirinya tidak ketahuan Sasuke. Sayangnya, salah satu piercingnya yang longgar karena udah lama nggak diservis ke tukang las terlepas dan ditemukan oleh Sasuke.

"Piercing? Ini kan punya…" Gumam Sasuke tidak yakin.

Back to Markas Akatsuki di Pondok Telapa.

Author : Okay, lo dapet tomatna. Adegan diulang. Camera rolling… action! *Author merangkap sutradara*

Pein sweatdrop sendiri melihat anggotanya kacau balau begitu. Akhirnya ia mengambil tomat (yang sudah dicolongnya dari kulkas Sasuke) dan melemparkannya ke wajah Akatsuki lainnya.

Cproot! Hidan kena. 1 poin.

Cproot! Cproot! Cproot (un)! Konan, Kakuzu, Deidara, kena. 3 poin.

Cproot! Cproot! Kisame dan Tobi kena. 2 poin.

Cproot! Cproot! Cproot! Sasori, Zetsu, Itachi kena. 3 poin.

Total 9 poin.

"YOU WIN!" Seru sebuah suara, entah suara siapa. Yah, anggap saja itu suara Dewa Jashin yg barusan ngintip bidadari mandi di telaga *itu mah Jaka Tarub!*

Pein melonjak-lonjak kegirangan. Dihamburkannya confetti dari guntingan majalah por-piiiip- edisi lamanya. Pein goyang gergaji karatan dipadu gaya Manda, ular Orochimaru lagi ngopi di warung tuak -?- dengan back sound Ampar-Ampar Pisang. Sekarang giliran anggota Akatsuki sweatdrop nengok Pein nari-nari gaje begitu. Pantes nih organisasi nggak maju-maju. Leadernya aja sableng gitu…

Setelah satu dasawarsa.. bah, kelamaan! Pokoknya beberapa saat kemudian…

"Ehem!" deham Pein yang sudah kehilangan wibawanya. "Mari kita mulai rapat (nista) kita."

Kakuzu bertanya, "Ada apa gerangan, Ketua? Nggak ada angin nggak ada hujan selalu ada uang, kok tiba-tiba ngadain rapat (yang nista)?"

"Iya nih! Ketua Pein ngganggu keasikan kita aja!" Omel Kisame yang gagal bermetamorfosis menjadi berwarna ungu.

Pein nge-rolling eyes. Keasikan? Apanya? "Begini ya Kisame. Aku tuh mengkhawatirkan organisasi (nista) kita, Akatsuki, maka daripada itu aku ngadain rapat (nista)."

Konan nanya, "Yayang Pein, emang ada apa dengan Akatsuki?"

"Yayang Konan *cuih!*, Akatsuki yang notabene penjahat kelas S udah turun kelasnya! Masa yang kita lakuin itu kejahatan-kejahatan kecil mulu sih? Misal nih, Tobi nyolong balon di Iwa kemarin. Itachi lebih parah, kemarin dia malah ngasih genjutsu ke adiknya supaya adiknya berilusi keriputan kayak dia. Mana nggak mempan lagi!" Gerutu Pein.

Itachi cengengesan. Dia gagal ngasih genjutsu ke Sasuke soalnya dia keburu ngakak duluan bayangin Sasuke histeris lihat wajahnya yang halus mulus tiba-tiba keriputan. Sasuke mendengar suara ngakak Itachi, langsung dia nyiapin Chidori. Itachi yang udah kehabisan cakra buat ketawa ketiwi sataje (sangat tidak jelas) bayangin adiknya keriputan akhirnya kabur sambil ketawa guling-guling.

"Puih!" Deidara membuang sirihnya. "Tapi, un, kita kan udah lama nggak dikasih orderan misi, un. Makanya yang kita lakuin gaje semua, un. Jadi gimana nih, un?"

Pein mendecak sekali, "Justru itu lah.. Gue dapet informasi, untuk penjahat kelas S kayak kita ini yang udah diturunin kelasnya bisa melakukan test naik kelas supaya kelas kita tuh balik ke S lagi!"

Sasori nimbrung, "Kok S, Ketua? M atau L kan lebih besar. XXL kalo perlu!" Pein menjitak kepala Sasori sekali. "Pokoknya gua mau Akatsuki ikut test! Gua nggak mau kelas kita nggak S lagi. Apa kata dunia?" Pein niru iklan pajak.

"Gimana cara ikutin testnya?" Tanya Hidan. Pein nyengir kebo, "Kita cuma disuruh ngerjain beberapa soal. Ntar lagi petugas yang ngetes kita datang, dia dari Konohagakure."

Tok, tok, tok. Pintu markas Akatsuki diketuk seseorang. Dialah petugas yang akan mengawasi jalannya test kenaikan kelas Akatsuki. Pein menyuruh Tobi membukakan pintu. Tobi terperangah melihat sang pengawas test. "Waaah, ini adiknya Itachi-senpai kan? Ganteng bangeeeet!"

Sasuke –si pengawas test- langsung nyanyi-nyanyi ciptaannya sendiri diiringi ukulele butut. Sekarang Sasuke mengeluarkan aura kembang-kembang janda menang undian sabun colek kadaluarsa.

I'm the most handsome man ever…

I'm the most handsome man ever…

  • nada lagu kayak di SBSP: Best Day Ever*

"Wah, bener un!" Tambah Deidara. "Lebih cakep daripada kakaknya (yang keriputan) un!"

Itachi pundung di pojokan. Selalu otouto gue yang dibilang cakep. Iri gue! Marah gue! Gue tuh nggak cakepnya dimana sih !

Author : Keriput lo bikin ilfeel orang. Pantesan lo jomblo terus. Mana ada cewek yang mau sama kakek-kakek? *di-amaterasu Itachi*

"Sudah, sudah. Kita kan mau test naek kelas?" Konan berusaha menenangkan Akatsuki yang lagi jaipongan pake baju daerah Irian Jaya bareng Sasuke.

"Oh iya," ujar Sasuke, teringat yang barusan dia lakukan sangat berlawanan dengan tujuannya datang ke Pondok Telapa. "Sekarang kalian akan melakukan test! Siapkan posisi ujian masing-masing! Alat tulis juga! Dilarang mencontek atau menggunakan alat bantu. Sekarang juga!" Perintah Sasuke.

"Ha-i!" sahut Akatsuki semangat, termasuk Itachi yang sudah tenang berkat Sasori dan Konan.

Flashback

Itachi pundung di pojokan. Sasori menghampiri Itachi yang down banget. "Sudahlah, Itachi. Kau memang lebih jelek daripada Sasuke," kata Sasori lugu. Konan mendeath glare Sasori. "Kau tidak memperbaiki keadaan, Sasori!"

"Memang aku tidak mau memperbaiki kok. Aku kan mau memperkeruh suasana aja," ujar Sasori dengan innocent face. Konan berusaha menenangkan Itachi, "Hei, Itachi. Nggak usah down gitu. Buktikan di test ini kau lebih baik daripada otouto-mu."

"Betul!" Tambah Sasori. "Lihat adikmu itu, cuma bisa jaipongan gak jelas gitu!" Sasori menunjuk ke arah Sasuke, ditambah ZetKisPeiHidTobDeiKak. Sasori menepuk bahu Itachi dengan potongan kaki Barbie-nya. "Lo tuh lebih bae, Itachi. Lo bisa goyang gergaji sama ngebor kan?"

Itachi bersemangat kembali. "Bener katamu, Sasori. Goyanganku lebih dahsyat dan asoyy daripada Sasuke. Mau bukti?"

Itachi mulai nari-nari. Pertama, goyang gergaji karatan. Kedua, ngebor sampe pantatnya kram. Ketiga, nari hula-hula Hawaii. Keempat, breakdance ala Michael Jackson nyasar di Afrika. Kesemuanya diakhiri dengan rasa pegal sekujur tubuh Itachi gara-gara semangat joget yang membara.

Mata Itachi berkaca-kaca. Itachi… menagiskah? Karena perkataan Sasori atau…? "Hiks, hiks," Itachi sesenggukan. "Nggak nyangkaaaa book! Tari gue keren banget aduh sumpe deh! Liat kan? Liat kan? Sasuke aja kalah! Kalo gue ikut Konoha Dancer Idol pasti gue menaaaang! Haduh, sumpaa~h, ya ampun, cool banget tarian yg tadi!" Seru Itachi narsis.

Kalau di anime, latar belakang Sasori dan Konan adalah garis2 panjang dengan background warna item alias sweatdrop.

End of Flashback

Kini Akatsuki plus Sasuke duduk melingkari sebuah meja makan. Heran juga Sasuke, rumah sebobrok gini kok bisa punya meja makan gede yang sanggup nampung 11 orang. Sasuke lalu membagikan soal test. "Ujian Akatsuki naik kelas S dimulai dari… sekarang!" Seru Sasuke. Akatsuki langsung cepet-cepet nulis jawaban di lembar jawaban mereka. Mari kita lihat jawaban mereka.

---

1. Sebagai calon penjahat kelas S, apa cita-citamu?

Pein : Membuka perpustakaan buku por-piiiip- dan rental video BF (Blue Film). Juga nambah koleksi pierching gue.

Konan : Gue sih pinginnya jadi ibu rumah tangga, entah kenapa bisa nyasar di Akatsuki…

Kakuzu : Jadi rentenir atau bankir.

Kisame : Menghilangkan gen hiu dalam tubuh gue.

Deidara : Un… apa ya? Dei pingin minta tanda tangan Nurdin Tank Top sama Amroji deh, un! Dei ngefens banget sama mereka, un. Mereka keren, un!

Zetsu : Normalin muka gue yang kayak zebra.

Tobi : Tobi mau jadi anak baik selamanya!

Itachi : Hilangin keriput gue.

Hidan : Ingin bertemu Dewa Jashin

2. Sebagai calon penjahat kelas S, apa yang akan kamu lakukan untuk membunuh Hokage?

Pein : Gue masukin pierching gueke makanan dia, biar keselek, koit deh.

Konan : Gue pingin bunuh dengan cara yang elegan. Gue bikin burung kertas sampe 1000, trus gue ajuin permohonan supaya Hokage mati.

Kakuzu : Langsung gue cincong tuh orang. Ntar gue jual kepalanya ke tempat penukaran hadiah.

Kisame : Ya pake Samehada gue. Pake apa lagi coba?

Deidara : Pake ledakan, un. Seni adalah ledakan, un. KATSU!

Zetsu : Gue tantang dia marathon keliling Negara Hi. Hokage bakalan capek sendiri, sedangkan gue kan tinggal nyelam2 aja.

Tobi : Tobi kan anak baik, jadi nggak boleh bunuh Hokage yang udah ngasih lollipop ke Tobi minggu lalu.

Itachi : Paling gue pake Mangekyo Sharingan lagi. Bosen ah.

Sasori : Apa ya? Nggak tahu.

Hidan : Sasori aja nggak tahu apa lagi gue?

3. Sebagai calon penjahat kelas S, mana yang kamu pilih, cinta, uang atau nyawa? Pilih satu.

Pein : Nyawa.

Konan : Gue ikut Pein, nyawa.

Kakuzu : Uang

Kisame : Cinta, soalnya gua jomblo terus sih.

Deidara : Yang paling logis, un. Nyawa.

Zetsu : Yang nyanyi aja, Cinta Laura. Dia cantik lho, seksi lagi!

Tobi : Tobi anak baik pilih permen.

Itachi : Uang, karena tanpa uang nyawa nggak ada artinya.

Sasori : Nyawa.

Hidan : Gue setuju sama Itachi, uang. Tapi karena Sasori jawab 'nyawa' ya ikut dia aja deh. Kepinteran Itachi banding Sasori kan diragukan.

4. Sebagai calon penjahat kelas S, siapa yang ingin kamu bunuh?

Pein : Dewa Jashin.

Konan : Orang yang naikin harga sembako.

Kakuzu : Pein, utang dia banyak banget, sumpah.

Kisame : Pein.

Deidara : Polisi atau siapa aja yang udah bunuh Nurdin sama Amroji, un.

Zetsu : Pein.

Tobi : Siapa ya? Pein aja deh, soalnya yang lain juga banyak jawab Pein.

Itachi : Pein.

Sasori : Pein.

Hidan : Pein. Dosa atas kebokepannya sudah tidak termaafkan lagi oleh Dewa Jashin, jadi aku bunuh saja.

5. Sebagai calon penjahat kelas S, apa kamu tahu nama Hokage sekarang?

Pein : Naruto. Nama keluarganya nggak tahu.

Konan : Naruto Namikaze.

Kakuzu : Itu lho, yg dulu suka ngutang ramen sama gue. Aduh siapa sih namanya, Narita? Naruti? Suparti? Suminem? *ngaco*

Kisame : Setahu gue masih Minato Namikaze deh.

Deidara : Naruto Uzumaki, un!

Zetsu : Tauk ah. Yang jelas dia tuh yang cewek dadanya gede itu kan?

Tobi : Naruto Namikaze! Tobi anak baik bener kan? Iyalah, kan dia yang kemarin ngasih lollipop ke Tobi!

Itachi : Naruto Uzumaki, temen otouto gue dulu.

Sasori : Naruto Uzumaki, gue ikut Itachi.

Hidan : Setahu gue Naruto Namikaze deh, tapi kok Sasori sama Itachi jawab Uzumaki ya?

And so on. Author males ngetiknya!

---

Skor

Pein : Diskualifikasi. Mencontek.

Konan : Diskualifikasi. Mencontek.

Kakuzu : Diskualifikasi. Mencontek.

Kisame : Diskualifikasi. Mencontek.

Deidara : Diskualifikasi. Mencontek.

Zetsu : Diskualifikasi. Mencontek.

Tobi : Diskualifikasi. Mencontek.

Itachi : Diskualifikasi. Mencontek.

Sasori : Diskualifikasi. Mencontek.

Hidan : Diskualifikasi. Mencontek.

-fin-

[sunting] Bab XXX-Akatsuki Ikut UASBN

Di suatu pagi yang cerah tapi gelap -?- di sebuah SD SENJA kecamatan Akatsukidul..

"Kaz, lu siap gak buat UASBN?" Tanya seorang anak yang SOK alim tapi udah ubanan.

"Siap-siap ajah, akuh kan udah belajar buat Matematika!" jawab siswa bercadar yang udah paruh baya tapi entah mengapa gak lulus-lulus SD dari zaman perang.

"Pokoknya kita harus bisa lulus tahun ini! Iya gak say?" Tanya Pein pada istrinya, Konan.

"Of course beb!" jawab istrinya.

Sementara itu di kantin SD SENJA..

"Kek, diminum dulu racunnya. Supaya penderitaan sampeyan gak bertambah alias cepet mati, kasian kek." Kata se-mahluk biru pada...ehm, apa ya?

"Dasar tjoetjoe gak tahoe diri! Saya ini masih oemoer 17 tahoen tahoe?" jawab anak swit sepentin yang udah keriputan pada dayangnya, si hiu planet Jupiter.

"Kek, un! Kenapa ngomongnya pake oe-oe un? Kakek kan udah bangkotan tapi kok oe-oe kayak anak bayi, un?" Tanya seorang banci prapatan berambut pirang -aslinya sih hitam, tapi disemir pake kunyit jadinya kuning deh-

"Iya! Kalo aku sih gak apa-apa ngomong oe-oe, kan aku baby face!" kata Sasori dengan wajah baby face-nya -ihh, author jadi pengin cubit tuh pipi-

"Iih, nggak! Wajah tobi lebih imut! Saking imutnya sampai Pak Kepsek nyuruh Tobi pake topeng!" kata se-mahluk hyperaktif pada Sasori.

"Kalian ini berisik! Pada bangkotan aja pada tengkar! Malu tuh!" jawab 'kakek' Itachi.

KelasAkatsuki
Akatsuki sebelum menerima soal UASBN mereka.

"EEEMMMAAAKKK..! kek Itachi sekarang ngomong-nya gak pake oe-oe! Ayo syukuraaaan!" teriak Kisame, si mahluk biru gaje.

"SYUKURAN? Itu kan yang ada di Cardcaptor Sakura, un! Aku juga mau LI SYUKURAN, un!"

"WOI BANCI! Itu mah LI SYAORAN! Geblek!"

"Uaau, Sasori walaupun Baby-face tapi omongannya kayak preman! Liat nih Tobi anak baik!"

"Udah kalian ni tengkar mulu ah! Kita ke kelas ajah langsung!"

"OKE KEK!"

Tandatanya
Tahukah Anda?
SD Senja adalah SD khusus untuk para homo sapiens yang umurnya sudah 'keterlaluan'. Contoh saja sebuah gank terkenal yang bernama AKATSUKI ini. Anggotanya sudah gak ketulungan tua-nya


-di kelas- eh? Perasaan tadi katanya mau ke markas Pein deh, ah udahlah! -.-'

Semua anggota kebetulan sekelas dalam ujian UASBN, dan duduknya juga tidak mencar kesana kemari. Hanya Tobi saja yang tidak mau duduk dengan mereka, takut dicontek! -hiyaaah, Tobi-chan.. muridnya kan cuma 9 orang!-

"Baiklah anak-anak, saya Anko dari SD Daun Tersembunyi. Mari kita segera memulai ujian kali ini!" lalu guru yang bernama Anko itupun membagi soal IPS dan juga lembar jawabannya. "Jangan mencontek ya! Ingat umur, udah uzur! Saya pergi sebentar ya mau beli dango! Ingat! Di kelas ini udah terpasang kamera CCTV, kalo kalian udah selesai tinggal dadah-dadah aja di kamera itu! Oke?" kata Anko lagi sambil ngeloyor begitu aja dari kelas.

It's show time!

-(Di UASBN Akatsuki, bukan pakai LJK, tapi pakai soal uraian alias isian)-

Heninglah suasana di 'kelas spesial' itu, mereka larut dalam jawaban masing-masing. Tapi, apa mereka betul menjawab semua soal yang ada? Hell yeah, ayo intip jawaban mereka masing-masing!

1. Disebut apakah peristiwa penculikan Shodaime-Nidaime?

Pein: penculikan hokage

Konan: penculikan 2 kakak beradik

Itachi: gantengan gue daripada mereka!

Kisame: lost in konoha wars

Sasori: yang nyulik sapa juga lu kagak tau kan?

Deidara: peristiwa dengascongkek? Eh apaan sih, un? Lupa, un!

Kakuzu: lumayan tuh diculik, ada duit tebusannya!

Hidan: bertobatlah wahai penculik, itu perbuatan dosa!

Tobi: rengasdengklok itu di Indonesia, kalo di konoha berarti rekonohaklok!

2. apa nama peta yang menunjukkan persebaran hewan/tumbuhan?

Pein: glora dan sauna

Konan: gelora asmara

Itachi: Florence dan paula.

Kisame: sea-map dan plant-map

Sasori: Tanya ama Kisame ajah, dia jago soal beginian.

Deidara: sauna bunga mawar!

Kakuzu: imigrasi

Hidan: OMG, menyebarkan hewan dengan tumbuhan itu sama saja dengan berdosa! Karena tanpa tumbuhan, tidak akan terjadi rantai makanan!

Tobi: hmm, kata Dora The Explorer namanya Plora dan Pauna!

3. Apa yang dimaksud dengan hutan homogen?

Pein: hutan pecinta sesame jenis

Konan: tempat di lahirkannya Hidan.

Itachi: YAOI!

Kisame: gak tau, kan gue dari laut!

Sasori: percintaan antar tumbuhan abnormal.

Deidara: YURI un!

Kakuzu: rumahnya bonekanya Sasori.

Hidan: berdoalah, sesungguhnya jika kita menyukai sesama jenis, hukumnya haram!

Tobi: umm, itu bukannya kerjaan Sasori ama Deidara ya?

4. Apa yang dicapai dalam musyawarah?

Pein: maymunah.

Konan: om fakat.

Itachi: wara-wiri

Kisame: ular sawah.

Sasori: mujarab

Deidara: syalalalalala un!

Kakuzu: OKANE, MONEY, UANG!

Hidan: keabadian.

Tobi: dicapai itu apa ya?

5. Apa kepanjangan dari PBB?

Pein: Pein Bonjour Banget

Konan: Pein Bangsat Banget!

Itachi: Perkumpulan Babu-Babu.

