FANDOM


Bendera Yunani
Αυτό το άρθρο περιέχει στοιχεία της ελληνικής


Artikel ini, Aristoteles, mengandung aksen atau unsur Yunani.
Hati-hati jika anda berkunjung ke Athena, menonton Liga Super Yunani, menonton Olimpiade, menonton Giannis Antetokounmpo main basket, belajar mitologi Yunani kuno, makan moussaka, mengajak Rina Vovos jalan-jalan, atau hal-hal lain yang berbau Yunani.

Jika anda tidak suka negara ini, berteriaklah "THIS IS SPARTAAAAAAAAA" di atas gunung Olimpus.

Aristoteles (/ ˈærɪˌstɒtəl /; Yunani: Ἀριστοτέλης Aristotélēs, jawa: aris kok teles diucapkan: aris kok teles piye iki????? diucapkan [aristotélɛːs]; 384–322 SM) adalah seorang filsuf dan ilmuwan Yunani kuno yang lahir di kota Stagira, Chalkidiki, di utara Yunani Klasik . Bersama dengan Plato, ia dianggap sebagai "Bapak Filsafat Barat". Aristoteles memberikan sintesis yang kompleks dan harmonis dari berbagai filsafat yang ada di hadapannya, termasuk yang dari Sokrates dan Plato, bahkan pemikiran agung roy suryo dan filosofi kamasuta juga ia kemas dalam bingkisan yang menarik dan itu di atas semua dari ajarannya bahwa Barat mewarisi leksikon intelektual mendasar, serta masalah dan metode penyelidikan. Akibatnya, filsafatnya memiliki pengaruh yang unik pada hampir setiap bentuk pengetahuan di Barat dan terus menjadi pusat pembahasan filosofis kontemporer.

Sedikit yang diketahui tentang hidupnya. Ayahnya, Nicomachus, meninggal ketika Aristoteles masih kecil, dan dia dibesarkan oleh seorang wali. Pada usia tujuh belas atau delapan belas tahun, ia bergabung dengan Akademi Plato di Athena dan tetap di sana sampai usia tiga puluh tujuh tahun (sekitar 347 SM). [4] Tulisan-tulisannya mencakup banyak mata pelajaran - termasuk fisika, biologi, zoologi, metafisika, logika, etika, estetika, puisi, teater, musik, retorika, psikologi, linguistik, ekonomi, politik pemerintahan pornografi dan kamasutra dan merupakan sistem komprehensif pertama filsafat Barat. Tidak lama setelah Plato meninggal, Aristoteles meninggalkan Athena dan, atas permintaan Philip II dari Makedonia, mengajarkan Alexander Agung pada awal tahun 343 SM. Mengajar Alexander memberi banyak peluang kepada Aristoteles untuk menjadi filosofi bokep terhebat di zamannya