FANDOM


Orgil ! Artikel ini berisi Film Malaysia atau Hal-hal yang berbau Film dan semacamnya !
Mungkin karena pembuat artikel ini keseringan nonton Cicakman, Antoo Fighter, Leftenan Adnan, atau sedang membeli Karpet seharga Rp 410.000.000

Rp 10.120.200 $ 21 $ 82 Rp 4.000.000 Rp 111.210.000.000 $ 117 Rp 999.000.000.000 $ 956 $ 4 $ 993 $ 519 milik Afgan.

Untuk kepuasan maksimal disarankan untuk menghancurkan TV Anda, pergi ke warnet terdekat, hack semua situs malaysia di warnet Muntok, dan bela diri anda dengan obat tetes mata.

Whoops, anda mencari Avatar : The Last Airbender, kali ya?


Avatar-Teaser-Poster

Poster Theatrical Release.

Avatarsmurfs

Jake Sully, sebelum mengendalikan avatar clone untuk membaur dengan penduduk Na'vi

Avatar{AKA The Last Smurfs) adalah film biru (karakternya biru) yang dibuat James Cameron dan berkisah tentang seorang bocah bernama Jake Silly Sully yang dikirim ke sebuah planet bernama Pandora di tahun 2060 untuk mencari sumber bahan bakar yang bernama k3n7u7, sebagai bahan bakar alternatif untuk mengganti kentut yang sudah langka.

Sebelumnya untuk membaur dengan penduduk sekitar, Jake dicat dengan cat tembok berwarna biru karena kebiasaan penduduk Na'vi yang suka dengan film biru dan game biru. Jake melihat bahwa teman-temannya yang juga dikirim ke Prindhavar sudah kelewat batas dalam mengeksploitasi unobtanium dan juga meneror penduduk Na'vi dengan mengirimkan monster sperti Godzilla, Mbokmu, idola sewaan dan Eeyore Raksasa. Akhirnya Jake pun mengkhianati teman-temannya dan berbalik melindungi bangsa Na'vi.

Beanavatar

Salah satu ksatria Na'Vi

Bagi anda yang belum nonton film ini kelanjutan kisahnya dapat anda tonton dengan cara beli dvd-nya di TaraDisc, jangan lupa ajak saya nobar karena saya juga belum nonton filmnya.

Kontroversi dibalik Film AvatarSunting

Beberapa orang berspekulasi kalu sebenarnya film ini adalah berdasarkan kisah nyata sang penulis sendiri, James Cameron, yang melakukan perjalanan ke Indonesia untuk menggali sumber daya alam dan merekrut banci-banci lokal sebagai pekerjanya. Film ini diduga plagiat dari kartun dengan judul yang sama yang memperkenalkan Aang, Sokka, Kaara, dan Toph.


    Tulisan ini masih tulisan rintisan. Penulisnya keburu pergi sebelum selesai, mungkin karena penulisnya ketumpahan cat biru. Anda wajib membantu Tolololpedia untuk mengembangkannya.

sampai tumpe2 ni susu