Kisame: Perkumpulan Binatang Bahari.

Sasori: Pertandingan Babrie-Barbie.

Deidara: Perserikatan Banci-Banci, un.

Kakuzu: Per-uangan Ber-uang Banyak

Hidan: Perhitungan Bayi Bandel.

Tobi: Perserikatan anak Baik-Baik.

6. Disebut apakah Negara Daun Tersembunyi?

Pein: petak-umpet.

Konan: kucing-kucingan!

Itachi: kampong halaman gue!

Kisame: klorofil

Sasori: Hijau Daun - Suara (kuberharap)

Deidara: Hijau Daun - Cobalah, un!

Kakuzu: uang 20ribuan juga warna ijo!

Hidan: Konohamachi!

Tobi: Konoha! Tempat yang Tobi bangun!

Dansoal-soallainnyA

Bebrapa minggu kemudian, keluarlah hasil UASBN AKATSUKI. Mereka pada kaget dengan hasil ujian mereka. Ada yang mau tahu hasil ujian mereka? Ayo kita lihat!

Pein: 0,0

Konan: 0,0

Itachi: 0,000001

Kisame: 0,009

Tobi: 4,12

Deidara: un

Kakuzu: 0,00000000010

Hidan: 2,14

Sasori: 1,25

"Hore, hore, NEM Tobi paling tinggi! Tobi ternyata anak baik yang pintar! Yeei, yiie!" teriak Tobi senang karena ia merasa nilainya paling tinggi, yah di kelas itu doing sih!

"UN! Apaau nih, un? Kok NEM aku 'un' si, un?" teriak Deidara.

"KALO GITU JANGAN NGOMONG 'UN-UN' TERUS BANCI!" teriak semua anggota Akatsuki.

"Tapi tetap aja kita gak lulus SD" kata Deidara lagi.

"Ye, masih mending elu! Masa' NEM gue 0,000001? Perasaan itu kayak tariff nelpon operator gue deh?" kata Itachi yang santai-santai aja. Tapi di dalam hatinya kelihatan banget kalo Itachi lagi gelisah, bisa dilihat dari keriput Itachi yang makin bertambah!

"WOOY ITACHONG! Lu bilang ke gue katanya tariff nelfon lu 10000/detik! Dan karena alas an itu lu sering kehabisan pulsa! Oh dasar kakek-kakek bangkotan! Sini lu!" teriak Kakuzu.

"Heh! Perasaan lebih kakek-kakek lo deh daripada gue! MANGEKYOU SHARINGAN!"

"Uwaaakh!" teriak Kakuzu.

Tiba-tiba.. BUUUFF!

"Aku beri kalian 4 permintaan!" kata seseorang misterius yang memakai blangkon. Hingga jurus Itachi pun tidak clear.

"Anata wa donate desu ka?" Tanya semua anggota Akatsuki.

"Wah, sial! Gue kagak ngerti maksudnya! Oia, perasaan tadi gue sempet nyolong barangnya Doraemon deh.. aha, ini dia! JELI PENERJEMAH! Hamm nyam nyam!" kata mahluk asing itu. "Maaf, kalian tadi ngomong apa?"

"JENENGMU SOPO?" teriak mereka bersamaan.

"Ealah, jenengku Zetsu! Aku kasih kalian 4 permintaan!" kata mahluk ajaib itu.

"Cuma 4? Kita-kita ka nada 9!" protes Sasori yang sedari tadi diam.

"Ya udah, berdua gitu mintanya!" jawab Zetsu.

"oh, OKE!"

Beberapa saat kemudian, mereka semua sudah mempunyai pasangan. Pein-Konan, Itachi-Kisame, Deidara-Sasori, Kakuzu-Hidan. Hanya Tobi yang belum mendapat pasangan.

"Jadi kalian mau minta apa?" Tanya Zetsu lagi.

"Kami mau lulus SD!" pinta Pein-Konan. "Laksanakan! Kamu? Kamu? Kamu?" kata Zetsu.

"Yee, kita-kita ka nada 6 orang! Jadinya harus 'Kamu? Kamu? Kamu? Kamu? Kamu? Kamu?' gitu! Oke, kita juga mau lulus SD!" sahut Itachi. "Laksanakan! Kalian?" Tanya Zetsu lagi.

"Kami juga!" jawab Deidara-Sasori. "Siip! Kalian?" Tanya Zetsu lagi dan lagi.

"Sama dong!" jawab Kakuzu-Hidan. "YUP!" dan cling! Di tempat itu hanya tersisa Tobi dan Zetsu.

"OKe, sekarang waktunya aku pu-"

"TUNGGU! TOBI JUGA PUNYA PERMINTAAN!" teriak Tobi dengan baby-face.

"Uaahkk! Tidaak! Jangan wajah itu! Oke oke, kamu mau apa nak?" kata Zetsu.

'hmm, di sini sepi.. ah!' batin Tobi. "TOBI MAU SEMUANYA KEMBALI!"

"Laksanakan!" kata Zetsu lalu ia lenyap.

Pooft! Semua anggota Akatsuki dan Zetsu kembali.

"Lho? Kok? Kok kita ada di sini lagi?" Tanya para anggota Akatsuki lagi.

"Iya! Kenapa gue juga ikut-ikutan pake baju SD kayak kalian?" Tanya Zetsu.

"Hehehe.." Tobi nyengir. Lalu semuanyapun melihat ke arah Tobi.

"TTOOBBIIIII...!"

AkatsukiNonton
Pantesan aja, malamnya malah nonton sinetron...

END

[sunting] Bab XXXI-Akatsuki dan Serangga

AkatsukiJudi
Kebiasaan Akatsuki setiap harinya

Suatu hari yang damai di Akatsuki... Tampak Pein yang sedang memimpin rapat—atau lebih tepatnya berceramah. "Jadi begini loh... Bla bla bla..." ujarnya. Karena keenakan berceramah, Pein nggak sadar kalo para anggota lainnya sibuk dengan kegiatan masing-masing; ada yang bikin origami, bikin boneka, komat-kamit gaje sambil mendatangkan hujan lokal, hitung duit, berenang di got, ngaca sambil senyam-senyum gaje, dan ada yang teriak-teriak 'tobi anak baik'.

Tiba-tiba...

BRAK!

"Eh, monyong kodok!" Pein latah.

"Sori, telat." kata Deidara santai.

"Bego lu! Rapatnya udah dimulai 2 jam yang lalu tau!" omel Pein.

"Cuma 2 jam doang, masa' lu udah ngamuk kayak habis ditolak Konan, un?" balas Deidara santai.

"..." muncul aksen marah di kepala Pein si ketua bokep itu. "Cepet duduk di tempat lu!" perintahnya. Tanpa ba-bi-bu lagi, si cowok cantik berambut pirang langsung berlari menuju tempat duduknya.

"Ehem!" Pein mendehem. "Baiklah, kita mulai rapatnya dari awal lagi!"

"Nooo!" teriak Akatsuki lainnya (minus Deidara en Tobi—karena Tobi anak baik) histeris.


Tiba-tiba, entah dari mana ada serangga aneh terbang di atas kepala Tobi. "Gyaaa! Leader-sama!" teriaknya.

"Apa'an sih, Tobi? Jangan teriak-teriak di tengah rapat dong!" omel Pein yang tadi hampir jantungan.

"Ada serangga di atas kepala Tobi." jawab Tobi.

Nguuung...

"Sekarang ke Kisame-senpai..."

"Gyaaa!" teriak Kisame karena si serangga terbang ke atas kepalanya.

"Hah... lu lebay banget sih! Masa hiu takut sama serangga?" ujar Itachi.

"Cuma serangga doang..." kata Konan. "Ngapain takut?"

"Un, bukannya harusnya serangga yang takut sama hiu cacat, un?" tanya Deidara heran.

"Cih, serangga doang. Sini gue lemparin sabit gue!" seru Hidan bersiap melempar sabitnya.

"Aaaa! Gue gak mau liat! Terlalu sadis!" teriak Sasori lebay sambil buru-buru menutup matanya dengan kedua tangannya.

"Stop!" teriak Kakuzu. "Apa?" Hidan menghentikan gerakannya.

"Gue 'kan bisa ambil jantung—"

"Appa?" tanya Hidan (sok) mendramatisir. Appa yang di 'Avatar' pun mengaum. "Lu mau ngambil jantung berharga gue?"

"Bukan, sayangku..." jawab Kakuzu sebal. "Gue mau ngambil jantung—"

"Nooo! Jantung gue bakal diambil!" teriak Hidan lebay seperti De Rahma dari 'Prime Time'.

"Bukan, baka! Gue mau ambil jantung serangga gaje itu! Bukan jantung lu!" teriak Kakuzu marah. Terlihat aksen marah di kepalanya.

"Kelamaan, un. Gue ledakin serangganya aja ya, un?" tanya Deidara sambil menyiapkan bom-nya.

"Jangan!" cegah Pein. "Kenapa, un?"

"Kalo itu serangga beracun gimana?" tanya Pein.

"Gue ledakin, tuh serangga mati, kita jadi aman, un." jawab Deidara. Deidara kembali menyiapkan bom-nya.

"No!" teriak Pein, Kakuzu, dan Kisame.

"Un!" Deidara melempar bom-nya.

Syuuut...

DHUUUUAR!

Dalam sekejap, terciptalah sebuah lubang besar di markas Akatsuki dan seekor hiu panggang siap santap. Sayangnya, si serangga sudah terbang ke arah lain sebelum bom Deidara meledak.

"Deidara bego! Biaya renovasi 'kan mahal tauk!" Kakuzu mencengkram kerah jubah Deidara. "Baka! Gara-gara lu gue jadi hiu panggang nih!" timpal Kisame. "Go-gomen, un..."

Nguuuung...

Si serangga menempel di tembok dekat Itachi.

"Uwa! Serangganya ada di sebelah Itachi-san!" teriak Tobi.

"Apa? Mana?" Itachi langsung berdiri dengan sigap dan mencari serangga tersebut. "Ketemu! Biar gue goukakyuu serangga ini!"

"Jangan!" cegah Pein dan Kakuzu.

"Katon: Goukakyuu no Jutsu!"

BWOOOOSH!

Untuk kedua kalinya, sebuah lubang (yang lebih besar) tercipta.

"Itachi!" teriak Pein dan Kakuzu.

"Cih! Nggak kena!" kata Itachi. Nggak kena? Ya, serangga itu terbang lagi. Kali ini ke langit-langit.

"Mampus lu, serangga jelek!—Hiah!" Hidan melempar sabitnya ke langit-langit.

Syuuut...

Nguuung...

Krek!

"Hidan!" teriak Pein dan Kakuzu lagi.

Sabit Hidan nancap di langit-langit, sementara sang serangga terbang menuju Kisame dan Sasori. "Gyaaaa! Serangganya ke gue!" teriak mereka norak.

.

BRAK!

Pintu ruang rapat Akatsuki jebol tiba-tiba.

"Serangga jelek! Hush hush hush! Pergi!" teriak Akatsuki.

"Gyaaa! Pintu gue!" teriak Pein dramatis.

"Sori, Pein-kun!" seru Konan.

"Nooo! Biaya renovasinya!" tambah Kakuzu.

Akatsuki berlari dari kejaran si serangga inosen. Mereka pun berpencar dan bersembunyi. Ada yang sembunyi di toilet, taman, akuarium, bahkan gudang. Tapi Pein malah diem aja. Kenapa? Pein ngambek karena acara rapat yang diimpikannya jadi kacau.

Tiba-tiba, si serangga hinggap di hidung Pein. "..." Pein cengo.

15 detik kemudian...

"Gyaaaa! Serangganya di hidung gue! Gyaaa!" teriak Pein kalang-kabut.

"Dasar otak lemot, un." kata Deidara.

Buagh!

"Wadaw!" Pein nabrak Deidara. Entah 'balas dendam' atau memang tidak sengaja. "Sori!" seru Pein.

Nguuung...

Si serangga minggat dari hidung Pein karena permukaannya yang tidak rata (baca: banyak piercings) Dan si serangga pun mencari 'korban' lain.

"Gyaaaaa!" teriak Akatsuki.

Tidak berapa lama kemudian, terjadilah PacMan antara Akatsuki dengan serangga; dengan Akatsuki sebagai PacMan, dan si serangga sebagai hantunya.

.

"Gyaaaa!"

"..."

"Gyaaaa!"

"..."

"Gyaaaa!"

"Mereka kenapa sih? Berisik!" protes Zeri a.k.a Zetsu bagian hitam yang baru saja pulang dari acara 'makan malam'-nya. "Tau tuh. Nyesel gue gabung sama organisasi sinting gini." jawab Zetsu putih.

"Zetsu-san!" panggil Tobi yang berlari ke arahnya.

"Ng?"

"Tolongin kami!" pinta Tobi sambil bersembunyi di belakang Zetsu.

"Hah? Emangnya kenapa?" tanya Zeri.

"Itu... Ada serangga gaje di markas..." jawab Tobi sambil nunjuk ke Akatsuki lainnya yang sedang main kejar-kejaran.

Zetsu pun berjalan menghampiri mereka yang sedang 'sibuk'. "Ada apa ini toh, Mas?" tanya Zetsu.

"Zetsu-san! Tolongin kami! Kami diteror serangga gaje!" jawab Sasori.

"Serangga?"

Nguuung...

"Huwaa! Itu dia serangganya!" teriak Sasori norak sambil nunjuk si serangga.

"..."

Pluk

Si serangga hinggap di tanah, lalu merayap mendekati Zetsu.

"Zetsu-san! Cepat kabur!" teriak Sasori

"..."

"Zetsu-san!"

Ngek!

Zetsu menginjak serangga itu.

"Hah!" Akatsuki lainnya langsung jawsdropped.

"Tinggal diinjek gini aja apa susahnya sih? Dasar! Gue mau nyuci kaki gue dulu!" ucap Zetsu, lalu dia pergi meninggalkan Akatsuki lainnya.

"Tadi... Siapa yang bilang kalo ini serangga beracun, huh?" tanya Hidan kesal karena merasa ditipu. Semua langsung nunjuk Pein.

"Glek!" Pein menelan ludah panik. "Eh... Gu-gue pergi dulu ya? Ha-harus kasih makan anjing gue nih... Haha..." ujarnya, lalu Pein langsung cabut.

"Kembali lu, Leader penipu!"

Tamat!

[sunting] Bab XXXII-Take Me Out ala Akatsuki

SROOOTTT…..SROOOOOTTT

Hidan nyemprotin parfum beraroma 7 rupa, ada rasa mangga busuk, duren lapuk, kembang katuk, jambu kelutuk, pokoknya segala jenis wewangian terkutuk.

Rambutnya dikasih gel biar tetep rapi and mengkilat.

Disebelahnya, tampak Itachi yang lagi ngaca, tapi Cuma diem aja. Cuma melototin bayangan dirinya sendiri.

"Hmmm, dilihat dari sudut manapun gue emang ganteng," gumam Itachi dengan suara yang datar tapi tak mengurangi kadar kenarsisan dalam kalimatnya tersebut.

Hidan yang ada disebelahnya langsung sweatdropped.

"Gantengan gue kemane-mane kaleee…" Ucap Hidan cukup dalam hati saja (demi keamanan dan ketentraman dirinya sendiri).

Sementara tak jauh dari mereka ada Kisame yang lagi sibuk ngegosokin cream pemutih keseluruh tubuhnya, biar kulitnya putih, gak biru lagi.

Lain cerita dengan Deidara yang masih berada diruangan itu juga. Dari tadi dia anteng ngecat kukunya pake kuteks warna item.

Gak jauh dari dia ada Pein yang lagi ngelapin piercingannya satu-satu dengan penuh ketelatenan dan kesabaran tingkat tinggi.

Sementara Sasori laen sendiri, orang mah sibuk dandanin diri, dia malah dandanin boneka Hirukonya. Tuh boneka dilap ampe mengkilap, trus disemprotin parfum segala, padahal tuch parfum wanginya 7 rupa (coba tebak parfum siapa?).

Zetsu dari tadi cengo' aja ngeliatin temen-temennya mendadak centil. Dengan posisi super nongkrong kayak orang lagi boker diperhatiinnya satu-satu teman-temannya itu.

"Kenapa kita gak bisa ikutan ya?" Tanya Zetsu pada dirinya sendiri.

"Elo siech bego, harusnya kemaren lo gak usah ngaku kalo kita tuch kanibal. Jadinya gak lolos audisi, kan." Jawab Zetsu.

"Iya, gue jadi nyesel, di antara semua anggota Akatsuki Cuma kita doank yang gak lolos audisi," Ucap Zetsu

"Heu-euh, bahkan si Tobi yang autis kritis aja bisa lolos, Komentar Zetsu sambil ngeliatin Tobi yang lagi nepuk-nepukin bedak di rambutnya (?).

"Padahal kita gak jelek-jelek amat, jelekan juga si Kakuzu. Tapi heran kok dia bisa masuk ya?" Zetsu masih bingung. Pandangannya dialihin ke Kakuzu yang sedang asyik ngitungin duit.

WATIIII eh WAIIITTTT

"Ada acara apa niech? Kok Akatsuki jadi pada centil gini siech? Trus audisi apaan yang diomongin Zetsu?" Author pura-pura bego.

"Mereka tuch lagi ikutan acara cari jodoh yang tayang tiap hari Jum'at di Indosiar, judul acaranya Take Me Out" jelas Konan yang tiba-tiba dah nemplok disebelah author. Author kaget.

"Truz kenapa lo gak ikutan?" Author masih pura-pura bego.

"Khan lo yang nyuruh gue biar gak ikutan, dasar author rese lo! Masa gue gak perform siech di fic ini?"

"Emang ceritanya lo lagi kemana? Kok bisa-bisanya ngijinin Pein ikut acara gituan?" Author keukeuh sumeureukeh pura-pura bego.

"Kok malah nanya gue siech? Khan elo authornya, gue bungkus juga lo pake kertas!" Konan ngamuk.

Author ngibrit.

Back to the story

"Para jombloers yang ada di Konoha inilah acara yang akan membawa Anda keluar dari kesendirian Anda. Inilah dia TAKE ME OUT. Kita sambut pembawa acara yang dapat meluluhlantakan hati para wanita, Chouji Akimichi!"(A/N: Author lupa openingnya Take Me Out tuch kayak gimana. Jadi Author mengarang bebas aja, harap maklum ya :D).

Keluarlah seorang cowok subur berpakaian jas abu-abu dengan celana panjang warna merah taik kuda *emang ada?*. Ditangannya ada sekantung kripik dan tentu saja sebuah microphone.

"Hai pemirsa mmm..mmm jumpa lagi bersama saya Chouji Akimichi dalam acara Take Me Out. Seperti biasa saya tak sendiri malam ini karena saya ditemani partner saya yang cantik mmm…mmm…Shizune!" Pria itu ngomong sambil ngunyah.

"Malam semuanya! Saya juga sudah ditemani madam cinta, madam Tsunade!. Bagaimana pendapat madam, apa yang akan terjadi malam ini?" Tanya cewek bergaun pengantin (?) bernama Shizune.

"Hmm, banyak. Malam ini hewan nocturnal akan keluar nyari makan, terus kebanyakan orang akan tidur, kecuali yang emang pengen begadang. Trus kira-kira jam 5 subuh nanti matahari akan terbit," Jawab madam Tsunade yang malam itu tampak anggun dalam balutan kebaya penuh payet di bagian dadanya. *sebenernya niech acara take me out apa kondangan siech?*.

Shizune sweatdropped mendengar jawaban madam Tsunade yang ajaib.

"Ok, eh..anu…baiklah pemirsa kita kembalikan ke Chouji!" Shizune masih belum sadar dari pengaruh ajian asal jeplaknya madam Tsunade.

Chouji yang udah dipanggil gak ngerespon apa-apa. Dia berdiri membelakangi penonton sambil ngemil nasi sebakul, 1 ekor ayam panggang lengkap sama lalapannya dicoel sambel terasi…hmmmm maknyus *author emang lagi ngidam pengen ayam panggang, hehe*

"Chouji!" Shizune mengerahkan segenap tenaganya untuk memanggil Chouji dan gak perlu waktu lama, Dia pun berhasil menarik perhatian Chouji setelah sebuah grand piano mendarat tepat disamping Chouji, Cuma kurang 1,76 cm lagi.

Chouji langsung nengok meskipun mulutnya masih ngunyah dan mukanya belepotan.

Penonton langsung sweatdropped.

"Ok, terimakasih Shizune-chan," Chouji ngedipin matanya sebelah. Shizune langsung kebelet muntah.

"Baiklah sekarang kita perkenalkan dulu ke 30 gadis cantik untuk malam ini, gadis cantik datanglah!"

Tiba-tiba asap putih mengepul dan tercium aroma wewangian *kali ini wangi beneran bukan aroma parfumnya Hidan, hehe*.

Lalu muncullah 30 ekor eh orang gadis cantik dari balik kepulan asap.

"Selamat datang Sakura, Ino, Temari, Tenten, Hinata kalian tampak cantik malam ini," Chouji ngabsen 5 gadis pertama yang memasuki panggung. Gadis-gadis itu masuk dengan langkah yang anggun, bahkan ada yang lambe-lambe gaje ala miss universe segala.

Penonton langsung kebelet boker.

"Berikutnya Anko, Kurenai, Guren, Matsuri, Chiyo-baasama silahkan naik," Kelima cewek (tepatnya 2 cewek, 2 tante, ama satu nenek-nenek) yang disebut langsung naek ke atas panggung.

"Masih ada lagi, berikutnya lima gadis cantik yang saya sebut, harap naik," Chouji masih ngunyah keripiknya yang tadi belum abis.

"Karin, Katsuyu, Tayuya, Orochimaru, dan Ms X, silakan naik!" Chouji teriak dengan penuh semangat. Tampak 2 batang cewek, 1 biji siput, 1 butir kuntilanak dan sejumput makhluk pake topeng gaje *tapi bukan Tobi* naek ke panggung. Suasana jadi mencekam.

"Masih ada 6 orang lagi yang tersisa," Chouji ganti ngemil ayam panggang setelah keripiknya abis.

"Lho bukannya seharusnya masih ada 15 orang lagi?" Shizune meralat.

Chouji gak ngeh, masih anteng ama ayam panggangnya.

Sebuah kamera plus kameramannya melayang dan jatuh di dekat Chouji, Cuma kurang 1,004 cm dari tempat Chouji berdiri.

Dengan muka yang tenang, Chouji menjawab pertanyaan Shizune.

"Soalnya 2 peserta mengundurkan diri karena sakit diare gak sembuh-sembuh, 2 peserta menghilang tanpa jejak, 5 orang terinfeksi hama dan sisanya tinggal 6 orang inilah mereka!"

"Sasuko, Shikamari, Lee, Narita, Kibi, dan Neji!" *Maafkan author gak bisa nyari nama yang lebih feminine, hikz hikz*

Kelima cewek itu pun naek ke panggung.

Penonton kaget liat muka mereka yang lebih mirip cowok pake baju cewek *emang iya*.

But who's care yang penting acara lanjuuuttt!

"Lo yakin gak bakal ada yang tau kalo kita cowok?" Bisik Neji ketika dia ngelewatin Chouji.

"Tenang aja, make-up kalian OK kok, gue aja gak nyangka kalo lo cowok,"

"Ngapain siech pake nyuruh kita nyamar segala, kalo ketauan khan gue bisa nyontreng *emangnya pemilu* nama klan gue, Klan Hyuuga gitu lho," ucap Neji lagi masih sambil berbisik.

"Soalnya kita udah kehabisan stock cewek," Jawab Chouji.

"Eh, Neji geblek ngapain lo pake ngomong segala, penonton khan jadi pada tau," Ucap Naruto eh Narita.

"Ya gaklah, orang gue ngomongnya pelan-pelan kok," Neji berjalan menuju mejanya yang ada disebelah Naruto eh Narita.

"Pelan dari Hongkong, nyadar gak sich kalo lo ngomong tepat di depan microphone? Jangankan penonton di studio, semua orang di Konoha jadi tau. Mau ditaro dimana harga diri gue sebagai Uchiha," Protes Sasuke yang ganti nama jadi Sasuko.

Neji baru nyadar kalo posisi microphone yang lagi dipegang Chouji emang ngadep ke kuping kanannya, tempat dimana Neji tadi maen bisik-bisikkan ma Chouji.

"Mampus gue!" Gumam Neji.

XoxoxoxoxoX

"Baiklah para pemirsa, ke 30 minus 9 orang gadis cantik sudah berkumpul, tapi masih ada yang kurang., saya lupa belum minum." Ucap Chouji sambil minum 1 gelas es kelapa muda…ahhhh…segar!

GUBRAAAKK

Penonton kebelet pingsan.

"Oke, ada satu hal lagi yang kelupaan. Kok panggungnya masih gelap? Lampu nyalakan..!"

SREEEETTTT

Ke 30 lampu dimeja para peserta pun menyala.

"Baiklah tanpa membuang waktu lagi marilah kita panggilkan peserta pertama. Cowok single, perlihatkan dirimu!" Selesai ngomong gitu dari belakang panggung tampak sosok misterius yang Cuma keliatan bayangannya aja. Lama-lama tirai diangkat dan tampaklah seorang cowok tinggi, kurus dengan rambut putih keperakan, pake jubah item motif awan merah, bagian dadanya kebuka, menonjolkan keseksiannya ehm ditangan cowok itu ada sebentuk tasbih. Cowok itu pun maju kedepan sambil komat-kamit ngitung tasbih diiringi tepukan tangan para penonton dan peserta. Tak lupa diiringi juga dengan aroma semerbak 7 rupa wewangian terkutuk yang telah disemprotkannya.

"Hidan-san, apa kabar?" Chouji basa basi.

"Baik, sehat wal'afiat," jawab Hidan.

"Baiklah gadis-gadis silakan tentukan pilihanmu!"

Satu lampu mati, 2 lampu mati, 3,4 ,5….19, sisa 3 yang masih nyala.

"Wah ada apa ini?"

"Sakura-chan kenapa kamu mematikan lampu?" Tanya Shizune yang udah nemplok sebelah Sakura.

"Gak level, kayaknya kere," Jawab Sakura pedes.

"Wah tampaknya kamu terlalu cepat menilai, bukan begitu Hidan-san?"

"Hiks…hiksss." Hidan gak ngejawab, dia malah mewek.

""Mari kita lihat keseharian Hidan-san"

"Gak usah! Gue udah muak dengan acara ini, ceweknya matre semua!" Hidan ngamuk.

"Akyu enggak kok," celetuk Orochimaru yang masih nyalain lampu.

"Iya, tapi muka lo kayak setan," gantian Hidan yang ngejawab pedes.

"Kalo gitu pilihlah aku jadi pacarmu, kupasti setia menemanimu jangan kau salah pilih yang lain, yang lain belum tentu setia jadi pilihlah aku," Senandung (?) seorang cewek mungil dengan gaya centil.

"Kagak, lo lebih cocok jadi nenek gue kali,"

Cewek mungil bergaun ijo langsat itu langsung cembetut. Btw namanya Chiyo-baasama.

"Kalo gue gimana?" Tanya sebuah suara merdu.

"Hidan berpaling ke arah suara itu dan dia pun ternganga. Terpesona dengan pemilik suara merdu itu. Saking terpesonanya dia, keluarlah sabda berikut.

"Enak aja, lo mau gue jadiin seafood? Dasar siput tidak berperikesiputan!" Mendengar sabda Hidan, Katsuyu pun mewek.

Hidan pun ngibrit. 3 orang yang masih nyalain lampunya (Orochimaru, Chiyo-baasama, Katsuyu) langsung matiin lampunya.

Chouji sempat bengong menyaksikan kejadian barusan tapi konsentrasinya balik ke100% setelah dia minum M****E dan makan nasi 2 bakul.

"Baiklah, jangan khawatir, kita masih punya banyak cowok single untuk kalian gadis-gadis cantik. Marilah kita sambut, inilah cowok single kedua kita.."

Sama seperti yang pertama, cowok inipun berdiri dibelakang panggung. Yang keliatan Cuma bayangannya aja. Sedikit demi sedikit tirai pun terbuka dan tampaklah sosok cowok macho, postur tubuh tinggi gede, bajunya sama ama cowok yang pertama, jubah item motif awan merah. Tapi cowok ini jauh lebih mencolok ketimbang cowok yang pertama coz warna kulitnya itu lho. Gak nahan, biru muda coyy! (A/N: Tadi dia kan habis pake cream pemutih). Cowok bertampang hiu itu langsung nyengir.

"Kemarilah Kisame-san," Chouji memanggil Kisame.

Kisame berjalan petantang-petenteng dengan gaya sok keren dan hasilnya seluruh lampu pun dimatikan oleh cewek-cewek, bukan hanya peserta tapi penonton juga(?).

Kisame langsung bablas keluar panggung tanpa nengok-nengok lagi. Matanya berkaca-kaca. Kisame pundung dan memutuskan untuk menyesali kebodohan cewek-cewek yang nggak memilihnya itu di laut bareng temen-temen ikannya.

"Selamat tinggal para perempuan jahanam, kalian memang gak pantes buat gue, cih," ucapnya sebelum menghilang dibalik panggung.

"Hmm..sudah dua orang cowok single yang tetep single. Kita lihat bagaimana peruntungan cowok single ketiga, cowok single tunjukkan dirimu!" Ujar Chouji yang untuk kesempatan kali ini Cuma makan kue aja, kue pengantin yang tingginya 3 tingkat.*tuh khan ni Take Me Out apa kondangan siech?*

This time agak berbeda, muncul kepulan asap dan tiba-tiba ditengah panggung berdirilah sesosok pria. Bajunya jubah panjang warna item dengan motif awan merah. Rambutnya item, panjang, dikuncir kebelakang. Matanya juga item, kulitnya juga item, eh nggak ding kulitnya putih bersih. Cakep lagi. Tau donk siapa. Ya, Itachilah!

Semua cewek yang ada dipanggung langsung melting. 2 detik kemudian cewek-cewek itu jadi out of control. Ada yang teriak-teriak "marry me…marry me", ada yang ngejerit-jerit histeris, ada yang kejer-kejer terus pingsan, ada yang ngibar-ngibarin spanduk bertuliskan "You're Hot,", "Ai lep yu So Mac" *kapan bikinnya coba?* dan banyak lagi tingkah polah cewek-cewek yang jadi fans dadakannya Itachi.

"Itachi-san, tampaknya respon terhadap anda sangat hangat,"

"Hmmm"

"Oke, para gadis cantik tenang dulu tenang…"

PLOOOKKK sebuah celana dalam *ihhhh* mampir dimuka Chouji, disusul dengan lemparan bunga, coklat dan boneka, yang tentu saja sebenarnya ditujukan untuk Itachi.

"Siapa yang ngelempar ini?" Chouji ngamuk, beratnya naek 2 kuintal.

"Akyu, sorry ya, akyu salah lempar..kukukuku" Orochimaru senyam-senyum mesum.

Chouji kembali minum M****E untuk memulihkan konsentrasinya ke 100%. Setelah dapat mengendalikan diri kembali dia pun melanjutkan.

"Baiklah semua gadis cantik tenang dulu, sekarang saatnya kita liat keseharian Itachi,"

Semua cewek langsung teriak-teriak gaje *termasuk author*.

"Waduh, mampus gue, gue khan belom bikin video baru, video yang gue punya Cuma sejarah pembantaian klan gue, gimana niech padahal cewek-cewek dah ngebet banget ma gue. Bisa ilfeel mereka," gumam Itachi.

Sebuah video tentang pembantaian klan Uchiha pun diputar dan kesunyian mulai menghantui. Sepi, teriakan-teriakan tadi, suara jerit histeris para fans de el el, seolah hilang ditelan kengerian yang terpapar dalam video itu.

Setelah video itu selesai yang tersisa hanya diam sebelum akhirnya….

"WAAHHHH ITACHI-SAN I LOVE YOU!"

Suara-suara gaje tadi kembali lagi.

"Lho kok?" Itachi bingung sendiri.

"Ternyata Itachi-san adalah actor yang sangat berbakat, lihat gak ada satu orang pun yang mematikan lampu. Wah, benar-benar beruntung,"

"Gue yang bego apa mereka yang bego? Cewek-cewek yang aneh," piker Itachi.

"Baiklah kita ketahap selanjutnya, tapi sebelumnya Shizune coba Tanya salah satu peserta,"

Shizune ngeloyor deketin Ino.

"Gimana Ino?"

"Wah Itachi-san emang tipe gue banget, dia ntuch udah cakep, keren, ganteng, seksi pokoknya gue banget dah," cerocos Ino.

"Iya, ya, coba gue gak jadi host pasti dia milih gue," Ucap Shizune dengan kepedean kelas kakap.

"Milih lo? Kagak salah? gak mungkin! Selama ada gue disini pasti dia milih gue! Secara gue kan cantiknya kemana-mana sedangkan elo?" Narsisme Ino naek 1 level.

"Gue kenapa dasar lo Ino-pig, pirang gila,"

"Diem lo cewek kagak laku, jelek, sok kecakepan,"

"Yang ada itu mah elo, ratu setan,"

"Diem lo monyet kudisan,"

"Dasar lo nenek lampir,"

"Lo kucing garong,"

"Tikus got,"

"Kambing conge"

"Blablabla…."

Kedua cewek itu meruskan pertarungan mereka sampe akhirnya keduanya berantem beneran, jambak-jambakan, guling-gulingan, pukul-pukulan, tamper-tamparan….

" Shizune-chan udah-udah jangan malu-maluin," Chouji berusaha melerai dari jauh, dia gak mau ikut kena tamparan, lemparan, tendangan, pukulan, jambakan de es be, disamping itu dia juga terlalu sayang untuk meninggalkan kue pengantinnya yang baru abis 2 tingkat.(?)

Setelah pertarungan hidup mati itu berakhir, acara yang telah molor selama 3 jam itu pun dilanjutkan.

"Baiklah tahap selanjutnya, Itachi-san silakan dekati gadis-gadis ini dan kalo ketemu yang kurang sreg, matikan saja lampunya. Tapi sisakan 3 ya," Ujar Chouji

Itachi diem aja, gak bergerak sedikitpun. Tapi aneh bin ajaib, lampu-lampu tiba-tiba mati satu persatu.

Mulai dari lampunya Ino, Sakura, Temari, Katsuyu, Tenten, Hinata, Chiyo-baasama, Kurenai…de es te ampe nyisa 3 orang doang. Mereka yang gak kepilih langsung nangis Bombay, lebaynya ada yang ampe ngibrit mau bundir *bunuh diri* dan membuat jumlah peserta pun berkurang.

"Oh, tampaknya Itachi-san udah nentuin pilihannya, sekarang sisanya tinggal 3 orang. Oke Shizune-chan coba Tanya mereka yang gak ke pilih,"

Shizune yang gaun pangantinnya udah amburadul sebagai hasil dari pertarungannya melawan Ino langsung mendekati Tayuya.

"Bagaimana perasaanmu setelah gak kepilih?"

Hiks….hiks…hiks…Hancur…hancur hatiku, hancur.. hancur hatiku," Tayuya mulai nyanyi lagu hancur hatikunya Olga.

Shizune sweatdropped.

"Sekarang kita Tanya Itachi, kenapa milih mereka bertiga," Ujar Chouji dengan muka belepotan cream kue.

"Alasannya…" "Alasannya….."

"Tunggu dulu, sebelum kita Tanya Itachi lebih baik kita Tanya dulu ke3 orang gadis yang terpilih," Chouji memotong perkataan Itachi dan langsung menunjuk ke arah 3 orang gadis yang lampunya masih menyala. Itachi Cuma bengong.

"Sasuko-chan bagaimana persaanmu?" Tanya Shizune yang sudah berada disamping Sasuko.

"Eng…..mmmm…gimana (Sasuko menggunakan suara aslinya Sasuke) ehm gi..gimana ya? Aku gak nyangka aja kalo bakalan kepilih (kali ini dia menggunakan suara yang difeminin-feminikan dengan sengaja)"

"Oh…." Shizune Cuma meng-oh-kan padahal jauh didalam lubuk hatinya dia berpikir Koq suara nih cewek kayak cowok ya?, tapi dia tidak mengutarakan maksud hatinya karena itu gak penting.

"Terus bagaimana dengan kamu Orochimaru?" Tanya Shizune lagi, kali ini dia bertanya pada sebongkah makhluk yang ngakunya cewek padahal bentuknya lebih menyerupai mayat hidup bertampang MJ *maaf author gak bermaksud menyinggung siapapun terutama yang udah almarhum*.

"Kukuku….akyu syudah tau kalo akyu yang bakal kepilih, kukuku…." Orochimaru ketawa geje.

Iih, kepedean amat, gak nyadar apa kalo mukanya kayak setan, batin Shizune.

"Lalu gimana dengan kamu?" Shizune menunjuk satu-satunya cewek yang terlihat normal diantara ke3 gadis terpilih itu.

"Aku bersyukur karena aku terpilih. Bagaimanapun juga aku memang ditakdirkan untuk menjadi istri seorang Uchiha. Meskipun selama ini usahaku untuk mengejar Sasuke selalu gagal, tapi mendapatkan kakaknya juga gak apa-apa, hahahaha" Cewek berkacamata dengan bernama Karin itu ngakak.

Sasuke yang lagi dalam masa penyamaran sebagai Sasuko langsung keselek.

Hahahaha…." Karin masih ngakak gak berhenti-berhenti.

Shizune langsung berkata dalam hati, Nih cewek gila, saraf apa gak waras ya? Cewek yang aneh. Tampaknya Shizune sudah gak pede lagi untuk menyuarakan isi hatinya semenjak kasus perkelahiannya dengan Ino.

"Chouji, aku kembalikan padamu," Shizune udah kebingungan ngeliatin Karin yang masih ketawa-ketiwi gaje, bahkan sekarang udah diambang batas perikenormalan, Karin sampe guling-guling sambil megangin perutnya.

Semua orang sweatdropped.

"Baiklah Shizune-chan," Chouji (hampir) ngedipin matanya sebelah tapi gak jadi karena Shizune keburu ngelemparin sepatunya ke arah Chouji dan meleset, hampir kena Itachi Cuma kurang 0,89 cm lagi.

Itachi Cuma bisa menatap Shizune dengan tatapan khasnya yang terkenal dingin, tajam dan menusuk hati. Tak selang berapa lama Shizune pun semaput karena terkena ajian Tsukuyominya Itachi.

"Baiklah Itachi-san, tadi kita sudah menanyakan perasaan ke3 gadis yang telah kau pilih. Sekarang ceritakan pada kami apa alasanmu memilih mereka?" Chouji bertanya lagi-lagi sambil ngemil kripik yang baru setelah keripik pertamanya abis.

"Sebenarnya gue gak punya alasan kenapa gue milih mereka, karena gue emang gak milih mereka," jelas Itachi.

"Eh?" Chouji bengong, hampir aja keripik yang sedang dipegangnya jatuh, tapi dengan refleksnya yang kilat dan instingnya terhadap makanan yang superkuat, kripik itu berhasil ditangkapnya sebelum menyentuh lantai.

"Maksudnya?" Chouji udah siap kembali.

"Maksud gue bukan gue yang matiin lampu," jelas Itachi.

"Trus siapa yang matiin?"

"Gak tau. Lagian gue khan gak mungkin milih 3 orang cewek aneh itu. Liat aja yang satu mukanya mirip banget ma ade' gue, kalo gue milih dia, bisa dikira incest gue. Trus yang satu persis banget ma kuntilanak, gak ada bedanya, Cuma orang buta yang kehilangan akal sehatnya yang mau ama dia, dan lagi yang terakhir kayaknya udah gila, liat aja dari tadi ketawa terus gak berhenti-berhenti," Itachi nunjuk Karin yang masih teuteup ngakak.

"Iya ya, trus yang matiin lampu siapa dong?"

"Ehm maaf, kami dari engineering mau membenarkan lampunya karena tadi ada gangguan listrik," Ucap 1 dari 2 orang laki-laki yang memakai kemeja batik dengan tulisan ENGINERING segede gaban dipunggung mereka(?). Laki-laki itu berambut hitam mengkilap dengan model menyerupai batok, sedangkan laki-laki yang satunya berambut perak dengan masker diwajahnya.

Chouji langsung kehilangan konsentrasinya, dengan sigap diambilnya minuman M****E kesayangannya tapi belum sempat dia meneguk setetespun minuman penghilang dahaga yang mengandung vitamin dan elektrolit pengganti ion tubuh itu, minuman itu telah dirampas dengan nistanya dari tangannya dan langsung diminum oleh seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Itachi. Konsentrasi Itachi langsung balik 100% dan Chouji langsung tepar seketika.

"Yaahh, gimana nich? Masa hostnya pingsan?" Teriak seorang penonton berjubah hitam panjang dengan motif awan merah, rambut peraknya tampak rapi dalam sentuhan gel.

"Lo aja yang jadi hostnya Itachi," teriak penonton bermuka miriiiip hiu disebelahnya, yang juga dilengkapi pakaian yang sama, tapi jubah hitam motif awan merah yang dikenakannya tampak basah.

Itachi berpikir sejenak.

"Oke karena ke2 hostnya pingsan, biar gue aja yang gantiin, gimana kalian setuju?" Itachi nanya penonton.

"KYAAAAA….WAAAAAHHHHH….." Teriakan penontonpun membahana, menandakan kesetujuan mereka.

"Baiklah, sampai dimana tadi? Oya, aku harus memilih 3 orang ya, hmmm baiklah tapi sebelumnya kita nyalakan dulu lampunya, tim Enginering, gimana udah bisa?" Itachi nanya 2 orang tim Enginering yang nampak sudah selesai dengan pekerjaan mereka.

Ke2nya langsung ngacungin jempol dan berkata,

"RCTI oke," (?) Dan lampupun nyala semua.

Itachi cengo' ngedenger jawaban ke2 tim Enginering itu, tapi mukanya teuteup cool and cakep aja. Perasaan nich acara tayangnya di Indosiar dech batinnya.

"Anyway back to the show, sekarang setelah semua lampunya dinyalain, saatnya gue milih."

"AHHHHHH….." Jeritan dan pekikan kembali membahana, gegap gempita, gundah gulana (?).

"Tapi gue punya masalah," Seketika suasana pun langsung berubah sunyi adem ayem.

"Gue bener-bener gak bisa nentuin gadis mana yang bakal gue pilih. Kira-kira ada yang bisa Bantu gue gak?"

"WUAHHHHH…Pilih aku aja….!" Serempak semua penonton teriak, gak peduli dia tuch cewek, cowok, anak-anak sampe orangtua bangka sekalipun.

"Gimana kalo lo kocok aja kayak arisan gitu," Teriak seorang penonton berjubah item panjang dengan motif awan merah. Rambutnya perak, bawa-bawa sambit, singkatnya dia adalah anggota Akatsuki bernama Hidan.

Itachi langsung terbayang momen-momen dimana dia dan teman-teman Akatsukinya mengadakan arisan 2 bulan yang lalu. Arisan itu terpaksa harus berakhir setelah duitnya digondol dengan sadis oleh seorang maling misterius yang diem-diem nyolong duit arisan mereka. Satu-satunya hal yang berhasil diingat oleh para Akatsuki adalah, maling misterius itu memakai cadar dan matanya ijo. Tapi sampai sekarang belum ada yang berhasil mengungkapkan siapa maling itu sebenarnya. Padahal orang yang paling dirugikan atas peristiwa itu adalah Itachi karena saat itu adalah giliran dia yang menang arisan.

Itachi kembali kealam sadarnya.

"Oke, gue setuju. Panitia tolong siapin kertas-kertas yang dituisi nama para peserta, " Itachi ngasih komando ke siapapun yang merasa dirinya panitia.

Tak selang berapa lama semua persiapan pun selesai dan orang yang bernama panitia langsung menyerahkan kertas-kertas yang udah dimasukkin kedalam kaleng yang udah dilubangi ke Itachi.

Itachi langsung ngocok-ngocok tuch kaleng, dan keluarlah sebuah gulungan kertas. Itachi membuka gulungan itu dengan hati-hati. Semua orang yang menyaksikan langsung tegang, kecuali Chouji masih yang pingsan dan Shizune yang masih kena efek Tsukuyomi.

"Karin…" Itachi membaca nama yang tertera di dalam kertas itu.

Karin yang udah berhenti ketawa langsung ketawa lagi.

Itachi ngocok-ngocok kaleng untuk yang kedua kalinya.

"Lee," diapun membaca nama yang tertulis digulungan kertas yang kedua.

Itachi langsung meneliti cewek bernama Lee itu. Cewek yang aneh pikirnya.

"Yang ketiga…" Itachi membuka gulungan kertas terakhir hasil kocokannya.

"Narita…."

"Waaahhh, sorry ya Sasuko," Cewek bernama Narita itu tampak senang dan langsung berbisik pada Sasuko yang berada disebelahnya.

Sasuko Cuma pasang tampang What-Are-You-Sorry-For?.

"Oke, langsung aja. Karena kalian bertiga udah kepilih gue akan langsung ngasih pertanyaan ke kalian. Siapa yang bisa jawab pertanyaan gue, langsung pencet bel, mengerti?" Itachi memberi aba-aba seperti seorang pemandu kuis.

Ketiga cewek terpilih itu mengangguk.

"Pertanyaannya, apa istilah untuk kelainan mata yang menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat dengan jelas benda yang jaraknya dekat?"

Gak ada yang mencet bel. Itachi bingung, penonton bingung, author pun bingung *kok pertanyaanya aneh?*.

"Apa pertanyaannya terlalu susah ya?" Gumam Itachi.

Tiba-tiba salah satu peserta bernama Narita langsung angkat tangan.

"Iya, kamu" Itachi nunjuk Narita,

"Karena gak ada bel, jadi aku angkat tangan aja ya?"

"Oh, belnya gak ada…"gumam Itachi yang baru ngeh.

"Ya iyalah gak ada bel, lo kata ini acara Happy Song?" Celetuk Hidan yang lagi sibuk nonton dibangku penonton *masa dibangku juri* disebelahnya tampak Kisame lagi melambaikan umbul-umbul bertuliskan ITACHI PASTI BISA! LANJUTKAN!.

Itachi ngacuhin celetukan Hidan.

"Apa jawabanmu?" Tanya Itachi pada Narita.

"Apa ya? Hmmm….kalo gak salah hyper….hyper….hyperbolamata! Iya, iya hyperbolamata!" Jawab Narita dengan kepedean tingkat tinggi.

"Salah, kamu gugur. Coba yang lainnya apa jawaban kalian?"

Lee yang sekarang mengangkat ke2 tangannya, dengan gaya buronan yang baru aja ketangkep polisi.

"Jawabannya pasti katarak," Jawab Lee dengan tingkat percaya diri yang sudah tak mungkin untuk diobati lagi.

"Salah, kamu Karin," Itachi nanya Karin yang masih aja ketawa.

"Hahaha….jawabannya haha….pasti hahahaha….Sharingan…hahahaha….," Karin menjawab masih dengan ketawa-ketiwi geje.

1 detik kemudian Karin udah berhenti ketawa. Itachi telah mentransfer Karin ketempat Shizune berada melalui Tsukuyominya.

"Gitu aja kok repot, jawabannya Hypermetropi" celetuk seseorang dari arah belakang Itachi, tapi bukan Gus Dur.

Itachi menoleh, didapatinya seorang cewek cantik berbaju kebaya dengan rambut pirangnya yang diikat manis dan tanda dikeningnya yang mirip mahendinya orang India. Yups, cewek itu adalah Tsunade sang madam cinta.

Ketika mata keduanya beradu, terciptalah percikan cinta. Dan akhirnya mereka berdua memutuskan untuk meninggalkan acara dengan tidak terhormat.

"Dahhh semuanya….." Teriak Tsunade. Dia pun ngelemparin buket bunga yang entah bagaimana tiba-tiba sudah berada ditangannya. Dia dan Itachi lari melewati kerumunan penonton dan menghilang.

Panitia bingung. Ke2 hostnya belum sadar, salah satu peserta membawa lari madam cinta, dan salah satu gadis ada yang semaput.

"Baiklah penonton sekalian, dikarenakan Chouji Akimichi host kita tercinta tidak sadarkan diri, sementara acara belum selesai. Maka saya mewakili panitia mengumumkan kepada siapa saja yang dapat membangunkan Chouji maka kalau dia perempuan akan dijadikan istrinya Chouji dan kalau dia laki-laki akan dijadikan suaminya Chouji…"

Penonton sweatdropped.

Hening.

Krik…..krik….krikk

Yang terdengar Cuma bunyi jangkrik.

5 jam kemudian karena bosan menunggu, seorang cewek berambut nanas langsung buka suara.

"Gue akan bangunin dia," Katanya. Dia berjalan dengan malas mendekati Chouji, diambilnya keripik Chouji yang terletak gak begitu jauh dari tempat Chouji pingsan. Diambilnya satu keping keripik dan dimasukannya kedalam mulutnya dan…..

"Tidaaakkkkk…..jangan kau sentuh keripikku dengan tangan nistamu!" Chouji langsung sadar dan mengambil keripik itu dari cewek berambut nanas itu.

"Ugh, merepotkan," gumam cewek bernama Shikamari itu, dia lalu berjalan malas kembali ke habitatnya.

"Tunggu dulu nona, karena kau telah berhasil membangunkan Chouji maka kau akan kujadikan istrinya."

"Tidak, gue bukan cewek," Jawab Shikamari.

"Kalau begitu, kau akan kujadikan suaminya,"

"Tidak, gue bukan cowok," Jawab Shikamari lagi.

"Lalu , kau ini apa?"

"Aku cewok. Jadi aku gak perlu dikasih hadiah apa-apa. Terlalu merepotkan." Jawab Shikamari.

Narator sweatdropped.

"Baiklah penonton semua, kembali lagi bersama saya Chouji. Sekarang mari kita lanjutkan acara TAKE ME OUT! Setelah peserta ke3 yang tiba-tiba ngilang dan saya sendiri lupa apa yang terjadi marilah kita sambut cowok single kita yang ke4. Cowok single tunjukkan dirimu!"

Seorang pria misterius muncul dari belakang panggung. Pertama-tama muncul bayangannya terus wujudnya tampak jelas setelah tirai terangkat.

Pria tinggi itu memakai (lagi-lagi) jubah item motif awan merah, dia juga memakai cadar dan dia memegang ehm 10 gepok duit.

Cewek-cewek langsung histeris ngeliat duitnya.

"Apa kabar Kakuzu?" Tanya Chouji yang memulai kegiatan ngemil keripiknya.

"Baik, tapi kenapa tadi aku menunggu lama sekali ya?"

"Itu….anu….aku juga tidak tau, tapi ya sudahlah sekarang gadis cantik tentukan pilihanmu!" Tanpa basa basi, Chouji langsung to the point aja. Alhasil 1 lampu mati, 2 lampu mati, dan tersisalah 4 lampu yang masih menyala.

"Oke, ada 4 orang yang masih nyalain lampu, tapi saya mau nanya ama Sakura. Kenapa kamu matiin lampu? Padahal Kakuzu ini tajir lho! Bukannya kamu suka cowok yang tajir?" Dikarenakan Shizune masih pingsan terpaksa Chouji yang mengambil alih tugasnya..

"Gak, ah gue gak yakin ama mukanya. Pake masker gitu pasti jelek," komentar Sakura pedas.

Mendengar itu Kakuzu cuek bebek. Dia gak mau disamain sama Hidan kalo sampai nangis-nangis lebay, meskipun sebenarnya, hatinya udah meraung-raung.

"Kakuzu-san, sekarang giliran anda yang harus memilih. Apakah Anko, Orochimaru, Ino,atau Hinata?" Chouji ngabsen para gadis terpilih.

"Matikan 2 lampu yang menurut anda kurang sreg dengan hati anda."

Kakuzu berjalan mendekati Orochimaru dan tanpa pikir panjang langsung dimatikannya lampu Orochimaru.

Orochimaru mewek.

Kakuzu kemudian berjalan mendekati Ino, tapi dia tidak mematikan lampu Ino. Dia kemudian berjalan mendekati Hinata yang ada diujung, tapi dia pun tidak mematikan lampu Hinata. Akhirnya sampailah dia disamping Anko, dan Kakuzu pun tidak mematikan lampu Anko. Kakuzu lalu berjalan mendekati Chouji kembali.

"Gue bingung, satu lagi matiin lampunya siapa ya?" Curhat Kakuzu kepada Chouji.

"Oke, kalo gitu kasih pertanyaan aja," Usul Chouji.

"Hmmm, baiklah pertanyaannya, apa arti uang bagi kalian bertiga?"

"Uang adalah segalanya," jawab Ino.

"Uang adalah alat pembayaran yang syah," jawab Anko.

"Uang gak lebih penting dari cinta." Jawab Hinata.

"Ya…..! Gue pilih dia…..!" Kakuzu langsung nunjuk salah seorang dari 3 gadis itu.

Ya…..! Gue pilih dia…..!" Kakuzu langsung nunjuk salah seorang dari 3 gadis itu.

GEDEBRUKKK!

Gadis yang dipilih Kakuzu langsung jatuh pingsan dengan muka laksana cepot *merah maksudnya*.

"A…aku gak nyangka bakal kepilih…" Ucap gadis yang pingsan itu didalam pingsannya (?).

"Bagus, kalau begitu matikan lampunya!" Teriak Chouji diiringi semburan keripik dari dalam mulutnya.

Kakuzu segera menuju tempat gadis itu dengan gaya koprol. Sesekali dia celingak-celinguk ke kiri dan ke kanan seperti tim FBI yang sedang mengintai buronan.

Setelah 3 kali koprol, 2 kali salto dan ½ kali sikap lilin, akhirnya Kakuzu sampai juga. Dimatikannya lampu yang ada dimeja gadis itu, dan gadis yang sedang pingsan itu langsung berdiri.

"Ke..kenapa…anda tidak memilih saia? Saia kira tadi anda menunjuk saia karena anda memilih saia…hiks..hiks…" Gadis itu menangis sendu.

"Emang gue milih lo buat gue matiin lampunya, lo-nya aja yang o'on wkwkwkwk" Kakuzu tertawa sambil berkaca pinggang, si gadis pingsan lagi.

"Oke sekarang tinggal dua orang tersisa," Teriak Chouji.

Kakuzu langsung meneliti 2 orang gadis yang tersisa, ada Ino yang senyam-senyum gaje sambil menebar ciuman jarak jauh pada Kakuzu. Seketika itu juga Kakuzu merasakan perasaan aneh, entah mengapa kelima jantungnya berdebar-debar dan dia merasa ada sesuatu didalam perutnya. Apakah ini yang dinamakan cinta?

"Koq gue jadi kebelet boker gini ya?" Gumam Kakuzu. Well, tampaknya perasaan yang dirasakan Kakuzu bukanlah cinta tapi hanya perasaan mulas semata.

Kakuzu lalu melihat Anko yang berdiri tegak dengan muka tanpa ekspresi, hampir seperti patung liberti tanpa obor dan mahkota. Ck,ck,ck.

Kakuzu lalu melihat Hinata yang masih tergeletak diantara Ino dan Anko.

"Hmmm, kasihan juga nich cewek," gumam Kakuzu.

"Baiklah tinggal satu babak lagi, saatnya memberikan pertanyaan terakhir untuk menentukan siapa gadis yang akan kau pilih." Teriak Chouji dari tengah panggung, sedangkan Kakuzu masih berada diantara para gadis.

"Ok, pertanyaan untuk kalian berdua, mana yang lebih seksi duit atau gue?"

Ino dan Anko diam tanpa kata.

Beberapa saat kemudian Ino pun buka suara.

"Duit!" Ucap Ino lantang.

"Hmmm, apa ya? Gue kali." Jawab Anko penuh keraguan yang pasti(?).

Kakuzu langsung menatap 2 gadis yang ada didepannya. Diangkatnya kedua tangannya tinggi-tinggi, setinggi mungkin sehingga nampaklah keteknya yang basket.

Ino agak ilfeel dikit, tapi dia langsung bafeel *balik feeling* ketika melihat duit-duit Kakuzu yang berjatuhan dari balik lengan jubahnya.

Anko biasa aja. Tetep berdiri tegak tanpa ekspresi.

BLUUUPP

Satu lampu pun mati setelah Kakuzu mendaratkan tangannya diatas salah satu meja. Pertanyaannya, siapakah yang lampunya Kakuzu matikan?

"Wahh, tampaknya Kakuzu telah menemukan pujaan hatinya! Ayo bawa gadismu kedepan!" Teriak Chouji dengan kekuatan suara yang terdengar sampai radius 30 km.

Kakuzu segera menarik tangan gadis pilihannya yang ternyata adalah Mitarashi Anko!

"Kenapa kau memilih Anko?" Tanya Chouji sambil meneguk habis sebotol M****E, teriakannya barusan telah membuatnya kehilangan ion tubuh dalam jumlah yang cukup banyak tampaknya.

"Karena gue cinta banget sama duit," Jawab Kakuzu enteng.

"Lha bukannya Ino yang jawabannya duit?" Chouji bingung.

"Iya, tapi gue gak butuh cewek yang cinta duit juga. Gue butuh cewek yang gak tertarik ma duit biar gak rebutan duit ma gue,"

"Oh…." Chouji membulatkan mulutnya, sebulat donat yang tiba-tiba saja sudah berada digenggamannya.

"Oke, sekarang kalian berdua silakan menuju backstage," Ucap Chouji lagi sambil menelan donatnya bulat-bulat.

"Tunggu, gue mau minta sesuatu," Kata Anko.

Kakuzu dan Chouji menernyitkan jidat mereka.

"Asal gak minta duit gak apa-apa, " Ujar Kakuzu.

"Gue mau lihat muka lo yang sebenernya," Ucap Anko lagi.

"Oh, oke," Kakuzu langsung membuka cadarnya dan…

TRIIINNGGG

Cahaya menyilaukan menghiasi wajah Kakuzu yang berseri-seri dan bikin ngeri.

"ARRGGGGGHHHH!" Anko langsung ngibrit dengan kecepatan 110 km/jam.

"Hei, mau kemana lo!" Kakuzu yang merasa gak ada yang aneh dengan wajahnya yang ganteng (menurut dia sendiri) terheran-heran dengan pelarian Anko yang tiba-tiba.

"Kenapa siech tuch cewek?" Tanya Kakuzu pada Chouji yang melongo takjub menatap wajah Kakuzu yang tak terdefinisi *dijahit Kakuzu*.

"Sama gue aja! Biarpun mulut lo monyong gue mau kok!" Teriak Ino.

"Emoh, gue gak doyan cewek matre," Gerutu Kakuzu. Dia pun meninggalkan panggung dengan gaya koprolnya lagi. Meninggalkan Ino yang kecewa dan Chouji masih yang melongo aja.

BLEEEP

Sesosok laler ijo masuk kedalam mulut Chouji. Chouji langsung tersadar seketika.

"Baiklah pemirsa, tampaknya peserta kita yang ke4 pun gagal menemukan cinta sejatinya setelah gadis pilihannya mencampakkannya begitu saja. Hmmm, bagaimana nasib pria single kita yang ke5? Kita sambut, pria single tunjukkan dirimu!" Tampaknya laler ijo telah mengembalikan konsentrasi Chouji hingga 100% lagi.

Dari belakang panggung, tampak bayangan seseorang engg sesuatu engg sesosok pria misterius yang makin lama makin jelas setelah tirai terangkat. Pria itu masih mengenakan jubah hitam dengan motif awan merah. Aroma semerbak tercium darinya.

Pria itu berjalan dengan cara menyeret kedua kakinya a.k.a mengesot. Bentuk tubuhnya pun tampak janggal untuk ukuran seorang pria. Bagaimana tidak, pria itu pendek sekali dan tubuhnya lebar kesamping. Istilah medisnya disebut BANTET.

"Sasori-san, apa kabar?" Tanya Chouji basa-basi.

"Baik," Ucap pria bernama Sasori dengan suara yang beurat, sebeurat berat badan Chouji.

Tiba-tiba seluruh lampu mati total. Chouji bingung. Diliriknya tim ENGINEERING yang lagi asyik main gapleh.

Orang dari tim Engineering yang memakai masker langsung melambaikan tangan tanpa berkata apa-apa, dan orang yang satunya lagi langsung salto dan mengacungkan jempol kakinya seraya menunjukkan senyumannya yang berkilau. Chouji langsung mengerti kalau peristiwa itu bukanlah mati lampu tapi memang murni para peserta yang mematikan lampu.

"Kenapa gadis-gadis? Kalian khan belum melihat wajahnya Sasori? Orochimaru kenapa anda mematikan lampu?" Tanya Chouji.

"Byukan tipe akyu, kukuku…"

"Oh, maaf ya Sasori-san, tampaknya gadis-gadis ini belum terketuk pintu hatinya." Ucap Chouji sembari *halah* menepuk-nepuk punggung Sasori.

"Sudahlah, toh bukan gue yang rugi. Tapi sebelum gue turun panggung, ada yang mau gue tunjukkan" Ujar Sasori.

"Silakan," Chouji mundur sedikit untuk memberi ruang yang lebih luas pada Sasori, lalu dicomotnya kue tart yang ada tak jauh dari tempatnya berdiri.

Sasori melepas caping penutup kepalanya diiringi teriakan ngeri penonton yang tak sanggup melihat kepala botaknya yang tak berambut. Lalu Sasori melepas maskernya diiringi jeritan seram penonton yang terpaksa harus menyaksikan wajahnya yang tak layak tayang. Terakhir dia melepas jubah hitam panjang bermotif awan merahnya eh nggak ding, dia membuka punggungnya dan tiba-tiba penonton pun berteriak histeris seperti adegan ketika tim sepakbola Konoha berhasil menjebol gawang MU yang emang lagi gak ada yang jaga waktu itu.

Hal itu langsung membuat Chouji melongo untuk kedua kalinya.

Gadis-gadis peserta yang masih tersisa setelah sebagian pingsan dan kabur, langsung mengerahkan segenap tenaga dan seluruh jutsu andalan mereka.

"Shintenshin no jutsu!" Teriak Ino.

"Jagei jubakyu!" Pekik Orochimaru.

"Kishou Tensei!" Jerit Chiyo-baasama.

"Crystal style!" Seru Guren.

"Three Binding Death!" Ujar Kurenai.

" Demonic Flute!" Celetuk Tayuya.

"Slug Great Division!" Ratap Katsuyu.

"Sabaku kyuu…" Rintih Matsuri. "Eh, itu mah bukan jutsu gue ya? Hihihi" Lalu dia pun nyengir sendiri.

Ms X cuma berdiri santai kayak dipantai. Lain lagi dengan Sakura yang sibuk ninju-in mejanya biar lampunya nyala, padahal yang ada mejanya tambah rusak aja. Ada juga Temari yang sibuk ngipasin mejanya dengan tujuan yang sama dengan Sakura tapi hasilnya puluhan penonton terbang bersama dengan hembusan angin yang berasal dari kipas yang segede bagong itu. Beda lagi sama Narita, Sasuko, Kibi, Lee, Neji, dan Shikamari, mereka hanya berusaha mempertahankan hidup mereka dari cewek-cewek yang tiba-tiba jadi beringas itu.

"Wah, apa yang terjadi?" Teriak Hidan dari bangku berusaha keras pegangan ke kursi supaya gak hanyut terkena hembusan kipas Temari(?).

"Gak Tau!" Teriak Kisame yang lagi pegangan sama Hidan, biar gak hanyut juga maksudnya.

"Kok jadi gini siech?" Kakuzu yang baru aja bergabung ama 2 rekannya di bangku penonton ikutan teriak dan pegangan. Tapi dia gak pegangan sama bangku, Hidan, ataupun Kisame. Dia pegangan sama duitnya, biar gak pada terbang maksudnya. Akibatnya, duitnya pun aman dalam pelukan hangatnya dan Kakuzu sendiri terombang-ambing bersama dengan hembusan kipas.

"STOOOPPPP!" Teriak Sasori yang kini sudah berubah wujud menjadi sosok cowok cakep berambut merah yang super manis, imut, keren, blablabla….

Semua gadis langsung menghentikan kegiatan mereka.

Ino langsung tepar karena kehabisan cakra, Orochimaru kebelit ularnya sendiri dan akhirnya jatuh terguling-guling, Chiyo-baasama cengo' dan diam seribu basa, Guren terperangkap dalam jutsu kristalnya, Kurenai kelilit akar pohon hasil genjutsunya, Tayuya jadi budeg sendiri, Katsuyu jadi banyak dan kecil-kecil, Matsuri masih nginget-nginget nama jutsu andalannya, Ms.X masih asyik kayak diTasik, Sakura nyesel karena mejanya rusak, Temari ngelempar kipasnya, menghentikan hembusan anginnya sehingga penonton yang kebawa terbang pada jatuh, termasuk Hidan, Kisame dan Kakuzu. Dan akhirnya nyawa Narita, Sasuko, Kibi, Lee, Neji dan Shikamari pun dapat terselamatkan. Oya, entah kebetulan atau apa tapi yang jelas Shizune, Karin dan Hinata yang lagi pada asyik pingsan langsung bangun seketika. Tapi kemudian pingsan lagi setelah tertimpa kipas Temari yang dibanting dengan semena-mena oleh siempunya.

"Percuma lo lakuin itu semua, gue udah gak ada feeling sama lo semua, dasar cewek-cewek m*****n, "Sasori lalu pergi meninggalkan panggung disambut dengan isak tangis, keluh kesah, ratap harap, dan haru biru dari cewek-cewek yang patah hati karenanya.

"Makanya Don't judge a book by it's cover!" Nasihat Chouji bijak *tumben*.

"Sasoriiii…jangan pergi sayang! Tidakkah kau mengenaliku? Aku nenekmu?" Teriak Chiyo-baasama setelah sadar dari kecengo'annya.

"Gue gak punya nenek kayak lo!" Seru Sasori.

"Jadi kau tidak mengakui aku sebagai nenekmu?" Mata Chiyo-baasama berkaca-kaca.

"Ndak!" Jawab Sasori singkat, jelas, padat.

"Dasar anak durhako! Tidak mengakui nenek kandungnya sendiri! Anak sepertimu harus dikutuak. Aku kutuak kau jadi batu!" Dengan airmata yang berderai-derai dan Bahasa Padang yang alakadarnya, Chiyo-baasama pun mengutuk Sasori. Dan seketika itu juga langit bergemuruh, petir menyambar-nyambar dan hujan pun turun dengan lebatnya.

Sasori yang ketakutan langsung sujud dan sholat istisqo sehingga hujan pun tambah gede. Setelah upayanya gagal, Sasori akhirnya mendekati Chiyo-baasama dan meminta maaf.

"Maafin Saso, Nek. Saso khilaf," Ucap Sasori sambil sesenggukan. Sungguh rahasia illahi, tiba-tiba hujan pun berhenti (?).

"Akhirnya, setelah mencarimu bertahun-tahun nenek bisa menemukanmu. Kemarilah sayang," Dengan wajah nepsong, Chiyo-baasama langsung membuka lengannya lebar-lebar untuk memeluk Sasori. Tapi Sasori langsung menghindar dan ambil langkah seribu.

"Toloooong! Nenek gue incest!" Sasori langsung kabur dan ngilang dibalik kerumunan penonton.

"Sasori…..! Tunggu Nenek!"

Chiyo-baasama langsung ngejar dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya dan ikut menghilang dibalik kerumunan penonton.

Chouji langsung meneguk minuman kesayangannya dan kembali melanjutkan acara.

"Baiklah, tampaknya peserta ke5 kita juga gagal tapi tenang saja, masih ada 3 pria single yang tersisa untuk kalian para gadis cantik. Tanpa basa-basi marilah kita sambut pria single kita yang ke6, pria single tunjukkan dirimu!"

Dari balik panggung muncullah pria misterius. Sosoknya tampak semakin jelas seiring dengan terangkatnya tirai yang menutupinya. Pria itu memakai jubah hitam bermotif awan merah dan sebuah topeng orange bermotif obat nyamuk menutupi wajah aslinya.

"Halo, Deidara-san" Sapa Chouji yang kali ini sedang mengunyah roti buaya.

"Bukan, aku bukan Deidara senpai, aku Tobi. Tobi anak baik. Tobi anak baik." Tobi langsung loncat-loncat kayak kelinci.

"Lho kok? Bukankah seharusnya sekarang giliran Deidara?" Chouji menatap kertas ditangannya lekat-lekat.

"Tobi anak baik. Tobi anak baik" Tobi masih meloncat-loncat kali ini pake gaya kodok.

"Kepada saudara Tobi ditunggu mamanya di Backstage eh maksudnya kepada saudara Tobi harap kembali ke Backstage karena belum gilirannya. Terima kasih. Tertanda Panitia."

"Oh, salah orang toh, padahal gue udah mau milih dia. Kali aja wajahnya cakep kayak yang tadi," Bisik Matsuri pada Temari yang ada disebelahnya.

"Heu-euh," Jawab Temari singkat.

"Baiklah, Topi-san seperti yang sudah dikatakan panitia sekarang bukan giliran anda jadi tolong kembali kebelakang ya," Bujuk Chouji yang kali ini memakan keripik setelah roti buayanya habis.

"Aku Tobi, bukan Topi!" Rengek Tobi.

"Oh, maaf-maaf. Tapi siapapun nama anda, anda harus kembali ke backstage."

"Baiklah, tapi Tobi mau keripiknya," Ucap Tobi sambil menunjuk keripik yang sedang dipegang Chouji, tetep masih loncat-loncat kali ini pake gaya kanguru.

Chouji bingung. Dia tidak rela memberikan keripik kesayangannya itu tapi karena tidak ada pilihan, akhirnya dia pun menyerah.

"Oke, gimana kalo Tobi makan kue tart itu!" Rupanya Chouji belum menyerah. Dia menunjuk kue tart yang tinggal seperdelapan bagian setelah tujuh perdelapan bagiannya telah dilahap habis olehnya.

"Gak mau, Tobi mau keripik," Tobi merengek makin keras diiringi intensitas loncatannya yang semakin cepat. Mirip bola bekel gitu dech.

"Tobi! Kembali ke backstage, un!" Teriak seseorang dari arah backstage.

"Eh, iya, iya senpai. Tobi balik, Tobi balik. Tobi kan anak baik." Tobi segera loncat-loncat ke arah backstage dengan gaya paling mutakhir "Pocong Style".

"Ufffhhh…hampir aja, keripikku! " Chouji langsung meluk-meluk keripiknya, mencium-ciumnya dan tak lupa memakan-makan keripiknya itu.

Penonton sweatdropped.

"Oke, back to the show! Langsung aja kita panggilkan cowok single kita yang asli!"

Karena tirai udah kebuka dan nama cowok singlenya udah bukan rahasia lagi, maka pria dengan (lagi-lagi) jubah hitam panjang bermotif awan merah pun muncul begitu saja. Tubuhnya kurus, rambutnya pirang panjang diiket kebelakang karena kalau diiket kedepan bakal aneh.

Pria itu berjalan pelan-pelan sambil mengamati setiap cewek yang ada dengan teliti.

"Hmmm, yang ini gayanya norak," ucapnya ketika melihat Lee.

"Yang ini ganjen banget," ucapnya lagi ketika melihat Orochimaru yang sibuk menggelendot-gelendot manja *hueekkk* dimejanya.

"Yang ini…" Dia berhenti sejenak ketika melihat kearah Ms.X. Jantungnya berdegup kencang tak karuan. Mata birunya terbelalak, perasaan aneh muncul didalam perutnya seperti ada kupu-kupu *ceilah*. Inikah yang dinamakan cinta? Atau cuma perasaan kepengen boker semata?

"Deidara-san apa kabar?" Karena kelamaan Chouji langsung menarik tangan Deidara dan mengajaknya kepanggung.

"Ba..baik.." Deidara masih gugup, rona merah tampak menghiasi wajah manisnya.

"Baiklah para gadis cantik, tentukan pilihanmu!"

1 lampu mati

2 lampu mati

3 lampu mati

4 lampu masih nyala.

"Wah, kita lihat ada siapa saja yang masih menyalakan lampunya. Ada Matsuri, Temari, Kibi dan Ms.X!" Teriak Chouji.

"Dia nyalain lampunya" pikir Deidara, jantungnya berdegup makin kencang.

"Sebelumnya saya mau bertanya pada Orochimaru, kenapa lagi-lagi kau matikan lampunya?"

"Kukuku, akyu khan gak suka cewek, akyu cowok normal lho(?)!"

Deidara menanggapi perkataan Orochimaru dengan ekspresi datar-datar aja, soalnya dia gak ngeh, dia masih sibuk memikirkan Ms.X yang misterius itu.

"Oke, Deidara-san silakan matikan 2 lampu yang menurutmu kurang sreg denganmu," Ucap Chouji yang sedang ngemil rujak kali ini.

Seperti orang terhipnotis Deidara langsung berjalan mendekati Matsuri dan mematikan lampunya, lalu dia pun mematikan lampu Temari yang ada disebelah Matsuri. Tapi mata Deidara terus saja menatap wajah Ms.X yang ketutup topeng.

"Oh, rupanya tinggal 2 yang tersisa. Tinggal Kibi dan Ms.X!" Teriakan Chouji membuyarkan lamunan Deidara sehingga diapun tak jadi mematikan lampu Kibi.

"Sekarang saatnya pertanyaan pamungkas!" Ucap Chouji tanpa mempedulikan beberapa biji cabe yang nyelip digiginya.

Deidara kembali kesebelah Chouji.

"Silakan Deidara-san!"

"Baiklah," Deidara lalu merogoh kantungnya dan mengeluarkan segenggam tanah liat lalu dia membiarkan mulut ditangannya memakan tanah liat itu beberapa saat untuk kemudian memuntahkannya menyerupai bentuk sesuatu.

"Apa pendapat kalian tentang ini?" Tanya Deidara sambil menunjukkan hasil seninya.

"Sebuah karya seni yang sangat indah dan estetis," jawab Ms.X.

Deidara terpana dengan jawaban itu. Seketika itu juga dia tahu apa yang dia mau.

"Jawabanmu Kibi?" Tanya Chouji mewakili Deidara yang lagi-lagi bengong sendiri.

"Hmmm, apaan tuch? Bebek ya? Kok bentuknya aneh?" Jawab Kibi dengan tampang bloonnya.

"Apa lo bilang? Lo berani bilang karya seni gue aneh? Gue bakalan tunjukkin apa arti seni itu ke elo!" Tak disangka tak diduga ternyata Deidara mendengar jawaban Kibi. Deidara langsung merogoh punggungnya dan menggaruk beberapa saat.

"Gatel euy," Ujarnya.

Setelah puas dia lalu merogoh kantungya mengeluarkan 1 kg tanah liat mengunyah tanah liat itu dengan mulut di telapak tangannya dan terbentuklah patung tanah liat yang mirip burung raksasa. Deidara melompat naik keatasnya dan burung tanah liat itu pun terbang. Deidara merogoh kantungnya lagi dan mengulangi hal yang sama tapi kali ini hasilnya berbeda. Hasilnya adalah sebuah boneka tanah liat yang mirip dengan boneka salju.

"Seni adalah ledakan!" Teriak Deidara sambil menjatuhkan hasta karyanya dan….

DUAAARRRRRRRR

Seketika itu juga ledakan yang lebih mantap daripada ledakan bom J.W Marriot dan Ritz Carlton terjadi. Semua panggung dan segenap penonton luluh lantak dan porak poranda.

Untung aja Hidan, Kisame dan Kakuzu sempat berpegangan dengan menggunakan benangnya Kakuzu pada burung tanah liatnya Deidara sehingga mereka gak jadi korban ledakan.

Lain halnya dengan orang-orang yang tidak sempat menyelamatkan diri mereka. Mereka terpaksa pasrah menerima nasib mereka. Chouji berusaha keluar dari reruntuhan yang menimpanya dan segera mencari-cari makanan untuk menyelamatkan perutnya yang tiba-tiba lapar. Gadis-gadis ada yang menangis, ada yang pingsan tapi kebanyakan siech gosong yang jelas.

Sementara itu dibelakang panggung alias backstage.

"Sialan Deidara! Gara-gara dia gue jadi gak dapat kesempatan buat cari cewek baru!" Omel Pein.

"Iya…hiks…hiks…Tobi juga….hiks…padahal Tobi khan anak baek…hiks" Tobi mewek.

"Lo sich mending sempet tampil bentar, lah gue? Kagak sama sekali," Gerutu Pein lagi.

"Udah-udah ,sabar aja Der *singkatan dari Leader*. Seenggaknya lo berdua lolos audisi, nah gue lebih parah. Kagak lolos audisi sama sekali." Komentar Zetsu.

"Iya, lagian gue heran kok bisa ya Tobi lolos audisi padahal dia khan autis?" Ujar Zetsu lagi.

"Soalnya Tobi khan anak baek, jadi Tobi lolos audisi…." Tobi udah berhenti mewek.

"Sialan lo ya Pein! Dasar cowok mata keranjang bertampang bokep! Awas lo! Mati lo!" Tiba-tiba sesosok perempuan berambut biru dengan hiasan bunga dikepalanya tak lupa jubah hitam bermotif awan merahnya yang melambai-lambai tertiup angin, nongol didepan Pein, Tobi dan Zetsu.

"Ko…Konan? Kok lo bisa keluar sich? Gue khan udah ngasih Five Sealing Barrier di markas biar lo gak bisa keluar?" Ujar Pein dengan wajah yang udah pucat basi eh pucat pasi maksudna.

"Sialan Lo!" Konan langsung nyerang Pein dengan ratusan hmmm lebih kertas. Kontan aja Pein langsung ngibrit. Tobi gak tau kenapa *emang dasarnya bego aja* langsung ikutan lari didepan Pein. Konan tak tinggal diam, dia pun langsung ngejar Pein dengan kecepatan yang hampir menyamai Shinkanzen. Sedangkan Zetsu langsung ngelelep kebawah tanah, ngumpet maksudnya.

Tobi, Pein dan Konan maen kejar-kejaran terus, terus, terus, sampai akhirnya mereka pun tiba disebuah tempat yang dikerumuni banyak orang dan didepan mereka terbentang sebuah pita.

"Selamat! Inilah dia 3 orang yang telah berhasil mengikuti tantangan 7 hari M****E. Mari kita wawancarai mereka." Ujar seorang reporter dengan muka belepotan dan kupingnya kayak kucing, tambahan bajunya serba item tapi gak ada motif awan merahnya. Reporter itu bernama Kankuro.

"Ini, minum dulu," Kankuro langsung nyodorin 3 botol M****E kepada Pein, Konan, dan Tobi yang sampe paling bontot.

"Ugh, segar serasa kembali ke 100%" Komentar Konan serasa iklan.

"Konsentrasiku jadi balik ke 100%" Tambah Pein.

"Waahh, minuman Tobi tumpah….oek..oek…" Tobi nangis, dia lupa untuk membuka topengnya sebelum minum alhasil minumannya pun membanjiri mukanya.

"Betewe, niech dimana ya?" Tanya Pein yang dengan nyamannya duduk disebelah Konan. Mendadak lupa kenapa mereka ber3 ada ditempat asing itu.

"Ini Suna," jawab Kankurou.

"Lho? Bukankah tadi kita ada di Konoha? Ya ampun! Ternyata kita lari jauh juga ya…." Ujar Pein sambil ngelirik ke arah Konan yang memasang tampang angker disebelahnya.

Tanpa menunggu aba-aba, Pein pun lari dan Konan mengejarnya lagi. Tobi juga ikut-ikutan lari dibelakang Konan.

"Wah, coba lihat! Ke3nya benar-benar gak ada matinya! Pasti karena ketiganya rajin minum M****E yang membuat konsentrasi dan stamina mereka balik 100%" Komentar Kankurou.

Pein terus berlari….berlari….dan berlari….. sampai akhirnya dia dapat menyusul Chiyo-baasama yang dari tadi masih nguber-nguber Sasori sampe ke Suna.

Sementara itu di Konoha, Hidan, Kisame dan Kakuzu akhirnya berhasil merayap naik dengan selamat keatas burung tanah liatnya Deidara. Sedangkan Deidara sendiri menatap reruntuhan Konoha dengan penyesalan yang mendalam.

"Kenapa gue bego banget ya? Padahal gue hampir ngedapetin cewek pujaan gue. Oh, Ms.X gimana keadaan lo sekarang?" Batin Deidara. Terjawab sudah satu pertanyaan, ternyata persaan yang dialami Deidara adalah cinta bukan perasaan kebelet boker belaka.

Begitulah acara Take Me Out Konoha berakhir dengan teramat sangat sungguh benar-benar tragis, tak satupun pria single Akatsuki yang berhasil mendapatkan pujaan hatinya. Kecuali Itachi mungkin, hmmm kira-kira dia lagi ngapain ya? Intip yuuukk!

Disebuah negeri antah berantah tampak seorang cowok super ganteng, cuakep dan sekseh sedang dikerubuti cewek-cewek yang mengaku sebagai fans dadakan cowok cakep bernama Itachi itu. Dikerubuti begitu Itachi merasa risih.

"Tsunade mana sich, kok lama banget," Gerutu Itachi.

"Hmmm, maaf. Anda yang bernama Uchiha Itachi?" Tanya seorang pria yang nyelip diantara kerumunan cewek-cewek yang masih ngeliatin Itachi dengan mupeng.

"Iya," Jawab Itachi singkat.

"Ini, ada pesan untuk Anda" Pria berkacamata dengan rambut perak sebahu yang diikat kebelakang itu menyodorkan sebuah catatan kecil pada Itachi.

Itachi membaca catatan itu dengan seksama.

Itachi sayang, maaf aku terpaksa menggadaikanmu karena aku kalah berjudi dan seluruh uangku habis. Aku janji, kalau aku menang judi suatu saat nanti, kau akan kutebus kembali.

Love

Tsunade

-OWARI-

[sunting] Bab XXXIII-Balada Tempat Pelacuran

BC14CE74-RawsVividredOperation08MBS1280x720x264AACmp4 snapshot 0407 20130302 104816 zpse447b5b6
Bahaya, kemungkinan anda setelah ngeliat artikel ini bisa PINGSAN


Jumlah Tolololpediawan yang pingsan:

CounterZeroCounterZeroCounterZeroCounter5Counter4Counter3Counter2
Loading database...

NB:Jika Anda bermasalah Dengan Artikel Ini,Pukul Komputer Anda dengan pita.

Anakjalanan
Keadaan Tukulkarta zaman pemerintahan Roy Suryo.

Saat itulah sesungguhnya titik balik dari seluruh kehidupan Itachi Uchiha setelah dirinya digadaikan oleh mbokmu Tsunade, mucikari terkenal yang bangkrut akibat kalah taruhan dengan Roy Suryo, penguasa Dolly merangkap presiden baru Tukulkarta. Reputasinya kini berubah, tidak ada lagi sosoknya yang dikenal sebagai anggota akatsuki yang tiap hari nongkrong-nongkrong di jamban. Tiada pula sosoknya yang selalu setia mengintip Amingwati mandi sambil menenggak Ponarisweat di tangan kiri. Ia kini hanyalah salah satu pelacur di Dolly yang senantiasa memberikan pelayanan pesan antar 30 menit tiba model Pizza Hut. Keahliannya adalah melayani Buah Pakmu homo-homo pilihan Olga Syekhputri, Mpok Hindun, juga Roy Suryo. Rumahnya juga berubah, bukan lagi di emperan jalan namun jadi tinggal di Huma, Atapnya berdaun rumbia.

Kemanakah Tsunade? Tidak ada yang tahu. Konon katanya sakitnya karena diguna-guna putus asa karena kalah juga dicampakkan oleh selingkuhannya yang bernama Nobita. Di akhirnya memutuskan untuk banting setir, pindah pekerjaan jadi pembantu rumah tangga di Kerajaan Kelantan yang penguasanya lagi frustasi usai ditinggal beranak Manohara. Entah bagaimana kelanjutan hidupnya nggak ada yang tahu. Beberapa orang malah bilang "emang gw pikirin?". Tapi dari kabar burung yang beredar, akibat sering jadi objek pencabulan Pangeran Kelantan (baru-baru ini situs Wikileakbarongrangda mensyilarir keterlibatan Badutwi dalama kegiatan mesum tersebut), Tsunade akhirnya menikah di sana dan dinobatkan jadi Sang Ratu generasi baru oleh Mulan Jameelah, makhluk Tuhan yang paling seksi. Sehingga dengan kedudukan barunya, ia ditugaskan pula untuk menyebarluaskan ajaran Kama Sutra secara lebih intensif di Kerajaan Kelantan untuk membebaskan kerajaan tersebut dari pengaruh Barney.

Sekian soal Tsunade, balik ke Itachi yang masih sibuk mengais sampah rezeki di seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik negara Tukulkarta yang berbasis di Dolly sebagai pusat pemerintahan. Sesuai dengan perintah Roy Suryo selaku pimpinan di sana, Itachi dijadwal untuk menjual diri dan narkoba sampai pukul 2 siang, masuk ke kamar Roy Suryo dari jam 2 sampai jam 3 siang untuk dipukul-pukul, kemudian sisanya diluangkan untuk bermain cinta dengan Amingwati. yang keseluruhannya akan direkam dan diramu ke dalam bentuk tulisan oleh para jawara acara The Mas-Mas untuk majalah Bobokep edisi terkini.

Roysuryongupil
Roy Suryo waktu menjalankan tugasnya sebagai presiden Tukulkarta

Namun kala itu waktuku mandi sambil nyanyi-nyanyi ada sesuatu yang dirasa berbeda. Dilihatnya sebuah jamban dekat rumah Roy Suryo, diraba lalu diterawang. Ia mendapati bahwa saat itu jamban tersebut tampak begitu bersih. Tapi bukan bersih karena dicuci oleh bulu pantatnya pakar 68% itu. Namun bersih sebersih-bersihnya bersih sampai bersih tanpa cela dengan hanya sebuah buku di atasnya. Alhasil Itachipun penasaran. Diambilnya buku yang tergenang dalam air jamban tersebut dan saat itulah keajabiban terjadi.

Mendadak Langit merekah. Bumi berguncang, kaum hentai bergelimpangan. Tiba-tiba buku tersebut bersinar menyilaukan mata, memunculkan ssosok ungu dari dalam sana yang kemudian memperkenalkan diri sebagai Barney sang Bapa Homoseksual. Iapun berkata.

"Wahai dikau yang selama ini menjual diri atas namaKu. Dengarkanlah titahKu ini! Sebab tingkat kehomoanmu telah menggugahKu untuk memberimu sebuah tugas suci untuk menjadikan bumi ini sebagai surga kaum homoseksual."

Mendengar itu, Itachi tertegun. Ia lalu berkata.

"T-Tapi aku hanyalah seorang tukang jual tusuk gigi dan seorang homo kelas teri."

"Percayalah padaKu sebab keberadaanmu di Dolly ini sesungguhnya adalah untuk membawa perubahan di dunia."

"Perubahan apa?" ujar Itachi. Tubuhnya bergetar terangsang tertekan oleh keberadaan Barney di depan mata.

Barney
Barney saat muncul di hadapan Itachi.

"Bahwa kau adalah tokoh pembawa perubahan yang dulu Kutitipkan di Klan Uchiha untuk hari ini, dimana kau akan membebaskan dunia dari pengaruh Roy Suryo juga Mbokmu yang telah sesat karena melenceng jauh dari tujuan Barneytopia yang telah Kuajarkan dalam ajaranKu. Sebab mereka telah menjadikan bintang porno sebagai komoditas pribadi bukan publik juga karena telah makan singkong di tengah kali."

"Jikalau itu benar, Wahai Barney yang MahaPelacur...apakah yang dapat daku lakukan sebab daku bukanlah siapa-siapa?"

"Oleh karena itulah...Aku sudah mempersiapkan semuanya untukmu agar dapat segera melakukan revolusi Homo di mana-mana" Kata Barney. Ia lalu mengatupkan tanganNya dan merentangkannya ke kiri, kanan, atas, bawah. Saat itu pulalah dari dalam muncul kamu, Teletubbies, Mak Erot dan Mimi Hitam. Usai itu Barney lantas bersabda.

"Mereka adalah malaikat-malaikat pilihanKu yang baru. Pergilah dan singkirkan semua pengaruh Roy Suryo, Mbokmu, Buah Pakmu, juga Rhoma Irama dari dunia ini."

Mendengar itu mata Itachi berbinar. Ia merasa terharu. Dirinya yang kini hanyalah pelacur jalanan telah berubah jadi tokoh homo revolusioner. Iapun lantas menjawab.

Masyaallah
Teletubbies salah satu Malaikat Barney yang jadi sekutu Itachi dalam revolusi

"Jika itu adalah tugas dariMu wahai Sang MahaHomo, Aku akan bertindak sesuai ajaranmu. Menyebarkan pengaruhMu pada dunia serta menyingkirkan semua aliran-aliran di bumi ini demi terwujudnya Barneytopia."

"Untuk itulah," Barney lantas menambahkan, "Aku akan memberimu sebuah kemampuan bernama Persona (Pesona Anak-anak) yang berkhasiat untuk membuat lawanmu berak-berak, mencret-mencret, muntaber, beri-beri, frustasi, kurang gizi bagi mereka yang melawanmu agar dapat menjadi homo sejati. Sekarang pergilah dan luruskan semua manusia agar kembali pada jalan yang sesat."

"Baik...."

Itachi kemudian berlalu bersama kawanannya.

Saat itulah gelombang revolusi terjadi. Dimulai dari Dolly, Tukulkarta.

AkatsukiMenari
Tarian yang dilakukan Itachi dan pengikutnya sebelum melaksanakan perintah Barney

[sunting] Bab XXXIV-Revolusi di Tukulkarta

Untuk dapat melakukan revolusi itu sebenarnya gampang-gampang susah. Dibilang gampang ya susah, dibilang susah ya gampang juga. Tapi pada dasarnya inti revolusi menurut ajaran Barney hanyalah satu:

“Jadilah homo yang sehat, baik hati dan tidak sombong”
~ Barney dalam kitab Panduan Menjadi Waria Sejati sebagaimana yang telah diklaim oleh penganut Klaimisme

Maka oleh sebab itu, Itachi bersama dengan sekutunya memutuskan untuk menyingkir sejenak. Meninggalkan Dolly yang masih ramai dengan pelacur-pelacurnya yang sibuk menghamili menyembah Roy Suryo sebab beredar kabar bahwa selain sebagai presiden negara Tukulkarta. Dia itu juga sebenarnya 68% merupakan jelmaan dari Ken Arok. Berhasil kabur setelah melakukan pelacuran terakhir terhadap Madame Ivan, ia berhasil mencapai daerah pinggiran Taman Lawang untuk menggalang kekuatan dengan cara menjual susu Mbok Darmi agar dapat bertahan hidup dari kerasnya boker yang tak kunjung keluar padahal sudah sembilan bulan ibu mengandungmencapai garis finis untuk mendapatkan 5 emas 4 perak dan 3 kutang para maho.

Penembakan Roy Suryo2
Roy Suryo mengklaim dirinya 68% jelmaan Ken Arok

Tapi hal tersebut bukan berarti jika mereka tidak berbuat apa-apa. Jika selama ini majalah Bobokep telah terlanjur terkontaminasi oleh Royani Suryo, Olga Syekhputri, Rhoma Irama, Mbokmu dan Buah Pakmu. Maka mereka meluangkan waktu mereka untuk menerbitkan majalah tandingan yang bernama AMI (Anak Mesum Indonesia) dimana dalam majalah tersebut termuat segala macam sihir persona mereka merangkap berbagai macam kebohongan yang selama ini telah diklaim sebagai fakta 68% oleh Roy Suryo semasa menjabat sebagai presiden,namun hal itu tidak menjadikan alasan malajah itu untuk diklaim malaysia,tetapi berkat dukungan saudara-saudara majalah tersebut berhasil dikalim balik indonesia .

Alhasil, para pelacur Dolly marah, Miyabi marah, Ruhut Sitompel apalagi. Tidak terima dengan segala macam dusta yang dilakukan oleh pemimpin mereka, rakyat negara Tukulkarta memutuskan untuk turunkan kutang ke jalan. Berdemonstrasi menuntut agar pakar pornomatika itu turun dari jabatannya sebagai presiden sambil membawa poster bugil berbagai bintang porno yang telah diangkat jadi pahlawan negara.

Jalanpun sontak penuh. Ada yang bilang.

Bobog
Majalah AMI yang dibuat untuk menandingi Bobokep
“Udyah Hutjhyan, Betchyek, Ngga' Adda Ouwjyek”
“Di Soviet Russia, bulu ketek Roy Suryo dicabut KAMU!”
“Hidup Sang Ratu”
~ Pemuja Sang Ratu
“Kaum Homo di seluruh dunia!!! Bersatulah”
~ anak homo di pinggir jalan (kata Infotainment sih namanya Tobias)
“Homo itu harga mati”
~ Kamu
“Ayo cabuli Royani Suryo rame-rame”
~ Pria-pria kesepian haus kasih sayang
“Tobi Anak Baek!!!!”
~ Madara Uchiha

Poster-poster bokep berkibar, ajakan-ajakan penuh maksiat berkumandang, erangan Miyabi terdengar di mana-mana. Hal ini tentu saja sejalan dengan rencana Itachi berikut sekutu-sekutunya untuk merebut kekuasaan demi sebuah Republik Homo bernama Tukulkarta yang berfalsafah ajaran Barney.

Dengan gagah mereka mulai turun ke jalan, mengusung bendera pelangi dimatamu sebagai panji utama. Kawanan itupun segera masuk ke dalam gelanggang untuk menjadikan suasana makin panas karena kentut berjemaah.

Tapi pada saat itu, kumis melintang Roy Suryo malah terpampang di depan istana negara. Memaparkan siaran tunda ucapannya yang mengatakan bahwa rakyat Tukulkarta mendukungnya 68% untuk terus bertindak sebagai presiden. Bahkan mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan 68% dukungan dari Dunia Gendeng untuk memantapkan kekuasaannya.

Akibatnya tentu saja fatal, rakyat jadi marah dan memutuskan untuk menyerang Dolly agar Roy Suryo, Mbokmu, Buah Pakmu serta Mpok Hindun bisa terusir. Lengser ke prabon untuk selama-lamanya sampai maut memisahkan kita.

Marah tidak terima. Roy Suryo lantas mengerahkan FPI (Front Pembenci Ibu-ibu bahenol) untuk membubarkan demonstran hanya untuk ditandingi oleh Pemuda Barney yang telah dibina oleh Itachi sehingga jadi mirip Barney, sebarney-barneynya barney.

Namun sayang, Itachi kalah. Tapi ia belum menyerah sebab mantra Lorem Ipsum andalan telah terapal keluar.

Dan berhasil

FPI
FPI yang setia pada Roy Suryo


Sehingga FPI tersisih.
Laju demonstran makin tak terkendali,
Royani Suryo jadi tak bergigi.
Rezimpun akhirnya berganti


Dolly diraba.
Homoseksualitas jadi euphoria.
Negara Tukulkarta rontok di dada.
Ganti nama jadi Barneytopia.

---

[sunting] Bab XXXV-Dewa Dionisaurus vs Power Rangers

Setelah revolusi di Tukulkarta selesai, yaitu tanggal 26 Bulan 5 Tahun 2013, etrjadilah gempa bumi berskala 26,513 Skala Rocker. Gempa itu ditandai dengan petir sebanyak 26513 kali di 26513 negara di seluruh alam semesta. Dan tiba-tiba dari atas rumahmu, terbukallah lorong raksasa di langit yang menghisap apapun, termasuk kontol buahpakmu yang baru disunat 68 jam yang lalu. Pada saat yang ebrsamaan, terjadilah gunung meletus yang sangat hebat di seluruh dunia dan tsunami serta serangkaian bencana yang sangat hebat. Mengetahui hal itu, para pengikut Barney menjadi sangat ketakutan dan sujud menyembah ke langit hingga 68 jam, sehingga tubuh mereka pun bungkuk dan membentuk kemiringan sebesar 68 derajat. Rangkaian bencana tersebut terjadi hanya untuk 68 detik saja. Tidak ada korban jiwa, tetapi lorong di langit itu belum tertutup karena banyak cowok yang terpesona melihatnya soalnya bentuknya mirip memek. Dari lorong itu menyalalah sebuah cahaya yang bisa bikin Kamu buta. dari cahaya yang sangat silau itu muncullah malaikat-malaikat yang membawa sesosok mirip dinosaurus dari langit. Sosok itupun langsung mengacau seluruh bumi karena saking alaynya baru datang ke bumi.Dan di puncak Everest, cahaya-cahaya yang membuatnya buram pun sedikit-demi sedikit menghilang dan menampakkan sesosok Dewa Dionisaurus yang kabarnya ingin "main" dengan Miyabi. Menyadari itu Barney langsung merasa takut karena ia takut akan ada yang menggantikannya sebagai raja para homoseks. Setelah mendapat titah dari Barney, para pemuja Barney pun langsung memanggil Power Ranger untuk emngalahkan Dewa Dionisaurus. Power Rangers pun langsung berubah dan memanggil zord mereka. Ranger Merah memanggil Tyrannozord, Ranger Biru memanggil Zord Monyet, Ranger Kuning memanggil Zord Babi, Ranger ijo memanggil Zord Maho, dan Ranger Pink memanggil Zord burung. Ke-5 zord tersebut membentuk Megazord yang mereka sebut sebagai Homo Maximus Megazord. Langsung saja Dewa dionisaurus dihajar oleh Megazord habis-habisan sebelum ia berhasil "ebrmain" dengan Miyabi. Akhirnya Dewa Dionisaurus mati bersimbah darah di bawah kaki sang Megazord.

Ajigile
Megazord yang dipakai
04052011 002
Rakyat Tukulkarta saat menyaksikan pertarungan Megazord di televisi lewat tayangan berita liputan 7


[sunting] Bab XXXVI Reinkarnasi Adolf Hitler

04052011 003
Gorila yang mengirimkan sinyal pada Robokep

Roh Adolf Hitler yang beterbangan di udara melihat kekacauan di dunia setelah kematian Dionisaurus oleh Megazord. Akhirnya Iapun memutuskan untuk kembali ke dunia, dia mencari ke setiap tempat untuk mencari tubuh yang akan dia tempati. Pada suatu saat dia pergi ke Kebun Binatang, ia melihat seorang hewan yang sedang duduk sambil "menggali emas di hidungnya". Dia melihat hewan tersebut dari depan, dan radiasi antrhax dan AIDS-nya menyeabar kemana-mana sehingga memberikan sinyal kepada Robokep untuk turun tangan. Hitler langsung melarikan diri, ia bersembunyi di sutu tempat yang ramai. Disana ia menemukan seorang anak tua yang mirip dengannya, dia adalah Andrew William. Htiler pun langsung masuk kedalam tubuh anak tua tersebut, lalu ia meracuni dunia dengan teorinya yang ia buat bersama Barney. Ia adalah salah satu penulis kitab Kamasutra. Ia melihat bahwa dunia yang ia hancurkan sudah lebih hancur sekarang. Tanpa ia sadari ketika sedang melihat beberapa kakek-kakek korban bom yang bugil, buahpaknya menegang dan mengeluarkan cairan asam yang jatuh tepat salah satu orang tua tersebut, orang tua tersebut sangat marah, dalam keadaan yang sangat sekarat, ia berdiri dan mengeluarkan Klashakinov-nya DOR! DOR! DOR!. Hitler sebagai Andrew hancur berkeping-keping. Suara tembakan tersebut terdengar sampai ke Indonesia. Semua warga terbangun dari tidurnya pada jam 12:00 siang itu. Suasana yang tadinya hening seketika berbuah berubah menjadi sepi. Sapi-sapi pun terbangun dari kebangunnanya. Para polisi dalam penjara sadar, para perampok segera berjaga-jaga untuk mengantisipasi polisi yang ingin kabur. Adolf Hitler ternyata belum mati, karena tubuh Andrew ternyata bisa bertumbuh lagi secara cepat. Kakek muda tersebut terus mencari mereka. Hitler sebagai Andrew-pun menyusun siasat. mereka menjebak om mesum tersebut dari belakang, dan langsung menancapkan Senjatanya ke lubang di belakang om tersebut dan OUAHHHHhhhhhhh...... target eliminated, enemy down, mission accomplished, Terrorist Win.

[sunting] Bab XXXVII-Eyeshield 21 Suroboyoan

Karena lagi bosan, Hiruma dan Yamato mampir ke selokan belakang sekolah. Nyari wuwu.

Eh, salah ngetik. Maksudnya, Hiruma dan Yamato mampir ke warungnya Pak Wawan yang kerap dipanggil cak Waw, diucapinnya cak Wo. Dengan bermodal wajah tua ditambah baju ala tukang tesate, cak Wo mendapatkan free pass GEMBEL dari Peppy The Xproler. Yang dapat digunakan untuk para gembel-gembel seantero Indonesia. Bahkan untuk membuat free pass GEMBEL itu sendiri harus ke kantor utamanya; di tong sampah.

Karena warung cak Wo termasuk lesehan, Hiruma secara leluasa mengangkat kakinya sambil ngorek mulutnya. Soalnya kalo ngorek kuping nanti bisa ditendang Musashi, karna Hiruma bisa di-cap plagiat sama Musashi.

"Eh, Hiruma. Katanya di sini makanannya enak-enak ya? Emang apa aja sih yang disajiin di sini?" tanya Yamato kepada Hiruma.

"Disini yang paling terkenal ya cuma lontong balap khas cak Wo, cuk!+50," jawab Hiruma.

"Lha emang, lontong balap itu isinya apa aja? Kayak salad ya?" tanya Yamato yang mustahil sekali untuk lontong balap bagi yang ngetik.

"Lontong balap kayak salad ngimpi tu pembuatnya, cuk!+50 " jawab Hiruma, "Lontong balap itu isinya lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap dan sambal. Dicampur menjadi satu membentuk kekuatan bulan, cuk!+50" ucap Hiruma ngimpi.

"Wah, ketularan Molormoon," ucap Yamato menambahi.

"Sailormon, su! +500," tukas Hiruma membetulkan.

"Eh, cewek-cewek dari daerah sini cantik-cantik ya," ucap Yamato sedari melihat sekelilingnya.

"Iyo, tapi kadang ana seng asuCritical Damage +5000 ," ucap Hiruma dengan bahasa jawa kasar.

"Guk, guk, opo rek, celuk-celuk jenengku, cuk?COMBO +5000" tiba-tiba, Cerberus yang bisa berdiri datang begitu namanya dipanggil. Singkatnya, nama asli Cerberus; Asu SuaSembada.

.

Karena menunggu terlalu lama, Hiruma mencoba memanggil pak-pak yang jualan di lesehan tersebut.

"Cak Wo, Cak wo!"

Tiba-tiba, seorang pak-pak tua khas tukang jualan sate datang dengan kopyah hitamnya.

"Opo rek?" tanya Cak Wo.

"Cak, aku sama temenku pengen pesen lontong balap cak," ucap Hiruma sedari menunjuk-tunjuk Yamato.

"Oke jeh," jawab Cak Wo sambil ngacungin jempolnya.

"Eh cak Wo, gimana usaha sampeyan? Tambah majukah?" tanya Yamato kepada Cak Wo.

"Yaa... Mau gimana lagi. Orang-orang Indonesia sekarang udah ketagihan sama Pizza, burger de el el. Apalagi Semanggi Surabaya, sekarang sudah sangat langka. Itu lihat aja, konsernya Justin Bieber aja orang Indonesia pada desek-desakkan. Nah, gantian konsernya Didi Kempot aja datengnya cuma setengah orang," ucap Cak Wo. Didi Kempot yang lagi nyanyi Stasiun Balapan langsung kepelindes kereta.

"Owalah yo...," ucap Yamato miris.

Akhirnya Cak Wo pergi untuk menyiapkan lontong balap. Tiba-tiba, dua orang perempuan datang menemui Yamato dan Hiruma.

"Halo Cak, selamat datang di warung Mantap Jaya Pol-polan!" ucap gadis berambut Auburn alias Mamori.

"Yaa, cak, mau pesan apa? Dijamin mantap jaya!" lanjut gadis berkepang alias Karin menambahi.

"Wuuih... Ceweknya ayu-ayu tenan yooo...," ucap Yamato terpana.

"Iyo c*k+500... Nggarai cenat-cenut ae ati iki," ucap Hiruma latah*?*.

"Pesen lontong balap dua ya cak, ditunggu cak!" ucap Mamori langsung ngacir.

"Dijamin mantap jaya!" tambah Karin lagi.

Lalu, Karin dan Mamori pergi ke dalam. Yamato dan Hiruma mulai berbincang-bincang. Tiba-tiba, seorang pemuda numpang lewat mendekati Hiruma.

"Anu, permisi mas," ucap pemuda berambut hazel itu sedari menepuk pundak Hiruma, "boleh minta tolong?" katanya lagi.

"Ada apa mas?" tanya Yamato kepada pria hazel alias Sena.

"Gini mas... Saya mau ke gedung radio mantab jaya FM... Tau nggak di daerah mana?" tanya Sena lagi.

"Ooo... Dari sini mas lurus aja, turus belok kiri kalo ada perempatan kedua. Belok kiri lagi, lurus mentok. Nah, kalo jalan buntu ya ditabrak aja, cuk! +50" jawab Hiruma ngawur.

"Oh ya sudah mas. Kalo gitu terimakasih ya mas," ucap Sena sedari menjabat tangan Hiruma.

"Waduh rek... Udah kaya lebaran ae jeh," jawab Hiruma. Lalu Sena pergi. Tiba-tiba, Karin dan Mamori tiba.

"Taraaa! Lontong balap ala mantap jaya polpolan tibaaa!" ucap Mamori.

"Nah, ini untuk cak Hiru, ini untuk cak Yamato!" ucap Karin menambahi.

"Owalah mbak... Teng ki yu mbak!" ucap Yamato sedari menerima 'racing balap'nya.

"Lho mbak, minumannya mana?" tanya Hiruma bingung.

"Lha, nang ngarepe sampeyan iku opo cak?" tanya Mamori sinis. Langsung ada blitz, blitz, blitz. Petir, gejedak gejeduk. Akhirnya Hiruma menatap di depannya. Dan langsung deh, semua di depannya teh teh teh dan teh.

"O iyo seh mbak. Hehehe," Hiruma menggaruk belakang kepalanya. Habis itu langsung digampar sepatu sama Sena.

"Yo wes lah! Dijamin mantap jaya!" ujar Karin. Akhirnya mereka berdua meninggalkan Yamato dan Hiruma.

"Eh, sebenarnya asal usulnya lontong balap itu kayak gimana sih? Kok namanya kayak nggak ngeh gitu?" tanya Yamato kepada Hiruma.

"Ngene lo rek," Hiruma mulai bersikap kayak guru, "Jaman dulu itu banyak yang jualan lontong. Nah, saking banyaknya penjual lontong, seringkali kalo ada pembeli, penjualnya itu balap-balapan buat menerima pembeli itu. Sejak itulah lontong balap dinamakan. Liat aja, kalo pedagang lontong balap, pembelinya harus balap-balapan. Sungguh terlalu," jawab Hiruma sedari mengambil rambut palsunya bang haji Roma Iroma.

"Ooo.. Ngono to," ucap Yamato, "Ya udah, kita makan aja yu!" ajak Yamato.

"Sek sek sek, lontong balap nggak ada sambel petis wes kayak mangan sego kucing nggak pake tangan," ujar Hiruma sedari mengambil sambel petis, "wes ayo! Satu dua tiga,"

"Bissmillahirohmanirrohim," ucap Yamato dan Hiruma kompak. Yamato dan Hiruma memakan satu gigitan dari lontong balap. Dan langsunglah, mata berkobar-kobar, terlolong gak jelas. Akhirnya, Yamato dan Hiruma masuk dunia khayalan.


dunia khayalan cak Yamato dan cak Hiruma

Saat ini, Hiruma dan Yamato sedang naik mobil kayak yang buat Motojipi. Penonton banyak, pesaing banyak. Yah intinya, Hiruma dan Yamato sedang balapan mobil.

"He, ayo c*k! +50Seng cepet, ben lidahku orang cenat-cenut ae c*k!+50" ucap Hiruma sambil melet-meletin lidahnya karena kepedesan.

Hirumangamuk
Danc*k!!!!+5000

"Iya iya jeeeeh! Ini udah yang paling ceeepeeeeeeeeeeet! HUAASUUUU+50000!" Yamato juga melet-meletin lidahnya gara-gara kepedesan. Karna kecepatan yang pertaMAX, akhirnya Yamato dan Hiruma sampe finish dan dapet juara pertama.



Hiruma dan Yamato cepat-cepat menghabiskan makanan tersebut. Hingga akhirnya semuanya basah, mata, mulut. Gara-gara kepedesan.

"Wuih... Emang bener-bener matap jaya, cuk!+50" ujaar Hiruma udah K.O.

"Iyo rek... Mantap jaya polpolan...," ucap Yamato juga. "Ukh! Aduh... Perutku sakit iki... Aduh reek," ucap Yamato memegangi perutnya.

"OPO? KAMU HAMIL? MATEK KON!+5000" ucap Hiruma mendramatisir. Langsung ditabok Yamato.

"MBAHMU!" balas Yamato. "Ini aku kebanyakan sambel petisss!" jerit Yamato kesakitan.

"OOO! Ancene kowe iku yoo! Bisanya makanturubab, makanturubab, makanturubab nggak mbois blas!COMBO +5000" ucap Hiruma memarahi Yamato.

"Yo wes lah! Kita poto aja yuk!" ujar Hiruma sedari mengambil kamera di sakunya, "cak Wo! Cak wo!"

"Opo rek?" tiba-tiba cak-Wo keluar.

"Cak, potoin aku sama Hiruma ya cak!" ujar Yamato. Lalu menyerahkan kamera, dan Hiruma serta Yamato berpose.

TIK

TIK

TIK

Sudah lima menit Hiruma dan Yamato senyum. Pegel cuy.

"Anjrit, lama banget cuk!+50" ujar Hiruma, "Cak wo! Cakwo!" tambah Hiruma melihat cak wo.

"Owalah, pantesan lama," Hiruma menepuk jidat, "Cak, cak. Dipoto pak, bukan digambar," ujar Hiruma. Sementara cak Wo nyengir. Akhirnya, mereka berdua dipoto.


Sudah lima tahun semenjak tragedi lontong balap terjadi. Kini, Yamato berada di [[Jakarta, sedangkan Hiruma berada di Surabaya. Yamato berprofesi sebagai penyanyi, artis dll. Sedangkan Hiruma kini menjadi bupati Surabaya yang sedang membangun gedung Tosan.(Tontonan Surabaya Akhir Pekan)

Drrt...

Tiba-tiba saja, Hp Hiruma berdentang. Lalu Hiruma mengangkat dan segera membaca SMS tersebut.


Dari Yamato:

H3i jE|-|! In! Gu4, Yamato! P4 kabr U Hir? L0 udh lUp4 m gU3 g'? Et, t4pI gU3 gga b4akAl-'an lUp4 m U Hir! gU3 teTep Pr3ndss ma U!


Hiruma yang membaca SMS itu langsung mengernyitkan dahi. Kagak ngerti.

'C*k+500, tulisane nggak mbois mblas,' batin Hiruma dalam hati. Yah, tulisannya nggak ngeh...

Drrrt...

Tiba-tiba lagi, Hp Hiruma nyala lagi. Tapi ini bukan SMS, melainkan telepon.

"Assalammualaikum?" ucap Yamato mengawali.

"Walaikumsallam, iki sopo yo rek?" tanya Hiruma kepada sang penelepon.

"Ini gua Hir, masa lu lupa?" tanya Yamato sekali lagi.

"Temenku yang namanya gua cuma ada dua," ucap Hiruma, "kalo nggak GUApleki, ya GUAteli+50," lanjut Hiruma ngawur pol.

"SWT deh lu Hir... Ini gua Hir, Yamato, Yamato!" ketus Yamato sedari geleng-geleng.

"OWALAH THA! Kon iku Yamato?" tanya Hiruma, "kowe iku yo... Cek urip ae kon!+1333 Nggak ndang matek ae kowe!SPECIAL BONUS +50000" sentak Hiruma ngawur.

"Ya nggak lah... Malahan gua makin eksis," ujar Yamato dengan gaya coolnya yang tentu nggak kayak to cool(baca: tukul).

"Emangnya kamu ngapain? Terus, kamu dimana sekarang jeh! Wes nggak ada kabare!" tukas Hiruma kangen.

"Aku maen film, namanya; Ada Apa Dengan Lintah. Terus, aku sekarang di Jakarta. Gitu lho!" jawab Yamato mantap.

"Owalah yo! Berarti kowe tambah tajir yo?" tanya Hiruma.

"Iya dong, gua gitu loh!" sengok Yamato.

"Owalah... Aku lho tambah kere, cuk!+5000" ucap Hiruma melas.

"Loh? Bupati kayak kamu kok bisa kere ya Hir?" tanya Yamato bingung.

"Ngene lo rek," Hiruma mulai kaya cak Wo, "jaman sekarang sudah banyak korupsi sana-sini. Liat aja si Gayus Tambunan itu, wih... Gila... Uangku habis bis bis bis," ujar Hiruma melas.

"Oo... Ngono tha. Lha itu orang 'kan lagi lihat tennis di bali ya? Oh ya, ibu-ibu yang disebelahnya Gayus itu ternyata maen satu film sama aku lho! Kalo nggak salah namanya... Dian Sastrowimantapjoyo!" ujar Yamato jayus.

"Lha kamu sendiri, kamu kere tapi penampilanmu masih mbois alias keren," ujar Yamato.

"Lho, ngene-ngene yo Bupati rek. Seng penting, kere tapi mbois rek!" ujar Hiruma.

"Eh, aku juga ya dapet kabar. Katanya video orang mirip kita beredar. Kalo nggak salah judulnya; Lontong Balap, Hilu Yama Juniol, Seng Penting Heppi. Nah, yang terbaru itu Keong Racun," ujar Yamato. Terus deh semuanya langsung klik video Keong Racunnya Hiruma dan Yamato. Siapa sih yang nggak pengen liat cowok aduhai nyanyi Keong Racun? Yang matanya melotot, idungnya pas-pasan?*?*

"Ooo... Yang itu tha... Arep tak jotosi+50 ae yang bikin," ujar Hiruma memamerkan otot-ototnya yang nyuri dari ayam kampung sebelah.

"Eh Hiru, coba deh lu keluar. Ada gua, yuk jalan-jalan!" ajak Yamato. Sementara Hiruma akhirnya keluar dan jalan-jalan bersama Hiruma.

Hiruma & Yamato

Dua orang sahabat yang terpencar dari Surabaya dan Jakarta. Mencari kekayaan masing-masing. Dan akhirnya mereka berdua dipersatukan lagi untuk makan racing ricecake atau lontong balap.

Selama di perjalanan, Hiruma dan Yamato naek motor ketemu bonek. Ada juga si Cerberus naek motor, alias si Asu. Dan masih banyak lagi. Dan juga Hiruma dan Yamato lewat sekolahannya yang ngetik. Pas di-dada-dada, Hiruma melempar batu ke yang melambaikan tangan. Itu tandanya dia nggak kuat kayak di Masih Dunia Lain.

Selang beberapa menit, akhirnya mereka berdua sampai di warung Cak Wo yang sekarang udah in. Nggak kayak lesehan gitu.

Mereka berdua mencari tempat duduk dan memesan makanan.

"Cak Wo! Cak Wo!" ucap Hiruma memanggil Cak Wo. Tiba-tiba bukan Cak Wo yang datang, melainkan dua orang gadis.

"Selamat datang di Warung Mantap Jaya polpolan cak!" ucap Mamori dengan winknya.

"Dijamin mantap jaya!" ucap Karin.

"Wuih... Cewek'e ayu-ayu reek...," ucap Hiruma yang matanya langsung lope-lope.

"Atiku jadi cenat-cenut iki!" ucap Yamato yang nari kayak SM*SH.

"Opo rek?" tanya cak Wo yang tiba-tiba muncul. Langsung deh, keduanya gedebrak-gedebruk jatuh tak menentu melihat cak Wo yang mukanya masih kayak gembel. Malahan sekarang jadi ketua Persatuan Gembel Sedunia(Pegemnia).


Akhirnya Yamato dan Hiruma memesan makanan seperti biasa dan makan di warung tersebut. Tiba-tiba, pemuda berambut hazel datang menemui Yamato dan Hiruma.

"Anu, permisi mas," ucap Sena nyegat Yamato dan Hiruma.

"Loh, dia 'kan yang dulu di warungnya cak Wo ya?" tanya Yamato.

"Iya mas, saya sekarang udah jadi pembawa berita," ucap Sena. Beritanya Sena namanya Berita Jaya. Sena kalo baca berita pake kumis palsu. Dan bacanya udah kayak kelas satu SD. Baca nggak pake spasi.

"Saya mau cari yang punya, tau nggak?" tanya Sena.

"Itu lho mas, yang orangnya mukanya kayak gembel. Pake kopyah dan kayak tukang tambal ban... Eh, sate mas," ucap Hiruma.

"Oya gitu... Makasih mas," ucap Sena menyodorkan tangannya, mau salaman.

"Waduh rek... Wis koyo lebaran ae c*k+50 atek salaman barang," ucap Hiruma. Sena akhirnya pergi.

"Oh ya ngomong-ngomong, buat gedung Tosanmu, kamu minjem sementara di siapa?" tanya Yamato kepada Hiruma.

"Pertamane aku minjem di Kyai Takadauang. Ato Kyai Taka," ucap Hiruma.

"Lha terus, udah dipinjemin?" tanya Yamato. Hiruma geleng geleng. Tiba-tiba, Hiruma mulai menceritakan.


"Kyai Taka, awak dewe mau minjem duite iso pak?" tanya Hiruma kepada Taka yang sedang ngeleseh.

"Walah yo... Sebenernya saya ini mau minjemin, tapi uanya habis semua," ujar Taka sambil melengos.

"Loh, emang sampeyan dodolan opo?" tanya Hiruma bingung.

"Kulakan rombeng besi tua," ucap Kyai Taka sedari mengelus-elus sapinya. Ingat, bukan SAPIra.

"Lha, kok bisa nggak ada uang itu kayak gimana sih? Emang sampeyan rombeng opo?" tanya Hiruma makin bingung.

"Kulakan rombenge [[[Transformers|TRANSFORMER]],"


"Owalah... Kalo gitu aku minjemin kamu uang yo. Itung-itung utangku pas aku kere dulu," ucap Yamato.

"Yang itu nggak usah dipikirin! Aku ikhlas c*k!+500" ucap Hiruma marah.

"Loh, ini bener Hiru," ucap Yamato lagi.

"Wes tha! Ojo guyon ae c*k!+500" ucap Hiruma makin marah.

"MBOK KIRO AKU GUYON'AAA?" tanya Yamato langsung OOC. Naik darah, kukunya tajam cemerlang, langsung kayak setan. Sementara Hiruma makin takut kayak wajahnya Sule.

"Wes, iki lho!" ujar Yamato sedari menyerahkan koper. Hiruma segera membukanya.

"Loh? Opo iki?" tanya Hiruma bingung melihat koper berisikan 'Onde-Onde Panas'.

"Heheh, salah. Itu makan siangku men," ucap Yamato, "Nah ini baru betul," lanjut Yamato sedari menyerahkan uangnya kepada Hiruma. Hiruma langsung bling-bling liat uang bergambar cak Wo nyengir geje.

"Hee! Tengs yo rek!" ucap Hiruma kepada Yamato. Yamato hanya tersenyum.

"Iyo jeh!" jawab Yamato.

"Guk... Guk! Nggak gelem cewek asu a rek?" tanya Cerberus dengan cewek anjing. Yang lasung disawat watu sama Hiruma.

.

[ di lesehan cak Wo dulu bersama Hiruma dan Kyai Taka ]

Di lesehan cak Wo yang ini, Hiruma dan Kyai Taka makan bareng. Makannya tentu sate kelapa yang enak banget.

"Wih, enak banget ya satenya. Jadi pengen nyoba di rumah," batin Taka, "cak Wo! Cak Wo!" panggil Taka kepada cak Wo.

"Opo rek?" tanya cak Wo kepada Taka.

"Ngene pak, ini sate kelapane sampeyan kok enak banget. Asale teko opo?" tanya Taka.

"Seng endi sek... Seng coklat opo putih?" tanya cak Wo.

"Lo pak, itu 'kan dialognya film yang kemaren pak," ujar Hiruma. Sementara cak Wo cuma nyengir gara-gara salah baca naskah 'Yama Hilu Juniol'.

"Wes, ngene lo pak, ini sate kelapane sampeyan kok enak banget. Asale teko opo?" tanya Taka bingung.

"Teko daging sapi," ucap cak Wo cepat.

"Ooo... Pantesan enak," ucap Taka. Yang tiba-tiba tersadar, "Eh? Daging sapi?" tiba-tiba, Taka melihat sapinya yang tangan kirinya hilang.

"SAPIRAAAAAAAAAAAAAAA!" teriak histeris Taka. Semetara cak Wo cuma senyum-senyum. Dasar, watados. Wajah tanpa dosa...

O MARI... Eh, OWARI.


[ flashback bentar, waktu Hiruma dan Yamato kecil ]

"Asik maen bola! Hole main bola!" teriak Hiruma dan Yamato main sundul-sundulan di taman bola. Tiba-tiba, sinar laser mengenai bola Hiruma.

"ADUH! Sopo iki seng maen laser barang? Nggak mbois blas!" maki Hiruma. Tiba-tiba, tiga orang datang.

"Bukanbukanbukan," jawab yang berkepala lebat sampai menutupi matanya. Dengan baju bertuliskan nama 'Ikin'.

"Bukan kita kok," ujar si kembar dari kepala lebat dengan baju bertuliskan nama 'Ukin'.

"Iya kok, bukan kita. Itu, cak Wo," ujar orang yang tidak berkepala lebat dengan baju bertuliskan nama 'Dhan'. Jadi, posisi Dhan ditengah. Kalo mereka dibaca jadi; Ukin Dhan Ikin.

"Opo rek, ojo tukaran ae yo...," ujar cak Wo. Langsung dilempar bola sama Gonzales dan disinari laser sama Upin Ipin.


[sunting] Bab XXXVIII Barney VS Ultraman Gaiuz

Pada suatu malam di kebun duren markas T.A.C.S.M.O.B. yang pada saat itu sedang diadakan ronda malam yang diikuti oleh siganteng tapibotak dan teman-temanya.

“Malam ini dingin sekali ya...”
~ Kata Siganteng Tapibotak
“ya. benar-benar 68% dinggin”
~ jawab roy suryo yang tiba-tiba lewat dijalan dan tertabrak mobil kontainer berisi ganja 5 ton
“Ya lah kalo ngak dingin bukan malam dong”
~ Kata Sony Laksono
“Gimana ngak bisa dingin kalo ada begituan...”
~ Kata Ojan sambil menunjuk kearah AC yang 'Failnya' dipasang di luar ruangan
“Waduh...”
~ Teriak Siganteng tapibotak dan sony laksono
“Hey bodoh kalian dipanggil sama komandan Broto tuh”
~ Kata hiruma sambil menembak kepala si Ojan
  • Akhirnya mereka menghentikan ronda makam dan menuju ke markas
“perhatian kita mendapatkan sebuah serangan sexs di sektor 5 yang berada di krup city bagian barat-baratan”
~ Kata Komandan broto sambil menghisap heroin yang ada di mejanya
“Komandan kami menemukan sinyal yang aneh”
~ Kata Miyabi sambil menunjukan gambar didlo yang berada dilayarnya
“Astaga itu barney. dia bangkit lagi!”
~ Kata Komandan Broto
“Mustahil padahal dia sudah dibunuh oleh Supergus dengan serangan monster duren”
~ Kata Siganteng tapibotak
“Dia masih 68% mati tetapi 42% masih hidup”
~ Kata Hantunya roy suryo
“Lalu apa yang kita tunggu cepat berangkat ke sektor 5 segera”
~ Kata Komandan broto sambil onani dimeja kerjanya
  • Akhirnya Para pasukan T.A.C.S.M.O.B. berangkat menuju ke sektor 5, tapi di markas
“YOU WILL DIE!”
~ Kata Michael Myers sambil mensunat kelamin komandan broto
  • Kembal ke sektor 5...
“Astaga iti benar benar barney. tapi ukurannya besar sekali”
~ Kata Siganteng Tapibotak

(Zoom ke pisang gedhue.... nya)

“Jo.. kita serang!!!”
~ Kata upin dan ipin tetapi barney mengeluarkan mantra WTF boom dan akhirnya dua tuyul maho itu pulang ke malaysia dengan pakaian rombeng
“Gunakan misil pemandul”
~ suruh sony laksono
  • Akhirnya mereka menembakan dengan misil pemandul tetapi tidak mempan
Silahkan para pembaca Tolololpedia yang cukup gila kreatif untuk melanjutkan cerita ini! Cukup ketik REG spasi TUKUL kirim ke nomornya MAMA klik kata sunting (bukan bunting) di atas!! Kasih judul juga boleh!


Nggak nemu tombolnya!? YAELAH!! Makanya kacamata kuda jangan dipake terus! Nih klik di sini!!
Dapatkan bonus mug cantik ala Sujatmoko jika anda menambahkan gambar-gambar bokep ke dalam artikel ini!! Mugnya ambil sendiri di pengrajin ato rumahnya Sujatmoko.

[sunting] Bab XXXIX Kisah Seorang Nabi Modern

Michael Schumacher menciptakan agama karena ia sudah terkenal di semua planet di alam semesta.

Ia menciptakan sebuah agama pada tahun 2000 di Hockenheim, Jerman dan Zurich, Swiss.

Ide dari menciptakan agama adalah karena agama yang ada sudah membuat orang sangat muak abis.

Selain itu, ia ingin mengubah dunia dengan ajaran agama terbaru sekaligus termuda di dunia ini.

Ia dikenal sebagai "Nabi Modern" di Eropa, Afrika, Asia, Amerika dan planet lainnya.

Ajarannya dikenal sebagai Schumitheisme, yang diambil dari nama dia waktu masih kecil banget.

Ajaran ini berbeda dengan agama lainnya di dunia dan juga agama terunik di alam semesta.

Schumitheisme juga punya kitab suci, tempat ibadah, hari besar, bacaan bahkan tontonan sendiri lho!

Agama ini menjadi agama yang dianut oleh hampir semua orang Eropa dan Afrika.

Namun sayangnya, banyak negara Asia yang menolak Schumitheisme karena tidak sesuai norma dan aneh.

Schumitheisme 68% unik dan aneh menurut Roy Suryo, Amingwati dan Bayu Gendeng.

Ajaran Schumitheisme menjadi topik paling hangat panas di Eropa dan Afrika pada awal abad ke-21.

Banyak sekali artis dan atlet Eropa yang menganut ajaran Schumitheime karena bagus dan unik.

Kini, semakin banyak manusia di Bumi dan alam semesta yang menganut Schumitheisme daripada ateis.

[sunting] Bab XL Spartan : The ring of Halo and the Roy Suryo reinforcement

BrownobamaR 450x300
Leonidas saat bertemu Dengan berak obama.
Catsdb
pesan dari roy suryo.

Setelah menang melawan persia Leonidas tiba - tiba kedatangan tamu utusan Roy suryo.Leonidas mengadakan jamuan besar besaran. setelah semua undangan agak mabok akhirnya utusan itu mengatakan tujuan utamanya : mengirim bungkusan rahasia berisi C4 osama dan 55 buah bokep sang kolonel itu marah dan membunuhnya dengan Pistol dessert eagle kaliber 77 dan membuang mayatnya ke dalam sumur.tba - tiba sumur itu meledak dan membuat sebuah cincin bernama "HALO".pada saat itu juga dari mars ada tim bernama SPARTAN 2 yang mengintai mereka yang dipimpin oleh Master chief petty officer 117. mereka ingin menghancurkan cincin itu untuk mengambil serpihan itu untuk dijual kepada roy suryo . karena mengetehui itu leonidas mencari bantuan ke seluruh dunia. pertama,mereka mencari bantuan ke presiden berak obama,ke jerman untuk meminta bantuan kepada adolf hitler,hingga ke indonesia dan 110 negara lain dan ia juga meminta bantuan ke NASA melalui jim kirk.pada suatu malam di diskotik leonidas tiba-tiba mendapat sms yang berisi:


"LEONIDAS,KAMI BERADA DI LUAR DISKOTIK"

mendengar itu leonidas berteriak:selamatkan diri kalian!! pada saat itu sluruh orang disana kabur melihat MC(master chief) menembakan plasma gun-nya ke wanita PSK/WTS. leonidas melarikan diri dan selamat.

pada saat yg sama MC bertemu roy suryo dan meminta pasukan yang banyak.



stelah 1 bulan semua sudah siap untuk bertempur mereka dibagi menjadi 2 kutub,yaitu :

  • SPARTAN 2:dipimpin oleh leonidas.terdiri dari pasukan sparta,NATO,Pasukan star trek,Nazi,warga bikini bottom,luftwaffe,pasukan SS,TNI,dark empire(star wars),stormtrooper,dan 110 army lainnya.seluruh pasukan itu mencapai lebih dari 80.000.000 tentara
  • SPARTAN 130:Dipimpin oleh master chief petty office johnny forge 117.terdiri dari pasukan Halo,Arbiter,Antek roy suryo,pasukan maho barney,pelacur paris hilton,Pasukan malayshit,telettubies,justin bibir dan fansnya.itu semua mencapai 1.000.000.000 tentara


mereka memulai pertempuran yang sengit.memulai perang Dunia X. para pasukan sparta terpancing oleh kebohayan paris hilton,dia menembakan susu dari balonnya.banyak pasukan tewas tercatat pada minggu pertama 700.000 pasukan SPARTAN2 tewas dan 400.000 pasukan SPARTAN130 tewas.pada hari kedua Jendral roy suryo dan Jendral barney turun ke medan pertempuran merekaws banyak mengeluarkan para PSK kelas kakap.bnyak sekali pasukan pria di medan pertempuran itu tewas sebanyak 500.000 orang. keesokan harinya tepatnya pada hari ketiga malam jum'at kliwon pasukan SPARTAN130 memanggil ki joko pinter bodoh dan tolol untuk meminta kekuatan superMesum dari amingwati dan dari penis dj mahesa dan memek dari jupe dan vidoe super porno dari roy suryowati.dan ternyata mereka telah mematikan hampir 68% sisa pasukan SPARTAN2.pada saat yg genting itu leonidas mendapat bantuan dari chuck norris akhirnya kekuatan leonidas pun semakin kuat .pada hari ke 4 pasukan SPARTAN2 menjatuhkan bom dari LPG 3kiloan milik chuck norris dan bom itu menghancurkan toko porno dan toket palsu milik psk dan mehncurkan pabrik kondom dan penis milik amingwati dan menghancurkan 68% area dari dollywood dan 68% persen area barneyland karena itu barneypun melakukan sesuate yg keji ternyata mereka mengngentot chuck norris dengan amingwati sehingga chuck norris melupakan apa jenis kelaminnya dan bahkan lupa terhadap apa nama alat kelaminnya sampai sampai ia keluar dari perumahan cassablanca dan para lonte dan hansip pun mengejarnya.pada malam jumat minggu ke2 bulan april leonidas hampir kehilangan kekuatannya karena dia diperkosa oleh amingwati,olga syahputri bahkan sama miyabi selama 3 bulan nonstop akhirnya leonidaspun kehilangan 68% spermanya pada saat itu datang ultraman gaiyuzz yang sempat disunat pisangnya sama michael myers sehingga mereka sepakat untuk bersatu melawan pasukan lonte100.

roy suryo pun menggunakan kekuatan chuck norris yang diberkati Templat:Barney dan tuhan smash untuk melempar pipisnya chuck norris dan menghancurkan seluruh kota sparta dan indonesia di tahun 26.5138.tapi,seorang lonte yang bernama mbok darmi menembakkan daran mennya ke roy suryo sehingga wajahnya berubah dan dibuang ke dollywood dan pada 4 bulan kemudian leonidas membuang tubuh chuck norris ke barneyland dari kettinggian 6800 m dengan pesawat SSJ 100 dan terhempas ke tanah sehingga mengahancurkan seluruh area dari dollywood ,barneyland maupun planet gendeng.dan menghancurkan semua kamp dari pasukan SPARTAN130. NGENTOT BY: FIRZA TOLOLOLPEDIA LOVERS


[sunting] BAB XLI The Chronicles of <insert name here>

Suatu hari/malam/sore/pagi yang cerah di Dunia Paralel.Matahari berembus,Angin Bersinar(?).Ayam berkicau,Burung berkokok(?).

“Maen Tolololpedia yuk”
~ <insert name here> promosi Tolololpedia
“Ayoooooo”
~ Tolololpediawan kepada <insert name here>
“Liat tuh,Batere Laptopmu tinggal 68%”
~ Pororo(y) kepada <insert name here>

Sekonyong-konyong karena <insert name here> habis makan teleklor ceplok (eh,itu kenyang yak)),<insert name here> melihat dunianya berubah dari Biasa menjadi Luar Biasa SintinggendhengmiringAneh. Seluruh seisi kota terlihat kosong.And Suddenly,Wikipediawan muncul di hadapannya.

“VANDAL TOLOLOLPEDIA!!!HIDUP WIKIPEDIA!!!”
“Gue gak bakal tinggal diam, YOU WILL DIE!”
~ <insert name here> kepada Wikipediawan

Dengan berbekal Dil-SaberTolol Saber dan Bimoli(Bibir monyong 50000000000 m hasil curian dari Bibirman) maka <insert name here> pun menumpas kejahatan Vandalisme




To be FinishedEnd Continued

“Gue yang bikin”
~ Maxulmeera kepada Tolololpediawan

[sunting] Pedoman-pedoman

  • Buatlah cerita sejayus mungkin, boleh lebih dari 1 paragraf tapi tidak boleh lebih dari ukuran celana dalam mbokmu.
  • Jika ingin memasukkan kata-kata kasar mohon disensor (cara: {{C|kata yang kasar}} )
  • Masukkan sebanyak mungkin tulisan mengenai Roy Suryo atau Paris Hilton.
  • Jika anda orang waras maka anda akan menuliskan kisah yang sesuai nomor 1 diatas (tidak akan menyinggung orang waras/tidak)
  • Dilarang kencing di sini kecuali anjing.

[sunting] Brought to you by

  • PERI SUCI - Pastikan anak ibu bebas cingcau, secara rutin!
  • Hacker - Makanlah Makanan yang Bergizi dan berlatih keras!
*Jamilliyah Brony - MASUK AGAMA KAMI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Eyang-Subur-JKT48
Eyang Subur approves!

Sebagai tanda kasih sayang, eyang subur memberi anda rahasia untuk menjadi seorang Donald Trump:

1. Pada tanggal 16 Jyesthamasa 1966 anda harus bekerja di pasar minggu disebelah stasiun pasarsenen plus anda harus pergi kesana setiap hari menggunakan Toyota Vellfire sembari mencabuli seseorang yang keasyikan menonton 8TV, We're diffrent yang ditanyangkan lewat microchip yang tertanam di perutnya.

2. Anda harus memperlakukan semua orang di rumah anda secara adil (Contoh: jika pembantu anda berbuat salah lalu anda setrika, maka, jika istri,anak atau orang tua anda berbuat salah, mereka harus anda setrika juga), namanya pemimpin harus adil.

3. Anda harus sekolah sampai S3 di 3 universias berbeda dan semuanya harus diawali dengan huruf S (Contoh: Dr. Boyke mengambil S1 Seksologi, S2 Syurlogi dan S3 Sodomilogi)hal ini dapat meningkatkan konsitensi anda.

4. Anda harus meng-add facebook Muhammad Suwardi Amrullah Dan Woe Raiyan, mereka dapat membantu anda membuat meme, biar ngetop.

5. Anda harus menjadi supporter Persepam Madura dan harus menghabiskan setidaknya 100 juta rupiah untuk pernak-pernik mereka, siapa tahu kalau madura kena tsunami harganya akan meningkat.

6. Anda harus coblos Rhoma Irama di pemilu 2014....jika tak ingin uang anda hangus.

7. Anda harus tahu siapa moyang anda, biasanya para moyang punya harta tersembunyi, kayak difilm-film.

8. Prempuan dan pria punya kelebihan masing-masing, so, jadilah transgender.

9. Anda harus dapat memecahkan isi manuskrip voynich.

10.Anda harus dapat membuat kalimat filosofis yang mengena, contoh: fatin, penyanyi terbaik di alam semesta sangat melankonis dibawah rossa, juri terburuk di alam semesta.

11. Anda harus tahu 101 korealisasi antara bokap dan bok3p, contoh: Bokap demen nonton bok3p, sisanya cari sendiri.

12. Anda harus tahu mana motivator yang baik maan yang payah, contoh yang payah: Agung ikut kontes stand up comedy indonesia season 2 tapi akhirnya ia menjadi nomor dua, karena tereliminasi di babak dua, ya, nomor dua, dari belakang.

13. dan yang terakhir, anda tak boleh membaca SATUPUN artikel yang mengandung angka sial seperti empat, enam, tigabelas atau sejenisnya.

NB: Apabila ada satu syarat diatas yang gagal terpenuhi dalam lima menit kemudian, anda akan menjadi korban meme seperti aya wiguna^^

Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengentoti istri-istri Eyang Subur

Featured

Potatohead aqua Artikel pilihan
Artikel ini telah ditampilkan di halaman utama.
ANTEK-ANTEK DAJJAL YANG MENGANUT JAMELAAHISME dan SHITANISME atau KLAIMISME yg pantasnya dibantai oleh NAZI Dan Adolf Hitler

Illuminati
Christoper Hatton, George W. Bush, Berak Obama, Ahmad Dhani, Woe Raiyan, Raditya Dika, Nyonya Sudarmi, Derpy Hooves, Cherrybelle, SM*SH, Coboy Junior, Adolf Hitler, Christian Sugiono, Primus, Eyang Subur, Ponari, Kamasutra, Badutwi, Amingwati, Taman Lawang, Mimi Hitam, Sutan Batoegana, Indro Warkop Paha Bibi, Neraka, Miki Tikus, Pengguna:PemujaSangRATU, Barney Mahacabul, Chowder, PT Kereta Api Indonesia, Gurita Cikeas, Afriyani Susanti, Pengguna:Batin Diandra Natakembahang, Pantek, Viktor Reznov, Harry Potter, Rainbow Dash, Joseph Stalin, Michael Myers, Angry Birds, Roy Suryo, Olga Syekhputri, Menara Petronas, Vocaloid, Mas Selamat bin Kastari, Michael Schumacher, Wulan Guritno, Israel, Bondan Winarno, Itsuka Kotori, Charlotte Dunois, Geert Wilders, Mbokmu, Buah Pakmu, Ndasmu!, Tabe' tambai peki' na!

Akibat Forbidden city 293632 10150310550761334 82451081333 8029618 147552625 n WTC angry birds Manutd Roysuryo-sarap Setan gembira Klaimplayboy Loremipsum Ovj Diana Tukul b Bobokep
Kalo anda merasa terganggu,maka lemparkan orang atau templat ini dengan pita kompeten punya Sullivan sindhunirmala ato laporkan ke FPI terdekat atau Katainlah dengan Hujatan Surabaya dengan perkataan "RAIMU KOYOK BEDHES" atau jika anda telah Pusing Stadium 2012, maka anda sebaiknya menghancurkan Laptop ini dengan truk kargo yang bisa jadi Vandal iseng yg dibikin Nasi Lemak dan kawan-kawan sarapnya


Anggota PBB-PB (Persatuan Bangsat-Bangsat Penjara jang Berduit(alias koruptor) beserta julukanya. Negara terpantek dunia saat ini adalah...
Hetalia2

<center>

Dibawah ini merupakan daftar karakter dari Date A Live (Mat Comblank Necrophilia),
mereka adalah kumpulan para pembela kebenaran, Keadilan, kesiscoan, Kechikanan, kebohayan dan keRAIMU KOYOK BEDHESan.
5286 10200156062197473 1886830484 n

</center>

Tampilan
Peralatan pribadi
navigasi
komunitas
tolololpedia
kegiatan komunitas
Kotak peralatan
wikia